Monday, March 11, 2013

Hak Kesulungan – Petrus Agung – Minggu, 10 Maret 2013

Minggu, 10 Maret 2013
Hak Kesulungan
Petrus Agung

Ul 33 – Yusuf bukan anak pertama, tapi mendapat hak kesulungan dari Yakub.

1. Hak Kesulungan
Secara jasmani hak kesulungan diberikan pada bangsa Israel turun-temurun. Secara rohani Allah juga ingin berikan hal ini kepada kita.

Alam Roh sering terlihat hanya secara 2 dimensi, sehingga kita tidak bisa perkirakan jarak antar benda di dalam gambar.

Contoh: Ishak pernah merasa dirinya hampir mati, sehingga menyuruh Esau untuk berburu sebelum hak kesulungan diberikan. Ribka juga merasa Ishak hampir mati sehingga memerintahkan Yakub membuatkan makanan bagi ayahnya. Esau juga merasa ayahnya hampir mati, karena dikatakan Esau berencana untuk membunuh Yakub setelah masa perkabungan atas ayahnya selesai. Pada kenyataannya bertahun-tahun kemudian Ishak masih hidup.

Jika kita dapatkan sesuatu dari Tuhan, jangan remehkan, baca dengan pertolongan Roh Kudus, apakah hal tersebut merupakan: peringatan, pesan, atau hal lain.

Hak kesulungan baru diperebutkan di jaman Yakub. Sebelumnya di jaman Abraham dan Ishak tidak ada masalah. Seseorang yang semula tidak mungkin mendapat, tapi akhirnya berhasil mendapatkan adalah Yakub.

Kej 25: 28-34 – Kisah hak kesulungan ditukar bubur kacang merah.
Secara kelahiran Esau dapat hak kesulungan secara alamiah tanpa bersusah payah, tapi akhirnya kehilangan. Sedangkan Yakub sejak dalam kandungan menginginkan hak kesulungan itu.

And Esau said, Behold, I am at the point to die: and what profit shall this birthright do to me?
(Kej 25: 32)

Esau berkata bahwa dia sangat kelaparan dan akan mati, jika dia mati maka hak kesulungan itu tidak berarti. Esau mementingkan kebutuhan hari ini, dan tidak perduli dengan hal-hal di depan.

Setiap orang Kristen punya prioritas yang berbeda. Sebagian hanya melihat kebutuhan hari ini: makan, bayar hutang, bayar sekolah. Mereka kurang perduli dengan rencana Tuhan bagi bangsa dll.

Jika orientasi iman kita hanya pada kebutuhan saat ini dan abaikan semua hal lain di depan, maka kita sama dengan Esau.

Hak kesulungan memberikan kita kapasitas yang besar untuk menuntaskan ke depan dan meraih sesuatu yang ajaib bersama Tuhan di masa depan.

Tidak banyak orang yang benar-benar mengingini hak kesulungan karena cenderung pragmatis, hanya terkonsentrasi pada kebutuhan sehari-hari. P Agung sejak awal lahir baru digerakkan Roh Kudus untuk mengerti tentang iman, dan bagaimana cara supaya mendapatkan iman.

Tuhan punya rencana besar bagi kita, tapi respon kita buruk. Padahal untuk membawa kita pada visi Tuhan di depan, maka satu langkah di depan kitapun akan Tuhan selesaikan.

Orang yang tidak bisa menang dalam hal keuangan, kehidupannya kacau dan sensitif- gampang marah.
Cara lepas dari sikap seperti Esau:
  1. Belajar Firman, doa, bergaul dengan Tuhan
  2. Saat berdoa kita jujur pada Tuhan dan diri sendiri.
Jika tidak, kita tidak bisa menang di bidang apapun, bahkan semakin parah.

Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu.(Kej 25: 31)

Jual = mâkar מכר (H4376). Salah satu artinya adalah seperti meminta anak perempuan untuk dikawini. Yakub mengingini hak kesulungan itu seperti istri yang akan menyatu dalam hidupnya, dan akan melahirkan hal-hal yang luar biasa.

Tuhan suka jika kita mengingini hak kesulungan sedemikian rupa seperti Yakub.

jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi (Mat 7: 6b)

Babi tidak akan menghargai mutiara semahal apapun. Bagi Esau hak kesulungan tidak penting, tapi bagi Yakub itu akan melahirkan keturunan yang dahsyat.

Hanya orang-orang yang begitu mengingini, dan menyatu dalam hidupnya, yang akan melahirkan perkara-perkara dahsyat

Saat kita dapatkan hak kesulungan, jatah kita akan paling besar dibanding anak-anak yang lain.

2. Jubah yang diwariskan
Kej 27: 15, 26-27 – Ishak memberikan hak kesulungan pada Yakub.

Kemudian Ribka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, anak sulungnya, pakaian yang disimpannya di rumah, lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya (Kej 27: 15)
Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, (Kej 27: 27b)

Yang dipakai adalah pakaian Esau, yang dicium Ishak adalah bau Yakub.

