Tuesday, January 31, 2012

12 Bakul 2 - Satu Rekening dengan Tuhan - Petrus Agung Minggu 22 Januari 2012 (sore)

Minggu 22 Januari 2012 17:00
Petrus Agung
12 Bakul 2 - Satu Rekening dengan Tuhan”


Dalam hidup sebagai orang percaya, ada “data musuh” = segala informasi yang didapat dari yang musuh katakan dan rencanakan. Data ini tidak boleh ditelan mentah karena bisa saja datanya palsu. Dalam Firman Tuhan – Tuhan sendiri sering membocorkan rahasia musuh

Contoh:
Elisa – memberi nasehat raja Israel untuk menghadang setiap gerakan musuh
Gideon – gentar karena hanya boleh bawa 300 orang. Untuk meyakinkan Gideon, Tuhan suruh Gideon masuk ke perkemahan orang Median, dan dengar percakapan di antara musuh tentang mimpi kehancuran pasukan musuh oleh Gideon

Orang china sebut tahun baru kali ini sebagai “the year of the dragon”, TAPI anak Tuhan seharusnya sebut tahun ini sebagai “the year of surplus prosperity”

Badai kasih: Setiap orang didorong buat satu kebaikan untuk satu orang – gerakkan sebanyak mungkin orang untuk melakukan hal ini.
Tanggal 4 Februari akan ada doa peperangan jam 17:00 – supaya kita bisa meminimalisir segala macam bencana yang akan ada.
Hukum Tuhan yang mendasari pelaksanaan badai kasih: di mana ada kebaikan ditabur – tidak pernah mungkin menuai bencana atau malapetaka.
Jika kita bisa didik jemaat dan masyarakat seluruh Indonesia untuk berbuat kebaikan bagi orang lain, maka dimana-mana bangsa ini akan ditutup oleh kebaikan-kebaikan, sehingga tidak akan ada tuaian masalah. Tidak ada dasar berpijak bagi setan untuk menghancurkan bangsa kita.
Badai kasih dimulai 1-14 Februari 2012. Kita buat satu kebaikan untuk satu orang setiap hari. Begitu kita tolong orang dan orang itu berterima kasih, minta agar orang itu juga melakukan kebaikan untuk orang lain. Sehingga menjadi sesuatu yang simultan dan terus-menerus.

Ada 12 suku, 12 rasul, 12 pintu gerbang, 12 tahta, 12 bakul.
Luk 22:30 – Ada pola yang sama dalam Alkitab PL dan PB, yaitu: Tuhan gemar ajak kita makan semeja dengan DIA. “Duduk makan semeja dengan Tuhan” berkaitan secara langsung dengan otoritas yang Tuhan berikan kepada kita.

Contoh pola yang selalu berulang:
  • Kel 18: 12-13 – Harun dan semua tua-tua Israel makan bersama Yitro di hadapan Allah. Pada ayat berikutnya (ay 14) ada pengangkatan hakim-hakim. Pola: makan di hadapan Tuhan – dilanjutkan dengan otoritas yang Tuhan bagikan dan berikan.
  • Why 3: 20-21 – ay 20 Tuhan makan dengan kita, ay 21 otoritas yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita.

Luk 22: 30 - “semeja” = satu bank dengan Tuhan
Bank artinya sebuah meja dimana uang ditaruh, dikelola dan menghasilkan keuntungan
Sebenarnya Tuhan ingin semua kita hidup dalam kelimpahan, sampai satu meja = satu bank dengan Tuhan, bahkan satu acount dengan Tuhan. Target Tuhan tidak pernah membawa kita melarat, tapi butuh iman untuk mencapai hal itu.

Yoh 21: 1-10
ay 5 – Yesus bukan bermaksud menanyakan keberhasilan/tangkapan murid-murid, tapi Tuhan meminta para murid untuk memberi SEDIKIT dari yang mereka punya – untuk lauk pauk makan.
Ay 9 – Ternyata Tuhan sudah punya ikan sendiri, tapi minta lauk pauk dari murid-murid, beberapa saja-tidak seluruhnya. Ini seperti Tuhan ingin berkata bahwa DIA punya bank dan sudah setor, dan DIA ajak kita untuk setor juga supaya kita satu bank – bahkan satu account dengan Tuhan.

Ketika Tuhan minta kita memberi bagian kita seperti yang DIA minta, bukan karena Tuhan tidak punya, tapi:
  1. Tuhan ingin tunjukkan keakraban/ keintiman/ kedekatan. Karena orang Yahudi hanya mau makan dengan orang yang akan punya hubungan yang panjang dengan dia. Artinya Tuhan sedang menawarkan persahabatan dengan Dia.
  2. Tuhan ajak kita semeja/ se-bank dengan DIA. DIA ambil beberapa bagian yang kita punya, dengan demikian kita sah semeja-satu bank-satu account dengan Tuhan ! Dan itu yang Tuhan ingin berikan dan kerjakan buat kita !

Tahun 1993 menjelang pelunasan pembayaran gedung gereja Permata – Tuhan berbicara kepada p Agung: berapapun yang p Agung punya – jangan dianggap milik pribadi. Tapi hadapkan ke Tuhan, dan kepada siapa Tuhan suruh salurkan- disalurkan. Yang disuruh simpan- disimpan. Sampai hari ini p Agung hidup dengan cara itu dan diberkati luar biasa.

12 bakul adalah surplus nya setelah ribuan orang kenyang. Pada hari anak itu rela serahkan 5 roti dan 2 ikan, dipecahkan Tuhan dibagikan untuk memberi makan banyak orang, hari itu dia satu meja dengan Yesus dan pulang membawa 12 bakul. Ini yang Tuhan mau dalam hidup kita.

Ada anak penari usia 9 th, yang ingin ke Rusia dan beriman – termasuk cara menjawab pertanyaan. Saat p Agung hadapkan ke Tuhan dan minta supaya anak itu diberkati – Tuhan berkata OK dan Tuhan tidak akan mengecewakan. Artinya p Agung yang harus bayari – karena p Agung satu account dengan Tuhan.

Saat kita jadi berkat bagi orang lain dengan suka cita – bukan lagi mengharapkan orang lain memberkati kita terus – hidup kita akan berbeda ! Kita tidak hidup karena kata orang, tapi karena kata Tuhan, melakukan semua yang Tuhan mau – bukan apa yang manusia dan daging kita mau, termasuk dalam hal keuangan.

