Friday, October 30, 2015

Great Awekening – Henry Jones (pagi) – Minggu, 18 Oktober 2015

Minggu, 18 Oktober 2015
Great Awekening (pagi)
Henry Jones

Pembukaan – Petrus Agung
Pewahyuan akan Tuhan mengubah hidup kita:
  • Saat seseorang mendengar bahwa Yesus adalah juru selamat, lalu mata mereka terbuka, maka mereka diselamatkan
  • Saat seseorang tahu bahwa Tuhan adalah Jehova Rapha, maka mereka disembuhkan

Tuhan memperkenalkan diriNya sebagai El-Shaddai kepada Abraham saat kekuatan Abraham sudah habis, Abraham dan Sara tidak mungkin punya anak dari benihnya sendiri. Di sisi lain mereka sedang menunggu anak perjanjian.
Kata "El Shaddai" artinya "the almighty God" – Tuhan yang maha kuasa dan perkasa; atau "the God who is more than enough" – Tuhan yang lebih dari cukup.
Kata "shaddai" digambarkan seperti seorang ibu yang sedang menyusui anaknya, memberikan penyediaan terbaik bagi anak-anaknya.

Mrs Jones – Pesan Tuhan di ibadah pagi: tentara Yosafat

Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu." (2 Taw 20: 17)

Yosafat menghadapi pasukan musuh, Tuhan berkata kepadanya: tidak perlu bertempur, tempatkan posisimu, berdiri dengan diam, dan melihat keselamatan yang dari Tuhan.

Apapun situasi yang kita hadapi, tantangan apapun, Tuhanlah yang melindungi kita.

Di Indonesia kita terlindung. Seberapa besarpun visi p Agung, Tuhan berkata supaya kita diam dan tetap di posisi kita, dan mengikuti para pemimpin, karena Tuhan yang berperang bagi kita. Ada kemenangan di dalam perlindungan Tuhan.

Kesanggupan kita terbatas. Tapi Tuhan berjanji bahwa Dialah yang akan memelihara kita semua.

Nothing to Hard for Our God – Ps. Henry Jones
El Shaddai adalah Allah yang lebih dari cukup. Pertanyaan dari Tuhan kepada Abraham dan kita:

Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? (Kej 18: 14a)

Tuhan telah berkata kepada Abraham bahwa ia akan punya anak, padahal Abraham dan Sara sudah melewati masa untuk bisa punya anak. Maka mereka mulai mempertanyakan Tuhan.

Pernahkah kita mempertanyakan Tuhan? Ps Jones sering bertanya pada Tuhan: apakah sudah waktunya untuk kembali ke Indonesia? Saat mendengar suara Tuhan, ps Jones berusaha menanggapinya dengan cepat.

Nubuatan: umat Tuhan akan melihat berkat-berkat Tuhan di limpahkan di wilayah sekitar Semarang

Yeremia menjawab pertanyaan Tuhan:

Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu! (Yer 32: 17)

Manusia terus-menerus bertanya kepada Tuhan:
Apakah Tuhan perduli pada kita? Perduli apa yang kita hadapi? Mendengar doa kita? Mengapa Tuhan tidak membela saya? Mengapa Tuhan tidak bergerak bagi masalah kita? Mengapa Tuhan berdiam diri, terutama di masa-masa tersulit kita?

Tuhan itu besar, tidak ada yang lebih besar dariNya. Saat Yesus datang ke bumi, membangun gerejaNya untuk melakukan kehendakNya. Tuhan sanggup melaksanakan apapun yang dijanjikan, semua digenapi. Ada 30 ribu janji dalam Alkitab, semuanya pasti akan digenapi, karena Tuhan tidak bisa berbohong dengan mengingkari janji.

Kesaksian
Ps Jones dan istrinya ingin anak-anaknya melakukan hal-hal yang lebih besar. Tapi ada kalanya mereka menyimpang, dan melakukan perkara-perkara mereka sendiri. Mrs. Jones kadang bangun di tengah malam dan mendoakan anak-anaknya karena percaya bahwa Tuhan mendengarkan doanya.