Secara rohani jubah melambangkan jatah, panggilan, berkat, kedudukan, kemuliaan.

Ribka mengerti bahwa untuk mendapatkan hak kesulungan, Yakub harus menggunakan jubah kesulungan, yaitu jubah kakaknya. Saat Yusuf berusia 17 tahun, Yakub beri dia jubah kesulungan.

Yakub pinjam jubah Esau, lalu berubah jadi jubah Yakub. Apa yang tadinya seperti dipinjam, berubah jadi seperti miliknya.

Jubah bisa diturunkan, diwariskan, maupun dipinjam.

  • Harun dan Miryam pernah berontak terhadap Musa. Miryam terkena kusta, tapi Harun tidak, ini karena jubah keimaman Harun. Begitu jubah Harun dilepas, dia mati.
  • Elisa meminta hak kesulungan kenabian kepada Elia. Setelah Elia terangkat, Elisa membelah sungai Jordan dengan jubah Elia. Nabi-nabi lain berkata bahwa roh Elia hinggap pada Elisa.

P Adi Sutanto awalnya tidak perhitungkan p Agung untuk jadi hamba Tuhan. Artinya di awal tidak lihat ada "modal" pada diri p Agung. Yang dikerjakan: pinjam "jubah" orang lain, pakai, kembalikan, lalu memiliki jubah yang sama. P Agung bergaul dengan banyak hamba Tuhan besar, dan masing-masing punya kekayaan rohani yang luar biasa. Setiap bergaul p Agung memiliki sikap hati mengingini mendapatkan karunia dari hamba-hamba Tuhan tersebut untuk memperlengkapi jemaat. Kerinduan hati ini seperti “meminjam” sesaat jubah hamba Tuhan tersebut, sehingga karunia yang sama juga didapat p Agung:
  • Ps Benny Hinn – membawa hadirat Tuhan.
  • Ps Peter Yongren – karunia kesembuhan.
  • Ps Jon Avanzini – karunia keuangan.
  • Ps Morris Cerullo – berdoa seperti singa mengaum, semangat seperti api.

Jangan bergaul hanya sekedar untuk jadi koneksi atau relasi sosial.

Kita juga bisa lakukan sama: ada CD, kaset, rekamannya, bukunya. Asal kita ingini, itu bisa jadi bagian kita.

3. Passion

Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya:"Datanglah dekat-dekat dan ciumlah aku, anakku.(Kej 27:26)

Mencium terjemahan hurufiahnya catch the fire (menangkap api).

Jika kita tidak sangat mengingini dengan passion, maka tidak akan berhasil.

Permintaan Ishak artinya: apakah Yakub bisa menangkap passion di dalam Ishak, yang didapat dari Abraham dan sudah dihidupi bertahun-tahun.

Semua yang tidak sangat kita ingini tidak melahirkan apa-apa.
Semua yang sangat kita ingini akan melahirkan hal-hal yang luar biasa.

Contoh: Ketika bergaul dengan orang kaya jangan ingini uangnya, tapi tangkap karunianya.
Saat ada hamba Tuhan datang, p Agung punya passion agar karunia itu tinggal sehingga bisa memberkati lebih banyak orang.

Berkat turun karena cinta dan passion kita, bukan karena kita sempurna

Passion adalah saluran berkat, maka Yakub harus menyamar jadi Esau karena cinta Ishak adalah kepada Esau. Tanpa cinta, berkat tidak bisa mengalir.

Ketika passion muncul, semua aturan dan protokuler diabaikan, dan semua berkat mengalir

Contoh: ps Benny Hinn protokulernya banyak. Tapi saat ada passion, dia bisa ngobrol berjam-jam dengan p Agung. Ini diawali dengan p Agung cerita awal pelayanannya kepada staf ps Benny Hinn, bagaimana peristiwa di KKR ps Benny di Amerika mengubah pelayanan p Agung.

Banyak orang mendekati Tuhan dengan berbagai cara. Sebagian besar selalu mengajukan masalahnya: hutang, jodoh, sakit hati. Pendekatan seperti itu tidak menggerakkan hati Tuhan, bahkan bikin moodNya hilang.

Yakub memberkati Yusuf karena cinta dan passionnya kepada Yusuf.
Esau dicintai Ishak, tapi tidak pernah bisa memberi yang membuat orang tuanya bahagia.

Saat hati Tuhan diarahkan pada kita, kita akan punya kehidupan yang berbeda

Tuhan mencintai kita, tapi bisakah kita berikan cinta itu balik kepadaNya dan hati Tuhan disukakan

Tuhan punya hak veto dan hak prerogatif. Jika hak ini keluar, tidak ada yang bisa batalkan!

