Monday, April 6, 2015

Close to the Cross but Far From the Blood – Petrus Agung – Jumat, 03 April 2015

Jumat, 03 April 2015
Close to the Cross but Far From the Blood
Petrus Agung

Mat 27:31-54
Ada banyak orang di sekitar Yesus saat Dia disalibkan. Mereka sangat dekat dengan salib, tapi sangat jauh dari darahNya.

Contoh "dekat dengan salib tapi jauh dari darah Yesus":
Retret JKI beberapa tahun yang lalu. Setelah doa malam, mereka baru sadar bahwa tempatnya angker. Kemudian peserta berdoa dan menengking iblis. Tiba-tiba ada suara tanpa sosok: "awas kamu"! Salah seorang peserta retret mengambil salib yang tergantung di dinding, lalu salib itu diacung-acungkan sambil menantang setan. Tapi itu sama sekali tidak menolong.

Yang berkuasa bukan salib, tapi darah Yesus.

Ilustrasi:
  • Saat kita makan, yang hebat bukan piringnya, tapi makanannya.
  • Saat kita minum, yang menyegarkan adalah cairan di dalamnya, dan bukan cangkirnya

Salib adalah sebuah alat untuk membuat darah Yesus dicurahkan.

Dalam kisah penyaliban ada beberapa tipe orang di dekat salib Yesus

1. Majelis agama (Sanhedrin), imam-imam, ahli Taurat, dan tua-tua Yahudi
Mereka dekat dengan salib Yesus, tapi jauh dari darahNya. Mereka hanya bisa mengolok-olok Yesus. Menurut prinsip perjanjian lama, peristiwa penyaliban Yesus harusnya sakral. Di perjanjian lama imam besar masuk Ruang Maha Kudus 1 tahun sekali, lalu memercikkan darah pendamaian pada Tabut Perjanjian, sehingga ada pendamaian antara Tuhan dan manusia.
Ibadah ini berbahaya, imam besar bisa mati. Maka imam besar diikat pada tali, dan di bajunya ada bel. Jika bel tidak lagi berbunyi, maka imam-imam di ruang kudus harus menarik tali itu, karena selain imam besar tidak ada yang boleh masuk Ruang Maha Kudus.
Orang-orang ini sangat beragama, maka mereka seharusnya sadar bahwa Yesus adalah "anak domba Allah" yang disembelih bagi mereka, dan setiap tetesan darahNya mendamaikan manusia dengan Bapa di Surga.

Orang-orang berusaha mencari lokasi Tabut Perjanjian. Salah satu ahli berkata bahwa Tabut ada persis di gua di bawah Golgota. Dia melihat di gua itu ada retakan yang tembus hingga posisi salib Tuhan. Secara pribadi, dengan logika Alkitab, p Agung percaya ini benar. Tuhan pasti menggenapi apa yang diperintahkanNya sendiri dalam perjanjian lama. Darah Yesus mengalir, merembes ke bawah, hingga menetes pada Tabut Perjanjian. Maka secara sah Yesus membawa darahNya sendiri untuk dihadapkan pada Bapa, dan mendamaikan antara Bapa dengan manusia.

Jika kita tidak bisa memahami dan mengerti pengorbanan dan apapun yang Yesus lakukan, maka kita akan menyingkirkan banyak hal yang Tuhan ingin berikan dalam hidup kita.

Setiap anak Tuhan harus kenal dengan Tuhan melalui membaca Alkitab, dan minta roh pengertian dari Tuhan mengajari kita.

Kesaksian
Kebaktian khusus Bob Wainer di JKI Permata. Ps Bob menceritakan bebannya untuk memenangkan India. Ps Bob akan kumpulkan dan melatih banyak anak Tuhan India, sehingga mereka bisa menginjil di India. Dana yang dibutuhkan untuk acara itu sangat banyak.
Persembahan hari itu, ditambah kas gereja, semua diserahkan pada ps Bob untuk misi di India.
Ps Bob ajak p Agung ikut mengajar di India. Saat KKR di lapangan, massa yang hadir tidak tertib: ngobrol sendiri, berjalan kesana-kemari, tidak ada hadirat Tuhan. Ps Bob marah karena mereka tidak tahu harga yang dibayar ps Bob dan pembicara yang lain. Ps Bob bercerita perjuangannya selama 1 tahun: membagi visi dan mengumpulkan dana untuk acara itu, demi memenangkan India bagi Tuhan. Sejak saat itu tiba-tiba ada ketertiban, dan ada jemaat yang lebih responsif.