Saat diminta Tuhan untuk memberkati – p Agung mengucap syukur karena masih dianggap bagian dari kerajaan Surga dan masih dianggap sahabat Tuhan. Tapi banyak orang justru curiga saat Tuhan minta untuk memberkati.

Jika kita percaya bahwa ini tahun “surplus of prosperity” – mari satu bank dengan Tuhan Yesus. Ini anugrah, karena kita bisa merdeka dalam hal keuangan.
Sambar SETIAP kairos Tuhan dengan cepat, karena semua yang kita butuhkan akan terbuka dengan cepat !

Tuhan berkata 2 hal kepada Musa:
  1. Tempat yang diinjak telapak kakimu AKU berikan kepadamu – pasif, tidak dengan tujuan tertentu.
  2. Tempat yang kau injak- AKU berikan kepadamu – aktif, menginjak dengan tujuan tertentu.
Dalam hidup p Agung ada yang tidak sengaja diinjak dan ada yang sengaja diinjak – dua-duanya akan jadi !
Contoh:
  • Saat p Agung KKN di desa – terpaksa membuat tugas mendirikan TK dalam waktu 1 bulan. Hari ini Tuhan berikan sekolah.
  • Di awal gereja lambat maju, kemudian ada ide untuk ganti dekor setiap minggu. Akhir Februari atau awal Maret – LED dipasang – dekor bisa ganti setiap detik.
  • Memberi makan tetangga yang kesulitan makan – menuai dapur umum

Dalam hidup kita tidak ada yang kebetulan: apapun yang diinjak maupun kita injak – tidak akan sia-sia, suatu hari akan berbuah luar biasa dan dahsyat ! Makanya saat kita berkati orang lain, nantinya kita akan tuai secara luar biasa – karena Tuhan tidak pernah berhutang !

Budaya barat sangat positif: saat orang lain mencapai suatu keberhasilan, mereka beri selamat dengan tulus.
Budaya Indonesia yang selalu melihat sisi kekurangan – membuat tidak bisa finish strong. Jika tidak kita buang, artinya kita menabur sebuah cacat, maka yang dituai adalah ke-cacatan yang sama. Motivasi mencela keberhasilan orang lain adalah iri hati dan kemarahan. Sikap ini tidak membuat kita maju
Mari kita kembangkan semua yang baik, mulia, sedap didengar, ubah mental kita menjadi mental kerajaan Tuhan.

link rekaman MP3 (pilih salah satu):
http://www.sendspace.com/file/vjgf2s
http://www.mediafire.com/?4662hbz8o0de5gm
http://www.4shared.com/mp3/vtg8RUVA/12_Bakul_2_-_Satu_Rekening_den.html

Monday, January 30, 2012

Iman dan Kesabaran - Petrus Agung Sabtu 21 Januari 2012 (peperangan rohani)

Sabtu 21 Januari 2012
Petrus Agung
Iman dan Kesabaran”


Setiap tubuh Tuhan punya panggilan yang unik di hadapan Tuhan. Dan keunikan itu adalah cara Tuhan bergerak di tengah-tengah kita, dan memakai kita untuk menggenapkan semua rancangannya atas dan lewat kehidupan kita.

Kemanapun p Agung pergi menjumpai stikma/ciri untuk kota Semarang, yaitu kota tempat orang-orang kikir, pura-pura miskin dan tidak berani investasi. P Agung bertanya kepada Tuhan: mengapa ?
Hampir 21 th yang lalu Tuhan minta p Agung membuka gereja- walau merasa tidak mampu- akhirnya nurut.
1991 (belum 1 th bergereja) saat p Agung doa – Tuhan hadir dan bertanya tentang Yusuf. Yusuf mimpi di usia 17 th, kenyataan janji dari mimpinya didapat Yusuf di usia 30 th. Artinya ada 13 th waktu penantian. P Agung lahir baru maret 1979 (kegerakan pelajar) – dan tahun 1992 kelompok sangkakala akan berumur 13 th. Kemudian Tuhan janjikan bahwa Maret 1992 Tuhan akan berikan sesuatu yang besar.

Februari 1992 ada bekas diskotik di jual di daerah Permata Hijau dengan harga 265 juta. Jumlah jemaat sekitar 150 orang. Uang yang ada 5 juta. Ijin gereja keluar dalam 2 bulan. Kemudian sepertinya datang pertolongan: tawaran pinjaman dari bank. Ada orang-orang yang diijinkan hutang bank, tapi ada orang-orang tertentu yang sebenarnya Tuhan tidak ijinkan – tapi manusianya memaksa. Bukan karena bank-nya jahat, tapi karena Tuhan akan bawa dalam pengalaman yang luar biasa. Dalam 2 minggu pinjaman uang cair dan pembayaran kepada pemilik gedung lunas, namun kepada bank itulah awalnya.

JKI alami babak baru saat p Agung ikut KKR Benny Hinn di Charllotte, North Carolina (1994). Dalam seminar temanya urapan dobel porsi Elia dan Elisa. P Agung mendapat rhema: “saat sampai di Yerikho, kita akan berhadapan muka dengan muka dengan setan (face to face with the devil). Jika saat itu kita menang – Yerikho akan runtuh”. Di rumah p Adi Sutanto, p Agung mimpi dan alami “face to face with the devil”, dan menang.
Sepulang kembali ke Indonesia, di bulan yang sama, berkat keuangan gereja mengalami terobosan yang besar sampai saat ini. Peristiwa ini selalu ingatkan p Agung tentang pentingnya peperangan rohani.

Peperangan rohani akan memperluas teritorial kita, ambil belum yang didapatkan, karena Tuhan beri kita jatah yang besar.

Dan 10: 1 (baca seluruh fasal)
Firman benar, tapi waktu yang ditetapkan ternyata panjang. Alkitab berkata bahwa kita akan menang dan mendapatkan buahnya karena ada iman dan kesabaran.
Kesabaran artinya antara apa yang Tuhan janjikan dengan kenyataannya membutuhkan waktu. Berapa lamanya – tidak jelas, karena waktu di tangan Tuhan.
Gap waktu inilah yang seringkali dimanfaatkan setan untuk memperdaya kita dan membuat kita hilang kesabaran.