Untuk mendekati Tuhan ada 2 jalur: jalur hukum dan jalur hubungan/ relationship.
Hubungan dengan Tuhan akan rumit jika kita mendekatinya dengan pendekatan Taurat/ hukum, karena tuntutannya adalah hukum tersebut. Pendekatan hukum artinya harus itu dan harus ini. Hukum Taurat tetap ada dan tidak pernah dibatalkan Yesus.
Alternatifnya kita membangun hubungan dengan Tuhan, menjalin keintiman dengan Tuhan, hidup bukan lagi berdasar boleh atau tidak boleh, tapi apakah Tuhan suka atau tidak, menyakiti hati Tuhan atau menyenangkan hatiNya. Di saat itulah favor Tuhan akan turun dalam hidup kita.

Contoh fasilitas karena hubungan: seorang presiden datang ke negara lain. Cucu presiden tersebut tidak perlu antri di imigrasi, tapi bisa menikmati fasilitas seperti presiden.

Yang parah: tidak percaya hukum, tapi menghakimi orang lain. Yang seperti ini tidak akan dapat dua-duanya.

Banyak hal yang sebenarnya bisa selesai saat kita tenang, kemudian kita bisa berdoa.

Ingini hubungan yang berbeda dengan Tuhan! Musa berkata bahwa yang membuat Israel berbeda adalah Tuhan berjalan bersama mereka. Dalam urusan Harun dan Miryam mengatai Musa, Tuhan marah karena Musa memiliki hubungan dengan Tuhan.

Pengumuman
  • Tgl 12 maret ada doa di bekasi, jemaat diharap doa-puasa:
    • Membongkar dasar yang lama yang bukan dari Tuhan, diganti dasar baru yang dari Tuhan.
    • Tuhan akan berikan hak kesulungan bagi yang sangat mengingini.
  • 14 Maret Seminar hamba-hamba Tuhan. Sudah 1600 pendeta yang daftar untuk ikut. Yang mau memberkati, hubungi p Timotius.
  • 20 Maret peresmian rumah shallom, sore pagelaran anak raja.

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Saturday, March 9, 2013

FGTG KKR3 S10 Kegenapan dari Semuanya roh-jiwa-tubuh – Petrus Agung – 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 10 : Kegenapan dari Semuanya roh-jiwa-tubuh – Petrus Agung

Ada 3 hal yang Alkitab katakan turun terus-menerus dalam hidup kita:
  • from grace to grace – dari satu anugerah kepada anugerah berikutnya
  • from faith to faith – dari satu iman kepada iman selanjutnya
  • from glory to glory – dari satu kemuliaan kepada kemuliaan selanjutnya.

1. From grace to grace

And of his fulness have all we received, and grace for grace. For the law was given by Moses, but grace and truth came by Jesus Christ (Yoh 1: 16-17)

Dalam bahasa aslinya disebutkan anugrah untuk anugrah berikutnya. Untuk naik kita butuh anugerah. Anugerah itu diperlukan supaya kita bisa menikmati anugerah berikutnya.

Jika kita merasa bahwa sesuatu yang kita peroleh adalah usaha kita, jerih payah kita atau kepandaian kita, artinya kita belum punya modal.

Jika kita menyadari bahwa semua karena anugerah, anugerah itu akan membawa kita naik untuk membawa kita naik untuk membawa anugerah berikutnya. Demikian seterusnya.

Sejak muda P Agung tidak punya banyak kelebihan, sehingga betul-betul sadar arti kemurahan/
favor dan pembelaan Tuhan. Bob Wainer datang ke Indonesia, ajak P Agung ke konferensi di India, dan diminta bicara. Caranya 10 pembicara masing-masing mempromosikan dirinya selama 1 menit:
  • Pembicara pertama bertema “Kesembuhan”
  • Pembicara kedua bertema “Membangkitkan orang mati”
  • Pembicara ketiga bertema “Kemakmuran”
  • Pembicara keempat bertema “Memenangkan jiwa”
  • Akhirnya P Agung berkata: "ke India disuruh Tuhan, jadi masing-masing tanya Roh Kudus, apakah ikut kelas P Agung"
Dalam anugrah Tuhan, ternyata sebagian besar memilih mendengarkan pesan Tuhan melalui p Agung.

Anugrah bekerja saat kita menghadapi kemustahilan, membawa kemustahilan jadi kenyataan.

2. From faith to faith (Rm 1: 16-17)

Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: " Orang benar akan hidup oleh iman. " (Rm 1: 17)

Kegunaan iman:

sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat (2Kor 5: 7)

Iman adalah suatu perjalanan, maka dikatakan
we walk by faith. Walk artinya:
  1. to make progress – menghasilkan kemajuan
  2. Mengerjakan/ mengambil ambil setiap kesempatan yang diberikan kepada kita.

Jika kita jalan dengan pengelihatan, maka tidak akan alami mujizat. Semua progress/ kemajuan karena iman. Jika tanpa iman, akan gampang rontok.

