Saturday, January 3, 2015

Wadah yang Besar S2: Touching Heaven Changing Earth - Petrus Agung - Jumat, 14 Maret 2014

Jumat, 14 Maret 2014
Sesi 2: Touching Heaven Changing Earth (Menyentuh surga - mengubah dunia)
Seminar “Wadah yang Besar” Maret 2014
Petrus Agung

Semua orang rindu untuk berubah dan mencapai yang lebih baik. Manusia cenderung berusaha merubah sekelilingnya, dan ini dibuat oleh pemerintahan dunia dan orang-orang yang punya otoritas atas hidup orang lain. Tapi seringkali saat kita ingin berubah, naluri dosa manusia membawa ke hal yang lebih buruk, bukan lebih baik. Contoh:
  • Saat menetapkan ingin berpuasa, maka sejak pagi akan terasa lapar. Biasanya sarapan jam 10 pagi, jadinya makan lebih pagi
  • Anak yang di masa kecil sering dipukul orang tuanya, akan berketetapan tidak akan meniru orang tuanya. Tapi ternyata saat punya anak, dan anaknya nakal, maka secara refleks ia menghajar anaknya.

Prinsip Tuhan agar terjadi perubahan di hidup kita:
Touching Heaven-Changing Earth (menyentuh Surga, mengubah dunia)

Kel 28: 33 – Giring-giring = lonceng. Jubah imam besar di bagian gamis ada bel kecil berselang-seling dengan buah delima dipasang sekeliling. Di dalam bel biasanya ada bandul yang menghantam sisi dalam bel, dan menyebabkan bel berbunyi. Untuk bel pada baju imam besar, yang membunyikan bel adalah jika bel berbenturan dengan buah delima yang terpasang selang-seling.
Kita adalah imamat yang rajani. Maka setiap kali masuk dan keluar Ruang Maha Kudus maka bel kita harus berbunyi. Jika tidak berbunyi, maka artinya kita mati.

Jika kita ingin bergema, nyaring terdengar, dan kita benar-benar hidup di hadapan Tuhan, maka kita harus selalu bersentuhan dengan buah delima Tuhan dalam hidup kita.

Setiap kali imam besar masuk hadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang bisa merubah destiny umat Israel. Maka setiap kali kita masukhadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang akan mengubah nasib, destiny, dan hidup kita, juga hidup banyak orang lain.

1Kor 12 – Bicara tentang 9 karunia, 1Kor 14 – Bicara tentang karunia, 1Kor 13 – Bicara tentang kasih. Di antara 2 bel (fasal 12 dan 14 bicara karunia) ada 1 buah (fasal 13 bicara tentang kasih).

Jika kita ingin mempertajam karunia kita, maka buah Roh dalam hidup kita harus muncul. Karunia tanpa buah Roh akan membuat kita jahat dan manipulatif terhadap Tuhan dan manusia.

Sekalipun aku dapat berkata- kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. (1Kor 13: 1)

Hidup kita akan berbunyi di hadapan Tuhan, yang membuat kita hidup, jika “buah” kita membuat “bel” hidup kita berbunyi.

Franklin Graham, anak dari ps Billy Graham, terinspirasi oleh kisah "orang Samaria yang baik hati", dan membuat yayasan "Samaritan purse" (Dompet orang Samaria)
Kisah orang Samaria sangat terkenal karena dia punya bel dan buah delima. Yang merupakan Bel adalah uangnya yang digunakan untuk merawat korban perampokan. Tapi uangnya tidak berarti jika dia tidak turun menolong. Imam dan Lewi melayani Tuhan, tapi tidak menyentuh buah.

Semua yang kita miliki tidak ada artinya kecuali jika hidup kita memiliki kasih dan compassion kepada orang lain di sekitar kita.

"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak- injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Mat 7: 6)

Anjing simbol kenajisan. Mutiara melambangkan sesuatu yang berharga. Babi bagi orang Yahudi adalah simbol kecerdasan. Konon jika keluyuran kemana-mana, babi bisa pulang sendiri ke kandang-nya. Jadi kisah ini sebenarnya Yesus menegur ahli-ahli Taurat.
Orang yang pegang mutiara Tuhan: orang yang berani menjual semuanya. Tapi orang yang tidak rohani dan tidak kenal Tuhan tidak bisa mengerti hal tersebut, dan justru menyerang.

Jika ada peng-kritik negatif: tidak perlu diskusi karena dia akan menyerang kita.

[ Keep on asking and it will be given you; keep on seeking and you will find; keep on knocking [ reverently ] and [ the door ] will be opened to you. For everyone who keeps on asking receives; and he who keeps on seeking finds; and to him who keeps on knocking, [ the door ] will be opened. (Mat 7: 7-8, Amp)

Minta dan terus minta, cari dan terus cari, ketuk dan terus ketuk, bukan hanya dilakukan 1 kali. Tuhan memberikan kita solusi yang utuh, matang dan sempurna, yaitu touching heaven- changing earth (menyentuh surga- mengubah dunia), yaitu:

"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Mat 7: 12)

Aplikasi:
  • Seorang kaya yang anaknya malas sekolah. Dia sebaiknya beri beasiswa kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan. Nanti tiba-tiba Tuhan buka terobosan bagi anak tersebut. Bisa dengan perbaikan prestasi di masa kini, bisa di masa depan anak itu.
  • Keluarga ada yang sakit, maka beri bantuan orang yang tidak mampu berobat.
  • Orang yang dihantui/ trauma kelaparan dan kemiskinan masa kecil, maka orang ini memberi makan orang miskin, atau menyumbang dapur umum.

Kesaksian
1991 Jki Injil Kerajaan dimulai. Di awal JKI tidak punya apapun, bahkan untuk sewa gedung. Akhirnya mendapat gudang di jl Gajahmada, di belakang RM Majesti, bersebelahan dengan GBI Bethany. Ibadah GBI 06:30, JKI 07:00. Saat itu jl Gajahmada 1 arah, maka p Agung setiap minggu pagi harus melewati GBI. Di awal p Agung masih bisa bersukacita dan memberkati GBI yang jemaatnya sedang berkembang pesat. Tapi karena jemaat JKI tidak berkembang, hanya sekitar 25 orang, pemandangan jemaat GBI yang banyak itu meng-iritasi hati p Agung. Ujungnya setiap Sabtu p Agung stress karena sadar bahwa minggunya akan kembali menyaksikan pemandangan yang sama.