Saat Yesus melakukan pengorbanan yang luar biasa, ternyata respon banyak orang sangat berbeda. Pengorbanan Yesus tidak penting bagi pemuka agama, dan mereka terus mengejek dan meminta bukti bahwa Yesus adalah Mesias. Padahal selama 3 tahun Yesus sudah membuktikan bahwa Dia adalah Mesias.
  • Lazarus sudah 4 hari mati, tapi dibangkitkan. Menurut tradisi Yahudi, setelah 4 hari maka roh seseorang tak mungkin kembali ke tubuhnya.
  • Anak dari janda di Nain dibangkitkan.

Tuhan tidak bisa di dikte manusia. Tuhan membuktikan bahwa Dia Mesias dengan caraNya sendiri.

Seringkali kita menggunakan banyak atribut salib (kalung, anting, baju, dll), mengerti tentang agama, tapi ternyata jauh dari darahNya. Kelompok pertama ini harusnya mengucap syukur kepada Tuhan, tapi mereka memilih untuk mencemooh.

Orang yang biasa mencemooh apa yang Tuhan kerjakan tidak akan pernah kemana-mana.

2. Prajurit-prajurit yang membuang undi untuk mendapatkan jubah Yesus.
Orang-orang agamawi mencemooh pengorbanan Yesus, sementara mereka membiarkan perjudian terjadi di depan mereka.

Jubah Yesus adalah jubah terusan dari atas hingga ke bawah. Ternyata itu adalah jubah seorang imam. Di bagian leher ada penguat supaya tidak robek. Imam besar yang jubahnya robek akan kehilangan keimamannya.

Jangan pernah menghakimi siapapun, karena orang yang menghakimi dekat dengan kemarahan. Kemarahan tanpa kendali menyebabkan seseorang kehilangan anugerah dan berkat besar dalam hidupnya

Dengan pakaiannya Yesus mengatakan bahwa Dia adalah imam besar. Salah satu alasan Kayafas marah pada Yesus karena Yesus mengenakan pakaian seperti imam besar.
Saat Kayafas bertanya apakah Yesus anak Allah, Yesus berkata: "Engkau sendiri mengatakannya" (Mat 26: 63-65). Mendengar itu Kayafas marah, DAN MEROBEK SENDIRI PAKAIANNYA.

Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.(Mat 26: 65)

Mulai saat itulah Kayafas bukan lagi imam besar di hadapan Tuhan, karena Kayafas memecat dirinya sendiri. Sementara jubah imam besar yang digunakan Yesus tidak robek. Tuhan membuat supaya orang Romawi tidak merobek jubah Yesus, tapi membuang undi atasnya. Yang dirobek: tirai bait Allah. Tirai ini membatasi antara Tuhan dan manusia. Robekan dari atas, artinya inisiatif dari pihak Tuhan. Hari itu semua orang bisa melihat ke dalam Ruang Maha Kudus.

Kesaksian
Seseorang hamba Tuhan punya karunia kerasulan, membuka banyak gereja di mana-mana. Banyak hamba Tuhan lain mengeluh, mengejek, menghujat, bahkan membuat lelucon tentang hamba Tuhan itu. P Agung sering dengar ini, dan mulai meracuni hatinya. Tuhan selamatkan p Agung dengan memerintahkan supaya tidak ikut-ikutan menghakimi dan bergosip tentang hamba Tuhan itu. Karena saat itu dilakukan, sama dengan menolak semua anugerah, berkat, urapan, karunia,
favor Tuhan di hidupnya, dan tidak akan bisa mengalir pada p Agung. Jika merasa harus berbicara, bicarakan 4 mata dengan hamba Tuhan itu.
Satu kali JKI membeli tanah Holy Stadium, dan diberi waktu 2 tahun untuk melunasinya. Ada persembahan dari anak Tuhan dari Jakarta berupa ruko 3 lantai. Tuhan perintahkan supaya ruko itu dipersembahkan p Agung untuk sesuatu yang sedang dibangun hamba Tuhan itu. Sebelum ruko dipersembahkan, ada anak Tuhan lain memberikan 3 sertifikat dengan harga beberapa kali lipat dari yang akan dipersembahkan p Agung.
Setelah p Agung memberikan persembahan, hamba Tuhan itu mengurapi p Agung, dan meng-impartasi-kan urapannya pada p Agung.
Hingga saat ini p Agung tidak pernah melihat orang-orang yang dulu menghina hamba Tuhan itu, hidupnya menjadi luar biasa.