Saat kita memanggil nama Tuhan, maka Dia akan datang dan melakukan perkara-perkara yang kita ingin Tuhan lakukan bagi kita. Kita tidak mendapatkan apa-apa karena tidak minta apa-apa.

Kita harus selalu bertanya pada Tuhan: mengapa kita hidup? Apa tujuan hidup kita? Minta ditunjukkan tujuan dan rencana Tuhan dalam hidup kita.
Kenali diri kita, kenali impian kita, ketahui tujuan hidup kita. Caranya dengan bertanya pada Tuhan, karena Tuhan tahu rencana untuk kita, untuk memberikan masa depan yang penuh harapan.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yer 29: 11)

Tuhan kita sanggup melakukan segala perkara dan tidak ada yang terbatas bagiNya. Saat kita panggil namaNya, Dia akan mendengarkan, menggenapi impian-impian kita, dan memberikan apa yang kita minta.

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23: 19)

Ada pengurapan baru yang segar, yang sedang turun di masa ini. Akan ada kegerakan yang lebih besar di Indonesia. Inilah saatnya saling terhubung untuk penggenapan janji Tuhan Tuhan. Musim datang dan pergi, tapi firman Tuhan teguh selamanya.

> Doa kesembuhan, pemulihan, terobosan

Petrus Agung
Kej 18: 1-15
Kata "kasih" dalam ayat di atas dari bahasa Inggris favor. Kata favor berasal dari kata Ibrani chen. Chen pengertiannya mirip seperti cinta pada pandangan pertama. Dari kata chen lahir kata chanut yang artinya toko. Toko adalah tempat melakukan bisnis. Dari kata chen juga muncul kata koin.

Tuhan cinta semua orang sama, tapi selalu ada favorit Tuhan.

Abraham melihat 3 orang datang, dan Abraham melihat bahwa mereka bukan orang sembarangan, dan memiliki
favor, serta membawa berkat besar. Saat melihat Abraham, Abraham menjadi favorit dari tamunya.
Maka arti pertanyaan Abraham: jika benar ada favor Tuhan bagi Abraham, maka Abraham meminta waktu dari mereka untuk menunggu sementara Abraham melayani mereka dengan mempersiapkan berbagai hidangan.

Yang Abraham tawarkan hanya air dan roti. Tapi selain dari yang ditawarkan, Abraham mengerjakan lebih lagi: juga memberikan daging. Saat menghidangkan, Abraham menunggui mereka dengan sikap seorang pelayan. Begitu 3 tamu itu makan, mereka bertanya di mana Sara, istri Abraham. Orang asing itu tahu nama Sara, karena Dialah yang mengubah nama Sarai menjadi Sara. Setelah makan itulah muncul keputusan Tuhan.

Setiap kali ada kunjungan Tuhan dalam hidup kita, lihat mataNya.
Saat Tuhan datang dengan favor-Nya, semua yang di hati dan hidupNya mau diberikan bagi kita, tapi semua tergantung reaksi kita. Jika kita ber-reaksi benar, akan ada penetapan Tuhan dalam hidup kita.

Lihat kunjungan Tuhan dalam hidup kita. Kita harus bisa melihat bahwa
favor Tuhan yang turun bagi kita bukan sekedar diliputi kasih Tuhan, tapi hingga hal-hal prinsip dan kecil di hidup kita.

Respon yang tepat melahirkan dekrit Tuhan bagi hidup kita, bahkan penetapan waktu terlaksananya janji Tuhan.

Saat
favor Tuhan turun, dampaknya akan sangat besar bagi hidup kita.

Kesaksian:
favor Tuhan bisa menular
Pulang dari tour Israel, salah seorang peserta salah boarding-pass. Saat diganti ternyata kursinya di upgrade ke bisniss-class. Saat dia sedang bersaksi, ternyata semua anggota rombongan lain juga di upgrade ke bisnis-class.