Jika hati kita ter-iritasi, suatu kali Tuhan biarkan kita alami ledakan, dan harus buat keputusan: bertobat atau murtad.

Suatu hari ada KKR di Bethany, yang khotbah p Timotius Arifin. Tamu yang hadir sangat banyak. Saat masuk ke parkiran gereja, dan melihat parkiran penuh, p Agung dengan naif menyangka ada ledakan jemaat. Tapi ternyata orang-orang itu hanya numpang parkir, karena inisiatif tukang parkir. P Agung emosi. Sore hari Roh Kudus berurusan dengan hati p Agung yang tidak beres:
Tuhan tidak bisa berkati dan beri kepercayaan lebih besar kepada p Agung jika hati p Agung tetap seperti itu. Maka P Agung bertobat.
Roh Kudus beri solusi supaya hati p Agung tidak sakit saat melihat Bethany: menyumbangkan semua kas untuk pembangunan gereja Bethany. P Agung datangi p Sebaja (gembala Bethany), lalu bercerita semuanya dan meminta maaf atas reaksinya yang salah. Saat pulang, hati p Agung sembuh.

Begitu "bel" p Agung berbunyi, dalam waktu 1 tahun Tuhan beri gedung Permata yang luasnya sama dengan gereja Bethany.

Saat kita biarkan hati kita dikuasai kemarahan, sakit hati dan kebencian, maka kita tidak bisa mengubah dunia kita.

Kesaksian
Di tahun 2013 p Agung diperintahkan Tuhan memberkati beberapa jemaat yang kontrakannya habis. Ujungnya dapat rumah secara ajaib

Buah Delima
Delima dianggap sebagai buah mujizat karena kasiatnya banyak. Buah ini termasuk yang dibawa pengintai-pengintai tanah Kanaan yang diutus Musa.

4 hal berkaitan dengan buah delima
1. Keagungan dan kemuliaan
Buah delima adalah simbol keagungan (majestik) dan kemuliaan (glory) bagi orang Yahudi, karena pada buah delima ada bentuk seperti mahkota.

Ada banyak hal yang bisa selesai dengan cara simple: buah. Saat orang membentur kita, ternyata mereka membentur buah, dan bukan logam. Maka akan ada perbedaan.

Contoh:
  • Saat Rehabeam menggantikan ayahnya, rakyat datang dan minta keringanan pajak. Karena Rehebeam menolak untuk bermurah hati, maka kerajaan pecah. Ini karena Rehebeam memilih menyentuhkan bel-nya ke logam lain, bukan pada buah.
  • Amerika adalah negara super power sampai saat ini. Bantuan sosial diberikan oleh 70% rakyatnya. Saat ada beberapa hamba Tuhan jatuh, jemaat menolak memberi persembahan kepada gereja. Akibatnya dana misi di berbagai negara dipotong, misionaris dipanggil pulang. Saat sentuhan kasih Amerika pada dunia menurun, saat itulah kekayaan Amerika mulai menurun. Ini terjadi karena hukum Tuhan.
  • Lebih dari 50% orang terkaya dunia adalah orang Yahudi. Ini karena mereka biasa hidup secara sosial untuk menolong orang miskin di komunitas mereka.

2. Hukum Tuhan
Di dalam buah delima, secara konsisten terdapat 613 biji. Di dalam Perjanjian lama ada 613 hukum Tuhan. Ini artinya:

Di setiap Taurat ada kekuatan Firman yang menjadikan yang tidak ada menjadi ada.

Saat bel kita bersentuhan dengan buah, artinya kita melaksanakan Firman Tuhan









3. Keintiman

Your cheeks are like halves of a pomegranate behind your veil. (Kid 4: 3b, Amp)

Yang berada di balik tirai (behind the veil) adalah ruang Maha Kudus, dan itu adalah tempat keintiman. Orang yang punya keintiman akan mendapat kekhususan (previlage) dari Tuhan.

Rhema p Agung:
Jika Tuhan angkat dan berkati hidup p Agung, p Agung tidak boleh melupakan saudara-saudaranya.

Tahun ini banyak bencana terjadi. Di sisi lain Jki mendapat kesempatan menolong banyak orang.
P Timotius dan tim juga aktif melayani gereja-gereja yang ditekan oleh kelompok tertentu.

Kesaksian:
  • Seorang hamba Tuhan yang diasingkan di desanya, rumahnya hampir dibakar, tapi gagal karena penyertaan Tuhan. Di sekeliling pembakar yang ditangkap warga banyak terdapat korek api yang gagal dinyalakan.
  • Seorang hamba Tuhan yang sering digrebek dan diusir. Suatu hari dia diundang ke sebuah pertemuan, ternyata di dalam ruangan ada banyak orang bersenjata. Dengan dikuasai Roh Kudus, hamba Tuhan ini berkata: " jika dengan membunuhnya, agama mereka puas, silahkan bunuh!" Ternyata mereka kaget, dan membiarkan hamba Tuhan itu pergi.

Banyak hamba-hamba Tuhan lain yang hidupnya sangat berat. Jemaat yang di kota jauh lebih enak, dan tekanannya lebih ringan. Maka visi p Agung:
Membangun lumbung di sebelah rumah Shalom. Tujuan: menyimpan persembahan berupa barang: pakaian, bahan makanan, elektronik, furnitur, jas, dll. Persembahan-persembahan itu akan digunakan untuk memberkati hamba-hamba Tuhan pedesaan.

Persembahan kita akan seperti bel yang menyentuh buah delima, dan itu akan menggema hingga ke Surga. Maka tidak akan ada orang miskin di antara kita.

