Tuesday, July 28, 2015

Wait on The Lord – Hengky Kusworo – Minggu, 26 Juli 2015

Minggu, 26 Juli 2015
Wait on The Lord
Hengky Kusworo

Yang Tuhan ciptakan pertama kali adalah: terang.

Para ahli membuat survey:
Tikus diletakkan dalam baskom berisi air dalam ruangan yang gelap total. Dalam beberapa jam tikus mati tenggelam. Tikus kedua diletakkan dengan kondisi yang sama, tapi diberikan 1 titik cahaya. Tikus ini mampu bertahan hingga 3 hari dan 3 malam.

Manusia dan semua mahluk hidup butuh terang. Saat ada terang dalam hidup kita, kita bukan hanya bertahan hidup, tapi jadi penakluk (
overcomer).

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mzm 119: 105)

Saat Firman Tuhan jadi terang bagi hidup kita, maka akan ada kehidupan.

1. Menanti-nantikan Tuhan
Mzm 91: 1-16

He who dwells in the secret place of the Most High Shall abide under the shadow of the Almighty.(Mzm 91:1, NKJV)
He who dwells in the secret place of the Most High shall remain stable and fixed under the shadow of the Almighty [ Whose power no foe can withstand ] (Mzm 91:1, Amp)

Semua kabutuhan manusia ada di perikop ini, tapi ada syaratnya: duduk dalam lindungan yang Maha Tinggi. Seringkali kita bukan tinggal (
dwell), tapi sekedar berkunjung (visit) ke hadirat Tuhan, akibatnya banyak orang tidak mengalami janji Tuhan.

Saat kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, semua janji Tuhan jadi milik kita.

Semua berkat ada di alam surga. Itu semua akan jadi daging saat kita berada dalam hadirat Tuhan. Orang yang hidup dalam dosa tidak bisa tinggal di dalam hadirat Tuhan.
Kata "tinggal" juga berarti berharap-harap, menanti-nanti.

tetapi orang- orang yang menanti- nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes 40: 31)

Rajawali punya kebiasaan di usia 40 tahun. Jika dia terus berburu, itu akan memperpendek umurnya. Rajawali harus naik ke tebing tertinggi, di mana tidak ada satu musuhpun yang bisa mengganggunya, dan tinggal di sana.
Di usia 40an paruh rajawali semakin melengkung dan sulit digunakan. Rajawali akan menghantamkan paruhnya ke batu hingga paruhnya pecah. Dia akan tunggu hingga tumbuh paruh yang baru.
Setelah paruh baru muncul, dia cabuti bulu-bulunya, karena sudah kotor dan terlalu berat. Kemudian dia tunggu hingga bulu-bulu baru tumbuh.
Kemudian rajawali pukulkan cakarnya ke batu hingga pecah, lalu tunggu hingga cakar baru tumbuh.
Setelah semua pulih, kekuatan rajawali kembali seperti usia 17 tahun, terbang lebih tinggi dan menyambar lebih kuat.

Tubuh manusia semakin tua dan lemah. Tapi saat kita tinggal dalam Tuhan, walau usia semakin tua, kekuatan kita semakin baru.

Banyak orang Kristen melakukan 1-2 hal: berpuasa, berdoa, menanti-nantikan Tuhan, deklarasi, dll tapi setelah tidak terjadi apa-apa, mereka putus asa. Manusia ingin yang instan dan cepat, padahal Tuhan punya jadwal (
time-table) Nya sendiri.

Kesaksian
Di awal pernikahan ada nabi yang menubuatkan p hengky punya anak laki-laki. Mertua-nya juga bermimpi mendapat cucu laki-laki. Beberapa bulan kemudian saat mendoakan seorang yang sakit, Tuhan bicara melalui orang ini kepada p Hengky: akan punya anak, dan harus diberi nama Daud. Setelah beberapa waktu, p Hengky mulai lelah.
P Hengky hampir diyakinkan bahwa tidak akan punya anak.
Suatu kali saat membaca firman Tuhan, p Hengky mendapat rhema, lalu di-aminkan. Akhirnya p Hengky memiliki anak.