Bicarakan hal-hal yang membangun, bukan yang meruntuhkan.


Bagi tentara di kaki salib, jubah Yesus hanyalah properti yang bagus, dan mahal, tanpa tahu kedalaman dan nilainya, semua hanya diukur uang.
Mari ikut Tuhan di kedalamanNya, bukan hanya di permukaan. Saat kita bisa tangkap value-nya, kita akan mengalami anugerah Tuhan yang luar biasa.

3. Simon dari Kirene
Ada orang yang dekat dengan salib dan bersentuhan dengan darah, yaitu Simon dari Kirene. Kota Kirene terletak di dekat Libya.

Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. (Mrk 15: 21)

Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu. (Rm 16: 13)

Rekonstruksi kisah
Pada hari raya Paskah, orang-orang Yahudi yang saleh di seluruh dunia pulang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah dan Pentakosta, setelah itu mereka kembali ke daerahnya. Di antaranya adalah Simon dari Kirene. Yesus memanggul salib sendiri, dan terjatuh beberapa kali. Karena melihat Yesus tidak kuat, maka tentara Romawi memaksa Simon untuk membantu memikul salib Yesus. Simon takut pada orang Romawi, maka dia terpaksa memikul salib. Simon pasti bertanya-tanya tentang Yesus, dan apa kesalahan yang menyebabkan Yesus disalib. Selain itu saat penyaliban terjadi gempa, dan gerhana matahari total di atas Yerusalem. Beberapa hari kemudian ada berita kebangkitan Yesus.

Pada hari Pantekosta, semua orang Yahudi kembali kumpul di Yerusalem. Roh Kudus dicurahkan pada para rasul. Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk kirene. P Agung yakin bahwa saat Petrus berkhotbah itulah Simon tersadar bahwa yang dikatakan Petrus benar. Di hari itu Simon termasuk dalam 3000 orang yang percaya dan dibabtis.
Simon mengalami perubahan. Saat kembali ke Kirene, dia bawa hidup baru dan berita itu kepada keluarganya, lalu menceritakan semua yang dilaminya. Maka seluruh keluarga Simon terima Yesus sebagai Tuhan dan Mesias. Simon bukan hanya close to the cross, tapi juga touch by the blood.

Siapapun yang bersentuhan dengan Tuhan, terutama Tuhan dalam penderitaanNya, maka dia tidak bisa lari dari Tuhan.


Setiap kali salib dan darah menyentuh hidup kita, semua tidak akan sama.

Iman Simon ditanam kuat dalam keluarganya. Sejarah membuktikan bahwa di kota Roma ada jemaat Tuhan, dan beberapa orang pemimpin yang terkenal adalah Alexander dan Rufus. Paulus memberikan salam kepada mereka, dan bahkan menganggap istri Simon dari Kirene sebagai ibunya.

Orang yang dekat dengan salib, mengerti pengorbanan Tuhan, lalu mengijinkan darah Tuhan masuk di hidup kita, itu akan mengubah kita selamanya.

Kadang kita seperti dipaksa memikul salib, tapi jangan pernah sesali, karena Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang luar biasa dengan hidup dan keluarga kita.

Kesaksian keponakan p Hengky (Jeden)
Anak ini mimpi di bawa ke surga. Saat bertemu Yesus, Tuhan tunjukkan tanganNya yang berlubang dan berpesan: "always remember this". Kita harus ingat saat Yesus disalib, mati, dan bangkit bagi kita.

Cinta Tuhan pada kita sangat besar, hingga Dia berikan nyawaNya bagi manusia.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3: 16)

Biarkan salib dan darah Yesus menyatu dengan hidup kita.

Penutup
Ps John Avanzini berkata bahwa dia melihat di hidup p Agung ada perjanjian garam. Ps John berpesan supaya setiap kali Tuhan gerakkan, maka p Agung harus menaburi persembahan dengan garam. Karena perjanjian garam berkata: "lemaknya buat Tuhan, dagingnya buat kita".

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Thursday, April 2, 2015

Sesuai dengan Hikmat dan Kehendak Tuhan – Petrus Agung – Minggu, 22 Maret 2015

Minggu, 22 Maret 2015
Sesuai dengan Hikmat dan Kehendak Tuhan
Petrus Agung

Tidak ada yang kebetulan: hubungan antara Iran dan Israel
Roh Kudus minta p Agung memperhatikan segala sesuatu yang terjadi akhir-akhir ini, karena semua berlangsung sangat cepat. Semua dalam hidup kita tidak kebetulan, tapi di desain Tuhan.