4. Multiplikasi
Delima termasuk buah dengan biji terbanyak: 613 benih baru. Ini melambangkan multiplikasi.

Pengumuman
Semua persembahan hari ini untuk pembangunan lumbung ini (2 lantai).
BCA 870 010 3855 a/n Ribkah Ningrum
Minggu perayaan Purim, baca kitab Ester


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Wadah yang Besar S1: Perjanjian Garam (salt covenant) - Petrus Agung - Kamis, 13 Maret 2014

Kamis, 13 Maret 2014
Sesi 1: Perjanjian Garam (salt covenant)
Seminar “Wadah yang Besar” Maret 2014
Petrus Agung

Hukum penyebutan pertama (the law of 1st mention) : Apapun yang disebutkan untuk pertama kalinya di Alkitab adalah pola yang paling orisinil dari sebuah pengertian.

Contoh: penyembahan (worship)
Asosiasi umum: ibadah, berbahasa Roh, menyembah dengan lagu-lagu yang lebih lambat, mengangkat tangan, berlutut, dll.
Di dalam Alkitab kata “penyembahan” ditulis pertama kali saat Tuhan perintahkan Abraham untuk mengorbankan anak yang dikasihinya. Saat akan naik ke gunung Moria, Abraham berkata kepada bujangnya: "kalian tinggal di sini, kami akan menyembah"

and I and the lad will go yonder and worship, and come again to you (Kej 22: 5b, NKJV)

Pengertian orisinil dari kata penyembahan (worship) mengandung sebuah pengorbanan yang berat. Yang bisa Abraham lakukan mungkin hanya meneteskan air mata, tapi dia tetap melakukan yang Tuhan perintahkan.

Kitab Kejadian mungkin bukan kitab yang paling tua, tapi menceritakan awal dari segala sesuatunya

Setiap kali manusia melakukan pelanggaran dan dosa yang berat, Tuhan selalu menutupi pelanggaran itu dengan sesuatu. Contoh:
  1. Adam dan Hawa harus dihukum karena dosa. Tapi Tuhan mengorbankan anak domba. Keturunan manusia akan meremukkan kepala ular, dan ini digenapi oleh Yesus Kristus.
  2. Kisah Kain membunuh Habel. Dosa pembunuhan itu ditutup Tuhan dengan perjanjian garam. Hingga saat ini, ke-tidak-rukun-an antar saudara sering terjadi.
  3. Saat seluruh dunia berdosa, Tuhan perintahkan Nuh untuk membangun Bahtera. Setelah air bah reda, Tuhan berikan perjanjian pelangi.
Seminar hari ini seminar fokus kepada perjanjian yang ke-2: perjanjian garam

5 hal tentang perjanjian garam
1. Pemurnian dan unity
For every one shall be salted with fire, and every sacrifice shall be salted with salt. Salt is good, but if the salt has lost his saltness, with what will ye season it? Have salt in yourselves, and have peace one with another. " (Mrk 9: 49-50, KJV)

Api bicara tentang pemurnian. Setiap orang harus digarami dengan api, dan setiap korban harus ditaburi dengan garam. Miliki garam dalam diri kita sendiri, dan berdamai satu-sama lain.

Salah satu problem manusia sepanjang masa: melempar tanggung jawab kepada orang lain.
Contoh:
  • Manusia pertama jatuh dalam dosa. Bukannya berlutut dan meminta ampun, Adam justru melempar tanggung-jawab kepada Hawa. Berdasar kata-kata Adam, yang paling bersalah adalah Hawa, tapi kemudian juga Tuhan.
  • Persembahan Kain dan Habel. Yang berkenan kepada Tuhan: "Habel dan persembahannya" , bukan hanya Habel. Jika kita berkenan di hadapan Tuhan, maka kita akan bisa persembahkan persembahan yang berkenan.

Di masa kini banyak terjadi: saat melihat orang yang lain lebih diberkati, atau lebih berkenan, maka yang lain bernafsu untuk menciderai dan menghabisi.

Dalam pekerjaan Tuhan diperlukan unity dalam gerejaNya

Unity bukan sekedar berkumpul dan bersalaman, tapi dari dalam hati. Bukan juga sama rata. Perlu kerendahan hati, tahu diri, sadar posisi kita di hadapan Tuhan.

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (Yoh 13: 34-35)

Jika kita saling mengasihi, maka dunia tahu bahwa kita murid-murid Yesus. Kita sebenarnya dituntut untuk me-representasi-kan Tuhan.

Banyak yang berstatus hamba Tuhan, membawa nama Tuhan, tetapi kelakuannya buruk.
Hanya orang yang pernah melewati "digarami dengan api", hatinya akan berubah

Orang yang belum benar-benar “digarami dengan api”, masih punya sifat sombong dan angkuh. Untuk melewati "digarami dengan api", kita harus korbankan harga diri kita. Saat ujian ini selesai, akan muncul orang yang berbeda.

Tuhan melihat hati! Sikap kita menentukan seberapa kedewasaan kita di depan Tuhan. Kedewasaan itu menentukan seberapa kita jadi anak yang dewasa/ akil baliq di hadapan Tuhan. Dan itu menentukan seberapa besar kepercayaan Tuhan kepada kita.

Setiap orang yang rela melewati api dalam hidupnya, di dalamnya akan berbeda. Bahkan saat melihat harta, hati kita akan ber-respon beda, dan tidak ada ketamakan. Inilah yang Tuhan inginkan!

Apapun yang kita korbankan: pikiran, tenaga, uang, talenta, semua itu harus digarami!

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Rm 12: 1)

Sebenarnya jika Tuhan suka dengan respon kita, semua masalah akan selesai. Masalahnya sering kali sikap kita seperti mencari gara-gara di hadapan Tuhan.

Setiap kita harus digarami, dan jadi garam bagi dunia yang sebenarnya

Kita hanya bisa mendidik sikap hati dengan menjaga sikap hati kita saat melewati api pemurnian. Jika setiap kali respon kita benar, maka Tuhan suka, dan akan memberkati dengan mudah. Tapi seringkali kita justru menjengkelkan hati Tuhan:

Sikap hati yang salah: setiap kali kita berdosa, kita bertobat, maka Tuhan tetap mengampuni. Tapi saat ada seseorang berdosa 1x pada kita, kita menghakimi dengan luar biasa!

