Saturday, March 9, 2013

FGTG KKR3 S10 Kegenapan dari Semuanya roh-jiwa-tubuh – Petrus Agung – 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 10 : Kegenapan dari Semuanya roh-jiwa-tubuh – Petrus Agung

Ada 3 hal yang Alkitab katakan turun terus-menerus dalam hidup kita:
  • from grace to grace – dari satu anugerah kepada anugerah berikutnya
  • from faith to faith – dari satu iman kepada iman selanjutnya
  • from glory to glory – dari satu kemuliaan kepada kemuliaan selanjutnya.

1. From grace to grace

And of his fulness have all we received, and grace for grace. For the law was given by Moses, but grace and truth came by Jesus Christ (Yoh 1: 16-17)

Dalam bahasa aslinya disebutkan anugrah untuk anugrah berikutnya. Untuk naik kita butuh anugerah. Anugerah itu diperlukan supaya kita bisa menikmati anugerah berikutnya.

Jika kita merasa bahwa sesuatu yang kita peroleh adalah usaha kita, jerih payah kita atau kepandaian kita, artinya kita belum punya modal.

Jika kita menyadari bahwa semua karena anugerah, anugerah itu akan membawa kita naik untuk membawa kita naik untuk membawa anugerah berikutnya. Demikian seterusnya.

Sejak muda P Agung tidak punya banyak kelebihan, sehingga betul-betul sadar arti kemurahan/
favor dan pembelaan Tuhan. Bob Wainer datang ke Indonesia, ajak P Agung ke konferensi di India, dan diminta bicara. Caranya 10 pembicara masing-masing mempromosikan dirinya selama 1 menit:
  • Pembicara pertama bertema “Kesembuhan”
  • Pembicara kedua bertema “Membangkitkan orang mati”
  • Pembicara ketiga bertema “Kemakmuran”
  • Pembicara keempat bertema “Memenangkan jiwa”
  • Akhirnya P Agung berkata: "ke India disuruh Tuhan, jadi masing-masing tanya Roh Kudus, apakah ikut kelas P Agung"
Dalam anugrah Tuhan, ternyata sebagian besar memilih mendengarkan pesan Tuhan melalui p Agung.

Anugrah bekerja saat kita menghadapi kemustahilan, membawa kemustahilan jadi kenyataan.

2. From faith to faith (Rm 1: 16-17)

Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: " Orang benar akan hidup oleh iman. " (Rm 1: 17)

Kegunaan iman:

sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat (2Kor 5: 7)

Iman adalah suatu perjalanan, maka dikatakan
we walk by faith. Walk artinya:
  1. to make progress – menghasilkan kemajuan
  2. Mengerjakan/ mengambil ambil setiap kesempatan yang diberikan kepada kita.

Jika kita jalan dengan pengelihatan, maka tidak akan alami mujizat. Semua progress/ kemajuan karena iman. Jika tanpa iman, akan gampang rontok.

Kesaksian: Doa kesembuhan bagi orang sakit di rhema FM selama 1 jam. SMS yang masuk hingga akhir acara hanya sekitar 50, kesaksian kesembuhan tidak ada, padahal biasanya yang masuk ratusan. Ternyata SMS-nya nge-jam/ bentrok. Beberapa jam kemudian barulah SMS dari seluruh Indonesia dan bahkan luar negri masuk. Inilah iman: p Agung selesaikan bagiannya memberitakan kesembuhan di radio, Tuhan selesaikan bagianNya menyembuhkan mereka yang sakit.

Yesus berjalan di atas air. Petrus akhirnya jalan di atas air. Inilah iman.

3. From glory to glory

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar- Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2Kor 3:18

Kuncinya masuk
from glory to glory:

Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah- olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. (2kor 3: 5)

Jika kita mau masuk
from glory to glory, kita harus sadar bahwa kesanggupan kita adalah pekerjaan Allah. Hidup kita harus dikuasai Roh Kudus, karena kita tidak bisa memanfaatkan Roh Kudus.

Kesaksian: Manifestasi "slain in the spirit". Saat ada hamba Tuhan yang menjelaskan manifestasi ini dan praktek. P Agung ternyata mendapat manifestasi mendoakan orang dengan tumpang tangan, dan orang tersebut tumbang. Di awal-awal respon p Agung salah, manifestasi Roh Kudus jadi kebangggaan. Di satu titik Tuhan tarik balik urapan ini hingga bertahun-tahun. P Agung belajar bahwa kita tidak pernah bisa memanfaatkan Tuhan!

Kesanggupan kita adalah pekerjaan Allah, artinya Tuhan yang masuk dan kontrol total hidup kita.

Jika semua pekerjaan Allah, maka
from glory to glory adalah kepastian tanpa usaha dan kengototan kita. Dan semua janji Tuhan dalam hidup kita akan tergenapi.

Kesaksian: Tahun 1993 P Agung frustasi dan kering dalam pelayanannya. Seseorang digerakkan Tuhan untuk danai P Agung ke Toronto, Kanada. Kebaktian jam 7, jam 12 sudah diminta datang ke gedung. Ternyata di luar sudah ada ribuan orang antri. P Agung dan seorang hamba Tuhan bisa masuk melalui pintu panitia. Saat choir latihan, tiba-tiba hadirat Tuhan turun. P Agung sadar bahwa selama ini banyak bicara tentang Tuhan, tapi kehilangan Tuhan. Tuhan jelaskan kepada P Agung bahwa ps Benny Hinn dapatkan semuanya karena tahu menyukakan hati Tuhan.
Sepulang dari Amerika, di kamar ketika saat teduh, P Agung bertemu figur Tuhan, dan Tuhan berkata: Aku Tuhan yang punya perasaan-selera-kehendak, tidak semua yang baik menyenangkan hati Tuhan. Belajar meraba hati Bapa!