Saat melihat momentum favor Tuhan sedang turun, kita harus bersikap seperti Abraham

Tuhan sedang mengunjungi bangsa Indonesia, dan Tuhan akan lakukan sesuatu yang dahsyat.

Kesaksian:
Seorang anak ditinggalkan orang tuanya di sebuah panti asuhan. Tim pencari bakat JKI mengajak anak ini masuk sekolah terang bangsa, dan jadi tim basket. Setelah 1 tahun di sekolah TerBang, anak ini memberi diri dibabtis dan percaya pada Yesus. Hari ini anak ini masuk dalam tim nasional basket Indonesia U-16. Tuhan sanggup mengubah nasib seseorang.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Thursday, October 15, 2015

Waktu dan Masa – Petrus Agung – Minggu, 11 Oktober 2015

Minggu, 11 Oktober 2015
Waktu dan Masa
Petrus Agung

Luk 12: 54-57

Frauds! You know how to tell a change in the weather, so don't tell me you can't tell a change in the season, the God-season we're in right now. "You don't have to be a genius to understand these things. Just use your common sense, (Luk 12: 56-57, MSG)

Ilustrasi pentingnya mengerti sebuah perubahan
Di Indonesia mungkin tidak terlalu terasa perubahan cuaca-nya, tapi di USA sangat terasa. Di tempat ps Harold Gingerich mereka harus tahu kapan cuaca berubah, dan mereka setiap hari mengikuti berita cuaca. Jika musim dingin tiba, jalanan jadi dilapisi es, maka ban mobil harus dirubah sesuai kebutuhan. Jika tidak maka akan mudah mengalami kecelakaan.

Kita harus mengerti time and season (waktu dan masa): apa yang sedang terjadi dan apa yang akan Tuhan buat. Sehingga kita tidak sekedar ber-reaksi, tapi bisa meng-antisipasi

Jaman sedang berubah, ada sesuatu yang Tuhan kerjakan, yang harus ditangkap oleh gereja Tuhan.

Menjelang Tuhan datang yang kedua kali, suara kenabian harus didengar, karena menunjukkan apa yang terjadi di kemudian hari.

Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan- Nya kepada hamba- hamba- Nya, para nabi. (Am 3: 7)

Sebelum Tuhan memutuskan sesuatu, suara kenabian akan diperdengarkan, untuk memperingatkan umatNya tentang sesuatu yang akan Tuhan lakukan di jaman tersebut.

Keesokan harinya pagi- pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: " Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi- nabi- Nya, dan kamu akan berhasil! " (2Taw 20: 20)

Kata "berhasil" artinya prosper/ berkelimpahan.

Kesaksian tentang "suara kenabian" di Ukraina
3 tahun lalu Tuhan perintahkan p Agung ke Ukraina. Roh Kudus perintahkan p Agung untuk setiap kali khotbah mengajarkan peperangan rohani, mengajak gereja berdiri bagi kota dan negaranya.
Setiap kali selesai khotbah, banyak respon positif, tapi ternyata tidak dilakukan oleh satu gerejapun. Mungkin mereka merasa bahwa pesan itu bukan untuk mereka. Setahun kemudian Rusia meng-invasi Ukraina, dan hingga hari ini masih berperang.

Kesaksian tentang "suara kenabian" di Thailand
P Agung datang ke sebuah konferensi hamba Tuhan di Thailand. Roh Kudus perintahkan p Agung menyampaikan peperangan rohani: harus berdoa bagi bangsa supaya yang buruk tidak terjadi di Thailand. Saat itu situasi politik tegang. Gereja yang bertindak hanya 1 gereja. Kemudian ternyata pemberontakan terjadi.