Hati yang menanti, mencari dan percaya, bisa pudar karena lelah menunggu janji Tuhan.
Kenyataan tidak bisa mengubah Firman, kenyataan harus mengikuti Firman.
Masalahnya: apakah kita mau tinggal dalam hadirat Tuhan ?

Ilustrasi
Gajah adalah binatang terbesar, tapi diikat dengan rantai dan pasak yang kecil. Padahal gajah mempunyai kekuatan dahsyat. Ini karena sejak kecil gajah ini dirantai dengan pasak yang kecil. Di masa kecil itu gajah ini berkali-kali berusaha lepas, tapi gagal. Akhirnya menyerah.

Banyak orang Kristen tidak berdaya gara-gara masalah yang kecil. Dia sudah berdoa-berpuasa-deklarasi, lalu tidak terjadi apapun, ini menyakitinya, tak berdaya. Kita diyakinkan bahwa kita tidak bisa lepas, padahal sebenarnya kita bisa, karena ada potensi Roh Tuhan yang besar dalam diri kita.

Waktu seringkali menjadi ujian terakhir kita: menjadi lelah, atau tetap menanti-nantikan Tuhan
Saat belajar menantikan Tuhan, Tuhan akan memperbarui kekuatan kita jadi baru seperti rajawali.

2. Akui letak kejatuhan kita di hadapan Tuhan
Mrk 10: 46-52

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm 10: 17)

Iman timbul dari pendengaran, maka setiap orang harus mendengar firman Tuhan. Sebutan "anak Daud" artinya Mesias. Bartimeus mendengar bahwa Yesus sang pembuat mujizat dari Nazaret muncul. Tiba-tiba Bartimeus mengalami pencerahan (enlighten), mendapat rhema, maka dia panggil Yesus sebagai Mesias.

Saat seseorang mendapat rhema- Tuhan berhenti, dan terkesima.

Ay 50 – Bartimeus yakin sembuh, maka dia melepaskan jubah kebutaan-nya.
Ay 51 – walau tahu bahwa Bartimeus buta, Yesus tetap bertanya apa yang Bartimeus minta.

Saat Tuhan bertanya: apa yang kita ingin Tuhan buat dalam hidup kita, ucapkan dengan jujur, maka akan jadi dalam hidup kita. Saat kita tidak minta apa-apa, kita juga tidak dapat apa-apa.

Kita harus belajar jujur dan berkata apa yang kita butuhkan kepada Tuhan.
Saat firman menjadi rhema oleh penerangan Roh Kudus, lalu kita ucapkan: maka pasti jadi.

2Raj 6: 1-5
Tetapi berkatalah abdi Allah: " Ke mana jatuhnya? " (2Raj 6: 6a)

Kesaksian
Di tahun 1965 ps Cho Yonggi membangun gereja terbesar di dunia, menampung 10 ribu jemaat.
Korea pernah jadi negara termiskin ke-3 di dunia, pernah belajar dari Indonesia, tapi sekarang termasuk negara no-4 termaju di dunia. Saat membangun gereja, Korea sedang krisis ekonomi. Banyak orang menyalahkan dr Cho, bahkan jadi skandal nasional. Dr Cho merasa beban terlalu berat, dan ingin bunuh diri. Saat akan meloncat, Tuhan kirim banyak tawon, dan tawon-tawon itu menyengat dr Cho. Setelah batal bunuh diri, tawon-tawon itu pergi. Kemudian Tuhan bertanya apa masalah dr Cho, dijawab: "ingin gedung gereja itu jadi". Jawaban Tuhan: "ikuti cara Tuhan, bukan cara manusia."

Seorang pendoa ajak ps Cho berdoa bersama para pendoa. Ternyata dalam ibadah doa itu yang hadir dari ratusan hingga ribuan. Bahkan untuk menghentikan jemaat ber-bahasa Roh digunakan lonceng. Seorang oma minta diijinkan bicara selama 5 menit sebelum konser doa. Awalnya dia ditolak, karena tua, miskin, hidup dalam flat yang disediakan pemerintah. Tapi Tuhan minta ps Cho beri oma ini kesempatan.
Oma ini berkata kepada jemaat bahwa suami dan anaknya meninggal dalam perang melawan jepang, sekarang dia tidak punya apa-apa selain 1 mangkok dan sepasang supit. Ps Cho sedang kesulitan menyelesaikan pembiayaan gedung gereja, maka oma ini akan mempersembahkan 1 mangkok dan sepasang supit. Hari itu banyak jemaat dijamah Tuhan, terkumpul 2 juta dollar, dan pembangunan gedung gereja selesai.