Jika kita hidup dengan Roh Tuhan, putuskan siapa yang memimpin: Roh Tuhan atau kita. Saat kita yang pimpin, semua akan selesai dan hilang.

Jika kita tidak pernah mengalami Tuhan sendiri, maka lagu dan penyembahan kita tidak pernah keluar dari hati kita, maka kita tidak akan pernah bisa beri yang Tuhan mau.
Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Thursday, March 7, 2013

FGTG KKR3 S9 Hujan Awal dan Hujan Akhir - Petrus Hadi - 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 9 : Hujan Awal dan Hujan Akhir – Petrus Hadi

Di KKR juni ada janji Tuhan, seperti di 2Kor 6: 2. Tapi karena cara berfikir yang salah, akhirnya tertutup. Contohnya salah seorang jemaat Temanggung yang bekerja sebagai agen asuransi, karena melampaui target mendapat bonus, tapi di tahun 2013. Sebenarnya orang ini sudah dapatkan berkatnya. Masing-masing kita sebenarnya sudah dapat kertas seperti cek dari Tuhan. Tapi bagi yang tidak tahu, hanya kertas biasa lalu dibuang.

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. (Yes 60: 1-2)

Ada 2 sisi yang terjadi. Cuaca dan antariksa berubah jadi gelap, moralitas tambah buruk. Maka artinya tahun depan lawatan Tuhan akan terjadi secara lebih hebat. Seharusnya kita sudah tidak memikirkan apakah janji-janji Tuhan digenapi atau tidak. Kebanyakan berfikir kapan akan dapat dan apa yang didapat, tapi tidak berfikir tentang apa yang Tuhan dapatkan dari yang bisa kita lakukan.

Mata kita adalah konsep pandang kita. Jika pandangan kita terhadap suatu hal keliru, maka yang kita lihat hanya kegelapan. Sebaliknya jika pandangan kita terang, maka yang terlihat adalah kesempatan dan anugrah.

Saat bencana Merapi, semua hanya fokus dan kumpulkan bantuan ke Jogja, sehingga bantuan kurang dihargai. Padahal ada daerah-daerah lain yang juga terkena dampaknya: Magelang (utara), Boyolali (timur), Muntilan (barat). P Hadi dan gerejanya menjangkau ke daerah-daerah yang tidak dilihat orang.

Jika kita punya sikap dan meminta pada Tuhan supaya bisa jadi berkat dan pembawa lawatan disaat terjadi bencana, maka kita akan terhindar dari bencana itu, karena Tuhan di pihak kita.

Saat dilantik jadi panggilan pekerja, p Hadi amati 3 tokoh Alkitab: Yohanes Pembabtis, Yusuf, Paulus.
Paulus adalah hamba Tuhan yang menekankan tentang bekerja, bahkan sekalipun di dalam penjara tetap bekerja. Orang yang rajin bekerja melihat kesempatan dalam setiap kesempitan, sebaliknya orang yang egois, dalam setiap kesempatan hanya akan lihat kesempitan.

Yoh 3: 25-30 – Ada banyak hal yang membuat kita tidak melakukan apa yang harus kita lakukan. Yohanes Pembabtis juga diganggu hatinya oleh apa kata orang, tapi dia tidak terpengaruh karena tahu siapa dirinya: orang yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan, dan dia bukan Mesias.

Banyak orang yang lebih baik dari kita, maka jika Tuhan pakai kita, itu anugrah.

Sikap hati Yohanes membuat sukacitanya penuh.

Apapun yang kita lakukan dengan sukacita membuat pekerjaan kita berhasil dan hasilnya beda.

Yohanes Pembabtis memperbaiki komitmen-nya di ayat 30.

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. (Yoh 3: 30)

Pernyataan Yohanes ini adalah gambaran kehidupan kita. Ada manusia jasmani dan manusia rohani. Seiring waktu harusnya manusia rohani kita semakin bertumbuh makin kuat, dan mempengaruhi manusia jasmaninya, sehingga kedagingan semakin hilang. Supaya hal ini terjadi tidaklah mudah, Rasul Paulus juga mengalami hal yang sama.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. (2Kor 4: 16)

Jemaat Temanggung ada yang bekerja sebagai tukang becak, tapi anaknya bisa kerja di kantor. Tukang becak bekerja lebih banyak di fisik. Si anak yang bekerja di kantor lebih banyak di jiwa/ pikirannya. Hasilnya jauh lebih banyak yang kerja di jiwa. Level ke-3: kerja di roh. Ini yang tidak disukai iblis.

Dalam hidup orang percaya, roh kita punya potensi yang luar biasa. Jika kita mau hidupkan, bangkitkan dan tumbuhkan manusia roh, maka kekuatannya luar biasa. Jika pelayanan Roh jadi bagian hidup kita, maka tuaian jiwa besar-besaran akan terjadi.

Di dunia bisnis, orang dunia sadar mereka butuh alam roh, menggunakan ilmu, pergi ke dukun- dukun. Maka saat kita doa perang dan menang di alam roh, maka kita juga menang di alam jasmani.

Ay 16 – Biasanya saat manusia roh kita bertumbuh, cinta Tuhan berkobar, seringkali ada hal-hal yang bisa membuat kita tawar hati.