Artikel
Presiden Amerika Serikat meminta Iran membebaskan beberapa orang USA yang masih ditahan, dalam rangka tahun baru Iran (Nowruz). Iran punya tahun baru tradisional: Nowruz (artinya new day, hari baru), yaitu 20 Maret, bertepatan dengan 1 Nissan. Berarti ada sesuatu yang bertumpuk: tahun baru rohani Yahudi dengan tahun baru Iran. Hari-hari ini hubungan 2 negara ini sedang tidak baik.

Menurut pdt Afsin (orang Iran yang sudah pindah ke Kanada): Di dalam sejarah Alkitab, Iran selalu jadi pembela Israel. Beliau yakin suatu hari nanti Iran akan mendukung Israel.
  1. Ahasyweros melalui saran Ester, menolong bangsa Yahudi dari pembantaian yang dirancang Haman.
  2. Raja Koresi / Cyrus mengeluarkan dekrit mengijinkan orang Yahudi pulang ke Israel. Raja ini dinubuatkan Yesaya ratusan tahun sebelumnya. Pelaksana dekrit adalah penerusnya yang bernama raja Artasasta (nama kecilnya juga Cyrus).
  3. Salah satu dari orang Majus diyakini berasal dari Iran, karena di masa itu Persia adalah yang paling maju dalam ilmu perbintangan

Est 1: 1-8 – Pesta pertama hanya untuk pembesar/ pejabat, berlangsung selama 6 bulan. Di pesta kedua rakyat dan pejabat berpesta selama 7 hari. Puri Susan sekarang adalah kota Sos. Tanggal 29 Maret 2015, sekian abad yang lalu adalah permulaan pesta 7 hari Ahasyweros.

Setelah genap hari-hari itu, maka raja mengadakan perjamuan lagi tujuh hari lamanya bagi seluruh rakyatnya yang terdapat di dalam benteng Susan, dari pada orang besar sampai kepada orang kecil, bertempat di pelataran yang ada di taman istana kerajaan. (Est 1:5)

Maka artinya dari tanggal 29 Maret kita akan masuk dan menikmati pesta raja. Semua yang jasmani dan rohani paralel. Saat ada pesta rohani, akan ada pesta jasmani.

Indonesia-Iran punya hubungan:
1. Saat red-carpet, JKI pernah kirim utusan ke Iran
Ketentuan Iran: bagi orang yang pernah ke Israel akan ditolak masuk Iran. Tapi suatu hari beberapa duta besar datang ke Semarang, diantaranya duta besar Iran. JKI membantu hospitality-nya. Duta besar itulah yang membantu sehingga tim bisa mendapat visa Iran, walau mereka sebelumnya juga pernah ke Israel. Di Iran mereka memenangkan dan membabtis beberapa jiwa.

2. Pengungsi Iran di Indonesia
Nori, orang Iran, terima Tuhan Yesus. Di Iran dianiaya, lalu bersama 2 anaknya lari dari Iran. Kapalnya pecah di perairan Medan. Mereka ditangkap dan ditampung di Semarang sebagai pengungsi. Sang istri yang semula menentang, akhirnya menyusul ke Indonesia, dan mau percaya Tuhan.
Mereka lalu dilayani oleh pdt Avsin. Kemudian mereka sekeluarga dibabtis di Semarang. Akhirnya mereka dipindah ke Jakarta atas perintah PBB (UNHCR).

Ada koneksi indonesia-Iran. Dalam misi ke Iran, tim membabtis orang Iran. Di Indonesia JKI juga membabtis orang Iran


Sesuai dengan Hikmat dan Kehendak Tuhan

Ezr 7: 17-25
Salary dari kata salarium (latin) = garam. Tentara Roma masa itu digaji dengan garam.
Saat terima perak, gandum, anggur, minyak, ada batasnya. Tapi saat terima salarium dari Tuhan: tak terbatas (unlimitted).

Beberapa poin yang harus kita mengerti, sehingga kita hidup sesuai hikmat dan kehendak Tuhan

1. Milikilah pengertian
Modal Ezra adalah ahli kitab, dia mahir dalam hal Taurat Musa. Ezra bukan politikus atau tentara. Alkitab diberikan pada semua kita, maka untuk bisa mahir dalam Firman Tuhan tidak harus jadi teolog.

Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, (Mrk 4: 33)

Yesus jika berkhotbah, masing-masing jemaat akan mendapat pengertian masing-masing. Semakin dalam pengertian seseorang, semakin banyak Tuhan bicara.