Tuhan bertanya pada kita: di mana letak kejatuhan kita. Katakan pada Tuhan, maka Tuhan akan pulihkan kita di tempat itu.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Thursday, July 16, 2015

Hati yang Menimbang dengan Bijak – Petrus Agung – Minggu, 12 Juli 2015

Minggu, 12 Juli 2015
Hati yang Menimbang dengan Bijak
Petrus Agung

Mat 13: 4-8
Banyak orang kehilangan potensi ajaib dari firman Tuhan, padahal potensi itu bisa membuat kita mencapai 100x lipat. Ini karena kita tidak sadar bahwa peluang mendekati kita. Baru kelak di hadapan Tuhan, kita tahu bahwa kita kehilangan banyak hal.

Ada berbagai alasan membaca Firman: kebiasaan, kewajiban, dll. Saat membaca dan mendengar Firman, adalah saat yang penting, karena ada benih kebenaran yang ditaburkan Tuhan. Jika tanah kita baik, maka bisa berubah dahsyat: 30-60-100 kali ganda.

Sayangnya kebanyakan orang seperti tanah di pinggir jalan. Banyak orang datang ke gereja karena rutinitas. Setelah pulang, kembali ke rutinitas kehidupan. Hari senin-nya Firman itu sudah hilang dan terlupakan. Itu masih di tahap mengingat, belum sampai tahap mengubah kehidupan.

Benih Firman Tuhan itu kuasanya tidak pernah hilang dalam hidup kita, dan mempunyai daya pelipat-gandaan tak terbatas.

Ilustrasi:
Ditemukan mumi mesir berusia 3 ribu tahun. Setelah dibuka, ada mayat wanita yang memegang seikat bunga. Para arkeolog menemukan biji bunga yang dipegang, lalu diserahkan pada ahli botani. Setelah ditanam, ternyata tumbuh jadi bunga yang indah, dan dinamai dahlia.
Benih bunga bisa bertahan 3 ribu tahun, maka benih firman Tuhan itu kekal.

Setiap kali mendengar Firman, minta Roh Kudus ajari, karena itulah yang akan merubah hidup kita

Ilustrasi meletakkan sesuatu dengan salah:
Samuel kecil ber-ulang tahun. Orang tua-nya membelikan hadiah: kue tart dan mobil dengan remote control. Anak ini meletakkan mobil di atas tart, dihidupkan, maka mobil berputar. Ujungnya roti tart berantakan, dan mobil rusak total.

Letakkan firman di dalam hidup kita dengan benar.

Belajar dari Yusuf
Kej 37:3, 41: 14

Then Pharaoh sent and called Joseph, and they brought him hastily out of the dungeon. But Joseph [ first ] shaved himself, changed his clothes, and made himself presentable; then he came into Pharaoh's presence. (Kej 41: 14, AMP)

1. Pakaian kita menunjukkan siapa diri kita saat ini dan kelak
Yakub mencintai Yusuf sejak kecil, bukan sekedar karena Yusuf lahir di masa tua yakub. Ungkapan itu artinya Yusuf anak yang bijaksana dan bertanggung-jawab. Yakub memberikan jubah bangsawan/ pangeran pada Yusuf.

Bagi orang Yahudi pakaian sangat penting, karena bukan hanya menunjukkan siapa dirinya, tapi juga akan jadi apa kelak di masa depan.

Kesaksian
Di TV Amerika, Lisa Bevere menjawab sebuah pertanyaan di stasiun TV : apakah anak gadis boleh mengenakan rok mini dan pakaian yang terbuka?
Jawabannya: tidak ada yang melarang. Tapi penampilan seseorang menunjukkan dia seperti apa, dan ingin jadi seperti apa? Jika kamu putri raja (princess), berpakaianlah seperti princess, jika kamu pelacur, berpakaianlah seperti pelacur.