Sebelum berkumpulnya 6 hamba Tuhan, Tuhan minta p Hadi puasa. Awalnya diminta 1 hari, akhirnya 40 hari. Saat manusia rohani p Hadi diperbarui, banyak mujizat yang luar biasa. Lalu p Hadi ajak jemaat yang sekitar 150 orang, untuk ikut puasa, bahkan semua setuju dan ikut tanda tangan. Akhirnya p Hadi puasa 100 hari. Begitu mengajak jemaat puasa, keuangan p Hadi merosot jauh, sehingga bisa membuat tawar hati. Setelah selesai 100 hari bertepatan dengan hari Pantekosta.

Mat 11: 2-6. Orang yang membabtis Yesus, melihat Roh Kudus turun atas Yesus, dan mendengar suara Bapa dari surga berkata Yesus bertambah dan dia berkurang. Penjara membuat manusia jasmani Yohanes Pembabtis merosot, akhirnya jadi tawar hati. Dan ini memilukan hati Tuhan.

P Hadi peperangan rohani di Bali hingga 12x. P Hadi sempat jenuh, capek, bosan, kelihatannya tidak ada hasil. Akhirnya ada orang Bali asli, bishop sebuah gereja yang minta diajari doa perang, dan ini legalitasnya lebih kuat.

Mat 11: 11 – Yohanes Pembabtis mencapai garis akhir tapi tidak finish strong. Karena begitu masuk penjara, semangatnya melemah. Akibatnya dia jadi yang paling kecil dalam kerajaan Sorga.

Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala- galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. (2Kor 4: 17)

Respon Paulus berbeda dengan Yohanes Pembabtis. Justru begitu masuk penjara, surat Paulus malah banyak dan beredar ke berbagai tempat. Paulus selalu bisa melihat kesempatan.

Bagi Tuhan memberkati keuangan kita tidaklah sulit, tapi tidak mudah bagi Tuhan untuk membuat kita tetap kaya sekaligus tetap rendah hati dan tetap suka memberi.

Jika tidak ada kehidupan yang berat dan menyakitkan di masa lalu, p Hadi tidak akan punya pengalaman dan kesaksian mengampuni papanya. Kesaksian hidup ini sudah menyelamatkan banyak keluarga yang hampir hancur.

Apapun yang kita hadapi, jangan pernah merasa bahwa masalah kita lebih berat dari orang lain !
Berat atau ringannya masalah tergantung pandangan kita !

Cara supaya penderitaan membawa kebaikan bagi setiap kita:

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (2 Kor 4: 18)

Manusia rohani tidak terlihat, manusia jasmani terlihat. Yang harus kita perhatikan adalah yang di dalam, bukan yang di luar. Saat Tuhan berjanji, jangan jadikan janji itu menjadi fokus. Tapi perhatikan yang di dalam kita: Apakah saat kita terima mujizat, dan mujizat itu membuat kita lebih dekat pada Tuhan, dan menjadi lebih berkobar untuk Tuhan.

Perhatikan manusia rohani kita. Waspada terhadap kecewa dan sakit hati, karena menghambat pertumbuhan rohani kita.

Jika kita disakiti orang lalu kita tidak sakit hati itu baik; tapi jika kita mengampuni maka itu lebih baik; jika kita tidak hanya mengampuni, tapi juga mengasihi, itu terbaik.

Kesaksian p Hadi: mengampuni seorang pendeta yang mengata-ngatai dan menunjuk dia sebagai sesat. Sejak ada rekonsiliasi kehidupan p Hadi naik dan semakin naik.

Jangan ijinkan ada rasa kecewa kepada manusia, apalagi kepada Tuhan

Altar call
Bagi yang mau mengampuni semua yang pernah menyakiti hati: orang tua, pasangan, orang lain; kasih Tuhan akan mengalir dan memulihkan.

Profetis: makan roti+ minum air
- Kekuatan untuk sejalan dengan Tuhan

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Wednesday, March 6, 2013

Tamariska – Petrus Agung – Minggu, 3 Maret 2013

Minggu, 3 Maret 2013
Tamariska
Petrus Agung

Ul 33: 13-16 – Ini adalah berkat yang pernah Tuhan berikan di masa lampau. Artinya berkat yang Tuhan mau berikan kepada kita adalah
warisan rohani.

Orang-orang yang sudah puluhan tahun melayani Tuhan dengan setia punya kekayaan rohani tertentu. Kita perlu mendengarkan pengalaman rohani dan kesaksian hidup mereka berjalan bersama Tuhan, dari situ kita bisa dapat warisan rohani.

P Agung awalnya membaca buku-buku rohani di salah satu toko buku Kristen di Semarang. Dalam perjalanan hidupnya: Keneth Hagin, Oral Roberts, Yonggi Cho. Satu-persatu penulis-penulis buku tersebut bertemu secara pribadi dan memberkati p Agung.
Pesan p Adi Sutanto kepada p Agung: jika ada orang dipakai Tuhan usahakan bisa bertemu dan didoakan sebelum yang bersangkutan meninggal.

Kita juga akan terima
blessing – warisan rohani yang sama. Saat Musa memberkati suku Yusuf, dikatakan mereka akan terima warisan rohani yang luar biasa. Leluhur Israel: Abraham-Ishak-Yakub, dan yang paling terkait dengan gunung adalah Abraham. Gunung pertama yang dihadapi Abraham adalah gunung Moria.