Kesaksian tentang "suara kenabian" di Eropa
Akhir tahun 2014 Roh Kudus perintahkan p Agung ke Eropa, karena akan ada gelombang anti imigran. Saat itu gelombang anti-imigran ini belum terjadi seperti hari ini. P Agung sampaikan pesan Tuhan kepada gereja Eropa yang berbahasa Arab dan Persia: gelombang imigran akan datang, tapi ujungnya mereka akan dianiaya. Tugas gereja adalah mendoakan masing-masing kota, kemudian mempersiapkan diri untuk menyambut tuaian.
Gereja di Lynds Austria merespon: melayani para pengungsi.
Beberapa bulan terakhir ratusan ribu pengungsi masuk Eropa. Ekonomi Eropa sedang turun, mereka mulai menolak pengungsi karena jadi beban. Jika gereja bergerak, ini adalah masa tuaian bagi Eropa.

Mendengar suara Tuhan saja tidaklah cukup. Kita harus percaya dan me-responi-nya

Saul sudah mati, tapi keluarganya masih memerintah di Israel. Daud adalah
rising-star yang baru muncul. Banyak kelompok datang dan berpihak pada Daud, salah satunya bani Isakhar.
Kita harus seperti bani Isakhar: mengambil keputusan untuk bertindak sesuai kehendak Tuhan.

1Taw 12: 32
Bani Isakhar tahu tentang waktu dan masa yang baik, sehingga bisa memberitahukan pada yang lain.

Begitu sebuah pemerintahan dikuasai kelompok agama apapun, yang muncul adalah kekejaman.

Contoh:
Mursi menjadi presiden di Mesir. Dia menyatakan diri mewakili agama tertentu, dan menjalankan hukum agamanya. Dalam waktu singkat 15% orang Mesir menyatakan tidak ber-agama. Ada desakan kuat supaya presiden Mursi mundur, tapi dia bersumpah berkuasa hingga 400 tahun.
Satu pagi jam 4, ada 78 ribu orang Kristen Mesir berkumpul dan berdoa. Di satu titik semua berteriak "Yeshua, Yeshua, Yeshua" Di puncaknya ada nubuatan: "waktu Mursi sudah habis dan harus turun". Esoknya Mursi di kudeta, dan saat ini sudah dipenjara dan divonis hukuman mati.

Minggu lalu ada tamu hamba Tuhan dari Bagdad, Iraq. Hamba Tuhan ini bercerita:
Begitu ISIS merebak, di Iraq justru orang-orang Syiah berbalik dan mengikut Tuhan. 32% anak muda Iraq berkata bahwa mereka tidak lagi ber-agama, karena muak melihat kekejaman atas nama sebuah agama. Sedang terjadi pergeseran dan perubahan di timur tengah.

Sepulang dari Israel, seseorang memberi p Agung berita: Suriah adalah ajang pertempuran yang luar biasa. Presiden Assad diberontak oleh berbagai kelompok. Amerika, Perancis, Inggris, Australia ikut membombardir ISIS di Suriah dan Iraq. Saat ini Rusia dan Iran juga kirim pasukan masuk ke Suriah. Terakhir China juga kirim pasukannya masuk ke Suriah. Sekali sebuah negara kirim pasukan, tidak akan mudah ditarik. Maka seluruh kekuatan dunia berkumpul di Suriah.
Israel adalah tetangga dekat Suriah, dan lembah Armagedon sangat dekat. Jika bergeser sedikit, peperangan bisa berpindah. Di Israel keadaan juga sedang memanas. Hanya Tuhan yang tahu berapa lama lagi kita bisa bergerak bagi Tuhan.

Logika dan manusia roh p Agung menangkap bahwa semua fenomena ini serius. Letakkan fokus kita pada Tuhan dan kehendakNya.

Akan ada satu masa, saat orang Indonesia berteriak mencari keselamatan. Karena Tuhan berkata untuk membangun 100 ribu pasukan. Acara akhir tahun bukan sekedar acara rutin.
Dengan akal sehat, kita bisa memperkirakan bahwa kegerakan yang akan datang kelak begitu besar, sehingga semua harus bergerak dan bekerja-sama. Karena jika yang bergerak hanya 1 gereja saja, maka tidak akan memadai.