Pakaian menunjukkan keyakinan kita, dan siapa kita di hari ini dan di masa depan.

Contoh di Alkitab:
  • Salomo punya hikmat yang tak tertandingi. Salah satu hal yang membuat ratu Sheba tercengang adalah saat melihat cara berpakaian para pegawainya.
  • Yakub punya iman dan meletakkan impian itu pada Yusuf

Akar kata pakaian dalam bahasa Ibrani adalah pengkhianat. Artinya pakaian bisa mengkhianati kita.
Contoh: Anak ingin jadi pricess. Tapi orang tua membiarkan dia berpakaian yang "menjual". Maka pakaian yang dikenakannya mengubah destiny-nya, seperti mengkhianatinya di masa depan.

Jika kita punya cita-cita yang hebat, tapi berpakaian buruk, maka pakaian yang kita kenakan itu seperti mengkhianati kita.

Contoh nubuat bagi diri sendiri:
  • P Agung ke Sentosa Island - Singapura bersama p Timotius. Salah seorang rekan berfoto di bekas penjara, seolah-olah dia adalah tahanan. 4 tahun kemudian dia benar-benar dipenjara. Tanpa sadar dia bernubuat bagi dirinya sendiri.
  • Saat masih miskin, John Avanzini memotong koran hingga seukuran uang kertas, lalu menumpuknya. Di luar tumpukan dipasang uang pecahan $100, lalu diikat dan dikantongi. Setiap kali kekurangan uang, dia pegang dan lihat tumpukan kertas itu. Ps John sedang mengajari jiwanya untuk percaya bahwa Tuhan bisa memberkatinya berkelimpahan.

Mari bernubuat dengan benar, baik dan tepat dalam hidup kita.

Banyak hal besar gagal karena masalah sepele, contohnya:
Seorang anak muda kaya penampilannya sederhana, dan cenderung tampil miskin. Saat akan menandatangani kontrak puluhan milyar, dia berpakaian biasa, naik metro mini. Saat turun dari metro mini, pemimpin perusahaan yang akan memberi kontrak baru itu turun dari mobilnya. Bos itu membatalkan kontrak itu. Anak muda ini bertobat, berdoa, berusaha menjelaskan, akhirnya mendapatkan kontrak itu setelah ada rekomendasi banyak orang.

2. Penampilan kita menunjukkan apa yang di dalam kita
Firaun ingin cepat-cepat bertemu Yusuf, tapi Yusuf menunda, dan lebih dulu membuat dirinya pantas bertemu Firaun dengan bercukur dan mandi. Ini karena orang Mesir di masa itu tidak suka jenggot, tapi lebih suka penampilan tercukur bersih, tidak berjanggut, tidak berkumis, gondrong, dll.
Maka saat tampil di depan Firaun, Yusuf langsung dipercayai, di antaranya karena penampilannya.

Ilustrasi
Presiden Lincoln (USA) membutuhkan menteri. Seseorang yang sangat qualified diajukan. Setelah di wawancara, ternyata orang itu ditolak, karena wajahnya jelek. Presiden Lincoln berkata bahwa sebelum usia 40 tahun wajah seseorang adalah pembawaan. Tapi di atas 40 tahun, wajah menunjukkan siapa dia: apakah pengomel dan pengeluh, atau suka mengucap syukur.

Kata "wajah" dalam bahasa Ibrani artinya
insight , yang di dalam.

Ekspresi wajah kita tergantung reaksi kita: marah, mengomel, mengeluh; atau penuh ucapan syukur

Neh 2: 1-2 – Perkataan raja membuat Nehemia ketakutan. Ini karena salah satu arti kata "muram" adalah "jahat (
evil)". Saat raja melihat wajah yang "jahat" dari bawahannya, raja bisa membunuhnya.

Fil 4:4 – Tuhan mengajak kita bersukacita, karena dampaknya sangat besar dalam hidup kita.

Apapun kewajiban kita bukanlah beban, tapi adalah kepercayaan Tuhan pada kita.