With many similar parables Jesus spoke the word to them, as much as they could understand. (Mrk 4: 33, NIV)

Semakin banyak pengertian kita, semakin banyak Yesus bisa berbicara, maka hidup kita semakin hidup kita berubah. Jika pemahaman dangkal, Tuhan akan berbicara tidak terlalu dalam dengan kita.

Kesaksian
Di masa muda p Agung memburu pengertian tentang iman: apakah iman itu, bagaimana cara kerjanya, bagimana rasanya beriman, dst. Karena p Agung yakin saat dia mengerti dan tahu tentang iman, maka dia tidak akan miskin dan hidupnya berubah. Sayangnya jarang anak Tuhan yang memburu seperti ini.

With many stories like these, he presented his message to them, fitting the stories to their experience and maturity. (Mrk 4: 33, MSG)

Seseorang bisa menangkap pengajaran Yesus sesuai pengalaman hidup dan kedewasaan mereka.

Ilustrasi:
Untuk mendapatkan SIM kita seharusnya ujian. Kita harus tahu aturan dan rambu-rambu, kemudian di test. Ketika melanggar rambu-rambu, bagaimanapun cara mendapatkan SIM-nya (ujian atau mujizat), tetap akan ditilang.
Seorang teman p Agung 3x tidak lulus ujian SIM di USA. Dia tidak lulus pada saat men-starter mobil. Seharusnya sebelum starter mesti lihat semua spion, baru start mesinnya.
Setiap negara atau wilayah ada aturannya, saat kita mengerti dan ikuti, kita akan dapatkan keuntungannya. Tidak memiliki pengetahuan dan pengertian akan mendatangkan berbagai masalah. Kadang walau memiliki pengetahuan dan pengertian masih bisa mendatangkan berbagai masalah.

Contoh pentingnya pengetahuan budaya:
Saat bertamu ke rumah seseorang suku Madura, tamu harus berdiri di luar rumah/ halaman dan bertanya keberadaan si bapak. Karena jika si bapak tidak ada, dan kita bertemu istrinya, hukum lokal yang berlaku adalah carok (duel dengan senjata celurit)

Ada banyak orang masuk area tertentu, tapi tidak mengerti aturannya. Kita harus mengenali Tuhan, memiliki pengertian tentang Firman Tuhan!

2. Hitung segala sesuatunya
Luk 4: 29- 32
Di awal pelayanan, Yesus masuk Nazaret, tempat Dia dibesarkan. Yesus mengajar di rumah ibadat. Saat membuka kitab Yesaya, lalu membaca Yes 61: 1, lalu berkata bahwa hari itu nubuat itu digenapi, dengan kata lain Yesus memproklamirkan diri sebagai Mesias.
Orang Nazaret sudah mendengar bahwa Yesus adalah rabbi baru yang penuh kuasa, dan mampu membuat mujizat. Di awal mereka kagum, lalu mulai bergunjing satu sama lain, dan mengenali bahwa Yesus berasal dari daerah yang sama. Mereka merasa Yesus adalah kelompok mereka, lalu mereka merendahkan, marah, lalu seret Yesus ke jurang. Yesus menyelinap pergi, kemudian mengajar di Kaparnaum.

Kita kadang menghadapi batu sandungan yang tidak bisa ditembusi, dan susah dirubah. Jangan habiskan sisa hidup kita untuk terhenti oleh masalah itu. Kebaskan, jalani lagi, ambil berputar, lalu teruskan hidup kita. Suatu saat masalah itu akan selesai dengan sendirinya.

Contoh penghalang untuk maju:
  • Seorang wanita menikah dengan pria yang salah. Di awal seperti pangeran, tapi setelah menikah ternyata mengerikan sifat dan kelakuannya. Tapi perkawinan tidak bisa dibatalkan kecuali maut memisahkan. Si istri harusnya tidak terhenti oleh masalah ini dengan meratapi kondisinya. Doakan suami itu, urapi saat tidur, besarkan anak-anak dengan kasih, lanjutkan hidup, lakukan yang Tuhan perintahkan.
  • Saat berhutang besar jangan hanya fokus dengan itu. Janganlah itu menghalangi kita untuk memberkati orang lain yang lebih susah, terutama yang Tuhan perintahkan kita untuk berkati.
  • Orang yang dikasihi meninggal, jangan habiskan waktu meratapi orang yang meninggal, karena masih ada anak-anak atau hal lain yang harus diurusi.