Kesaksian: Doa kesembuhan bagi orang sakit di rhema FM selama 1 jam. SMS yang masuk hingga akhir acara hanya sekitar 50, kesaksian kesembuhan tidak ada, padahal biasanya yang masuk ratusan. Ternyata SMS-nya nge-jam/ bentrok. Beberapa jam kemudian barulah SMS dari seluruh Indonesia dan bahkan luar negri masuk. Inilah iman: p Agung selesaikan bagiannya memberitakan kesembuhan di radio, Tuhan selesaikan bagianNya menyembuhkan mereka yang sakit.

Yesus berjalan di atas air. Petrus akhirnya jalan di atas air. Inilah iman.

3. From glory to glory

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar- Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2Kor 3:18

Kuncinya masuk
from glory to glory:

Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah- olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. (2kor 3: 5)

Jika kita mau masuk
from glory to glory, kita harus sadar bahwa kesanggupan kita adalah pekerjaan Allah. Hidup kita harus dikuasai Roh Kudus, karena kita tidak bisa memanfaatkan Roh Kudus.

Kesaksian: Manifestasi "slain in the spirit". Saat ada hamba Tuhan yang menjelaskan manifestasi ini dan praktek. P Agung ternyata mendapat manifestasi mendoakan orang dengan tumpang tangan, dan orang tersebut tumbang. Di awal-awal respon p Agung salah, manifestasi Roh Kudus jadi kebangggaan. Di satu titik Tuhan tarik balik urapan ini hingga bertahun-tahun. P Agung belajar bahwa kita tidak pernah bisa memanfaatkan Tuhan!

Kesanggupan kita adalah pekerjaan Allah, artinya Tuhan yang masuk dan kontrol total hidup kita.

Jika semua pekerjaan Allah, maka
from glory to glory adalah kepastian tanpa usaha dan kengototan kita. Dan semua janji Tuhan dalam hidup kita akan tergenapi.

Kesaksian: Tahun 1993 P Agung frustasi dan kering dalam pelayanannya. Seseorang digerakkan Tuhan untuk danai P Agung ke Toronto, Kanada. Kebaktian jam 7, jam 12 sudah diminta datang ke gedung. Ternyata di luar sudah ada ribuan orang antri. P Agung dan seorang hamba Tuhan bisa masuk melalui pintu panitia. Saat choir latihan, tiba-tiba hadirat Tuhan turun. P Agung sadar bahwa selama ini banyak bicara tentang Tuhan, tapi kehilangan Tuhan. Tuhan jelaskan kepada P Agung bahwa ps Benny Hinn dapatkan semuanya karena tahu menyukakan hati Tuhan.
Sepulang dari Amerika, di kamar ketika saat teduh, P Agung bertemu figur Tuhan, dan Tuhan berkata: Aku Tuhan yang punya perasaan-selera-kehendak, tidak semua yang baik menyenangkan hati Tuhan. Belajar meraba hati Bapa!

Jika kita hidup dengan Roh Tuhan, putuskan siapa yang memimpin: Roh Tuhan atau kita. Saat kita yang pimpin, semua akan selesai dan hilang.

Jika kita tidak pernah mengalami Tuhan sendiri, maka lagu dan penyembahan kita tidak pernah keluar dari hati kita, maka kita tidak akan pernah bisa beri yang Tuhan mau.
Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Thursday, March 7, 2013

FGTG KKR3 S9 Hujan Awal dan Hujan Akhir - Petrus Hadi - 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 9 : Hujan Awal dan Hujan Akhir – Petrus Hadi

Di KKR juni ada janji Tuhan, seperti di 2Kor 6: 2. Tapi karena cara berfikir yang salah, akhirnya tertutup. Contohnya salah seorang jemaat Temanggung yang bekerja sebagai agen asuransi, karena melampaui target mendapat bonus, tapi di tahun 2013. Sebenarnya orang ini sudah dapatkan berkatnya. Masing-masing kita sebenarnya sudah dapat kertas seperti cek dari Tuhan. Tapi bagi yang tidak tahu, hanya kertas biasa lalu dibuang.

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. (Yes 60: 1-2)

Ada 2 sisi yang terjadi. Cuaca dan antariksa berubah jadi gelap, moralitas tambah buruk. Maka artinya tahun depan lawatan Tuhan akan terjadi secara lebih hebat. Seharusnya kita sudah tidak memikirkan apakah janji-janji Tuhan digenapi atau tidak. Kebanyakan berfikir kapan akan dapat dan apa yang didapat, tapi tidak berfikir tentang apa yang Tuhan dapatkan dari yang bisa kita lakukan.

Mata kita adalah konsep pandang kita. Jika pandangan kita terhadap suatu hal keliru, maka yang kita lihat hanya kegelapan. Sebaliknya jika pandangan kita terang, maka yang terlihat adalah kesempatan dan anugrah.