Pernyataan: "semua sudah saya lakukan" artinya orang tersebut benar dan Tuhan yang salah. Sebenarnya perkataan itu artinya kita berjalan dengan hukum Taurat: harus ini dan itu.

Hobi lain yang Tuhan tidak suka: Menyimpan kesalahan orang lain.

Semua hal tersebut adalah masalah, dan membuat Tuhan tidak bisa menurunkan berkatNya.


Contoh ketidak-rukunan sesama saudara:
  • Seharusnya yang Kain lakukan: bertanya mengapa Habel bisa berkenan kepada Tuhan.
  • Esau-Yakub - ribut sejak di perut ibunya: berebut hak kesulungan.
  • Yusuf hampir dibunuh saudara-saudaranya.
  • Saul-Daud. Saul iri karena nyanyian wanita-wanita yang menyanjung Daud.

Masalah antar gereja dasarnya hanya iri, dan ini adalah persaingan yang konyol.

Di surga tidak ada duka dan air mata, semua damai, tidak ada orang yang marah-marah. Tuhan tidak akan membawa anak-anakNya yang punya sifat-sifat buruk: iri, marah, bertikai.

Kita tidak pernah dipanggil untuk ribut dengan siapapun dalam tubuh Tuhan. Tidak perlu menanggapi kritikan, atau menanggapi gosip dari orang lain.

Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu (Ef 4: 28-32 )

Setiap kali kita mendapatkan apapun yang tidak baik: respon kita seharusnya berterima-kasih kepada Tuhan, dan minta Roh Kudus untuk mendidik kita, sehingga reaksi kita tidak mendukakan Roh Kudus. Karena jika Roh Kudus terus didukakan, Dia akan undur dari kita.

Kej 1: 1 – salah satu pengertian kata “melayang-layang” adalah seperti induk ayam mengerami telurnya. Kombinasi Roh Kudus dan Firman menjadikan semua Firman jadi daging, impian jadi kenyataan. Seperti telur ayam yang tidak akan menetas jika tidak di-erami, maka kita perlu Roh Kudus untuk “menetaskan” semua Firman jadi daging.

Roh Kudus suka jika kita tahu cara meng-handle saudara kita, bahkan yang paling nakal dan liar.

Roh Kudus adalah pribadi yang sangat lembut, tidak bisa dibawa dalam suasana perang, peritikaian, pertengkaran, konfrontasi, menjatuhkan, dll. Jika kita lakukan itu, maka Roh Kudus akan berduka dan undur. Saat Roh Kudus mundur, maka tidak akan ada Firman Tuhan yang “menetas”, bahkan sekalipun kita deklarasi hingga mulut berbusa.

Respon yang Roh Kudus mau saat kita menghadapi masalah: diam, ampuni, kebaskan, bertobat, akui, merendah, punya cool spirit. Jika punya semua ini kita kerjakan, maka Roh Kudus seperti melingkupi, membungkus dan mengerami kita.

Ini sebab mengapa ada orang-orang yang doanya dikabulkan dengan cepat dan mudah oleh Tuhan.

Mereka yang ingin percepatan:
  • Jangan mendukakan Roh Kudus
  • Jangan lukai saudara seiman dan anak-anak Tuhan yang lain.
  • Hidup berdamai satu dengan yang lain.
  • Jika ada anak Tuhan yang jatuh: kebaskan, doakan, angkat di depan Tuhan, jangan tercemar.
Maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan dinyatakan.

2. Kekuatan (strength) dan Kualitas (quality)

You are the salt of the earth, but if salt has lost its taste ( its strength, its quality ), how can its saltness be restored? It is not good for anything any longer but to be thrown out and trodden underfoot by men. (Mat 5: 13, AMP)

Yesus berkata bahwa kita adalah garam dunia. Kata “rasa” berarti kekuatan (strength) dan kualitas (quality) dari suatu benda.

Maka jika kita adalah garam dunia, artinya kita punya kekuatan (strength) dan kualitas (quality)

Fungsi garam awalnya: perasa, membuat awet bahan. Selain itu sebuah artikel menyebutkan bahwa garam mempunyai lebih dari 140 ribu fungsi.

Saat ada orang yang tidak melakukan apapun bagi Tuhan, kerajaanNya, dan sekitarnya: seperti garam yang kehilangan kekuatan dan kualitasnya.

Banyak orang tersinggung dan merasa harga dirinya diinjak-injak: ini artinya orang itu garam yang kehilangan/ tidak muncul kekuatan dan kualitasnya.

Kita bisa berfungsi sangat banyak dalam kerajaan Tuhan.

Salah satu fungsi garam:
Orang-orang miskin di timur tengah mengumpulkan kotoran sapi untuk dinding rumah. Kotoran itu dicampur garam sambil dibakar. Ini menyebabkan bau dan bakterinya hilang. Tembok ini bisa menahan cuaca panas dan dingin gurun, sehingga yang di dalam rumah bisa nyaman.

Jangan mau ditipu perkataan setan: "kita tidak bisa apa-apa".

Jika mau, kita bisa berfungsi sangat banyak. Maka minta kepada Tuhan:
  • Ajari bersikap benar, jadikan garam dunia
  • Beri minimal satu pelayanan dalam hidupku

Semua yang berfungsi membuat Tuhan bahagia. Jika kita hanya diam saja dan sekedar menyerap, maka kita belum berfungsi.

3. Garam Perjanjian
Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian Allahmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kaupersembahkan garam. (Im 2: 13)

Di Perjanjian Lama semua kurban kepada Tuhan harus dibubuhi garam, dan merupakan garam perjanjian dengan Tuhan.

Segala persembahan khusus, yakni persembahan kudus yang dipersembahkan orang Israel kepada TUHAN, Aku berikan kepadamu dan kepada anak-anakmu laki-laki dan perempuan bersama-sama dengan engkau; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya; itulah suatu perjanjian garam untuk selama-lamanya di hadapan TUHAN bagimu serta bagi keturunanmu." (Bil 18: 19)

Ayat ini untuk imam Harun dan keluarganya. Kita adalah imamat yang rajani, maka ayat ini berlaku juga bagi kita.