Kej 22: 1-2 – Moria artinya
chosen by God – dipilih/ dilihat oleh Allah.
Kisah ini diawali dengan kalimat “ Setelah semuanya itu... “ (Kej 22: 1a). Ini berarti ada sesuatu yang terjadi sebelumnya, yang melatar-belakangi sehingga kejadian di pasal 22 terjadi. Ada suatu kisah yang membuat pilihan Tuhan dan berkatNya jatuh pada kita ada di kisah sebelunmnya.

Kej 21: 32-34 – bagian dari perjanjian Abraham dengan Abimelekh.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Kitab Kejadian penuh dengan hukum 1st mention (hukum penyebutan pertama). Abraham tanam pohon Tamariska. Tamariska adalah pohon yang sakral di jaman itu, dan dikenal sebagai Bait yang tanpa atap (roofless tample), tempat orang menyembah Tuhan.

Orang-orang di generasi-generasi berikutnya, ada yang perduli dengan warisan rohani, dan ada yang tidak perduli. Respon yang berbeda memberikan hasil yang berbeda.

1 Sam 21 – Daud lari dikejar Saul dan berhenti di kota Nob. Daud diberi makan dan diberi pedang Goliat oleh para imam di Nob. Para imam ini menolong Daud tanpa tahu bahwa Daud sedang diburu Saul, mereka mengira Daud sedang menjalankan tugas dari raja.

1 Sam 22: 6, 18 – Saul duduk di bawah pohon Tamariska, memerintahkan untuk membunuh 85 imam di Nob yang masih memakai baju Efod, dan juga membantai penduduk dan penghuni kota Nob.

Sekian ribu tahun sebelumnya Abraham membangun
roofless tample – pohon tamariska untuk menyembah Allah. Saul tidak menghormati apa yang pernah dibuat Abraham, sesuatu yang pernah di-sakralkan dan digunakan untuk menyembah Tuhan, hari itu dicemari Saul dengan memerintahkan pembantaian satu kota. Ini adalah tanda orang yang tidak kenal Tuhan.

Tuhan bisa angkat kita sangat tinggi. Tapi seberapa ujungnya tergantung sikap dan kerendahan hati kita, dan seberapa kita takut akan Tuhan dalam hidup kita.

1 Sam 31: 1-13 – Keadilan Tuhan karena tindakan Saul: Saul, anak-anak, dan tentaranya semua mati pada pertempuran ini. Dan akhirnya Saul juga dikuburkan di bawah pohon tamariska.

Apa yang kau hina dan rendahkan akan menguburmu

Kisah Daud-Nabal-Abigail
Daud pernah membantu menjaga domba-domba Nabal. Saat pengguntingan bulu domba, Daud utus 10 orang anak buahnya untuk minta bagian ke Nabal, tapi malah mereka dimaki-maki dan direndahkan. Daud marah, dan mau membunuh Nabal dan semua keluarga dan pegawainya. Abigail menghadang rombongan Daud, dan bisa melunakkan hati Daud. Saat Nabal mendengar tindakan Abigail, jantungnya membatu 10 hari sebelum mati. Itu hitungan Tuhan: 1 hari untuk 1 orang yang dihina Nabal.

Tuhan melihat dan menghitung segala sesuatunya. Selalu ada keadilan Tuhan yang berlaku.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Allah yang kekal : El - Olam =
עולם (H5769), pengertiannya:
  • everlasting / kekal
  • point of vanishing – titik di mana tiba-tiba sesuatu itu menghilang/ lenyap
  • hidden / tersembunyi

Sungguh, Engkau Allah yang menyembunyikan diri, Allah Israel, Juruselamat. (Yes 45: 15)

Kita tidak bisa beri nama Tuhan dari pengetahuan manusia kita, tapi Tuhan yang harus mewahyukan diriNya kepada kita.

Dan masih lama Abraham tinggal sebagai orang asing di negeri orang Filistin. (Kej 21: 34)

Sejak Tuhan wahyukan diriNya sebagai El olam, Tuhan seperti seolah-olah bersembunyi. Ini bagian dari ujian, yang artinya Tuhan mau melihat hati kita.

Jika suatu saat walau kita lakukan apapun yang rohani seolah tidak ada efeknya, maka kita harus waspada. Jika tidak ada kesalahan di pihak kita, bisa jadi itu adalah saat Tuhan seolah-olah sembunyi dari kita. Tapi bukan berarti Tuhan tidak ada, hanya menyembunyikan kehadiranNya.

Di saat seperti itu akan terlihat seberapa kita membutuhkan Tuhan!

Menurut p Agung, ps Benny adalah salah seorang yang hidupnya sungguh-sungguh tergantung pada hadirat Tuhan. Setelah rekaman untuk saluran TV rohani milik ps Benny, P Agung diminta tinggal untuk bersama-sama doakan seorang wanita yang menderita kanker. Ps Benny baru doa setelah hadirat Tuhan datang. Hasilnya wanita itu sembuh.

Tuhan sengaja diam dan undur dari Hizkia untuk melihat hatinya. Di saat itu justru Hizkia pamerkan semua hartanya kepada utusan Babel.

Sesudah peristiwa El Olam, Tuhan mencoba Abraham dengan meminta anak kesayangannya, untuk melihat apakah Abraham masih berpaut kepada Tuhan atau kepada anaknya.