Yesus ditolak di Nazaret, tapi tidak berhenti dan terpuruk karena penolakan di kampungnya. Dia menyngkir, melanjutkan pelayanan, dan mengajar di kota lain.

P Agung pernah dididik 2 guru yang bijaksana
1. Guru SMP. Saat menghadapi tes kenaikan kelas, guru ini memberi arahan. Ada 50 soal tes yang harus selesai dalam 90 menit. Jika ada soal yang sulit dan tidak dimengerti, harus dilompati. Setelah semua soal yang bisa dikerjakan diselesaikan, jika masih ada waktu maka digun akan untuk memeriksa dan mengerjakan soal yang sulit itu. Arahan ini sangat membantu p Agung.

2. Dosen pembimbing p Agung.
Dosen ini memberi nasehat supaya kuliah cepat selesai: jangan terlalu ikut kegiatan kampus yang tidak ada kaitan dengan studi, di awal ambil kuliah sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya, sehingga tidak ada yang tertinggal. Mata kuliah terberat adalah saat skripsi, karena semua mandiri. Maka saat skripsi tidak perlu tambahan mata kuliah yang membebani.
P Agung menjalankan nasehat ini, sehingga p Agung hanya perlu 4 bulan untuk menyelesaikan skripsinya, karena tidak ada beban mata kuliah lain

Dua cara di atas bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Pengumuman
24-25 acara di Jayapura, Papua
KKR anak, KKR youth, pasar rakyat, KKR kesembuhan, babtisan, seminar.

Kebaktian istimewa bersama Ps Jon Avanzini di bulan maret: tanggal 27 jam 18:00, tanggal 28 jam 17:00, tanggal 29 jam 07:00 dan 17:00
  • Tanggal 27, sekian abad yang lalu, orang Israel sedang bersiap-siap menyeberang Yordan dan masuk tanah Kanaan
  • Tanggal 29, sekian abad yang lalu adalah permulaan pesta 7 hari Ahasyweros.

Tahun baru tradisional Iran : Nowruz


Tuesday, March 31, 2015

Nissan Tanggal 1 – Petrus Agung – Jumat, 20 Maret 2015

Jumat, 20 Maret 2015
Nissan Tanggal 1
Petrus Agung

Tanggal 1 nissan adalah tahun baru rohani Yahudi, karena yang menetapkan Tuhan sendiri. Rosh-Hashanah adalah tahun baru jasmani bagi orang Yahudi. Tanggal 1 nissan juga sebagai acuan masa pemerintahan raja-raja Israel.

" Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap- tiap tahun. (Kel 12: 2)

Dalam sejarah Israel ada beberapa event terjadi pada 1 nissan:
1. Musa mendirikan kemah pertemuan pada 1 nissan. Saat itulah kemuliaan Tuhan turun.

Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Kel 40: 17)

Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. (Kel 40: 34-35)

2. Raja Hizkia mentahbiskan/ me-rededikasikan kembali bait Allah pada 1 nissan.

3. Koresy/ Cyrus dinobatkan menjadi raja Media-Persia. Yesaya menubuatkan tentang Koresy beberapa abad sebelumnya, bahkan dengan tepat menyebut namanya. Raja inilah yang mengijinkan orang Yahudi kembali dari pembuangan ke tanah perjanjian, dan membangun kembali bait Allah.

Kisah tentang broadcast BBM
Ada broadcast tentang suatu penguumuman CNN, tapi setelah di cek ternyata berita itu tidak ada. Tapi inti beritanya mengandung kebenaran: orang Yahudi ingin membangun kembali Bait Allah.

Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya. (Why 11:2)

Ayat ini adalah gambaran orang-orang "Kristen halaman" yang akan tertinggal saat pengangkatan.

Penemuan ahli arkeologi memberikan kemungkinan penafsiran lain dari ayat di atas:
Semula diduga bahwa pondasi bait Allah Salomo tepat di bawah masjid Al Aqsa. Jika Israel nekat membangun Bait Allah di lokasi itu, maka akan terjadi perang. Tapi setelah diteliti lebih jauh, ternyata masjid itu dulunya adalah bagian dari halaman. Maka orang-orang Yahudi tidak akan menyentuh masjid itu, dan hanya membangun ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus.
Menurut nubuatan dalam Alkitab sebelum terjadi pembangunan akan didahului oleh perundingan, perdamaian, kesepakatan. Sehingga akan terjadi pembangunan tanpa perang. Tapi ternyata yang terpilih sebagai perdana menteri Israel adalah Benyamin Netanyahu yang sangat keras, dan hampir mustahil ada perdamaian.