TUHAN berfirman kepada Harun: "Di negeri mereka engkau tidak akan mendapat milik pusaka dan tidak akan beroleh bagian di tengah-tengah mereka; Akulah bagianmu dan milik pusakamu di tengah-tengah orang Israel. (Bil 18: 20)

Ada bagian yang kita persembahkan kepada Tuhan. Ada bagian Tuhan yang diberikan kepada kita yang merupakan imam-imam dari kerajaan Tuhan, yaitu perjanjian garam.

Berkat dari Tuhan untuk kita bukanlah milik kita, tapi Tuhan beri bagianNya bagi kita !

Kebanyakan orang menganggap dirinya hidup dari pekerjaan, bisnis, dan karir. Ini anggapan yang salah, karena sebenarnya kita hidup dari Tuhan!

Jika kita sadar bahwa hidup kita bukan dari kantor-pekerjaan-dagang, tapi dari Tuhan, maka kita akan bisa lihat bahwa pemasukan kita per-bulan akan melebihi dari gaji/ penghasilan kita.

Kesaksian: teman p Yusak di Surabaya adalah penginjil desa. Dia memiliki pandangan yang salah: hidup dari kolekte gereja desa. P Yusak ajari: seharusnya dia hidup dari berkat Tuhan. Sejak itu dia melayani dan memberkati gereja-gereja desa, tapi juga bisa menikmati hidup di kota Surabaya. Bahkan bisa berlibur ke luar negeri.

Bagian Harun dan kita sebagai imamat yang rajani bukanlah tanah, tapi Tuhan sendiri!
Kita harus tetap bekerja, tapi kita harus ubah pola pikir kita: hidup kita dari anugerah Tuhan!

Now because we eat the salt of the king's palace and it is not proper for us to witness the king's discredit, therefore we send to inform the king, (Ezr 4: 14, AMP)

Orang-orang yang melaporkan Ezra berkata bahwa mereka “makan garam dari istana raja”. Artinya mendapat makan dari kerajaan, walaupun mereka tinggal jauh dari kerajaan.

Gaji bahasa Inggrisnya salary. Salary berasal dari kata latin salarium, artinya uang garam. Ini karena di jaman romawi prajurit digaji dengan garam, dan garam di masa itu lebih bernilai dari emas.

Stop berfikir bahwa pemasukan kita dari manusia, dari kerja-bisnis. Kita bekerja sebagai tanggung-jawab kita, supaya kita terlatih dan jadi berkat bagi orang lain.

Kita terima gaji dari Tuhan ! Kita makan garam dari istana RAJA

4. Garam adalah simbol kelahiran baru (2Raj 2: 19-21)
He said, Bring me a new bowl and put salt [ the symbol of God's purifying power ] in it. And they brought it to him. (2 raj 2: 20)

Garam adalah simbol kelahiran baru. Semua yang menyebabkan mati, gugur, tidak berkembang, mandul: harus dihentikan!

Saat kita berfungsi sebagai garam dunia, maka apapun yang kita sentuh akan jadi.

5. Perjanjian garam memberi otoritas penuh kepada Tuhan untuk menjadi pembela kita.
2Taw 13: 1- 20
Ini rekor korban perang terbanyak dalam sejarah: mati 1/2 juta orang dalam 1 hari. Hal ini karena ucapan Abia: ada perjanjian garam antara Tuhan dengan Daud turun-temurun.

Tidakkah kamu tahu, bahwa TUHAN Allah Israel telah memberikan kuasa kerajaan atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam? (2Taw 13: 5)

Perjanjian garam memberi otoritas penuh kepada Tuhan untuk menjadi pembela kita

Perjamuan Paskah di awalnya bukan hanya roti dan anggur, tapi ada juga sawi pahit dan garam, Garam tersebut ada sebagai tanda perjanjian garam.
Setiap kali Yesus memecah roti, Yesus menyatakan diriNya sebagai tuan rumah. Lalu Yesus perintahkan untuk melakukan perjamuan kudus sebagai peringatan akan Dia. Maka setiap kali kita melakukan perjamuan kudus, sebenarnya kita berkata bahwa kita masuk di dalam rumah Tuhan, dan di dalam Tuhan. Di timur tengah, jika menerima tamu, tuan rumah menjamin tamunya dengan apapun.
Contoh: Tuhan kirim malaikat ke Sodom untuk menolong Lot. Saat pria-pria kota Sodom memaksa meminta tamu lot untuk keluar, Lot dalam kondisi terdesak menawarkan 2 anak gadisnya. Itu tanggung-jawab tuan rumah.

Tuhan beri kita perjanjian baru dan perjanjian garam. Perjanjian garam tidak pernah dihapuskan Tuhan, perjanjian baru melengkapi semuanya.

Saat kita berada dalam masalah, lalu kita lari ke Tuhan dan minta tolong. Maka Tuhan akan berdiri dan jadi pembela kita.

Dalam kitab wahyu Tuhan mengetok pintu. Jika kita mempersilahkan Tuhan masuk, Tuhan yang akan jadi tuan rumah kita. Saat setan tuntut kita, Yesus-lah yang keluar menemui setan, membela dan menjamin kita.

Selama kita tinggal di dalam Tuhan, kita akan terproteksi.

Gambaran proteksi Tuhan:
Saat bangkit dari antara orang mati, Yesus mengunjungi murid-muridNya yang ketakutan. Yesus makan ikan goreng lalu pergi. Saat Yesus melewati tembok, ikan gorengnya tetap ikut di dalam perut Yesus dan tidak jatuh. Bahkan ikan goreng itu ikut Yesus naik ke Surga.

Kita di dalam Yesus, maka tidak ada tembok apapun yang bisa menghalangi kita



Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Bangkit dan Menang – Petrus Agung – Minggu, 20 April 2014

Minggu, 20 April 2014
Bangkit dan Menang
Petrus Agung

Iblis tidak maha tahu. Yang terjadi adalah dia memasukkan sesuatu dalam pikiran kita, dan kita menyetujuinya. Kelebihan iblis adalah umurnya panjang dan sudah ribuan tahun. Iblis mengamati perilaku manusia, dan bisa menjatuhkan manusia dengan berbagai trik dan tipu daya.