Ada hamba Tuhan tua yang secara teologis ucapannya salah. Dia hanya bisa khotbah 2 macam: perpuluhan dan kesembuhan ilahi. Walau yang diucapkan salah, yang dia doakan terjadi dan Tuhan bekerja. Kita tidak pernah tahu bagaimana hubungan pribadinya dengan Tuhan sehingga penyertaan Tuhan ajaib di hidupnya.

Perjamuan Kudus
Yohanes datang dan mengajak orang-orang berpuasa, orang berkata dia kerasukan setan.
Yesus datang, mengajak makan dan minum, orang bilang gelojoh.

Ada hal yang ajaib dalam “makan di hadapan Tuhan”
  • Ada 3 orang datang ke tenda, Abraham jamu mereka makan. Setelah makan dan minum, ada penetapan Tuhan tentang anak perjanjian.
  • Di kitab Ester pembalikan keadaan terjadi setelah Ester menjamu raja.
  • Mam 23. Kelimpahan dan pengurapan terjadi setelah perjamuan.
  • Perempuan Siro-Fenesia yang anaknya sakit. Tuhan gambarkan kuasa dalam bentuk roti, wanita ini menempatkan dirinya sebagai anjing yang makan remah-remah roti, dan anaknya sembuh.
  • Saat Abraham menang dari peperangan, ada Imam Melkisedek yang melambangkan Yesus. Melkisedek membawa roti dan anggur, lalu Abraham serahkan persepuluhan, dan Melkisedek memberikan berkatnya kepada Abraham.

Ambil perjamuan kudus dengan iman, bukan seperti kebiasaan, maka hidup kita akan diubah Tuhan dengan cara Tuhan yang luar biasa.

Pengumuman
20 maret – pegelaran bagi anak raja.
14 maret – seminar Magelang untuk hamba Tuhan pedesaan dan kota-kota kecil.
Rumah Shallom sudah finishing
(Ps Benny Hinn- menikah ulang minggu ini)

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56



Saturday, March 2, 2013

FGTG KKR3 S8 Menantikan Tuhan Sampai Lawatan Terjadi – Nani Susanti – 28-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR3 – 28 Desember 2012
Sesi 8 : Menantikan Tuhan Sampai Lawatan Terjadi – Nani Susanti

Pelantikan adalah awal dari suatu tugas baru yang Tuhan berikan bagi kita.

Kita dilantik ulang sebagai pasukan rajawali, karena sedikit yang lakukan mandat dan tugas yang diberikan, karena belum mengerti dan belum menangkap mandat yang Tuhan berikan. Kita diangkat sebagai pasukan rajawali bukan karena kita kampanye, tapi karena Tuhan mau pakai kita. Masalahnya kita sering tidak bisa tangkap apa yang harus dilakukan

Saat seorang pejabat dilantik harus tahu apa yang akan dilakukan. Saat kita hanya ingin fasilitas dari Tuhan, itu tidak benar di mata Tuhan.

Tugas adalah kewajiban kita, saat kita lakukan maka fasilitas akan mengikuti.
Kej 6: 1 – kejahatan manusia

Ay 3 – Selama kita terus hidup dalam kedagingan dan jalan pikiran yang lama, maka Roh Tuhan tidak betah tinggal di dalam kita.

Jika kita serahkan semua kedagingan kita kepada Tuhan,
maka Roh Tuhan akan mengatasi jalan pikiran kita.

Kesaksian: seorang jemaat Bahtera yang tinggal di luar negeri. Di Indonesia berkecukupan, saat di luar negeri semua sumber penghasilan terhalang dan hidup pas-pasan. Akhirnya dia bisa ikut acara KKR karena Tuhan buka jalan di pekerjaan sebagai tour guide, sehingga biaya tiket dan uang saku tercukupi.

Ay 4 – Orang yang ternama pasti punya potensi.
Ay 5 – Cenderung artinya condong ke salah satu sisi, jika didorong akan mudah jatuh. Manusia jaman sekarang cenderung melakukan kejahatan, terutama karena teknologi semakin canggih.

Belajar cari kehendak Tuhan, apakah di saat teduh kita ada kecenderungan-kecenderungan yang membuat Tuhan tidak suka.

Ay 6 – Kecenderungan manusia pada kedagingan memilukan hati Tuhan.

Tuhan peringatkan bahwa di depan 1/3 bumi akan mengalami malapetaka dan dilenyapkan. Kita tidak tahu lokasi mana yang akan mengalami. Jika kita terus cenderung pada kedagingan dan jalan pikiran kita sendiri, dan tidak malaksanakan tugas yang Tuhan berikan, maka kita akan terkena imbas juga. Yang harus kita lakukan: menanti-nantikan Tuhan sampai lawatan Tuhan terjadi di keluarga kita, kota kita, seluruh Indonesia dan seluruh dunia.

Ay 7 – Rencana Tuhan untuk memusnahkan ciptaanNya. Tapi Nuh dan keluarganya mendapatkan hak istimewa. Saat mendapat mandat, Nuh tidak santai tapi mulai membangun bahtera di atas gunung. Dia harus bekerja: mengatur makanan hewan, bersihkan kotoran, dll.

Saat ada hal tidak kita tahu, tangkap lebih dulu, lalu ikuti yang Tuhan mau.

Kita hanya bisa menerima dan melakukan mandat dari Tuhan jika kita serahkan hidup kita kepada Tuhan. Minta untuk jadi tawanan Roh Tuhan sehingga semua kedagingan kita dikuasai Roh Tuhan.
 

Tindakan profetis: mengenakan cincin sebagai tanda perwira rajawali.

Tarian tawanan Roh.