3. Jangan pasif
2 Raj 7: 1-4
Di kota ada kelaparan. Orang kusta ada di luar tembok kota dan biasa mendapat belas-kasihan keluarganya dan orang-orang kota. Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan: duduk-duduk saja, pasif, seperti pilihan kebanyakan orang, lalu mati kelaparan. Atau bergerak ke perkemahan lawan dengan kemungkinan mati dibunuh atau mendapat makan.

Jangan membiasakan hidup dari pertolongan dan kemurahan hati orang lain.

Jika kita terbiasa hidup dari uluran tangan orang lain, maka kita tidak akan pernah lepas dari cara ini. Orang yang dibantu saat kesulitan, seringkali akan datang lagi di waktu lain dengan kebutuhan lain. Setiap orang punya tingkat keletihan dalam membantu. Jika mereka membantu, tapi tidak ada hasilnya, tidak ada laporan (report) dan tidak ada hasilnya, mereka akan letih dan berhenti.

Kita punya Tuhan yang hidup, jangan selalu andalkan orang lain, tapi andalkan Tuhan.

Mujizat dalam kata Ibrani "nes". Dari kata ini ada 2 arti: "mujizat" dan panji "nissi".
Kata "nes" artinya panji-panji yang diangkat dan digerakkan maju, sebagai tanda pasukan bergerak maju dalam peperangan.

Jika kita ingin mengalami mujizat, kita harus berdiri, mengangkat panji-panji, dan bergerak, maka Tuhan akan membuka pintu di depan kita.

Ilustrasi iman:
Gedung-gedung modern pintunya selalu tertutup. Tapi saat kita mendekati, pintu akan terbuka sendiri.

Selama kita jadi orang yang pasif, tidak akan ada sesuatu yang terjadi.
  • Petrus tidak akan berjalan di atas air jika dia tidak melangkah keluar dari perahu.
  • Henokh, Nuh, Abraham, Musa, semua hidup-bergaul-berjalan bersama Tuhan.
  • Orang sakit di tepi kolam Bethesda. Yang Yesus perintahkan pertama kali bukan kesembuhan, tapi tindakan yang bisa dilakukan jika si sakit sembuh. Saat si sakit bergerak, dia sembuh.
  • Ps. Mathew Barnett sekarang memiliki Dream Center dan Angelus Temple, dll. Tapi semua diawali karena dia bergerak.

Resume
  • Benih yang terbaik jatuh di tanah subur
  • Cara berpakaian menentukan masa depan
  • Jangan pernah berhenti bergerak

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Monday, July 13, 2015

Menjelang Tuhan Datang – Petrus Agung – Minggu, 21 Juni 2015

Minggu, 21 Juni 2015
Menjelang Tuhan Datang
Petrus Agung

Kita bisa menawar maju-mundurnya sebuah peristiwa dengan jalan berdoa kepada Tuhan. Tapi jika sudah ditetapkan maka tidak bisa dibatalkan manusia.

Kitab Matius pasal 24-25 adalah rangkaian pengajaran Yesus tentang akhir jaman, dan terbagi menjadi 2 bagian:
  1. Tanda-tanda yang akan terjadi sebelum Tuhan datang yang kedua kali. Bagian ini tidak bisa diubah dan harus terjadi.
  2. 4 perumpamaan yang merupakan nasehat Tuhan pada kita: bagaimana sikap kita dan apa yang harus dilakukan untuk menyambut kedatangan Tuhan.

Tidak ada gunanya mengerti tanda-tanda kedatangan Tuhan jika kita tidak punya sikap hati dan kesiapan.

Bagi orang yang tidak siap, kedatangan Tuhan yang kedua kali adalah malapetaka besar, tapi merupakan berkat besar bagi mereka yang siap.

Mat 25: 25-30 – Hamba ke-3 mendapat 3 predikat buruk dari tuannya: jahat, malas, tidak berguna.

Ilustrasi
Saat seseorang Kristen bekerja dan berbuat kesalahan, maka akan ada perkataan: "Kristen koq begitu?". Artinya masyarakat memberi standar bahwa orang Kristen harus seperti Kristus.

1. Predikat pertama: jahat
Dalam Alkitab bukan ini satu-satunya hamba mendapat predikat jahat.

Mat 24: 45-51

"Who then is a faithful and wise servant, whom his master made ruler over his household, to give them food in due season? (Mat 24: 45, NKJV)

Household : rumah tangga dalam pengertian luas, dan secara keseluruhan. Akar katanya dari therapy, artinya suatu proses untuk perbaikan menuju kesembuhan.