Iblis tidak tahu bahwa rencana Tuhan adalah akan mati dan bangkit kembali untuk menebus umatNya. Jika iblis tahu tujuan Tuhan untuk membinasakannya, dia tidak akan mencoba membunuh Yesus.

Dari pihak Tuhan: semua rencana Tuhan tergenapkan sempurna dan tidak bisa gagal

Yesus adalah pola kita, maka apapun yang terjadi dalam hidup Yesus, pola kemenangan Yesus, itu adalah rencana Tuhan yang sama bagi hidup kita.

Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kej 50: 20)

Bukti-bukti bahwa iblis tidak mengetahui tujuan penebusan Yesus

Mat 8: 28-34 – Yesus mengusir setan yang merasuki 2 orang di Gadara

Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" (Mat 8: 29)

Iblis berusaha menerka apa yang akan Yesus lakukan pada mereka. Iblis tahu bahwa suatu saat dia akan disiksa di neraka untuk selama-lamanya. Iblis menganggap Yesus sebagai musuh yang akan merusak pekerjaannya. Iblis anggap Yesus sebagai saingan dalam memperubutkan jiwa-jiwa. Iblis tidak punya gambaran seperti apa penebusan Tuhan untuk manusia.

Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. (Yoh 13: 1)

Yesus tahu saatNya, Yesus tahu kehendak dan rancangan agung Bapa.

Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. (Yoh 13: 2)

Segala sesuatu yang terjadi pada diri Yesus untuk menggenapi perjanjian lama. Semua sudah dinubuatkan: mulai kelahiran Yesus hingga wafat di salib, waktu mati dan waktu bangkit, perkataan yang Yesus ucapkan di Salib, mati utuh - tanpa tulang yang patah, pakaian dibagi-bagi.

Tuhan menggiring setiap tindakan-tindakan setan, supaya arahnya menggenapkan rencana Bapa.

Jika kita mengalami berbagai kesulitan, minta pada Tuhan supaya semua problem itu Tuhan giring begitu rupa sehingga bisa menggenapkan rencana Bapa dalam hidup kita. Jangan frustasi!

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera." (Yoh 13: 27)

Jangan biasakan mendengarkan bisikan iblis, karena tujuan iblis adalah ingin merasuki hidup kita.

Perkataan Yesus di Yoh 13: 27 ditujukan kepada Yudas dan iblis.

Iblis tidak bisa membunuh Yesus, Yesuslah yang menyerahkan nyawaNya.

Tanpa ijin Yesus tidak seorangpun bisa menangkapNya. Saat berkata: “Akulah Dia”, semua tentara yang akan menangkap Yesus terjatuh.

Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. (Yoh 18: 6)

Setiap kali Yesus bertindak dan membuat mujizat, iblis gelisah dan kuatir kerajaannya hancur. Maka iblis berusaha menghentikan dan membunuh Yesus. Saat Yesus mati, iblis merasa menang. Padahal itulah awal musibah bagi iblis, dan hal ini berlaku hingga hari ini.

Di perjanjian lama, setahun sekali, imam besar masuk ke Ruang Maha Kudus. Di Ruang Maha Kudus ada Tabut Perjanjian Tuhan, dan dia membawa darah anak domba yang disembelih untuk pengampunan dosa

Perjanjian lama adalah bayang-bayang (shadow), perjanjian baru adalah hakikatnya (substance)

Imam besar memercikkan darah anak domba pada Tabut Tuhan. Dengan pemercikan darah itu secara profetis ada pendamaian antara manusia dengan Tuhan. Tapi itu hanya gambaran karena dosa manusia tidak mungkin ditebus dengan darah binatang.

Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa (Ibr10:4)

Ada banyak teori tentang lokasi Tabut Perjanjian. Th 1980-an ada arkeolog Ron Wyatt. Saat tim Wyatt berada di area bukit Golgota bersama beberapa pejabat pemerintah Israel, tiba-tiba dia mendapat visi lokasi Tabut di suatu timbunan sampah. Pejabat Israel memberikan ijin penggalian untuk mencari Tabut Perjanjian.
Penggalian berlangsung bertahun-tahun. Suatu hari ditemukan sebuah lorong sempit, di dalamnya terdapat Tabut Perjanjian. Penemuan ini dirahasiakan pemerintah Israel, supaya tidak memicu Yahudi ekstrim untuk membangun bait Allah ketiga, yang akan memicu perang dunia ketiga, karena lokasi bait Allah berdekatan dengan situs Islam: masjid Al Aqsa. Selain itu, jika hal ini diberitakan, maka orang-orang Yahudi akan bertobat dan menjadi Kristen, dan ini tidak diinginkan pemerintah Israel

Ron Wyatt bertemu 4 malaikat. Di atas tutup pendamaian ada bercakan darah. Setelah diteliti, percikan itu bukan darah domba, tapi darah manusia, dan darah itu masih hidup.
Di atas gua ada retakan karena gempa bumi. Ternyata retakan itu menembus ke atas.

Menurut Wyatt: Saat disalibkan darah Yesus tercurah habis. Lalu darah Yesus itu mengalir dan menyentuh tutup pendamaian.

Selama ribuan tahun pendamaian antara manusia dengan Tuhan hanya profetis, tapi saat Yesus mati semua tergenapi situ jadi dan sah! Saat iblis tertawa dan merasa menang karena kematian Yesus, ternyata darah Yesus menyentuh tutup pendamaian, dan mendamaikan manusia dengan Tuhan.

1Ptr 3:18-20
Saat Yesus mati, rohNya tidak naik ke surga, tapi menuju dunia orang mati. Orang-orang kudus dari jaman ke jaman tinggal di Hades (tempat penantian). Di sana Yesus memproklamirkan apa yang dilakukanNya: penebusan dosa. Maka belenggu mereka yang percaya terlepas. Saat Yesus bangkit dari mati, mereka ikut bangkit.

dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. (Mat 27: 52-53)

Yesus masuk ke alam maut, menghampiri tahta iblis dan melucutinya, dan meremukkan iblis, lalu membebaskan semua orang kudus. Setan akhirnya menyadiri bahwa dia ditipu.
Kebangkitan mereka yang sudah mati juga akan terjadi lagi saat kedatangan Yesus yang kedua.