Data lain menyebutkan
  • Di suatu negara lahir red heifer (lembu merah). Lembu ini dipotong, dibakar, dan abunya ditaburkan di tanah tempat bait Allah akan dibangun.
  • Warna ungu dan biru untuk pakaian iman didapat dari keong tertentu. Selama ini keong itu sudah punah, tapi sekarang tiba-tiba muncul di suatu negara dengan jumlah besar.


4. Raja Artahsasta (nama kecilnya Koresy) adalah yang mengeluarkan dekrit mengijinkan orang israel pulang, dan yang memimpin perjalanan umat Tuhan kembali ke Yerusalem adalah imam dan ahli kitab bernama Ezra.

Ez 7: 1-28
Daftar leluhur Ezra ditulis terperinci (ay 1-5). Ini artinya:
  1. Tidak ada generasi yang hilang di mata Tuhan.
  2. Warisan rohani yang Ezra dapat dari leluhurnya.

Apapun yang kita dapat hari ini adalah warisan dari generasi sebelum kita yang sudah membayar harganya, dan semua dalam perencanaan Tuhan

Kesaksian
P Agung mulai full timer 1987. Saat di undang bu Nany ke Cirebon, di sana p Agung bertemu orang tua dari p Yusak dan bu Nany. Saat bercakap-cakap dengan si opa, dia tiba-tiba berdiri dan menunjuk pada p Agung: "kamu orangnya!". Si opa berkata bahwa dia sudah menunggu p Agung selama 25 tahun. Sekitar tahun 1960-an ada hamba Tuhan Afrika, anak seorang raja, melayani KKR di Jepara. Suatu kali setelah makan malam, dia berkata: suatu kali akan bertemu seorang muda, yang saat anak muda itu berbicara membuat hati berkobar, seperti saat mendengar pendeta Afrika itu berbicara. Pendeta itu minta disampaikan pesan: "Tuhan akan pakai kamu dengan luar biasa".
Selama 25 tahun si opa menunggu, dan bahkan bahkan lupa. Saat berbicara dengan p Agung, hatinya terbakar. Setelah tanya Tuhan, Tuhan meng-iya-kan bahwa memang p Agung-lah orangnya.
Tahun 1960 p Agung belum lahir. Ini artinya ada rencana Tuhan di hidup p Agung, juga di hidup semua anak Tuhan.

Ezra ini berangkat pulang dari Babel. Ia adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan TUHAN, Allah Israel. Dan raja memberi dia segala yang diingininya, oleh karena tangan TUHAN, Allahnya, melindungi dia. (Ezr 7: 6)

Modal Ezra: ahli kitab, dan mahir dalam urusan kitab Taurat Musa. Ezra bukan politikus, ahli militer, pejabat, atau ilmuwan.

Tugas bagi jemaat:
Perbanyak baca Alkitab, duduk di kaki Tuhan dan belajar dari Tuhan. Inilah kunci untuk mendapatkan hal-hal yang luar biasa. Jangan asal baca, tapi setiap kali minta Tuhan Roh Kudus mengajari kita.

Ada kaitan antara mengerti kitab dan huklum-hukum Tuhan, dengan penyertaan Tuhan dan pemberian dari raja.

Ilustrasi:
Seseorang beranak 5. Si orang tua bercerita tentang harta miliknya. Saat sedang bercerita, 4 orang anak tertawa dan bergurau, hanya 1 yang mendengarkan dengan serius.
Jika 2-3 kali terjadi bahwa anak-anak yang lain tidak memperhatikan, maka si orang tua akan sampai pada batas kesabaran dan tidak melanjutkan ceritanya. Tapi si anak yang serius mendengarkan akhirnya bertanya pada orang tua-nya. Maka orang tua-nya akan menunjukkan lokasi penyimpanan harta-bendanya. 4 anak hanya mendapat recehan, tapi anak yang serius mewarisi paling banyak.

Tuhan hanya akan membuka rahasianya pada mereka yang tertarik dan terus mengejar hingga Tuhan buka rahasia hatiNya

Ezra seorang ahli kitab, mahir dalam soal Taurat Musa. Maka raja memberi segala yang diingininya.

Kesaksian
P Agung diundang berkhotbah di Ungaran. WL-nya baru lulus sarjana teologi. WL ini mengatakan bahwa teologi adalah ibu semua ilmu pengetahuan. Menurut p Agung pernyataan ini benar, karena saat kita kenal Tuhan, kita tahu segala-galanya.

