Kamis,
14 November 2013
Wadah yang Besar 1
Petrus
Agung
Dan
seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua- tua
berkata: " Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat
perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea,
yang keduanya telah membangunkan umat Israel. Biarlah
engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di
Betlehem,
(Rut 4: 11)
Tuhan
tunjukkan bahwa mulai tahun ini, akan ada penggenapan
nubuatan-nubuatan Tuhan dalam waktu singkat. KKR Bahtera Juli 2013
temanya "Kingdom Explosion". Dalam beberapa bulan Bahtera
sudah menjangkau hampir seluruh dunia.
Saat
ini Tuhan akan memberikan sebuah anugerah yang ajaib, dan p Agung
merasa bahkan sebelum tahun ini berakhir sudah mulai terlihat
hasilnya.
Penggenapan
segala sesuatu akan terjadi dalam waktu lebih cepat dari yang kita
duga.
Tuhan
siap memberkati, tapi anak-anakNya perlu mempersiapkan bejana/
wadahnya. Karena Tuhan tidak pernah membuat mujizat pelipatgandaan
sebelum “wadah”nya disiapkan.
Rut
1: 1-5
Rut
= רוּת
=
rûth
(H7327) = pertemanan
Boas
= בּעז
=
bô‛az
(H1162) = kecepatan yang ada dalam sebuah pergerakan
Betlehem
= בּית
לחם
=
bêyth
lechem
(H1035) = rumah roti
Elimelekh
= אלימלך
=
'ĕlîymelek
(H458) = my
God is King
= Tuhanku itu Raja
Efrata
= אפרתה
=
'ephrâthâh
(H672) = a
place of fruitfullness
= tempat yang sangat berbuah.
Menetap
sebagai orang asing = גּוּר
=
gûr
(H1481) = sojourn
: juga berarti tenggelam (to
shrink),
ketakutan (fear),
membangkitkan persoalan (to
stir up trouble)
Kitab
Rut sangat profetis karena ditulis oleh seorang nabi: Samuel.
Saat
kelaparan, "my
God is King"
justru lari dari rumah roti dan tempat yang berbuah, untuk tinggal
sebagai orang asing yang ketakutan, tenggelam dan dalam persoalan.
Jika
kita sedang mengalami kesulitan, maka jangan keluar dari Betlehem
Banyak
orang Kristen yang lari dari masalah. Dibutuhkan kesetiaan untuk
membalikkan keadaan. Contoh: sepatu kita posisinya terbalik. Lalu
kita tinggalkan begitu saja, maka sepatu tidak pernah alami
pembalikan keadaan.
Dengan
tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN
memulangkan aku. (Rut
1: 21a)
Dari
ucapan Naomi saat pulang dapat diketahui bahwa keluarga Elimelekh
meninggalkan Betlehem tidak dalam kondisi miskin. Jika mereka setia
dan tinggal, mereka punya potensi untuk membalikkan keadaan. 10 tahun
kemudian Boaz jadi kaya raya. Itu artinya masa kelaparan tidak
terlalu lama dan berlarut-larut.
Jangan tinggalkan Betlehem,
jangan lari saat kita mulai merasa kekurangan dan kelaparan. Karena
di tempat di mana kita tinggal, suatu kali akan turun berkat yang
berkata: menjadi
makmur dan termasyur.
Berkat itu diucapkan di Betlehem-Efrata, maka jika kita tinggalkan,
kita tidak akan mendapatkan apa-apa.
Kesaksian
Setelah
revival th 1980 an, ada masa surut, karena orang-orang kunci
kegerakan meninggalkan Semarang untuk sekolah Alkitab ke berbagai
kota dan negara lain. Kondisi ibadah dan keuangan PD Sangkakala
semakin lama semakin berat. Ada hamba Tuhan dari Australia menawarkan
beasiswa kepada p Agung untuk sekolah Alkitab di Perth, Australia.
Tapi saat doa di bukit doa Getsemani, Tuhan melarang p Agung
meninggalkan Semarang.
Banyak
orang Kristen tidak mau bertahan dalam iman, karena yang dikejar
bukan Tuhan, tetapi uang. Saat kita mengejar uang, kita akan mudah
menyerah. Kita harus mengejar Tuhan dan kehendakNya. Saat kita kejar
uang, kita akan alami kelaparan rohani.