For I know the plans I have for you," declares the LORD, "plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. (Yer 29: 11, NIV)
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yer 29: 11)

Tuhan selesaikan bagianNya, membebaskan orang-orang kudus yang terpenjara, menghancurkan tahta iblis. Saat mencobai Yesus, iblis klaim bahwa semuanya diserahkan pada iblis. Tapi setelah kebangkitan Yesus, semua kuasa itu sudah direbut balik.

Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Mat 28: 18-20)

Jangan takut akan hari depan karena Yesus sudah bangkit dari orang mati, dan dosa kita sudah diampuni.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

kisah penginjil Stenley di Afrika

Minyak dan Anggur – Petrus Agung – Minggu, 16 Februari 2014

Minggu, 16 Februari 2014
Minyak dan Anggur
Petrus Agung

Why 6: 1-6 – Kuda hitam dan penunggangnya.

Frase “Secupak gandum sedinar, ….” adalah peringatan akan kehancuran ekonomi. Kebutuhan makan seseorang umumnya secupak gandum untuk 1 hari, sementara upah harian sebesar 1 dinar. Artinya harga makanan meningkat 10 hingga 12 kali lipat, dan hasil kerja sehari hanya cukup untuk makan sehari, sedangkan yang lain: listrik, BBM, internet, pulsa, semua tidak terbayar.

Kesaksian
P Agung diundang menghadiri National prayer breakfast di Amerika. Dari kunjungan ke amerika selama 3 hari, p Agung menyimpulkan: ada kelompok yang ingin menguasai dunia secara keseluruhan, awalnya di bidang keuangan, ujungnya semua dibawa menyembah setan. Mereka ingin menggabungkan semua agama. Mereka menggiring opini bahwa agama menimbulkan konflik dan persoalan. Kemudian semua digabung, dan nilai yang diakui adalah yang universal, yang bisa diterima semua agama: hak asasi, saling menghormati dan menghargai, dll. Maka timbul kelompok iluminati, freemason, dll. Kelompok-kelompok ini menggunakan semua simbol agama, termasuk salib, bintang Daud, dll.
Maka yang harus kita amati bukan simbolnya, tapi spirit yang berkata bahwa semua sama dan bisa digabungkan. Kelompok ini menganggap perkataan Tuhan: "Akulah jalan, kebenaran dan hidup, ..." tidak berlaku. Kelompok ini menguasai hampir seluruh keuangan dunia.

Why 13: 16-18 – Fase di mana kontrol terhadap ekonomi dunia terjadi. Tujuannya membawa semua manusia pada kebinasaan.

Cara mengatasi kuda hitam adalah dengan menyiapkan hidup kita untuk kedatangan Tuhan yang kedua. Setiap kali berdoa minta diangkat Tuhan saat Tuhan datang yang kedua kalinya.

Kesaksian
P Agung menghadiri tutup peti p Yuwono di usia 84 tahun. Beliau sudah menulis khotbah p Agung untuk dibagikan ulang selama lebih dari 20 tahun. Ada kutipan pernyataan di surat wasiatnya: ada kemungkinan selama ini Tuhan tidak terus terang kepada kita. Karena mungkin jika terus terang, tidak ada orang yang sanggup ikut Tuhan.

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Mat 7: 23)

Kesaksian
Seorang anak Tuhan bekerja sebagai sekretasis dari salah seorang senator di Capitol Hill. P Agung bertanya apa yang dia perlukan untuk bisa bekerja dengan baik dan bertahan dalam kondisi yang kurang bersahabat bagi seseorang yang beragama, di jawab: kemampuan untuk peperangan rohani. Karena banyak hal yang tidak bisa dijelaskan dengan logika manusia, dan yang dihadapi bukan kekuatan manusia biasa.

Kita harus berdoa menahan spirit antikris supaya tidak keluar sebelum waktunya.

Saat ini kuda hitam sudah mulai bekerja dalam skala kecil, dan banyak orang sudah kena imbasnya.




Cara mengatasi kuda hitam

Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang (Why 4: 7)

  • Mahluk seperti singa memperingatkan tentang kuda putih (Why 6: 1-2)
  • Mahluk seperti lembu memperingatkan tentang kuda merah (Why 6: 3-4)
  • Mahluk seperti manusia memperingatkan tentang kuda hitam (Why 6: 5-6)
  • Mahluk seperti burung nasar memperingatkan tentang kuda hijau-kuning (Why 6: 7-8)

1. Hikmat – bijaksana – menghitung

Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. (Why 13: 18)

Dalam ayat di atas ada 3 hal yang hanya dimiliki manusia: hikmat, bijaksana, menghitung. Inilah yang diperlukan untuk mengatasi kuda hitam.

Uang itu ada di mana-mana, hanya bergeser ke sana dan ke sini. Supaya uang itu bisa bergeser ke anak-anak Tuhan, maka harus bijaksana, berhikmat dan menghitung. Sayangnya banyak anak Tuhan yang kurang bijaksana, kurang berhikmat, dan salah menghitung, kalah cerdik dengan anak dunia.

Tuhan sangat ingin memberkati kita semua

Kesaksian:
Seseorang dibangunkan Tuhan 2:30 pagi, disuruh doa karena Tuhan akan memberkati dia pada pagi itu. Jam 10 pagi dia mendapatkan 100 juta.

Pengalaman di Osaka, Jepang:
P Agung membeli sebuah card-holder (tempat kartu nama). Walau barang yang dibeli harganya paling murah di toko itu, tapi pelayanan dan penghormatannya luar biasa. Belanjaan dibawakan, diantar ke pintu depan, saat meninggalkan toko dia menghormat dengan membungkuk hingga pelanggan hilang dari pandangan. Mental seperti ini jarang ada di Indonesia.
Orang-orang tua di negara maju tetap bekerja: jadi sopir taxi, pembersih toilet umum, dll. Hal ini juga langka di Indonesia.

Alkitab berkata bahwa fungsi Roh Kudus adalah mengingatkan kita akan semua firman Tuhan yang pernah kita dapat. Maka saat kita memasukkan banyak firman Tuhan ke otak kita, maka akan ada banyak hal yang Roh Kudus bisa ingatkan, dan kita jadi orang yang berbeda.