Akan ada sesuatu yang terjadi hingga bangsa Indonesia berpaling pada Tuhan Yesus . Tapi tanpa ada pasukan yang siap untuk menuai, semua bisa sia-sia.

Ini bukan masalah siapa yang akan populer, bukan soal JKI, bahtera, tarian, profetis, atau lainnya, tapi ini melakukan apa yang Tuhan mau. Kerjakan mandat Tuhan dengan segenap hati, letakkan hidup kita di tempat yang Tuhan mau. Jangan sampai tuaian di bangsa Indonesia jadi busuk karena penuai tidak ada.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di timur tengah. Tidak akan ada negara yang bersedia menarik pasukannya. Kita harus berdoa, tapi juga harus mendengarkan suara Tuhan. Kerja lebih keras, efektif dan kuat, lakukan yang terbaik yang kita bisa.

Selama di Israel banyak orang didatangi Tuhan Yesus di berbagai tempat. Semua pesannya: Tuhan segera datang, mari kerja lebih keras tanpa mengeluh.

Setiap kali Tuhan mau kita fokus terhadap sesuatu, setan akan ubah fokus kita kepada hal lain
Suatu hari p Agung cerita ke seorang hamba Tuhan tentang visi membangun pasukan. Hamba Tuhan itu bertanya: harus ikut teologia yang mana? Ini adalah pertanyaan yang tidak penting. Yang terpenting adalah mengikuti perintah Tuhan, sehingga bisa memenangkan jiwa.
Banyak orang yang membicarakan hal-hal yang tidak penting, tapi nyatanya tidak bertindak apapun.

Membangun 100 ribu pasukan bukan proyek atau program, tapi adalah pesan Tuhan, mari responi dengan baik, love it or leave it

Pembukaan - Patricia Avanzini
Mzm 23
Saat Mzm 23 dibacakan, kebanyakan orang sudah mati dan tidak bisa bersaksi lagi.
Tapi mrs. Avanzini sudah melewati lembah alam maut itu, dan dihidupkan kembali, untuk memberitakan kesaksian itu ke seluruh dunia.

Mrs Avanzini ada di HS 2003, berdiri di salah satu titik saat ground-breaking (penanaman batu pertama). Saat ini gedung Holy Stadium sudah jadi.
Mei 2006 Mrs Avanzini juga ada di HS, di gedung lama yang sekarang jadi sekolah. Dalam perkataan penutup, ternyata itu nubuatan yang tidak direncanakan: akan membangun Holy Stadium. Saat itu mrs Avanzini juga berkata bahwa ada banyak jemaat yang akan punya bisnis-bisnis yang baru. Ternyata sejak tahun itu memang banyak anak yang sangat makmur dan diberkati.

Tuhan bekerja di Holy Stadium, tapi kita belum melihat semuanya, karena akan ada perkara-perkara yang jauh lebih besar. Banyak orang-orang yang akan datang ke HS tanpa tahu alasannya.

Kita semua harus melakukan bagian kita masing-masing: penari, penyanyi, pengajar, semua bertindak sesuai bagiannya.

Pengumuman:
> Pendaftaran bagi yang siap jadi DK2000 dan mentor 2000 orang (nama-no HP-usia)
> Sabtu, 24 Oktober: Shower of Light 2, untuk menjangkau jiwa.
> Pemasangan tiang pancang bagi "Kids Revival Center" di samping HS.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Sunday, October 11, 2015

Dewan Musyawarah Tuhan – Petrus Agung – Minggu, 04 Oktober 2015

Minggu, 04 Oktober 2015
Dewan Musyawarah Tuhan
Petrus Agung

Apakah engkau turut mendengarkan di dalam musyawarah Allah dan meraih hikmat bagi dirimu? (Ayb 15: 8)

Ada anggapan bahwa Tuhan itu otoriter, tidak bisa diajak berunding atau bermusyawarah. Ini hanya asumsi manusia, dan tidak sepenuhnya benar. Di surga ada musyawarah Tuhan, artinya ada sesuatu yang dibicarakan, dan yang hadir boleh berbicara mengungkapkan pendapat, dan Tuhan mendengarkan pendapatnya.