Apapun
yang terjadi, jangan pernah lari dan tinggalkan Tuhan, jangan mudah
kecewa
Saat
kita dengarkan apa kata Tuhan, hidup kita akan makmur dan termasyur
Kesaksian:
Di
awal pernikahan p Agung hanya punya motor butut. Suatu hari p Agung
mendoakan pengusaha Jakarta. Pengusaha ini mengirim barang dalam
jumlah besar ke Amerika, tetapi perusahaan rekanannya tidak mau
membayar. Selama 1 tahun urusan di pengadilan tidak ada hasilnya.
Ternyata dia belum mengembalikan perpuluhan selama 3 bulan. Kemudian
dia didoakan. Dalam waktu beberapa hari, si penghutang meminta maaf
dan mau mengangsur hutangnya dalam 6 bulan.
Pengusaha
ini kemudian akan mendirikan gereja, gedung sudah siap, dan dia
meminta p Agung untuk menjadi gembalanya dengan berbagai fasilitas:
rumah, mobil, gaji.
Tapi
Tuhan ingatkan p Agung untuk tetap menggembalakan di Semarang, walau
keluarga p Agung saat itu kesulitan keuangan, bahkan untuk makan
harus bertamu ke orang tua dan saudara.
P
Agung tidak pernah sesali semua itu, karena hari ini semua sudah luar
biasa.
Butuh
kesetiaan seperti Rut untuk membalikkan keadaan.
Kesaksian
dari bu Ruth – Mahanaim:
Ayah
kandung dari bu Ruth pemabuk, suka pulang malam dan memukul
anak-istrinya. Bu Ruth pernah hampir diperkosa ayah kandungnya. Di
suatu titik bu Ruth minta mamanya menceraikan papanya. Tapi mamanya
menolak, karena sejak memutuskan kawin, dia memutuskan untuk setia
dan menerima apa adanya, dan percaya bahwa Tuhan mampu merubah
papanya.
Perkataan
mama ini menanamkan benih kesetiaan pada bu Ruth.
Biarlah
engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di
Betlehem (Rut 4: 11b)
Berkat
dari tua-tua kota Betlehem itu ditujukan untuk Boas dan Rut. Ada
sifat-sifat pada Boas dan Rut yang merupakan “wadah yang siap dan
besar”, sehingga jika dikombinasikan akan menjadi alasan kuat bagi
Tuhan untuk memberkati mereka. Semua ada di Rut pasal 2.
Hal-hal
dari Rut yang harus kita miliki jika kita mau jadi wadah yang siap
dan besar:
1.
Rut memulai dari yang kecil, memungut dari yang tercecer
Di
ujung cerita Rut jadi istri orang terkaya di Betlehem. Tapi dari awal
Rut mau bekerja, bahkan dimulai memungut jelai yang tercecer.
Anugerah
tidak bertujuan membuat kita jadi pemalas dan tidak melakukan apapun,
tapi memberi kita kekuatan untuk melakukan apa yang Tuhan
perintahkan.
Banyak
orang ingin langsung jadi besar, tidak mau dari kecil, merasa terlalu
hina untuk ambil sesuatu yang kecil. Ini menyebabkan banyak anak
Tuhan kehilangan kesempatan yang Tuhan berikan.
Jika
kita mulai bekerja dengan kesombongan,
kita tidak akan pernah jadi besar
Jika
kita mulai dengan kerendahan hati, ketekunan dan
kerja keras, itu akan menjadi landasan yang kuat untuk menerima
berkat Tuhan
Taurat
mengatur supaya para penyabit menyisakan berkas-berkas yang tercecer
untuk dipungut oleh orang-orang miskin. Ini berarti Rut rendah hati,
mau mengakui bahwa dirinya miskin.
Tuhan
sudah sodorkan berkat pada banyak anak-anakNya, tapi mereka merasa
terhina dengan itu.
Berkat
dari hal-hal kecil:
Wanita
terkaya di China saat ini adalah pemimpin pemulung.
Menurut
Ir Ciputra, enterpreneurship adalah mengubah sampah menjadi emas.
Rut
tidak segan melakukan hal yang hina, paling rendah, paling kecil, dan
itu dilakukan dengan tekun dan rajin. Hal ini diamati para pekerja
Boas. Karakter seperti ini jarang dimiliki banyak anak Tuhan.
Orang
yang gampang merasa terhina tidak siap jadi besar, karena kesombongan
akan menjatuhkan kita dalam sekejap.