2. Mendengar suara kenabian
Angka 666 adalah profetis. Maka kita harus belajar mendengarkan suara Tuhan dan suara kenabian, karena hitungan dan perencanaan manusia, tanpa Roh Kudus, bisa meleset.

Jumat kita babtis 1309 jiwa. Sehari sebelumnya semua sudah dihitung secara matang. Tapi pelaksanaan tidak selancar yang direncanakan:
  • Drama ter-distorsi karena gangguan sinyal ke display LED.
  • Kesaksian Basa, kemudian altar call pertama 950 orang dibabtis.
  • Drama diulang dengan beberapa manuver, kemudian altar call untuk kedua kalinya
  • Artis tidak ada yang datang karena gunung Kelud meletus, dan semua bandara di Jawa tutup.

Dalam kehidupan kita harus menghitung dan bijaksana, tapi di sisi lain juga harus belajar mendengar suara kenabian.

Believe in the LORD your God, and you shall be established; believe His prophets, and you shall prosper.” (2Taw 20: 20b, NKJV)

Percayalah pada nabi-nabi Tuhan, maka engkau akan berkelimpahan.

Kesaksian
P Agung mimpi tentang kota yang hancur ekonomi dan fisiknya. Tuhan perintahkan untuk menaburkan garam seperti Elisa di mata air di Yerikho. Setelah ditaburi garam maka semua hidup kembali.

Maka di hari pertama seminar bulan maret jemaat diharap membawa apapun yang menjadi simbol pekerjaan, lalu ditaburi garam dalam nama Yesus. Jika dikerjakan dengan iman, hasilnya akan luar biasa.

3. Minyak dan Anggur

Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah- tengah keempat makhluk itu berkata: " Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu. " (Why 6: 6)

Intervensi Tuhan: minyak dan anggur terproteksi dan tidak boleh disentuh iblis

Berbagai pengertian minyak dan anggur:
  • Dua-duanya simbol Roh Kudus. Tapi dalam konteks ayat tersebut kurang pas, karena Roh Kudus tidak mungkin dirusakkan.
  • Minyak adalah simbol urapan, anggur simbol dari cinta atau passion
  • Gandum dan jelai adalah kebutuhan dasar manusia untuk makan. Tapi minyak dan anggur adalah kebutuhan yang mewah.

P Agung mencari bagian di Alkitab yang menyebutkan minyak dan anggur, tanpa dicampur hal lain, maka Tuhan bukakan di Luk 10: 30-37 (kisah seorang Samaria yang baik hati)

Ia pergi kepadanya lalu membalut luka- lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. (Luk 10: 34)

Minyak dan anggur digunakan oleh orang Samaria yang baik hati. Yang ditolong: orang yang tidak berdaya. Di jaman Yesus banyak imam yang tinggal di Yerikho. Saat bertugas mereka naik ke Yerusalem, setelah bertugas mereka kembali turun ke Yerikho. Jalan Yerusalem-Yerikho disebut jalan berdarah (
the bloody way) karena banyak perampokan dan pembunuhan di jalan itu.
Imam dalam kisah sudah selesai bertugas. Ia pura-pura tidak tahu untuk menghindari masalah. Bagian kisah ini Yesus tujukan kepada para tokoh agama: jika seseorang telah selesai dengan semua liturgis atau ritual agamanya, tapi tidak menolong orang yang membutuhkan, maka dia melanggar perintah Tuhan yang berkata “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”.

Jika kita dan gereja ingin terhindar dari dampak kuda hitam, maka kita harus mempunyai minyak dan anggur: hati dan tangan yang terulur bagi tergeletak dan hampir mati.

Tuhan ingin gereja menjadi minyak dan anggur, setiap kali ada orang yang menderita maka anak-anak Tuhan yang pertama kali mengulurkan tangan.

Pelayanan JKI untuk menyalurkan “minyak dan anggur”:
  • Banjir di Semarang, Kudus dan Pati
  • Letusan gunung di gunung Kelud dan Sinabung
  • Hamba-hamba Tuhan pedesaan
  • Longsor di Manado
  • dst.

Pelayanan “minyak dan anggur” artinya kita memberitakan kabar baik dengan tindakan dan kasih kita. Ini membuat kita termasuk golongan yang tidak bisa dirusak oleh kuda hitam. Ini seperti orang Israel di Gosyen yang terhindar dari tulah Mesir.

Saat Tuhan datang, kita harus didapati Tuhan sebagai umat Tuhan yang selalu mengalirkan "minyak dan anggur" kepada semua yang membutuhkan.

Kuda Hitam bisa diatasi jika minyak dan anggur tidak hilang dari hidup anak-anak Tuhan

Kesaksian
Sebulan lalu ada pelayanan ke suatu kota. Persekutuan doa di kota itu menyusut dari 100 orang, tinggal 5 orang. Saat p Petrus Hadi dan bu Linda melayani. Bu Linda melihat salah seorang gadis punya hubungan dengan lucifer. Maka terjadi pelepasan. Tugas dia menghancurkan persekutuan-persekutuan doa. Dia disiapkan dari usia 4 tahun untuk jadi mempelai lucifer. Musuh terberat kelompok itu adalah kelompok Bahtera, karena mengerti peperangan dan strategi rohani.

Jangan pernah lengah dan goyah! Pergerakan Bahtera tidak bisa ditiru karena diberikan Tuhan sendiri. Yesus mati untuk seluruh dunia. Tapi banyak orang masih menyembah setan karena setan tidak mau mengakui kekalahannya begitu saja. harus dipaksa. Setelah seseorang mendeklarasikan terima Tuhan Yesus, barulah dia benar-benar merdeka.

Ilustrasi
Jika kita punya tanah, lalu diduduki penghuni liar. Walau secara hukum kita menang, tapi perlu diusir paksa oleh satpol PP.

Pengumuman
13-14 Maret - seminar “Wadah yang Besar” di HS.

22 feb 09:00 kebaktian gen Kaleb, di kapel babtis


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line – 085 727 868 064