Perumpamaan ini adalah peringatan (
warning) bagi semua orang. Ada hamba yang setia dan bijaksana. Hari ini sulit untuk mencari orang yang setia. Tuhan mencari orang-orang yang setia dan bijaksana, untuk diangkat. Orang ini akan Tuhan pakai untuk menyembuhkan-memulihkan-memberi makan hamba-hamba Tuhan yang lain.

Saat seseorang mulai diangkat hatinya bisa berubah. Kejahatan ada di dalam hati seseorang dan tidak terlihat pada awalnya, bahkan orang itu sendiri sering tidak menyadarinya. Saat ada kejadian yang menekan, sifat itu tiba-tiba keluar.

Contoh:
Saat seseorang miskin, tidak punya apa-apa dan menderita, lalu ada orang memaki dan memfitnah, dia tidak membalas, hanya menangis di depan Tuhan. Orang melihat bahwa dia orang yang baik. Suatu kali hidupnya dipromosi Tuhan dan jadi kaya. Begitu diangkat, punya kuasa dan uang, saat mengalami hal yang sama dengan masalah di masa lalu (dimaki dan difitnah), tiba-tiba tanduk-taring-cakarnya muncul, memanggil pengacara, menuntut orang yang menekan supaya masuk penjara.

Saat tertekan maupun diberkati, hati-hati dengan respon hati, karena kejahatan bisa muncul.

Kejahatan yang diceritakan Alkitab
  • Kain membunuh Habel
  • Saudara-saudara Yusuf ingin membunuh Yusuf

Saat orang tidak mencapai titik ekstrim tertentu di hidupnya, belum terbuka siapa dirinya sebenarnya.
Jangan ada kejahatan dalam hati kita.

Saat ada orang-orang yang hidupnya tergantung pada kita, maka kita harus berhati-hati, karena kita akan jadi orang yang menuntut orang lain.

Contoh:
Seseorang memberi dana rutin bea siswa pada anak panti asuhan. Saat si anak terima rapor, ternyata nilai pas-pasan. Orang ini mulai marah, dan mengancam untuk men-stop bea siswa.
Di awal orang ini niatnya murni, termasuk orang yang setia dan bijaksana. Saat si anak mulai bergantung pada bea-siswa, timbul tuntutan, tidak lagi murni menolong orang yang tidak beruntung. Motif-nya bergeser jadi mengontrol. Ujungnya si anak disuruh bekerja di rumahnya.

Saat kita bisa berbuat banyak bagi orang lain, sebenarnya Tuhan sedang mengangkat kita, dan tujuannya supaya kita men-therapy orang lain.

Kejahatan artinya saat diangkat, tidak ada lagi belas kasihan.

maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik (Mat 24: 50-51a)

Munafik artinya seperti aktor memainkan peran tertentu. Di setiap saat perannya berubah.

Aktor di jaman awal.
Drama Yunani ditampilkan di Amphitheatre. Banyak drama hanya dimainkan oleh 1 orang pemain. Di tengah panggung ada cekungan kecil sebagai pusat. Setiap kali aktor itu bergeser ke salah satu posisi, maka suaranya berubah, sehingga bisa memerankan berbagai peran.

Jangan bermain sebagai aktor di hadapan Tuhan. Tuhan melihat yang di hati. Kita harus punya ketulusan dan apa adanya di hadapan Tuhan.

2. Predikat ke-2: malas
Seringkali kemalasan kita berasal dari ketakutan. Ketakutan bisa melumpuhkan kita, sehingga kita tidak melakukan apa yang seharusnya menjadi kewajiban kita.

Ada 2 ketakutan dalam gereja yang harus diperangi: ketakutan untuk memberitakan Injil, dan ketakutan untuk menjalankan uang Tuhan.

2.1. ketakutan untuk memberitakan Injil

Apapun yang menakutkan dan tidak dalam kendali kita, akan mengendalikan dan melumpuhkan kita.