Mentalitas
kerajaan adalah berani memulai dari bawah, dengan rendah hati,
rajin dan tekun
Tokoh
yang mengawali dari bawah:
Saat
Israel menghadapi Goliat, yang muncul bukan ksatria besar dan hebat,
tapi yang muncul hanya Daud yang berusia belia dan kecil.
Di
saat Israel dalam kondisi genting, Tuhan datang kepada Gideon yang
penakut
Karya
penebusan Tuhan yang dahsyat dimulai dari kandang dan palungan yang
hina dan kecil
Tangan
yang lamban
membuat miskin,
tetapi tangan orang rajin
menjadikan kaya.
(Ams 10:4)
Tangan
orang rajin
memegang kekuasaan,
tetapi kemalasan
mengakibatkan kerja
paksa
(Ams 12:24)
Orang
malas
tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin
akan memperoleh harta yang berharga. (Ams 12: 27)
Alkitab
memuat banyak kisah sebagai rambu-rambu dan hukum, karena kepekaan
setiap orang berbeda-beda dan terbatas, dan karunia kita tidak
sempurna. Jika hukum-hukum itu kita langgar, maka akan menjadi
masalah.
Jika
kita tidak mau pungut apa yang tercecer, maka orang lain yang akan
memungutnya.
Hati
si pemalas
penuh keinginan, tetapi sia-
sia,
sedangkan hati orang rajin
diberi kelimpahan.
(Ams 13: 4)
Rancangan
orang rajin
semata- mata mendatangkan kelimpahan,
tetapi setiap orang yang tergesa-
gesa
hanya akan mengalami kekurangan.
(Ams 21: 5)
Seorang
wartawan menulis tentang Madona secara detil, jadi best
seller
dan jadi kaya raya. Padahal Madona tidak mau di wawancarai oleh
wartawan ini. Wartawan ini menunggu dekat rumah Madona, sewa mobil
box, dan memungut sampah Madona, sebelum mobil sampah datang. Dari
sampah itu dia menganalisa dan bercerita tentang keseharian Madona.
2.
Rut memiliki reputasi/ nama baik
Bujang
yang mengawasi penyabit- penyabit itu menjawab: " Dia adalah
seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari
daerah Moab. Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan
mengumpulkan jelai dari antara berkas- berkas jelai ini di belakang
penyabit- penyabit. Begitulah ia datang dan terus
sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti.
" (Rut 2: 6-7)
Kemurahan
hati diberikan kepada Rut karena reputasi kerja, bukan karena
pen-citraan. Pencitraan kita bisa rusak, tapi reputasi kerja kita
akan kokoh.
Orang
bisa fitnah kita dengan apapun, tapi tidak bisa menyangkal reputasi
kerja kita
Seluruh
orang Betlehem kenal reputasi kesetiaan Rut kepada Naomi (Rut 2:
11-12).
Artinya
Rut punya 2 reputasi, dan reputasi itu melekat pada namanya:
Pekerja
keras – diakui oleh para pekerja Boas
Setia
– diakui oleh Boas dan seluruh penduduk Betlehem
Jika
kita terkenal karena kerja dengan solid, jujur, benar (correct);
maka kemanapun kita pergi, etos kerja kita akan menggema. Jika kerja
kita tidak beres, yang melekat adalah reputasi jelek, dan itu akan
sangat menghambat kita. Bahkan saat berkat hampir kita peroleh, bisa
lenyap karena reputasi kita jelek. Sangat sulit untuk mencari orang
yang komitmen, setia, dan dapat dipercaya.
Ada
orang yang kerjanya sangat baik. Saat akan memulai usaha sendiri,
majikannya berusaha mempertahankannya sekuat tenaga. Tapi ada juga
orang lain yang jika keluar dari pekerjaan justru menyebabkan banyak
pihak bersukacita karena reputasi kerjanya buruk.
Jika
saat ini reputasi kita buruk, mari mulai dari awal. Lebih baik
terlambat daripada tidak sama sekali!
Nama
baik
lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik
dari pada perak dan emas. (Ams 22: 1)
Orang-orang
yang kerja tidak benar/ correct
biasanya menyalahkan orang lain. Tapi jika kita berkali-kali pindah
perusahaan dan kota, namun terulang hal yang sama, kemungkinannya
kita super sial, atau kita tidak tahu diri. Jika kita berkali-kali
mengalami kesialan sehingga orang lain tidak lagi percaya, maka kita
harus bertobat dan minta Tuhan pulihkan hidup kita.