Saat bencana Merapi, semua hanya fokus dan kumpulkan bantuan ke Jogja, sehingga bantuan kurang dihargai. Padahal ada daerah-daerah lain yang juga terkena dampaknya: Magelang (utara), Boyolali (timur), Muntilan (barat). P Hadi dan gerejanya menjangkau ke daerah-daerah yang tidak dilihat orang.

Jika kita punya sikap dan meminta pada Tuhan supaya bisa jadi berkat dan pembawa lawatan disaat terjadi bencana, maka kita akan terhindar dari bencana itu, karena Tuhan di pihak kita.

Saat dilantik jadi panggilan pekerja, p Hadi amati 3 tokoh Alkitab: Yohanes Pembabtis, Yusuf, Paulus.
Paulus adalah hamba Tuhan yang menekankan tentang bekerja, bahkan sekalipun di dalam penjara tetap bekerja. Orang yang rajin bekerja melihat kesempatan dalam setiap kesempitan, sebaliknya orang yang egois, dalam setiap kesempatan hanya akan lihat kesempitan.

Yoh 3: 25-30 – Ada banyak hal yang membuat kita tidak melakukan apa yang harus kita lakukan. Yohanes Pembabtis juga diganggu hatinya oleh apa kata orang, tapi dia tidak terpengaruh karena tahu siapa dirinya: orang yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan, dan dia bukan Mesias.

Banyak orang yang lebih baik dari kita, maka jika Tuhan pakai kita, itu anugrah.

Sikap hati Yohanes membuat sukacitanya penuh.

Apapun yang kita lakukan dengan sukacita membuat pekerjaan kita berhasil dan hasilnya beda.

Yohanes Pembabtis memperbaiki komitmen-nya di ayat 30.

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. (Yoh 3: 30)

Pernyataan Yohanes ini adalah gambaran kehidupan kita. Ada manusia jasmani dan manusia rohani. Seiring waktu harusnya manusia rohani kita semakin bertumbuh makin kuat, dan mempengaruhi manusia jasmaninya, sehingga kedagingan semakin hilang. Supaya hal ini terjadi tidaklah mudah, Rasul Paulus juga mengalami hal yang sama.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. (2Kor 4: 16)

Jemaat Temanggung ada yang bekerja sebagai tukang becak, tapi anaknya bisa kerja di kantor. Tukang becak bekerja lebih banyak di fisik. Si anak yang bekerja di kantor lebih banyak di jiwa/ pikirannya. Hasilnya jauh lebih banyak yang kerja di jiwa. Level ke-3: kerja di roh. Ini yang tidak disukai iblis.

Dalam hidup orang percaya, roh kita punya potensi yang luar biasa. Jika kita mau hidupkan, bangkitkan dan tumbuhkan manusia roh, maka kekuatannya luar biasa. Jika pelayanan Roh jadi bagian hidup kita, maka tuaian jiwa besar-besaran akan terjadi.

Di dunia bisnis, orang dunia sadar mereka butuh alam roh, menggunakan ilmu, pergi ke dukun- dukun. Maka saat kita doa perang dan menang di alam roh, maka kita juga menang di alam jasmani.

Ay 16 – Biasanya saat manusia roh kita bertumbuh, cinta Tuhan berkobar, seringkali ada hal-hal yang bisa membuat kita tawar hati.

Sebelum berkumpulnya 6 hamba Tuhan, Tuhan minta p Hadi puasa. Awalnya diminta 1 hari, akhirnya 40 hari. Saat manusia rohani p Hadi diperbarui, banyak mujizat yang luar biasa. Lalu p Hadi ajak jemaat yang sekitar 150 orang, untuk ikut puasa, bahkan semua setuju dan ikut tanda tangan. Akhirnya p Hadi puasa 100 hari. Begitu mengajak jemaat puasa, keuangan p Hadi merosot jauh, sehingga bisa membuat tawar hati. Setelah selesai 100 hari bertepatan dengan hari Pantekosta.

Mat 11: 2-6. Orang yang membabtis Yesus, melihat Roh Kudus turun atas Yesus, dan mendengar suara Bapa dari surga berkata Yesus bertambah dan dia berkurang. Penjara membuat manusia jasmani Yohanes Pembabtis merosot, akhirnya jadi tawar hati. Dan ini memilukan hati Tuhan.

P Hadi peperangan rohani di Bali hingga 12x. P Hadi sempat jenuh, capek, bosan, kelihatannya tidak ada hasil. Akhirnya ada orang Bali asli, bishop sebuah gereja yang minta diajari doa perang, dan ini legalitasnya lebih kuat.

Mat 11: 11 – Yohanes Pembabtis mencapai garis akhir tapi tidak finish strong. Karena begitu masuk penjara, semangatnya melemah. Akibatnya dia jadi yang paling kecil dalam kerajaan Sorga.

Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala- galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. (2Kor 4: 17)

Respon Paulus berbeda dengan Yohanes Pembabtis. Justru begitu masuk penjara, surat Paulus malah banyak dan beredar ke berbagai tempat. Paulus selalu bisa melihat kesempatan.