Dewan musyawarah Tuhan diberikan bagi kita, dan sangat efektif mengubah kehidupan kita

Ada orang-orang yang Tuhan ijinkan hadir untuk mendengarkan, ada juga yang Tuhan ijinkan berpendapat dalam dewan musyawarah Tuhan.

Sebab siapakah yang hadir dalam dewan musyawarah TUHAN, sehingga ia memperhatikan dan mendengar firman-Nya? Siapakah yang memperhatikan firman-Nya dan mendengarnya? (Yer 23: 18)

Dalam dewan musyawarah yang dibuat Tuhan ada keputusan yang diambil Tuhan. Keputusan itulah yang diungkapkan melalui nabi Yeremia. Saat Tuhan mengadakan sidang, maka orang percaya bisa ikut hadir, walau tidak di setiap saat atau kasus.

Sekiranya mereka hadir dalam dewan musyawarah-Ku, niscayalah mereka akan mengabarkan firman-Ku kepada umat-Ku, membawa mereka kembali dari tingkah langkahnya yang jahat dan dari perbuatan-perbuatannya yang jahat. (Yer 23: 22)

Ada orang-orang yang bisa hadir dalam sidang musyawarah Tuhan, sehingga kita bisa mengerti keputusan-keputusan Tuhan. Contoh: 1Raj 22: 19-23.
Dalam sidang musyawarah Tuhan ada berbagai pendapat. Tuhan mempertimbangkan dan mendengar semua pendapat, lalu ujungnya Tuhan membuat keputusan.

Kesaksian
Bloodmoon di Israel pada 28 Sept subuh waktu Israel, selama 30 menit. Di Israel, sore sebelum bloodmoon, p Agung bermimpi. P Agung dibawa masuk ke sebuah ruangan yang ada kursinya melingkar, lalu p Agung dipersilahkan duduk di salah satu kursi yang kosong. P Agung bisa mengenali semua orang yang hadir, diantaranya Yosua. Yosua bertanya pada p Agung: apa yang kau inginkan.
P Agung menjawab: ingin Indonesia diselamatkan dan dilawat Tuhan, dunia dilawat Tuhan, milyaran jiwa dimenangkan, p Agung juga menghadapkan destiny semua bahtera.
Yosua berkata: sebelum bulan jadi darah, cari Firman lalu deklarasikan. Deklarasi tertinggi adalah dari firman Tuhan. Bukti bahwa yang dilakukan p Agung benar: setelah deklarasi dilakukan, akan ada tanda.

Dengan petunjuk seorang analis
bloodmoon, rombongan bahtera menemukan bukit yang tepat. Rombongan bahtera sekitar 700 orang, tapi yang terbanyak regu dari China sebanyak 1000 orang. China saat ini adalah negara dengan jumlah orang Kristen terbesar di dunia.
P Agung men-deklarasikan apa yang di dapat dari Tuhan. Setelah acara selesai, saat membersihkan tangan dengan tisu basah, ternyata di tangan p Agung, bu Nany, dan beberapa rombongan mengalami fenomena debu emas di telapak tangan, rambut, baju, dan celana. Ini adalah tanda dari Tuhan bahwa yang dilakukan sudah benar.

P Agung lalu bertanya pada Tuhan tentang arti mimpinya? Karena dalam mimpi bukan hanya diberikan petunjuk yang rinci, tapi setelah dilakukan juga ada bukti dari Tuhan. Mimpi itu bukan sekedar mimpi karena lelah. Roh Kudus menjawab: ada dewan musyawarah Tuhan.

Dalam sebuah peperangan rohani, ada yang tengking sana-sini, ikat sana-sini. Tapi ada juga perang yang sering kurang diperhatikan, yaitu perang secara legal. Karena iblis adalah pendakwa saudara-saudara kita.