Nama
yang harum
lebih baik dari pada minyak yang mahal (Pkh 7: 1a)
Hal-hal
dari Boas yang harus kita miliki jika kita mau jadi wadah yang siap
dan besar:
1.
Boas memiliki kemampuan human
relationship
yang luar biasa
Boas
menyapa sambil memberkati pegawai-pegawainya yang sedang bekerja. Dan
semua pegawai membalas salamnya dengan berkat. Boas bahkan makan
bersama pegawainya, artinya hubungannya dengan bawahan baik.
Urusan
bisa jadi baik atau jelek, hanya dari cara kita menyapa
orang lain.
Kemampuan
human
relationship
sangat menentukan kesuksesan kita.
Jika
kita hanya dikenal sebagai orang yang mengerikan, bossy,
suka memerintah, suka menekan bawahan, maka kita akan habis.
Ada
orang yang karakter dasarnya ceria dan gampang bergaul. Bagi mereka
yang tidak memiliki karakter seperti itu, harus belajar
dan memaksa
diri
bersikap akrab.
Ada
orang-orang yang otaknya pintar, tapi human
relationship
jelek, maka semua jadi rusak.
Kesaksian
saat kerusuhan Jakarta di Mei 1998
Seorang
teman p Agung di Jakarta memiliki pabrik. Ayah teman ini karakternya
buruk dan suka memaki karyawan, sehingga banyak karyawan yang
membencinya. Tuhan berkata kepada orang ini untuk membuat
rekonsiliasi dengan pegawainya. Semua pegawai dikumpulkan, diajak
makan, dan kemudian dia meminta maaf atas semua kelakuan ayahnya.
Malam
harinya 5 orang karyawan datang dan meminta maaf, karena mereka
berencana membakar pabrik, motifasinya karena sakit hati.
Rekonsiliasi itu meluluhkan hati mereka, bahkan mereka menjaga pabrik
itu dengan nyawa mereka.
Jika
kita ingin jadi besar, perbaiki human
relationship
kita.
Jawaban
yang
lemah lembut
meredakan kegeraman, tetapi perkataan
yang
pedas
membangkitkan marah. (Ams 15: 1)
Lidah
orang bijak
mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan
kebodohan. (Ams 15 : 2)
Seseorang
bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya
perkataan
yang tepat pada waktunya!
(Ams 15: 23)
Perkataan
yang menyenangkan
adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-
tulang. (Ams 16: 24)
Jika
kita ingin jadi besar, mari belajar berbicara dengan baik, santun,
dan mengobati hati orang lain.
2.
Boas mampu memonitor/ meng-inspeksi bisnisnya dengan baik
Inspect
what you expect (@Edwin Lois Cole)
Kita
harus mengerti yang terjadi hingga sampai level bawah, hingga sesuatu
jadi seperti yang kita harapkan. Walau perusahaan begitu besar, tapi
tetap harus temukan cara untuk meng-inspeksi hingga ke bawah.
Boas
memiliki banyak pegawainya, tapi saat ada orang baru: Rut, Boas
langsung mengetahuinya.
Lakukan
pembukuan usaha dengan baik dan detil, sehingga semua kondisi
termonitor
Jika
kita bekerja pada orang lain, dan kita mengerti sebuah penyimpangan,
kita harus memberikan informasi kepada atasan. Hal ini membantu untuk
mengetahui kondisi sebenarnya.
Banyak
orang yang perusahaannya besar, tapi anak-anaknya tidak tahu apa-apa,
bahkan menggaji orang lain untuk jadi direktur. Maka keruntuhan
perusahaan tinggal menunggu waktu.
Alkitab
tidak mengatakan bahwa Rut cantik, mungkin penampilannya biasa saja,
tapi punya karakter, dan itu yang menarik perhatian Boas.
Ams
27: 23-27
Kenallah
baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan hewanmu (Ams
27: 23)
Kita
harus mengenali baik-baik: usaha, bisnis, pekerjaan, kantor kita.
Kalau
rumput menghilang dan tunas muda nampak, dan rumput gunung
dikumpulkan, maka engkau mempunyai domba-domba muda untuk pakaianmu
dan kambing-kambing jantan untuk pembeli ladang, pula cukup susu
kambing untuk makananmu dan makanan keluargamu, dan untuk penghidupan
pelayan-pelayanmu perempuan. (Ams 27: 23-27)
Kenali
semua usaha kita dengan baik, maka hasilnya akan luar biasa.