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Thursday, February 28, 2013

Allah Abraham Ishak dan Yakub – What or who is driving you? - Hengky Kusworo – Minggu, 24 Februari 2013

Minggu, 24 Februari 2013
Allah Abraham Ishak dan Yakub - What or who is driving you?
Hengky Kusworo

Ada 4 orang bermimpi tentang pengangkatan, dan ke-4 nya tertinggal. Setelah Firman selesai, ternyata masih ada beberapa rekan lain yang juga bermimpi sama. Mereka adalah orang-orang dalam pelayanan. Tidak ada yang salah dengan pelayanan, seringkali yang salah adalah sikap hati kita terhadap
setiap pekerjaan Tuhan dalam hidup kita.
Salah satu mimpi: ada malaikat meniup sangkakala, terjadi hujan meteor, ketinggian air laut naik dan terjadi tsunami, terjadi gempa bumi yang dahsyat. Di mimpi dia dikejar-kejar antikris, lalu bertanya kepada Tuhan: “Mengapa ditinggal?”. Tuhan menjawab: “hanya yang setia yang AKU pilih !”

Kita tidak tahu hari dan jam kedatangan Tuhan, tapi kita harus perhatikan tanda-tanda jaman !

Seorang pendoa Singapura dalam mimpinya melihat tidak semua anggota dalam satu keluarga diangkat, masing-masing bertanggung jawab terhadap hidup kita masing-masing. Dalam mimpi pendoa ini dapatkan:
  • Tingkatkan pelayanan, jangkau mereka yang di bawah, kepedulian itu akan menjadi cadangan minyak dalam hidup kita.
  • Tingkatkan doa: siapkan hati, bereskan hubungan dengan sesama.

Ul 7: 6-8
Israel dipilih dan Tuhan terpikat bukan karena jumlahnya besar atau kebaikannya, tapi karena Allah sudah bersumpah pada nenek-moyang Israel. Orang Israel sampai saat ini sebagian besar tidak mau terima Tuhan Yesus.

tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilihNya dari segala bangsa, seperti sekarang ini (Ul 10:15)

Hati Tuhan terpikat pada leluhur Israel: Abraham, Ishak dan Yakub.

Abraham jalan hidupnya tidak sempurna. Dua kali hampir kehilangan istri karena takut mati, awal perjalanan menuju Kanaan, Abraham tertunda beberapa tahun di Haran.

Jika Tuhan jatuh hati pada kita, tidak mungkin kita ditinggal, tapi pasti dibawa serta !

Allah jatuh hati pada Abraham karena peristiwa gunung Moria. Abraham tunggu anak selama 30 tahun. Saat harus usir Ismail, Abraham melepaskannya dengan hati yang sedih. Ishak adalah anak perjanjian yang sangat dicintai, ditunggu dan sangat diharapkan. Saat akan dikorbankan Ishak diperkirakan berusia 13-16 tahun, artinya Abraham sudah habiskan waktu selama itu bersama Ishak, dan hatinya sudah melekat kepada anaknya.

Janji Tuhan yang sudah di depan mata bahkan di tangan kita, sewaktu-waktu Tuhan bisa ambil. Karena Tuhan tidak mau ada pribadi lain di hati kita.

KeKristenan tidak bisa dilepaskan dari hati yang memberi, dan bukan hanya masalah uang

Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. (Mat 6: 24)

Tuhan tidak mau kita menggenggam sesuatu terlalu erat.

Tuhan tidak minta sesuatu dari hidup kita, tapi semuanya!

Kej 22: 11-18 – Bagi Abraham harta bukan segalanya, tapi Ishak adalah "segalanya" bagi Abraham, dan Abraham tidak meletakkan Ishak di altar dengan tertawa.

Tuhan bersumpah kepada Abraham karena Abraham tidak segan lepaskan yang paling dicintainya.

Karena sumpah Tuhan itulah, hari ini orang-orang Israel menguasai dunia
Berbagai hal yang bisa kendalikan hidup kita: uang, pacar, pekerjaan, kemarahan, sakit hati, dll.

What or who is driving you? Apa atau siapa yang menggerakkan atau kendalikan hidup kita?
Yang berharga dalam hidup kita, itulah yang mengendalikan kita.

Dalam mimpi tentang pengangkatan, mereka yang tertinggal karena pusat hidupnya bukan lagi Tuhan tapi dirinya sendiri: perasaanku, sakit hatiku, aku suka atau tidak, dst.

Jangan biarkan seorangpun kendalikan hidup kita selain Yesus ! Let Jesus be the center of our live !

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6: 33)

Sekian tahun yang lalu saat Jon Avanzini datang, dia berkata ada Benyamin – sesuatu yang sangat berarti bagi kita – yang Tuhan minta dari kita. Saat itu Tuhan minta motor p Hengky, padahal itulah milik p Hengky yang terakhir. Saat meletakkan persembahan, rasanya sakit. Sacrifice/ korban artinya ada sesuatu yang dipotong. Sunat itu memotong sesuatu yang kotor. P Hengky taruh korban karena cinta dan mengasihi Tuhan, dan Tuhan tidak pernah berhutang.

Untuk hidup kita bisa membeli dari apa yang kita dapat/ upah kita. Tapi untuk kehidupan (yang akan datang, untuk keturunan) adalah dari apa yang kita bisa berikan. Inilah keKristenan: Bapa serahkan anakNya yang tunggal ke dunia.