Ada 2 spirit yang bekerja membuat anak Tuhan habis kesabarannya:
  1. roh yang mencuri iman kita – seperti burung yang makan benih Firman yang jatuh di pinggir jalan. Roh ini menggoyahkan iman banyak orang percaya, dengan segala macam perkataan mencoba meragukan dan mempertanyakan janji Tuhan – dan beberapa orang kena dan menjadi pahit. Orang yang pahit tidak bisa diajak bicara dan sudah terlalu berani dengan Tuhan. Artinya orang tersebut terkena umpan setan, dan akhirnya imannya diambil setan. Hidup kita dalam tangan Tuhan – Tuhanlah yang tahu kapan waktu yang tepat untuk penggenapannya.
  2. roh yang memberi beban berat, tekanan dalam kehidupan kita.

Kesaksian: WL sekaligus pengusaha dari Bali, tas nya berisi dompet dan IPAD dicuri orang. Dompet ditemukan seseorang, kartu-kartu utuh, dan dikembalikan. Pengusaha tersebut mengantar orang-orang yang mengembalikan dompet itu ke rumahnya karena hari hujan. Rumahnya sederhana dan berisi 10 orang. Mereka meminta diberi “siraman rohani”, ujungnya semua anggota rumah tersebut hari itu juga terima Tuhan Yesus.

2 roh di atas harus diperangi dan tidak boleh diijinkan masuk – karena jika tidak akan membawa banyak korban: membuang iman, membuang keselamatannya.
Jangan biarkan setan memperdaya kita !

Yang akan diperangi:
  • roh yang memberikan beban berat – kuk palsu dari iblis
  • roh kebekuan yang mencoba padamkan api cinta Tuhan dalam hidup kita
  • roh pemberontakan dan perpecahan – mencoba mengoyak jala dan Tubuh Tuhan
  • roh penyesatan dan kepalsuan – kelihatannya baik, tapi menarik orang kepada hal yang salah
  • roh ketamakan – selama tamak, Tuhan berat untuk memberkati kita karena kita tidak bisa bersyukur
  • bencana dan wabah penyakit
  • roh kemarahan
  • roh hawa nafsu
  • roh antikris
  • roh kebangkrutan dan kebebalan
  • roh naga tua

links rekaman MP3 (pilih salah satu) :
http://www.sendspace.com/file/mitdce
http://www.mediafire.com/?tmmthyu652nn0f0

Friday, January 27, 2012

Apatisme itu Membunuh - Petrus Agung Jumat 20 Januari 2012

Jumat 20 Januari 2012
Petrus Agung
Apatisme itu Membunuh”


Saat di Jepang ada kenyataan yang aneh: Jepang maju dan menguasai ekonomi, tapi setiap harinya ada 90 kasus bunuh diri. Ini berarti sekitar 300 ribu orang mati bunuh diri per tahun (data 2011). Ini aneh karena Jepang makmur dan kaya, semua fasilitas ada, tapi warganya tidak kuat menanggung deraan kehidupan. Ini adalah fakta yang tidak sehat.

Konsep apatisme modern dikenal sejak awal perang dunia pertama, yaitu ketika banyak tentara yang hidup dan tinggal di selokan-selokan perlindungan di tengah peperangan. Mereka melihat tubuh-tubuh teman-temannya hancur kena bom dan peluru. Kondisi yang mengerikan ini mengakibatkan jiwanya guncang dan disconnect dengan lingkungan sekitar/sosial.
Apatisme artinya orang yang tidak lagi merasakan kesakitan, duka, apapun di perasaannya.

Apathea (=Yunani) = in sensibility to suffering = tidak punya kepekaan terhadap penderitaan, terutama penderitaan orang lain, bahkan terhadap penderitaannya sendiri. Tidak ada passion, gairah, semangat – seperti robot

Apethatic = menunjukkan sedikit sekali keperdulian dan un-responsif – Tidak punya respon kepada hal-hal yang seharusnya mereka respon, atau tidak memiliki respon seperti manusia normal.

Contoh di Alkitab: Kota Samaria dikepung musuh, di dalam kota terjadi kelaparan hebat. Nabi bernubuat tentang pembalikan keadaan, tapi seorang komandan pasukan menangggapi dengan apatis dan tidak percaya. Karena apatis, saat nubuatan terbukti, komandan tersebut melihat kenyataan pembalikan keadaan dan kelimpahan, tetapi mati terinjak-injak.

Ada banyak janji Tuhan dalam hidup kita, jika belum digenapi, mari teladani Abraham: tetap percaya bahwa Tuhan yang berjanji, maka Tuhan juga yang sanggup menggenapi. Namun jika kita apatis, menjadikan pesan Tuhan sebagai gurauan, maka janji tersebut akan batal dan tidak akan ada terobosan apapun dalam hidup kita.

Apatisme terhadap janji Tuhan akhirnya membuat seseorang juga apatis dan tidak perduli terhadap Tuhan sendiri, dari sini timbul ide komunisme dan atheis. Orang yang berkata bahwa Tuhan tidak ada – artinya memungkiri banyak fakta bahwa Tuhan ada.
Padahal jika kita baca firman, renungkan, dan ijinkan Roh Tuhan bawa kita dalam pengalaman, maka kita dapati bahwa segala sesuatu perlu waktu. Namun banyak orang tidak sabar, dan akhirnya jadi ketidak percayaan terhadap Tuhan, bahkan meragukan keberadaan Tuhan. Hari-hari ini ada spirit yang mencoba mencuri iman kita, mencoba melenyapkan kepercayaan kita, mencoba menggoyahkan apa yang selama ini kita yakini. Dan semua diawali dengan apatisme.

Ada juga orang yang apatis terhadap diri sendiri, sebagian sadar – sebagian tidak.
Contoh: Kain membunuh Habel karena merasa bahwa sampai kapanpun tidak bisa menang dari adiknya.
Orang yang marah dengan orang lain, marah dengan sekitar sebenarnya apatis terhadap dirinya sendiri, merasa tidak yakin bahwa dia bisa maju/ kerja.

Menghadapi apatisme:
  1. Perangi dan hancurkan roh yang mencoba mencuri iman kita.
  2. Perangi roh yang membuat kita apatis dan frustasi terhadap diri sendiri.