3.
Boas mempunyai sikap yang benar / correct
(Rut
3: 10-15)
Saat
Rut meminta untuk ditebus oleh Boas, sikap Boas benar/ correct.
Sebelum Boas ada 1 orang yang lebih berhak menebus Naomi dan Rut.
Boas mendapati bahwa Rut spesial, memiliki reputasi luar biasa, dan
siapapun yang menikahi Rut akan sangat diuntungkan. Tetapi Boas tidak
langsung menebus Rut, tapi menawarkan lebih dulu pada orang yang
lebih berhak.
Kebanyakan
orang bekerja secara main sikat, walau itu jatah orang lain. Sikap
ini tidak correct
Watak
yang suka main sikat dan mengambil hak orang lain, akan menciptakan
reputasi negatif. Reputasi negatif inilah yang akan menghalangi kita
menerima berkat besar.
Manusia
umumnya hanya bisa ditipu 1 atau 2 kali. Dengan teknologi komunikasi
yang ada saat ini, reputasi jelek kita akan menutup banyak pintu
berkat.
Contoh:
Lence
Armstrong juarai tour de France beberapa kali. Saat diketahui
dopping, seluruh medali dibatalkan. Selain itu semua kontrak iklan
juga dibatalkan, karena perusahaan-perusahaan itu tidak mau dikaitkan
dengan reputasi buruknya.
Kadang
penjualan sebuah produk gagal bukan karena kualitas produknya, tapi
karena reputasi buruk penjual/ salesnya. Contoh reputasi buruk:
karakter buruk, pemarah, suka berhutang dimana-mana, suka membentur
dan melukai banyak orang.
Sikap
benar/ correct dan perduli terhadap orang lain perlu dilatih. Jangan
ambil hak orang lain.
4.
Boas bekerja cepat dan tidak suka menunda
Lalu
kata mertuanya itu: " Duduk sajalah menanti, anakku, sampai
engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu
tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari
ini juga. " (Rut 3: 18)
Orang
yang bekerja dengan cepat karena ritmenya cepat.
Orang
yang tergesa-gesa biasanya karena waktunya mepet/ sempit.
Orang
yang suka menunda menumpuk pekerjaan yang akhirnya tetap harus
diselesaikan. Akibatnya semua justru jadi berantakan.
5.
Boas murah hati
Maka
Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku
pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang
murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya:
"Pergilah, anakku." (Rut 2:2)
Rut
awalnya mencari pekerja yang murah hati, lalu memungut gandum di
belakangnya. Pekerja-pekerja Boas murah hati karena tuannya murah
hati.
Orang-orang
terkaya dunia punya beberapa kesamaan sifat, dan yang terutama
adalah:
Mereka
orang-orang yang murah hati, mereka memberi uang dan perhatian yang
besar untuk menolong orang yang sedang berkesusahan dan tidak
beruntung nasibnya.
Kita
harus membiasakan diri untuk memiliki hati yang pemurah (a generous
heart)
Mari
belajar memberkati orang lain, walaupun kita belum punya lebih.
Kesimpulan:
Semua
sifat terbaik di atas harus masuk ke hidup kita, hingga akhirnya
mengembang luar biasa dan jadi besar.
Semua
sifat di atas merupakan penyangga, seperti anggur yang memerlukan
tiang untuk merambat dan bertumbuh. Jika anggur tanpa penyangga,
akan terus di bawah dan bersentuhan dengan tanah, jadi kotor, busuk,
tidak bisa dipetik buahnya.
Semua
yang dibagikan hari ini merupakan pagar bagi kita.
Siapa
banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia
sendiri akan diberi minum. (Ams 11: 25)
Orang
yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang
kejam menyiksa badannya sendiri. (Ams 11: 17)
Dan
sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah
juga demikian kepada mereka (Luk 6: 31)
Orang
yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si
miskin. (Ams 22: 9)
Biarkan
semua sifat di atas menjadi watak kehidupan kita!
Besok:
pembagian biji sesawi, pengurapan 1 demi 1.
Korespondensi:
@Antonius_FW
(tweeter);
pin
BB 24D0C381
WhatsApp
– 085 727 868 064