Contoh:
Ada 2 pulau diperebutkan antara Indonesia dan Malaysia. Tidak ada bentrokan pasukan secara fisik, tapi ada peperangan secara legal di mahkamah internasional. Sayangnya Indonesia kalah.

Dewan musyawarah Tuhan sangat penting, karena memberi berbagai petunjuk. Tapi jarang dibicarakan.

Kita harus tahu cara dan dengan dasar apa kita berdiri saat menghadap dewan musyawarah Tuhan, untuk memperjuangkan hak kita di hadapan Tuhan.

Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang hakim lalim dan seorang janda yang gigih memperjuangkan perkaranya hingga akhirnya dimenangkan. Yesus berkata bahwa Bapa di Surga sering bertindak seperti hakim ini: mendengarkan semua yang kita coba hadapkan pada Bapa.

Mari datang ke hadapan pengadilan Tuhan dengan cerdas, tidak dengan ngawur, yaitu dengan dasar firman Tuhan dan penetapan Tuhan.

2 Taw 20: 1-20
Ay 5 – peperangan belum dimulai, tapi secara legal Yosafat sudah menang di hadapan dewan musyawarah Tuhan.
Ay 6 – Yosafat percaya Tuhan bisa kalahkan semua bangsa.
Ay 7 – Tuhan yang menghalau penduduk asli dari Kanaan

3 dasar kita berdiri di hadapan Tuhan, sehingga bisa memenangkan pertempuran kita secara legal di hadapan Tuhan:

1. Perjanjian tertulis berdasar janji yang pernah Tuhan katakan

Yosafat membeberkan semua hak orang Israel: Tuhan yang memberikan tanah Kanaan pada Abraham yang merupakan sahabat Tuhan.

Saat menghadap Tuhan, tanya kebih dulu pada Roh Kudus: apakah kita dibenarkan menurut Firman Tuhan? Minta Roh Kudus tunjukkan dasar legal dari FirmanNya. Jangan panik dan bertindak bodoh, yang justru akan memperparah masalah.

Tuhan sangat rendah hati, dan mau mendengar pendapat dan pertimbangan orang-orang kudus, karena mereka pernah hidup sebagai manusia.

Saat hati Tuhan terpikat dengan 1 orang, susah untuk melepaskan. Contoh: Abraham, Daud. Tapi di atas semuanya, ada nama Yesus yang diberikan pada kita.

Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." (Yoh 14: 14)
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. (Yoh 16: 23b)

Yesus berkata kepada kita untuk minta kepada Bapa dalam nama Yesus, atau minta kepada Yesus dalam nama Yesus, maka itu akan dikabulkan.

Begitu seseorang terima Tuhan Yesus, dia punya akses besar untuk menghadap tahta Tuhan.

Saat kita menghadap tahta Bapa dalam nama Tuhan Yesus, maka tidak mungkin ditolak, karena Bapa melihat Putra yang paling dicintaiNya dan pengorbanan Yesus.

Jika permintaan kita ternyata salah, Tuhan akan luruskan.

Kesaksian
P Agung mengunjungi ps Jack Sarah, di sekolah Alkitab di Betlehem. Ps Jack bercerita bahwa orang yang banyak membantu pendirian sekolah Alkitab adalah ps Andrew dari Belanda, termasuk koneksi untuk pendanaan. P Agung mengenal ps Andrew secara pribadi. Ps Andrew pernah bercerita bahwa akan mendirikan sekolah Alkitab di Palestina.
P Agung hanya punya harapan kecil: suatu kali akan mengajar di sekolah Alkitab itu. Roh Kudus ingatkan bahwa kerinduan kecil p Agung itu, walaupun p Agung sendiri sudah lupa, tapi Tuhan ingat dan mengabulkannya.

Berdoa bukan beban, atau menghabiskan waktu, tapi menghadap Tuhan untuk mengubah berkat kita, bahkan menulis ulang destiny kita.