Orang yang tidak apatis berani ber-adu ide, kebaikan, kualitas kehidupan, kreativitas, tanpa black campaign.
Orang yang melakukan black campaign adalah orang yang apatis terhadap diri sendiri: yakin tidak mungkin menang, tapi ingin menang.

Percaya bahwa ada Tuhan yang bisa memberi kita hidup baru, masa depan yang luar biasa, bahkan membangkitkan orang yang mati.

Link MP3 khotbah (pilih salah satu): 
http://www.sendspace.com/file/9ktlfh
http://www.mediafire.com/?8j5a9pcmw0du47t
http://www.4shared.com/mp3/P74wBnLg/20120120_Apatisme_Itu_Membunuh.html

Wednesday, January 25, 2012

Doa yang Dijawab bagian 1 - Petrus Agung 25 Januari 2012

Selasa 24 Januari 2012 – 19:00
Petrus Agung
Doa yang Dijawab bagian 1”


Ada satu lagu berjudul “Dia hanya sejauh doa”. Tapi kenyataannya dalam kehidupan banyak yang merasa bahwa doa jauh sekali. Doa sering dinaikkan tapi kita merasa tidak ada hasilnya dan tidak ada yang signifikan dengan doa. Karena banyak orang yang mengalami gagal dalam doa-doa mereka ketika mereka punya pergumulan.

Bagian 1: Tahapan-tahapan untuk mengidentifikasi semua persoalan dan pergumulan dalam kehidupan kita

Doa adalah komunikasi manusia dengan Tuhan.
Komunikasi bisa lancar jika cara pandang dan cara pikir kita sama dengan Tuhan.
Bagian 1 ini adalah belajar menempatkan persoalan pada proporsinya dan kaitannya dengan doa.
Sebagian besar orang berdoa karena punya kebutuhan dan persoalan.
Harusnya doa didorong oleh kerinduan kita untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan kenal Tuhan lebih lagi.
Persoalan selalu dari iblis karena Tuhan tidak pernah membari kita persoalan.
Mat 4:1 – Yang membawa Yesus ke padang gurun adalah Roh Tuhan, dan tujuannya untuk dicobai iblis.
Dengan dasar ayat ini kita bisa tempatkan persoalan dalam perspektif Ilahi.
Pencobaan, masalah, pergumulan kita tidak boleh dipandang semuanya jelek dan dibuang dari kehidupan kita.
Jika Roh Tuhan yang membawa Yesus untuk dicobai, maka sebenarnya tidak ada peluang untuk kalah !
Jika kita juga mengalami dibawa Roh Kudus, dan Tuhan kemudian mengijinkan kita melewati pencobaan/ persoalan/ pergumulan/ tekanan, maka hidup kita di disain untuk tidak pernah kalah karena kita di dalam Kristus dan Kristus sudah mengalahkan dunia.

1. Persoalan Adalah Sebuah Kesempatan
Yakobus 1: 2-4 – Pada ayat 4 dikatakan tek kekurangan sesuatu apapun (= wanting nothing). Artinya kita hidup dalam kecukupan dan kelumpahan yang luar biasa sampai tidak ada lagi yang kita butuhkan karena tidak kekurangan apapun. Ujungnya “wanting nothing” (ay 4), tapi entry point-nya di (ay 2)
(new living translation) kapanpun persoalan menghadang jalan kita – biarkan itu jadi kesempatan !
Iblis merencanakan persoalan untuk menghancurkan kita, Namun RK ajarkan bahwa persoalan bisa kita jadikan kesempatan untuk suatu saat setelah melalui semuanya kita alami “wanting nothing”

Dalam negara yang masih berkembang seperti Indonesia, kesempatan sangat luas untuk naik ke atas dan terpromosi. Negara-negara lain yang sudah solid dan teratur, tiba-tiba sadar bahwa kesempatan makin sedikit, makin jarang dan makin tertutup. Setiap goncangan membuka celah-celah baru (=opportunity/ kesempatan).

Persoalan adalah kesempatan untuk naik, berkembang, maju, dan menciptakan banyak hal yang tidak dipikirkan orang sebelumnya

Contoh: Suatu saat McDonald antri burger, sangat lama karena dimasak satu persatu. Dari persoalan ini muncul opportunity: Mc donald menciptakan fast food “McDonald”
Begitu kita menghadapi persoalan, berdoalah: “kesempatan apa yang sedang dibuka Tuhan bagi ku?”
Sebagian besar penemuan-penemuan hebat, selalu muncul dari persoalan-persoalan yg dihadapi seseorang, dan dengan bijak dan jenius orang tersebut menggunakan kesempatan untuk sehingga menciptakan penemuan-penemuan ajaib sehingga naik dan melambung tinggi.
Semakin kita ditantang orang lain, dijahati orang lain, semakin tekanan begitu banyak, kita bersyukur atas kesempatan yang Tuhan berikan bagi kita.
Tidak semua persoalan bisa hancurkan kita, karena tergantung bagaimana respon kita, karena ketika persoalan datang – kita jadikan sebuah kesempatan.

Katakan: “Tuhan, aku tidak mau membiarkan persoalanku jadi hanya persoalan. Biarkan ini jadi sebuah kesempatan”
Dengan begitu cara doa kita akan berbeda, perspektif kita melihat persoalan juga berbeda. Setiap kali ada masalah kita akan berkata bahwa “ini kesempatan”

Saat Steve Jobs (pendiri Apple corp.) meninggal yang mengucapkan belasungkawa pertama kali adalah pimpinan Microsoft yang mengatakan bahwa Apple adalah pesaing yang baik, yang membuat Microsoft harus terus berkembang berinovasi lebih lagi.

Minta Tuhan membuka mata rohani kita, supaya kita bisa melihat bahwa setiap persoalan adalah kesempatan yang Tuhan beri.

Contoh:
keluarga yang sakit – kesempatan untuk menunjukkan perhatian dan kasih kepada yang bersangkutan.
Murid bermasalah – kesempatan bagi seorang guru mengubah hidupnya
ekonomi terjepit – kesempatan untuk alami mujizat keuangan.