Ilustrasi
Di National Geographic ada program tentang seorang pawang anjing bernama Cesar, dari California. Saat anjing berulah, yang pertama kali dididik adalah pemiliknya. Anjing yang bermasalah selalu berusaha berjalan di depan tuannya. Cara mengatasi: pemilik anjing harus berjalan di depan si anjing.

S
aat ketakutan kita biarkan menguasai kita, maka semua bermasalah. Tapi saat semua kita kendalikan dengan otoritas Tuhan, maka semua terkendali.

Contoh memberitakan Injil
  • Ada seseorang yang hadir di KKR, bajunya hitam-hitam, memakai akik hitam, memakai blankon. Segera ada pasukan doa yang mendatangi, berperang, lalu di wawancara. Awalnya mengaku diundang Mahanaim, tapi kemudian terbukti bohong.
  • Seorang ibu punya banyak jimat. Dia mimpi diperintahkan "harus ke Holy Stadium untuk bertemu Hengky". Saat bertemu p Hengky, ditanyai, lalu dipimpin terima Tuhan Yesus, dan segera akan dibabtis. Ibu ini juga menyerahkan semua jimatnya.

Tidak banyak orang yang bisa menghadapi dan meng-handle masalah-masalah seperti ini. Ketakutan bisa membuat kemalasan: takut jika jadi ribut atau jadi masalah.

2.2. Ketakutan untuk menjalankan uang Tuhan.

Semua yang Tuhan berikan kepada kita selalu disertai tanggung-jawab: menjadi berkat bagi yang lain.

Kesaksian menjalankan uang Tuhan:
P Agung akan khotbah ke Sion Cirebon. Seseorang menelepon untuk memberkati dan minta no rekening. Ternyata jumlahnya sangat besar (1M). P Agung bertanya kepada Tuhan untuk apa uang itu, tapi tidak ada jawaban. Peristiwa ini 2-3 hari menjelang peperangan rohani di Monas.
Setelah berdoa di puncak Monas, p Agung didatangi sie transportasi yang minta didoakan. Sie transportasi butuh 1M, tapi uang belum ada sama sekali. Tuhan berkata: "ucap syukur, karena Tuhan sudah kirim dananya". P Agung serahkan dananya.
P Agung merasa jadi orang aneh karena tidak ada rasa sayang terhadap uang itu, malah merasa bahagia karena bisa menjalankan uang Tuhan.

Saat keuangan jadi hal yang menakutkan kita, maka mamon akan mengendalikan hidup kita.

3. Predikat ke-3: tidak berguna

Yesus mengajarkan
setelah kita melakukan semua tugas kita:

Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."(Luk 17: 10)

Predikat "tidak berguna" yang diberikan pada hamba ke-3 berbeda dengan ayat di atas.
Tidak berguna = un-profitable, tidak memberi manfaat dan keuntungan apapun bagi kerajaan Tuhan.

Apakah hidup kita sudah bermanfaat dan menguntungkan kerajaan Tuhan ?

Kesaksian
Seorang anak berusia 3 tahun menerima pengelihatan: Tuhan Yesus datang, dan minta mamanya membuka pintu. Saat pintu dibuka, si anak membungkuk menghormat. Dia lakukan itu karena diajari oleh malaikat yang berjalan di depan Yesus. Si mama minta si anak menanyakan bagaimana cara supaya diangkat. Tuhan Yesus jawab: si anak harus minta mamanya untuk diceritakan Alkitab, lalu juga harus melayani. Lakukan apapun yang dia sudah mampu lakukan.

Hidup kita harus punya manfaat bagi kerajaan Tuhan.

Lakukan apapun bagi kerajaan Tuhan, dari hal terkecil hingga terbesar, tapi semua harus keluar dari hati terdalam. Maka artinya kita jadi hamba yang berguna bagi kerajaan Tuhan

Menjelang Tuhan datang, kita harus didapati Tuhan tidak jahat, setia, bijaksana, tidak ada kemalasan karena ketakutan, dan hidup kita bermanfaat bagi kerajaan Tuhan.

Kata "hineni" arti literalnya ini aku. Arti yang lebih dalam: ini aku hambaMu, bukan karena dipaksa, tapi karena kita mencintai Tuhan. Lakukan semua karena cinta pada Tuhan.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064