Kesaksian tentang anak p Hengky (usia 7 th). Anak ini dapat iPad dari hasil doanya. Tanpa disadari, hal itu kendalikan si anak. Saat kebaktian Jon Avanzini, Tuhan minta iPad anak p Hengky. Anak ini menangis saat menyerahkan iPad itu.

Hati kita harus bebas dan merdeka ! Saat Yesus yang kendalikan, maka kita akan berada di mana Tuhan berada, dan kebenaran diri kita juga akan kita abaikan.


Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

Saturday, February 23, 2013

FGTG KKR2 S7 7 Tingkat Kedewasaan – Iin Cipto – 27-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR2 – 27 Desember 2012
Sesi 7 : 7 Tingkat Kedewasaan – Iin Cipto

Pengelihatan bu Iin Cipto
Ada 7 gunung yang harus didaki anak-anak Tuhan. Sesampai di puncak ada mahkota yang besar. Itulah saat kerajaan Tuhan ditegakkan di Indonesia, bahkan atas seluruh bumi.

Beberapa orang berfikir bahwa masuk bahtera artinya kedatangan Tuhan kedua segera tiba, dan ini adalah acara terakhir. Anggapan ini salah. Saat Nuh masuk dalam bahtera, yang terjadi adalah badai, hujan dan banjir. 7 tahun adalah masa membangun bahtera, kita dididik dan disiapkan untuk masuk masa kegoncangan. Kita masuk bahtera sehingga saat semua bencana terjadi kita terluput. Bahkan saat air naik, kita ikut naik.

Kita semua dibangun dan dididik sehingga bisa mencapai puncak-puncak 7 gunung kedewasaan:
1. Gunung pembawa lawatan
Lawatan demi lawatan akan terjadi, dan akan mencapai puncaknya sebelum Tuhan datang di awan-awan. Tuhan akan meneguhkan dan melantik beberapa orang untuk menjadi pembawa-pembawa lawatan di jaman ini. Pembawa-pembawa lawatan di jaman sebelumnya: Maria Eter, Cathrin Kuhlman, Rasul Paulus, dll.

Cathrin Kuhlman hanya berdiri dan ribuan orang sembuh. Maria Eter hanya berdiri sehari-semalam, dan satu kota dilawat Tuhan. Pembawa-pembawa lawatan seperti ini sedang dibangkitkan.

2. Gunung karakter
Karakter manusia di dunia akan semakin hancur, tapi anak-anak Tuhan akan semakin bersinar seperti bintang yang akan menunjukkan kepada banyak orang tentang jalan, kebenaran dan hidup. Akan timbul anak-anak Tuhan yang begitu bersinar karena karakternya, jadi terang, jadi berkat, dan dipercayakan banyak hal.

Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya. (Dan 12: 3)

3. Gunung penginjilan
Alkitab berkata bahwa sebelum injil sampai ke ujung dunia, sebelum Injil diberitakan kepada semua mahluk, Tuhan Yesus belum bisa datang ke-2 kali. Setiap lorong, gunung, lembah harus didatangi.

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya (Mat 24: 14)

Tuhan akan lantik penginjil-penginjil, dan api penginjilan siap diturunkan, sehingga para penginjil akan pergi membawa Injil ke seluruh dunia dengan cepat.
4. Gunung Bahtera
Setiap kita mencapai destiny kita. Ini seperti pintu demi pintu yang membawa kita masuk sesuai panggilan kita masing-masing, semakin dalam, hingga mencapai puncaknya.

5. Gunung bendahara Tuhan
Tuhan membangkitkan bendahara-bendaharaNya, ada urapan kelimpahan yang Tuhan curahkan, sehingga yang menerimanya akan membuka berbagai usaha baru dengan cepat, dan mendapat kepercayaan orang lain. Bahkan ada urapan kelimpahan yang kekayaannya tidak bisa dihitung lagi: bisa hidup berlimpah hanya dari 1% hasil, dan 99% untuk pekerjaan Tuhan.

6. Gunung Keintiman
Orang yang terima ini akan memiliki keintiman yang istimewa dengan Tuhan: membawa hadirat Tuhan kemanapun, menyembuhkan hati yang luka, menyembuhkan hati bapa, menyembuhkan hati anak-anak, menyembuhkan keluarga-keluarga.

7. Gunung Para Pemimpin
Tuhan membutuhkan orang yang mencapai level raja-raja, seperti Yosua yang bisa memerintahkan matahari dan bulan untuk berhenti. Di level ini Tuhan akan bawa kita hingga berkuasa dalam perkataan dan perbuatan, berkuasa dalam apapun yang kita buat, jadi pemimpin, jadi teladan, jadi hamba dalam segala sesuatu.

Tuhan mau percayakan destiny dan jabatan baru kepada para pemimpin: pemimpin bangsa, pemimpin generasi, pemimpin organisasi, pemimpin gereja.


Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56

FGTG KKR2 S6 Masuk Bahtera dalam Masa Kegoncangan – 6 Hamba Tuhan – 27-12-2012

KKR “From Glory to Glory”
KKR2 – 27 Desember 2012
Sesi 6 : Masuk Bahtera dalam Masa Kegoncangan – 6 Hamba Tuhan

Iin Cipto
Selama jeda Tuhan tetap kerja, langit tetap terbuka. Tuhan akan berikan hal-hal besar.