2. Setiap Tekanan/pressure Memberikan Kita Kekuatan Rohani
Kis 14: 21-22
Pernyataan Firman ini aneh, karena mengatakan bahwa untuk masuk kerajaan Allah kita harus alami banyak sengsara. Karena di satu sisi kita diajarkan bahwa Yesus sudah mati buat kita, namun mengapa untuk masuk ke dalam kerajaan Allah harus mengalami harus mengalami banyak sengsara? Di mana persoalannya ?


Sengsara = tribulation (Inggris) = θλίψιςa (thlipsis = Yunani)
Artinya a great emotional and spiritual stress cause by external or internal pressure , sebuah tekanan yang besar di emosi, jiwa dan roh kita yang disebabkan oleh tekanan di luar atau di dalam.
Kesengsaraan adalah suatu kondisi ketika emosi, jiwa, atau rohani kita mengalami tekanan/stress yang disebabkan oleh tekanan dari luar atau dari dalam.

Untuk apa Tuhan bawa kita dalam kondisi ditekan?

Analogi:
1. Seekor kupu-kupu yang akan keluar dari dalam kepompong. Salah satu kepompong lubang keluar diperlebar, akibatnya kupu-kupu keluar dengan mudah. Sedangkan yang celahnya tidak diperlebar berjuang dan bergulat selama beberapa waktu hingga bisa menembus lubang yang kecil.
Yang dibantu – keluar tanpa pressure/tekanan, setelah keluar tidak bisa terbang
Yang tidak dibantu – mengalami tekanan, setelah keluar bisa terbang.
Saat berusaha melewati lubang kecil, sebenarnya Tuhan desain itu sebagai alat untuk menguatkan otot-otot sayapnya sehingga semakin kuat.
Tekanan seringkali tidak enak, tetapi Tuhan ijinkan tekanan berlaku dalam kehidupan kita sebagai pelatihan untuk memperkuat hidup kita.

2. Alat kesehatan berbentuk tabung, ditutup rapat, seperti kapal selam yang dibawa menyelam ke dasar laut. Tekanan/pressure udara dalam tabung luar biasa. Selama mengalami tekanan/pressure, diminta menghirup oksigen sambil menonton film, proses berlangsung selama 2 jam. Cara kerja alat adalah ketika tubuh manusia diberi tekanan tertentu akan meningkatkan asupan oksigen ke tubuh hingga 20x lipat dibanding saat tanpa tekanan, sehingga menjadi lebih segar dan sehat.

Begitu tekanan muncul di hidup kita, dan reaksi kita mengomel, menggerutu, bicara yang sia-sia, dengerin perkataan orang yang tidak percaya, kumpul dengan pencemooh yang meragukan semuanya; maka ini seperti menghirup racun, akhirnya jadi kepahitan.
Reaksi yang Tuhan inginkan adalah kita datang ke Tuhan, menyembah, menikmati atmosfir “oksigen surgawi”.

Dalam tekanan : selektif memilih teman ! Jika teman kita perkataannya negatif terus dan tidak membawa kita dalam hadirat Tuhan, maka kita akan keracunan.

Apapun yang Tuhan ijinkan terjadi: di belakangnya ada berkat yang ajaib !
Jika kita mengerti hal ini, maka kita bisa menyikapi dengan mengucap syukur, supaya hadirat Tuhan yang kita “hisap dan serap” bisa 20x lipat lebih banyak dari yang lain. Orang yang keluar sebagai pemenang setelah menghadapi semua pressure dengan datang dan masuk dalam hadirat Tuhan, maka dia akan lebih segar, lebih kuat, lebih punya kemampuan terbang dibanding mereka yang tidak pernah alami pressure.

Maka doa kita harus berubah !
  1. Saat ada persoalan, katakan bahwa itu bukan problem tapi kesempatan.
  2. Saat menghadapi tekanan, katakan bahwa ini kesempatan bagiku mendapat yang Ilahi 20x lipat lebih banyak dibandingkan orang-orang lain, masuk dalam hadirat Tuhan, menyembah, baca Alkitab sebanyak mungkin, bercakap-cakap dengan Tuhan, maka yang masuk di roh kita akan jauh lebih luar biasa

3. Saat manusia Tidak Berdaya dan Menyerah - adalah Saat bagi Kuasa Allah untuk Bekerja dengan Sempurna2 kor 12 : 7-10 – Paulus adalah orang aneh karena suka dalam penganiayaan? Tapi ini rahasia kerendahan hati.

Saat menghadapi persoalan, ketika problem di luar batas kemampuan kita, maka ke-tidakmampuan/ke-tidaksanggupan manusia kita akan ter-ekspose keluar.
Di titik itu jika kita menyikapi dengan mengakui ketidakmampuan-ketidakberdayaan-ketidaksanggupan kita, maka saat itulah KuasaNya menjadi sempurna karena kita sampai pada penyerahan yang total kepada Tuhan.

Maka saat ada problem datang, semakin cepat kita sadar ketidakmampuan kita, maka makin Kuasa Tuhan bekerja dengan dahsyat, karena di dalam kelemahan kita Kuasa Tuhan menjadi sempurna.

Roma 8:26
Ayat 26: Begitu kelemahan kita mentok, tidak berdaya, kekuatan kita habis; Roh Tuhan akan takeover/ambil alih – jika kita menyerah. Tapi jika kita kepahitan maka tidak ada pertolongan. Yang berdoa adalah Roh Tuhan di dalam kita.
Ayat 27: Yang berdoa Roh Tuhan. Karunia bahasa Roh penting, karena itu saat Roh Tuhan berkeluh kesah dalam kita dan sesuai dengan kehendak Tuhan yang sempurna.
Ayat 28: Allah bekerja dalam segala sesuatu: persoalan diubah jadi kesempatan, pressure diubah jadi kekuatan. Tujuannya mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia dan terpanggil sesuai rencana Allah.

Jika kita problem yang berat, ter-ekspos kelemahan kita, inilah saat kita menyerah. Saat kita menyerah, Tuhan yang ambil alih.
Kesaksian: Pengalaman p Agung di Dusseldorf Jerman saat kehilangan tas yang berisi paspor dan visa USA.

Tuhanlah yang akan masalah di titik kita sudah tidak berdaya, maka itulah saatnya kita dtg kepada Tuhan menyerah dalam pimpinan Roh Kudus maka Tuhan yg akan menyatakan kuasanya dengan dahsyat.