Yosafat belum kenal Yesus, dia bawa nama Abraham, dan ternyata nama itu masih "laku" di hadapan Tuhan. Apalagi jika kita datang dalam nama Tuhan Yesus.

2. Perjanjian pribadi dengan Tuhan, yaitu nama yang Tuhan berikan
Nama "Yosafat" artinya Tuhan adalah hakim.
Yosafat datang menghadap Tuhan, meminta Tuhan membuat pengadilan bagi Israel.

Ada orang-orang yang diberi nama oleh Tuhan. Di depan Tuhan nama itu penting, karena merupakan perjanjian pribadi dengan Tuhan.

Gunakan nama yang Tuhan berikan pada kita saat menghadapkan masalah, karena itu merupakan perjanjian pribadi dengan Tuhan.

Contoh:
  • Daniel artinya Elohim adalah hakim.
  • Simon (buluh) jadi Petrus (batu karang)
  • Abram (the exolted father – bapa yang ditinggikan) jadi Abraham (bapa banyak bangsa)
  • Yakub (tukang jegal) – jadi Israel (pangeran Elohim)

Kadang perjanjian itu bukan nama, tapi sebuah rhema. Saat menghadap Tuhan, di sidang musyawarah atau tahta kasih karunia, hadapkan nama atau rhema itu, maka doa kita akan dijawab, dan hidup kita berubah.

3. Covenental favor – kemudahan dari Tuhan karena perjanjianNya
Orang Lewi maju berpedang sambil berkata-kata:

"Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!" (2Taw 20: 21b)

Kata "kasih setia" berasal dari kata Ibrani
chêsêd חסד (H2617), artinya covenental favor – kemudahan dan kemurahan Tuhan karena covenant/ perjanjian.

Ada kemurahan yang Tuhan berikan karena perjanjianNya dengan kita.

Contoh:
Perjamuan kudus – Yesus yang mati bagi kita. Di dalamnya ada
favor, kemurahan dan kemudahan dari Tuhan. Maka jemaat adalah milik Kristus, dan tetap dalam cover/ proteksi Tuhan.

Saat kita mengalami tekanan berat dari berbagai pihak: jangan marah atau panik, tapi hadapkan pada Tuhan. Karena kita punya akses kepada Bapa di surga.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yoh 1: 12)

Ilustrasi:
Anak punya prioritas akses. Tamu yang tidak disukai hanya diterima di pintu. Ada tamu yang diterima di ruang tamu, ruang makan, hanya saudara dekat yang boleh masuk dalam kamar.
Anak tidak perlu ijin untuk masuk ke seluruh isi rumah, tanpa tahapan maupun protokoler.

Di Perjanjian Lama kita harus lewat halaman, ruang kudus, ruang maha kudus. Tapi di Perjanjian Baru dikatakan: Yesus adalah pintu!

Saat kita menghadap Bapa, semua bisa berubah, bahkan bisa menyangkut hidup-mati seseorang.

Kesaksian:
Saat akan memimpin rombongan sebanyak 600 orang ke Israel beberapa tahun yang lalu, mami p Agung masuk ICU. P Agung hadapkan semua ke Tuhan: esoknya harus melayani banyak orang, tapi di sisi lain juga seharusnya menemani orang tuanya yang sedang di ICU. Saat p Agung bertanya apakah sudah waktunya mama p Agung "pulang"? Tuhan jawab: "sudah waktunya". P Agung kemudian minta ijin pada Tuhan untuk menyelesaikan tanggung-jawab-nya tanpa menelantarkan mamanya.
Mama p Agung mengijinkan p Agung pergi.
Sesampai rombongan di Israel ada berita bahwa mama p Agung sudah keluar dari ICU dan dirawat di kamar biasa. Sepulang dari Israel, p Agung sempat menemui mamanya.
Pada hari minggu jam 9 pagi, mami p Agung meninggal dengan tenang.

Doa itu bukan beban. Manfaatkan setiap kesempatan untuk berdoa, karena akses kita ke Bapa sangat besar.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064