Altar call:
  • Bagi guru-guru: Tuhan menitipkan sebuah generasi. Banyak anak yang luka batin karena kemiskinan, orang tua, merasa bodoh.
    • Dikaruniakan kesembuhan, sehingga perkataan guru-guru bisa menyembuhkan sebuah generasi.
    • Mendapat hikmat dan kemudahan untuk cara mengajar.
  • Bagi yang bekerja di bidang kesehatan: saat mau memberitakan Injil dan memenangkan jiwa, maka Tuhan akan sertai sebagai Jehova Rapha dan berikan kuasa kesembuhan.
  • Orang-orang yang terikat pada sesuatu dosa, orang-orang yang tidak bisa berhasil karena saat kecil diserahkan pada kuasa gelap, semua Tuhan mau serahkan.
  • Pemulihan bagi yang pernah kecewa pada Tuhan karena janji Tuhan belum terjadi, dan saat ini bertobat dan mengaku bahwa semua sebenarnya kesalahan kita sendiri. Tuhan terima kembali seperti bapa yang menerima kembali anak bungsu yang hilang.
  • Yang merindukan keintiman dengan Tuhan: berdiri dan minta langsung pada Tuhan sendiri.

Yusak Cipto
Semua yang Tuhan berikan supaya kita bisa mengalami. Karena jika tidak mengalami sendiri kita akan ragu-ragu. Tuhan tidak bisa dibatasi, yang dibutuhkan adalah hati kita jangan mudah berpaling.

Masuk Bahtera Dalam Masa Kegoncangan

Yusak Cipto
Acara Bahtera selalu berubah-ubah, maka kita harus ikuti acara dengan hati yang siap. Jika kita menggunakan pikiran maka akan kecewa. Tidak semua orang dapat menikmati, karena tergantung hati-pikiran-tubuh kita masing-masing.

Ada pengajaran yang menyatakan tidak perlu peperangan rohani, tidak perlu upacara pentahiran, karena semua sudah dibayar Tuhan Yesus. Pengajaran ini benar jika setelah terima Tuhan Yesus langsung mati. Yang dituntut Tuhan adalah keseluruhan tubuh-jiwa-roh. Pengajaran-pengajaran baru akan menimbulkan kegoncangan. Saat Tuhan datang ke-2, Alkitab berkata "apakah masih ada iman di bumi ?". Artinya banyak yang imannya goncang. Semua karya setan yang berusaha menipu anak-anak Tuhan.

Karunia-karunia Tuhan sangat banyak dan luas dan tidak terjangkau manusia, sehingga tidak ada seorangpun bisa mengerti semuanya. Kuncinya hineni, rendah hati. Orang yang berkata sudah lakukan ini-itu, tapi mengapa tidak dihitung Tuhan? Ini salah. Semua yang kita lakukan dihitung Tuhan, tapi bukan dengan cara kita. Ukuran dan tuntutan Tuhan untuk masing-masing orang beda.

Hasil kerjasama kita dan Roh Kudus adalah buah Roh. Buah Roh ini dituntut Tuhan, karena di bumi/ dunia baru saat Tuhan Yesus sebagai raja, Tuhan membutuh menteri-menteri, tentara, pasukan. Orang-orang yang Tuhan perlukan itu ada ukuran dedikasi yang Tuhan tetapkan.

Ada hamba Tuhan yang diperlihatkan buah Roh p Yusak matang dan besar, tapi tidak semua. Ada yang masih kecil.

Tidak ada orang yang bisa hasilkan buah Roh tanpa tuntunan Roh Kudus.

Yang dibutuhkan dari kita adalah sikap rendah hati, belajar terus, membutuhkan Tuhan setiap saat, konsultasikan bidang apapun kepada Tuhan. Setia dalam perkara kecil, nanti Tuhan beri perkara besar.

Jangan hidup memakai pikiran, kehendak dan cara kita sendiri. Ternyata menurut Tuhan 99% orang Kristen belum berani serahkan hidup total kepada Tuhan, karena masih mempertimbangkan dan menghitung dengan pikiran dan pendapat kita sendiri.

Di dalam dunia baru, tubuh-jiwa-roh bangkit dan dibaharui. Di dalam Tuhan semua sifat dan perilaku kita bisa diubah. Kemukakan semua kepada Tuhan, maka Tuhan akan atur hidup kita.

Daniel Cipto
Jika kita masih diberi waktu dan kesempatan bisa menari dan menyanyi memuji Tuhan, itu adalah anugerah. Tuhan melihat sikap hati kita , bukan bagus atau jeleknya suara kita.

Jika manusia tidak mau memuji Tuhan, Tuhan buat seluruh alam semesta mengeluarkan suara. Setelah dipadukan dan diproses keluarlah lagu: "How great is out God".

Mari gunakan apapun yang Tuhan percayakan pada kita untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk kesombongan kita.

Kisah janda nabi yang berhutang banyak, sehingga anaknya hampir di jual sebagai budak. Berkat Tuhan bagi janda ini melalui minyak yang ada padanya, yang dituangkan ke tempat-tempat minyak yang kosong. Tempat-tempat minyak itu dipinjam dari tetangga-tetangganya, artinya janda nabi ini harus menghancurkan ego dan harga dirinya saat meminjam tempat-tempat minyak. Akhirnya hasil penjualan minyak itu bisa menutup semua hutangnya.

Ketika sikap hati kita lurus dan hanya berharap dan percaya pada Tuhan, maka Tuhan berjanji mujizat akan terjadi dalam hidup kita: yang tidak mungkin akan terjadi, janji Tuhan akan digenapi.

Altar call bagi penari yang menari tanpa diperintah, tapi karena ingin menyenangkan hati Tuhan

Maillist:

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger);
pin BB: 29C12B56