Link MP3:
http://www.sendspace.com/file/7letyj
http://www.mediafire.com/?84dz6q5957sa29q
http://www.4shared.com/mp3/JuZ-kRzI/20120125_Doa_yang_Dijawab_1_-_.html
 

Friday, January 20, 2012

20120101 Maukah Engkau Sembuh (Pesan Tuhan di Pergantian Tahun 2011-2012 sesi 3) - Petrus Agung 1 Januari 2012

Minggu 1 Januari 2012 – 07:00
Petrus Agung
Maukah Engkau Sembuh” (Pesan Tuhan di Pergantian Tahun 2011-2012 sesi 3)

Luk 17: 11-19 – Dalam kisah seolah-olah Tuhan mengikuti keinginan kita.
Apa yang Roh Kudus wahyukan kepada kita tentang Tuhan Yesus – sebagaimana pewahyuan itulah anugrah, pertolongan dan berkat yang kita terima.

Di kejadian lain – Tuhan menyentuh si sakit atau memperkatakan sesuatu. Dalam kisah ini saat dengar seruan 10 orang kusta – Tuhan perintahkan untuk pergi ke imam untuk memeriksa penyakit mereka, karena imam yang berhak menyatakan mereka tahir.

10 orang kusta memanggil Yesus sebagai guru = epistates (Yunani) = komandan.
Mereka memanggil Tuhan Yesus sebagai komandan karena percaya bahwa apapun yang Tuhan Yesus katakan pasti jadi. 10 orang kusta tersebut mendapat pewahyuan untuk memanggil Yesus sebagai komandan, dan bertindak sesuai pewahyuan tersebut.

Tuhan ingin hubungan 2 arah antara Tuhan dengan manusia: antara Tuhan dan Roh Tuhan yang ada di dalam kita, bukan antara Roh Tuhan dengan daging kita.

Pewahyuan bermacam-macam, dan kadang aneh
Misal perwira yang anak buahnya sakit dapat analogi pewahyuan dari Roh Kudus dan dilaksanakan – maka terjadi sebagaimana yang dia percayai !
> Penting bagi kita untuk memegang apa yang kita yakini dan kita percayai.
> Pada setiap orang Tuhan memberikan pewahyuan-pewahyuan yang sangat spesial. Dari pewahyuan itu kita mendapat apa yang Tuhan janjikan, karena yang memberikan pewahyuan adalah Roh Kudus.

Contoh lain: wanita yang pendarahan 12 th, uang habis untuk berobat dan tidak ada hasilnya. Suatu hari dia dengar berita-berita tentang Yesus, dan Tuhan lewat di depannya. Timbul ide: “jika aku bisa jamah ujung jubahNya saja, maka aku akan sembuh”. Ide ini dari Roh Tuhan karena Alkitab berkata bahwa semua perbuatan dan keinginan, itu Tuhan yang kerjakan di dalam kita.
Semua kebenaran yang muncul dalam kehidupan kita, biasanya Roh Kudus beri analogi secara sederhana sehingga kita bisa menangkap dan mengerti, lalu kita kerjakan seperti yang kita yakini – maka akan terjadi !
Pada peristiwa itu manusia Yesus tidak tahu dan pasif, bahkan tidak mengerti keberadaan wanita tersebut.
> Apapun yang Tuhan ajarkan dan katakan, jika masuk ke hidup kita maka akan merubah banyak. Sayangnya banyak orang membatasi Roh Tuhan berbicara secara luas.

Tuhan selalu berurusan dengan hati – selama hati kita benar dan membiarkan Roh Kudus ajari, maka yang ajaib akan terjadi dalam hidup kita
Berdoa – percaya seolah-olah kita sudah menerima = iman

Bartimeus saat dipanggil Yesus – yang dilakukan pertama adalah menanggalkan jubahnya yang menandakan bahwa dia buta dan boleh mengemis. Sekian detik berikutnya terjadi kesembuhan sesuai imannya.
> Percaya kepada Tuhan, ijinkan Roh Kudus ajari kita
Dalam proses belajar tidak semua berjalan mulus

Saat p Agung bercerita tentang mendapat arloji, seorang dari Mahanaim hanya berkata: “aku terima favor” yang sama, akhirnya dapat arloji yang sama.
> Dengan Tuhan segalanya main di hati – asal hati kita benar di hadapan Tuhan, ada apapun kita belajar ceritakan ke Tuhan, biarkan Roh Tuhan ajari dan didik kita, maka kita akan lihat sesuatu yang ajaib terjadi dalam kehidupan kita.

Contoh lain:
Jack Canfield, penulis “Chicken Soup for the soul”, pernah bercerita bahwa ia pernah mengadakan sebuah pesta kostum disaat ia masih muda. Aturan dress code dalam pesta itu cukup unik, yaitu tiap orang yang menghadiri pesta harus menggunakan pakaian seolah-olah seperti apa yang mereka inginkan terjadi dalam hidup mereka beberapa tahun mendatang. Misalnya ada yang ingin menjadi pengusaha, artis, seniman, lawyer, dokter atau apa saja, maka ia harus mengenakan kostum seperti yang ia inginkan.
Bertahun-tahun kemudian Jack Canfield melihat-lihat kembali foto-foto masa mudanya, ia gemetar karena satu-persatu temannya jadi seperti apa yang mereka kenakan pada pesta itu.
Ini sebenarnya IMAN – Tuhan ajarkan kita berdoa dan percaya seakan-akan kita sudah menerimanya

Hal sama dilakukan Yakub kepada Yusuf: di masa muda Yusuf, yaitu memberi jubah penguasa. Sekian belas tahun kemudian Yusuf sungguh-sungguh mengenakan jubah kerajaan Mesir, jadi bangsawan dan penguasa yang luar biasa atas seluruh Mesir.

Pengemis Bartimeus yang buta – di jaman itu ada jubah pengemis, menandakan orang yang mengenakan berhak mengemis. Saat Tuhan memanggil Bartimeus, dia berdiri dan hal pertama yang dilakukannya adalah menanggalkan jubahnya. Seolah-olah dia berkata dengan yakin bahwa jika bertemu Yesus dia akan sembuh dan tidak perlu mengemis lagi. Maka Bartimeus sembuh sesuai imannya.
> Percaya kepada Tuhan, ijinkan Roh Tuhan mengajari kita. Dalam proses belajar – tidak semua mulus, tapi semua akan ajaib. Bahkan bagaimana cara kita menggunakan uang kita kita harus belajar dari Tuhan.