Bagi Tuhan memberkati keuangan kita tidaklah sulit, tapi tidak mudah bagi Tuhan untuk membuat kita tetap kaya sekaligus tetap rendah hati dan tetap suka memberi.

Jika tidak ada kehidupan yang berat dan menyakitkan di masa lalu, p Hadi tidak akan punya pengalaman dan kesaksian mengampuni papanya. Kesaksian hidup ini sudah menyelamatkan banyak keluarga yang hampir hancur.

Apapun yang kita hadapi, jangan pernah merasa bahwa masalah kita lebih berat dari orang lain !
Berat atau ringannya masalah tergantung pandangan kita !

Cara supaya penderitaan membawa kebaikan bagi setiap kita:

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (2 Kor 4: 18)

Manusia rohani tidak terlihat, manusia jasmani terlihat. Yang harus kita perhatikan adalah yang di dalam, bukan yang di luar. Saat Tuhan berjanji, jangan jadikan janji itu menjadi fokus. Tapi perhatikan yang di dalam kita: Apakah saat kita terima mujizat, dan mujizat itu membuat kita lebih dekat pada Tuhan, dan menjadi lebih berkobar untuk Tuhan.

Perhatikan manusia rohani kita. Waspada terhadap kecewa dan sakit hati, karena menghambat pertumbuhan rohani kita.

Jika kita disakiti orang lalu kita tidak sakit hati itu baik; tapi jika kita mengampuni maka itu lebih baik; jika kita tidak hanya mengampuni, tapi juga mengasihi, itu terbaik.

Kesaksian p Hadi: mengampuni seorang pendeta yang mengata-ngatai dan menunjuk dia sebagai sesat. Sejak ada rekonsiliasi kehidupan p Hadi naik dan semakin naik.

Jangan ijinkan ada rasa kecewa kepada manusia, apalagi kepada Tuhan

Altar call
Bagi yang mau mengampuni semua yang pernah menyakiti hati: orang tua, pasangan, orang lain; kasih Tuhan akan mengalir dan memulihkan.

Profetis: makan roti+ minum air
- Kekuatan untuk sejalan dengan Tuhan

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Wednesday, March 6, 2013

Tamariska – Petrus Agung – Minggu, 3 Maret 2013

Minggu, 3 Maret 2013
Tamariska
Petrus Agung

Ul 33: 13-16 – Ini adalah berkat yang pernah Tuhan berikan di masa lampau. Artinya berkat yang Tuhan mau berikan kepada kita adalah
warisan rohani.

Orang-orang yang sudah puluhan tahun melayani Tuhan dengan setia punya kekayaan rohani tertentu. Kita perlu mendengarkan pengalaman rohani dan kesaksian hidup mereka berjalan bersama Tuhan, dari situ kita bisa dapat warisan rohani.

P Agung awalnya membaca buku-buku rohani di salah satu toko buku Kristen di Semarang. Dalam perjalanan hidupnya: Keneth Hagin, Oral Roberts, Yonggi Cho. Satu-persatu penulis-penulis buku tersebut bertemu secara pribadi dan memberkati p Agung.
Pesan p Adi Sutanto kepada p Agung: jika ada orang dipakai Tuhan usahakan bisa bertemu dan didoakan sebelum yang bersangkutan meninggal.

Kita juga akan terima
blessing – warisan rohani yang sama. Saat Musa memberkati suku Yusuf, dikatakan mereka akan terima warisan rohani yang luar biasa. Leluhur Israel: Abraham-Ishak-Yakub, dan yang paling terkait dengan gunung adalah Abraham. Gunung pertama yang dihadapi Abraham adalah gunung Moria.

Kej 22: 1-2 – Moria artinya
chosen by God – dipilih/ dilihat oleh Allah.
Kisah ini diawali dengan kalimat “ Setelah semuanya itu... “ (Kej 22: 1a). Ini berarti ada sesuatu yang terjadi sebelumnya, yang melatar-belakangi sehingga kejadian di pasal 22 terjadi. Ada suatu kisah yang membuat pilihan Tuhan dan berkatNya jatuh pada kita ada di kisah sebelunmnya.

Kej 21: 32-34 – bagian dari perjanjian Abraham dengan Abimelekh.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Kitab Kejadian penuh dengan hukum 1st mention (hukum penyebutan pertama). Abraham tanam pohon Tamariska. Tamariska adalah pohon yang sakral di jaman itu, dan dikenal sebagai Bait yang tanpa atap (roofless tample), tempat orang menyembah Tuhan.

Orang-orang di generasi-generasi berikutnya, ada yang perduli dengan warisan rohani, dan ada yang tidak perduli. Respon yang berbeda memberikan hasil yang berbeda.