Kesaksian: p Yusak digerakkan Tuhan untuk menutup biaya sekolah temannya yang sedang cerita tentang kesulitan keuangannya, lalu Pak Yusak tanya ke orang itu hingga 3x, padahal p yusak orang yang cuek.
P Agung dengar hal itu dan bertanya kepada Tuhan, mengapa hambaMu berbuat spt itu. Lalu Tuhan berkata, uangnya kurang. P agung bertanya lagi lalu harus bagaimana, Tuhan jawab: “separonya p Agung”. Maka p Yusak kaget, bagaimana p Agung bisa tahu bahwa dia disuruh Tuhan menutup kekurangan uang temannya, tapi uangnya kurang? Itu karena p Agung bertanya kepada Tuhan.
> Ajak bicara Tuhan yang ada di dalam kita – karena banyak hal yang ingin DIA ceritakan pada kita.

Dalam setiap hal kecil: perhatikan peringatan dari Roh Kudus, turuti, maka akan ada hal-hal yang lebih luar biasa. Lihat contoh orang-orang yang diberkati dan terima mujizat dengan cara yang sangat simple: hanya karena nurut Tuhan.

Saat kita taati yang Dia katakan – seringkali melalui dorongan hati yang sangat simple dan kecil – hanya seperti bisikan, dan hanya bisa kita bedakan jika kita bergaul dengan Dia.

> Segala sesuatu kuncinya jika Tuhan senang – selesai. Yang tahu apa yang Tuhan senangi hanya Roh Kudus yang tinggal di dalam kita, Dia akan setiap saat memberitahu kita apa yang harus kita lakukan, dan seringkali hanya merupakan dorongan sederhana dan sangat kecil.

Yoh 5: 1-9 – Orang ini tidak mempunyai iman. Tuhan perhatikan dia karena sudah terlalu lama sakit – 38 th. Si sakit sembuh duluan – baru mengangkat tilam
> Bagi yang sudah terlalu lama alami goncangan – Tuhan akan datangi satu persatu dan bertanya: maukah engkau selesai/sembuh ?
Dalam kisah kolam Betesda Tuhan baru urusi masalah dosa orang tersebut setelah dia sembuh. Artinya sakitnya itu karena dosa

Fase terberat dalam hidup PAP adalah saat gereja Permata hampir dilelang. Karena posisi saat itu terjepit – apapun yang Tuhan perintahkan: dilakukan – walau sangat malu. Saat hampir deadline, Tuhan menawarkan maukah kamu bebas dari jerat Hutang? Pakai caraKu bukan caramu.Tuhan perintahkan p Agung untuk korban, dilakukan, selesai.
Saat hati kita tertuju kepada Tuhan, maka Tuhan akan atur dengan luar biasa. Begitu Tuhan datangi kita, maka semua pergumulan dan pergulatan akan beres.

Link rekaman MP3:

Thursday, January 19, 2012

Memilih Didikan Tuhan 1 - Petrus Agung 15 Januari 2012

Minggu 15 Januari 2012

Petrus Agung
“Memilih Didikan Tuhan 1”


link rekaman MP3 kebaktian pagi:
http://www.sendspace.com/file/w04irk
http://www.mediafire.com/?edw717o7kn59718
http://www.4shared.com/mp3/PQwk4ZgU/Memilih_Didikan_Tuhan_1__pagi_.html

link rekaman MP3 kebaktian sore:
http://www.sendspace.com/file/r1i69q
http://www.mediafire.com/?wce85g7cjtbvy8x
http://www.4shared.com/mp3/4OtjUGM7/Memilih_Didikan_Tuhan_1__sore_.html

Gabungan Kekuatan Imam dan Raja - Petrus Agung (Pesan Tuhan di Pergantian Tahun 2011 – 2012 bagian 2)

Pesan Tuhan di Pergantian Tahun 2011 – 2012 bagian 2
Gabungan Kekuatan Imam dan Raja
31 Desember 2011
Petrus Agung


Hak kesulungan sepertinya hanya kata-kata, namun ternyata efeknya sampai sekian ribu Tahun, yaitu ada perbedaan antara negeri Israel yang limpah dengan negeri Yordan milik keturunan Esau yang tandus.
> Jangan anggap remeh perkara-perkara rohani, karena itulah yang merubah kehidupan kita dan yang Tuhan sediakan bagi kita.

Ada 2 tokoh PL yang punya peran unik, yaitu Yusuf yang dipakai Tuhan untuk membawa bangsa Israel masuk ke mesir, dan Musa yang dipakai Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir
1. Tuhan Ingin Memulihkan Kita
Kej 41: 42-45
Yusuf dinikahkan dengan Asnat – anak potifera imam di on, nama potifera ini mirip dengan nama potifar pegawai firaun yg telah memasukkan yusuf ke penjara selama kurang lebih 13th tanpa berbuat salah.

Sebenarnya kedua nama ini dalam bahasa aslinya sama, namun ini 2 pribadi yang berbeda.
Apakah ini kebetulan? Nama orang yang memasukkan Yusuf ke penjara dan nama mertua Yusuf sama !
Tuhan ingin menghapus luka, kekecewaan, dan apapun yang buruk di masa lalu Yusuf. Tuhan memulihkan Yusuf, sehingga nama anak pertama Yusuf adalah Manasye (=Allah membuat Yusuf lupa akan penderitaannya)

> Tuhan ingin kita tidak punya luka dengan siapapun. Bahkan semua pengalaman buruk dan trauma masa lalu – Tuhan ingin hapus semuanya dan mengubahnya menjadi suatu kemuliaan.