1 Sam 21 – Daud lari dikejar Saul dan berhenti di kota Nob. Daud diberi makan dan diberi pedang Goliat oleh para imam di Nob. Para imam ini menolong Daud tanpa tahu bahwa Daud sedang diburu Saul, mereka mengira Daud sedang menjalankan tugas dari raja.

1 Sam 22: 6, 18 – Saul duduk di bawah pohon Tamariska, memerintahkan untuk membunuh 85 imam di Nob yang masih memakai baju Efod, dan juga membantai penduduk dan penghuni kota Nob.

Sekian ribu tahun sebelumnya Abraham membangun
roofless tample – pohon tamariska untuk menyembah Allah. Saul tidak menghormati apa yang pernah dibuat Abraham, sesuatu yang pernah di-sakralkan dan digunakan untuk menyembah Tuhan, hari itu dicemari Saul dengan memerintahkan pembantaian satu kota. Ini adalah tanda orang yang tidak kenal Tuhan.

Tuhan bisa angkat kita sangat tinggi. Tapi seberapa ujungnya tergantung sikap dan kerendahan hati kita, dan seberapa kita takut akan Tuhan dalam hidup kita.

1 Sam 31: 1-13 – Keadilan Tuhan karena tindakan Saul: Saul, anak-anak, dan tentaranya semua mati pada pertempuran ini. Dan akhirnya Saul juga dikuburkan di bawah pohon tamariska.

Apa yang kau hina dan rendahkan akan menguburmu

Kisah Daud-Nabal-Abigail
Daud pernah membantu menjaga domba-domba Nabal. Saat pengguntingan bulu domba, Daud utus 10 orang anak buahnya untuk minta bagian ke Nabal, tapi malah mereka dimaki-maki dan direndahkan. Daud marah, dan mau membunuh Nabal dan semua keluarga dan pegawainya. Abigail menghadang rombongan Daud, dan bisa melunakkan hati Daud. Saat Nabal mendengar tindakan Abigail, jantungnya membatu 10 hari sebelum mati. Itu hitungan Tuhan: 1 hari untuk 1 orang yang dihina Nabal.

Tuhan melihat dan menghitung segala sesuatunya. Selalu ada keadilan Tuhan yang berlaku.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Allah yang kekal : El - Olam =
עולם (H5769), pengertiannya:
  • everlasting / kekal
  • point of vanishing – titik di mana tiba-tiba sesuatu itu menghilang/ lenyap
  • hidden / tersembunyi

Sungguh, Engkau Allah yang menyembunyikan diri, Allah Israel, Juruselamat. (Yes 45: 15)

Kita tidak bisa beri nama Tuhan dari pengetahuan manusia kita, tapi Tuhan yang harus mewahyukan diriNya kepada kita.

Dan masih lama Abraham tinggal sebagai orang asing di negeri orang Filistin. (Kej 21: 34)

Sejak Tuhan wahyukan diriNya sebagai El olam, Tuhan seperti seolah-olah bersembunyi. Ini bagian dari ujian, yang artinya Tuhan mau melihat hati kita.

Jika suatu saat walau kita lakukan apapun yang rohani seolah tidak ada efeknya, maka kita harus waspada. Jika tidak ada kesalahan di pihak kita, bisa jadi itu adalah saat Tuhan seolah-olah sembunyi dari kita. Tapi bukan berarti Tuhan tidak ada, hanya menyembunyikan kehadiranNya.

Di saat seperti itu akan terlihat seberapa kita membutuhkan Tuhan!

Menurut p Agung, ps Benny adalah salah seorang yang hidupnya sungguh-sungguh tergantung pada hadirat Tuhan. Setelah rekaman untuk saluran TV rohani milik ps Benny, P Agung diminta tinggal untuk bersama-sama doakan seorang wanita yang menderita kanker. Ps Benny baru doa setelah hadirat Tuhan datang. Hasilnya wanita itu sembuh.

Tuhan sengaja diam dan undur dari Hizkia untuk melihat hatinya. Di saat itu justru Hizkia pamerkan semua hartanya kepada utusan Babel.

Sesudah peristiwa El Olam, Tuhan mencoba Abraham dengan meminta anak kesayangannya, untuk melihat apakah Abraham masih berpaut kepada Tuhan atau kepada anaknya.

Ada hamba Tuhan tua yang secara teologis ucapannya salah. Dia hanya bisa khotbah 2 macam: perpuluhan dan kesembuhan ilahi. Walau yang diucapkan salah, yang dia doakan terjadi dan Tuhan bekerja. Kita tidak pernah tahu bagaimana hubungan pribadinya dengan Tuhan sehingga penyertaan Tuhan ajaib di hidupnya.

Perjamuan Kudus
Yohanes datang dan mengajak orang-orang berpuasa, orang berkata dia kerasukan setan.
Yesus datang, mengajak makan dan minum, orang bilang gelojoh.