Pola ini diulang-ulang Tuhan, misal di Yoh 21: 9 – 18
Yesus bertanya 3x kepada Petrus di depan perapian: “apakah engkau mengasihi Aku” . Ini karena Petrus menyangkal Yesus 3x di depan perapian. Luka melihat perapian dan penyangkalan Petrus itulah yang disembuhkan Tuhan.
Setiap kali luka hati kita sembuh itu tanda bahwa proses Tuhan dalam hidup kita pada tahapan itu SELESAI dan menang. Ijinkan Tuhan menyembuhkan luka hati kita. Saat kita ijinkan Tuhan sembuhkan, kita akan lupa dengan penderitaan masa lalu kita, artinya proses Tuhan dalam hidup kita pada tingkatan ini selesai !

2. Kekuatan Raja dan Imam
Kej 41: 42-45
ay 43 – Yusuf dilantik oleh firaun, namun belum cukup untuk Yusuf mulai menjalankan tugasnya. Yusuf baru mulai kerja di ayat 46. Di ayat 45 Firaun menikahkan Yusuf dengan Asnat
Yusuf punya 2 cincin, yaitu cincin otoritas atau cincin meterai dari Firaun dan cincin imam yang diberikan oleh Potifera – imam di On
Dengan kekuatan 2 cincin itulah Yusuf bisa menarik dan membawa masuk keluarga Israel dan tinggal di Gosyen selama beberapa ratus tahun, terpelihara dan berkembang biak dengan luar biasa.

Persamaan dengan Musa ada di Kis 7:22 – Musa berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya.
Musa dikenal sejarah sebagai jendral Mesir yang bisa memukul balik serbuan 1 juta tentara Ethiopia. Musa punya cincin otoritas dari Mesir karena dia anak pungut putri Firaun.

Kel 2:16-22
Musa juga punya 2 cincin yaitu cincin Mesir yang membuat Musa berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya, yang kedua saat Musa menikah dengan Zipora anak Yitro seorang imam di Midian – maka Muasa mendapat cincin imam.

Dua tokoh yang membawa bangsa Israel masuk ke Mesir dan keluar dari Mesir sama-sama punya 2 cincin.
Kita sedang dibawa Tuhan menjadi Yusuf-Yusuf akhir jaman, dimana lewat kehidupan kita akan dibangun lumbung-lumbung yang akan memberi makan bangsa dan memberi makan bangsa-bangsa, maka jika kita ingin masuk masa itu – dalam hidup kita harus ada 2 cincin yang digabungkan menjadi satu kesatuan, yaitu:


  1. Persiapan, kematangan, kecerdasan, hikmat secara manusia untuk mampu mengerjakan apa yang Tuhan mau.
  2. Kita harus punya kekuatan rohani dari Tuhan

Menggabungkan raja dan imam ini dalam satu hidup kita merupakan kombinasi yang sempurna! Dalam kitab Wahyu kita disebut imamat yang rajanithe Royal priesthood (1 Petrus 2:9)

> Jangan mengabaikan didikan! Siapapun kita – perlu belajar, perlu berkembang, perlu mengerti banyak hal, perlu melatih hidup dengan baik.
Dunia masa kini sangat canggih dan profesional. Jika kita hidup asal-asalan, walaupun kita orang rohani, akan berat sekali untuk menaklukkan dunia.
Di samping itu kita juga harus belajar secara spiritual, karena penggabungan 2 hal di atas akan menghasilkan ledakan rohani yang dahsyat.

Bagi yang tidak/belum serius belajar apapun – coba belajar ! Persiapkan diri kita, terus belajar, baca banyak hal,
karena ini adalah proses untuk mematangkan diri kita untuk memperbesar kapasitas kita secara jasmani. Jika kapasitas jasmani kita kecil – Tuhan juga berat untuk memberkati kita secara jasmani.

Tapi jangan hanya fokus kepada jasmani, kekayaan dan kekuatan rohani juga harus kita miliki dengan berlipat ganda

Pesan Tuhan untuk masuk 2012: Kekuatan jasmani (raja) dan rohani (imam) digabungkan !

Kita terdiri dari roh, jiwa dan tubuh, jangan abaikan satupun di antaranya
Mari bekerja lebih kuat, gabungkan 2 kekuatan, jangan malas, kerja dengan keras.
Kita hidup dalam anugrah Tuhan, maka semakin besar kasih karunia yang kita terima – kita akan bekerja semakin keras dan lebih keras dibanding yang lain. Sehingga semua anugrah Tuhan itu bermanfaat dan tidak ada yang mubazir.

Ini sama dengan:
Yesaya 11: 1-2 – Ada bagian imam dan bagian raja

Dalam kehidupan kita 2 kekuatan ini harus selaras. Ada bagian rohani yang bisa meng-cover segala sesuatu dalam hidup kita. Alkitab berkata peperangan kita adalah melawan kuasa gelap.


Tuhan sudah menang dan mengalahkan iblis, bagian kita mengusir dan membersihkan
Contoh: Seperti rumah pernah dihuni orang yang jorok. Orangnya diusir, tapi kotorannya masih banyak.

Hidup kita mesti menghadapi banyak hal yang seringkali tidak bisa dijelaskan secara ilmiahnya, tetapi ada karena itu kekuatan kuasa lain.
Kita harus punya kekuatan seorang imam yang mengendalikan atmosfir secara rohani, karena saat atmosfir dikendalikan – yang di bawah akan terkendali dengan sangat baik.

Ada orang yang hanya kuat di alam spiritual, tapi saat mengerjakan di alam jasmani/ daging tidak berdaya. Tahu janji Tuhan, tahu yang profetik, tapi tidak tahu cara menjabarkannya jadi daging.
Maka kita juga harus tahu bagaimana cara mengerjakannya supaya jadi dalam kehidupan kita.

Bait Allah: gabungan antara Daud yang merancang blue-print nya, Salomo yang membangun sampai jadi.
Dua hal ini dibutuhkan dan tidak bisa jalan sendiri-sendiri : perlu blue print dan yang menjadikan hingga selesai.

Terima 2 kekuatan ini dan menggabungkannya dengan pertolongan dan tuntunan Roh Tuhan, maka ledakan-ledakan yang ajaib secara rohani akan terjadi dalam kehidupan kita.

Pengakuan Iman Berkat 2012: Yesaya 59 - 62
link rekaman MP3 (pilih salah satu):
http://www.sendspace.com/file/jn72rc
http://www.mediafire.com/?3medwe1mtjuuvys
http://www.4shared.com/mp3/u5dUyhvM/Gabungan_Kekuatan_Imam_dan_Raj.html