Ada hal yang ajaib dalam “makan di hadapan Tuhan”
  • Ada 3 orang datang ke tenda, Abraham jamu mereka makan. Setelah makan dan minum, ada penetapan Tuhan tentang anak perjanjian.
  • Di kitab Ester pembalikan keadaan terjadi setelah Ester menjamu raja.
  • Mam 23. Kelimpahan dan pengurapan terjadi setelah perjamuan.
  • Perempuan Siro-Fenesia yang anaknya sakit. Tuhan gambarkan kuasa dalam bentuk roti, wanita ini menempatkan dirinya sebagai anjing yang makan remah-remah roti, dan anaknya sembuh.
  • Saat Abraham menang dari peperangan, ada Imam Melkisedek yang melambangkan Yesus. Melkisedek membawa roti dan anggur, lalu Abraham serahkan persepuluhan, dan Melkisedek memberikan berkatnya kepada Abraham.

Ambil perjamuan kudus dengan iman, bukan seperti kebiasaan, maka hidup kita akan diubah Tuhan dengan cara Tuhan yang luar biasa.

Pengumuman
20 maret – pegelaran bagi anak raja.
14 maret – seminar Magelang untuk hamba Tuhan pedesaan dan kota-kota kecil.
Rumah Shallom sudah finishing
(Ps Benny Hinn- menikah ulang minggu ini)

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56



Saturday, March 2, 2013

FGTG KKR3 S8 Menantikan Tuhan Sampai Lawatan Terjadi – Nani Susanti – 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 8 : Menantikan Tuhan Sampai Lawatan Terjadi – Nani Susanti

Pelantikan adalah awal dari suatu tugas baru yang Tuhan berikan bagi kita.

Kita dilantik ulang sebagai pasukan rajawali, karena sedikit yang lakukan mandat dan tugas yang diberikan, karena belum mengerti dan belum menangkap mandat yang Tuhan berikan. Kita diangkat sebagai pasukan rajawali bukan karena kita kampanye, tapi karena Tuhan mau pakai kita. Masalahnya kita sering tidak bisa tangkap apa yang harus dilakukan

Saat seorang pejabat dilantik harus tahu apa yang akan dilakukan. Saat kita hanya ingin fasilitas dari Tuhan, itu tidak benar di mata Tuhan.

Tugas adalah kewajiban kita, saat kita lakukan maka fasilitas akan mengikuti.
Kej 6: 1 – kejahatan manusia

Ay 3 – Selama kita terus hidup dalam kedagingan dan jalan pikiran yang lama, maka Roh Tuhan tidak betah tinggal di dalam kita.

Jika kita serahkan semua kedagingan kita kepada Tuhan,
maka Roh Tuhan akan mengatasi jalan pikiran kita.

Kesaksian: seorang jemaat Bahtera yang tinggal di luar negeri. Di Indonesia berkecukupan, saat di luar negeri semua sumber penghasilan terhalang dan hidup pas-pasan. Akhirnya dia bisa ikut acara KKR karena Tuhan buka jalan di pekerjaan sebagai tour guide, sehingga biaya tiket dan uang saku tercukupi.

Ay 4 – Orang yang ternama pasti punya potensi.
Ay 5 – Cenderung artinya condong ke salah satu sisi, jika didorong akan mudah jatuh. Manusia jaman sekarang cenderung melakukan kejahatan, terutama karena teknologi semakin canggih.

Belajar cari kehendak Tuhan, apakah di saat teduh kita ada kecenderungan-kecenderungan yang membuat Tuhan tidak suka.

Ay 6 – Kecenderungan manusia pada kedagingan memilukan hati Tuhan.

Tuhan peringatkan bahwa di depan 1/3 bumi akan mengalami malapetaka dan dilenyapkan. Kita tidak tahu lokasi mana yang akan mengalami. Jika kita terus cenderung pada kedagingan dan jalan pikiran kita sendiri, dan tidak malaksanakan tugas yang Tuhan berikan, maka kita akan terkena imbas juga. Yang harus kita lakukan: menanti-nantikan Tuhan sampai lawatan Tuhan terjadi di keluarga kita, kota kita, seluruh Indonesia dan seluruh dunia.

Ay 7 – Rencana Tuhan untuk memusnahkan ciptaanNya. Tapi Nuh dan keluarganya mendapatkan hak istimewa. Saat mendapat mandat, Nuh tidak santai tapi mulai membangun bahtera di atas gunung. Dia harus bekerja: mengatur makanan hewan, bersihkan kotoran, dll.

Saat ada hal tidak kita tahu, tangkap lebih dulu, lalu ikuti yang Tuhan mau.

Kita hanya bisa menerima dan melakukan mandat dari Tuhan jika kita serahkan hidup kita kepada Tuhan. Minta untuk jadi tawanan Roh Tuhan sehingga semua kedagingan kita dikuasai Roh Tuhan.
 

Tindakan profetis: mengenakan cincin sebagai tanda perwira rajawali.

Tarian tawanan Roh.

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56