Tepat pada tanggal satu bulan pertama ia memulai perjalanannya pulang dari Babel dan tepat pada tanggal satu bulan kelima ia tiba di Yerusalem, oleh karena tangan murah Allahnya itu melindungi dia. (Ez 7: 9)

Ezra tidak minta pengawalan raja karena malu, karena dia sudah berkata kepada raja bahwa Tuhan yang menyertai. Ternyata selama 5 bulan memang Tuhan menyertai.

Ez 7: 12-26
Dekrit yang diberikan raja kepada seorang yang memutuskan mempelajari taurat Tuhan. Saat kita punya kepentingan/ interest sama dengan Tuhan, maka hukum Tuhan akan menjadi pegangan kita (ay 14).

Pengajaran stewardship:
(ay 17) Otoritas yang raja berikan kepada Ezra: Ezra mendapat banyak harta dan kelimpahan, tapi prioritas pertama adalah untuk persembahan kepada Tuhan. Sisanya adalah apa yang dipandang baik, tapi tetap sesuai kehendak Allah Ezra.
(ay 20) Uang negara pun digunakan untuk menyembah Tuhan.

Alasan dubes Fiji datang ke JKI: negara mereka butuh gereja seperti JKI, yang tidak hanya beribadah di hari minggu, tapi perduli pada rakyat dan bangsanya.

Tuhan minta dibuat perjanjian garam hari ini, karena garam tidak terbatas, dan Tuhan sedang membawa kita dalam keajaiban yang tidak terbatas.

dengan memakai perak sampai jumlah seratus talenta, gandum sampai jumlah seratus kor, anggur sampai jumlah seratus bat, minyak sampai jumlah seratus bat, dan garam tidak terbatas. (Ez 7: 22)

Ay 23 – Akan tiba waktunya, orang-orang sekuler akan minta kita mendoakan mereka. Takut akan Tuhan akan begitu hebat, sehingga orang lain meminta kita berdoa bagi mereka.
Ay25 – Orang-orang yang belum tahu firman Tuhan harus diajar.

Ezr 7: 27- 28 pernyataan Ezra.

Di jaman Ezra peristiwa
exodus terulang pada hari yang sama: 1 Nissan.
Saat exodus bangsa Israel keluar dari Mesir sebagai orang kaya. Di jaman Ezra, pada 1 Nissan, Ezra membawa bangsa Israel kembali dari pembuangan. Dan raja mengijinkan Ezra mengambil dana dari kas kerajaan.
Garam diambil dari kata romawi salarium, yang merupakan asal kata salary.

Jika bekerja bagi Tuhan, maka Tuhan-lah yang menggaji kita. Dan garam (salary) kita: tidak terbatas!

Kesaksian:
Rekan p Yusak di surabaya iri karena hidupnya tidak cukup, karena khotbahnya di desa. P Yusak menegur: jangan hidup berdasar persembahan, tapi hidup dari Tuhan.
Gaji bukan pengharapan kita untuk sebulan. Harusnya kita berseru bahwa gaji kita dari Tuhan dan tak-terbatas.


Kisah anak yang hilang
Sulung mengeluh pada bapanya karena tidak pernah dapat anak kambing. Tapi ayahnya menjawab: semua yang dimiliki si ayah adalah milik si sulung juga.

Saat kita bisa menggunakan uang Tuhan dengan bertanggung jawab, maka yang unlimitted akan menjadi bagian kita.

Perjanjian Garam

Now because we eat the salt of the king's palace and it is not proper for us to witness the king's discredit, therefore we send to inform the king (Ezr 4: 14, AMP)

Musuh-musuh Ezra menyebut bahwa mereka punya hubungan dengan raja, dalam terjemahan lain dikatakan bahwa mereka "makan garam dari istana raja". Maka mereka tidak membiarkan raja di-jelek-kan.

Perintah Tuhan kepada orang Lewi: setiap persembahan harus dibubuhi garam. Di bagian lain dikatakan bahwa lemak korban dibakar untuk Tuhan, sedang dagingnya Tuhan berikan mereka makan. Inilah perjanjian garam.

Gambaran perjanjian garam adalah Tuhan dan manusia sedang makan bersama. Dari pihak Tuhan: yang diberikan kepada Tuhan adalah lemak dan ditaburi garam, sementara dagingnya dinikmati oleh orang yang mempersembahkan.

Pembangunan rumah sehat sempat terhenti, Tuhan minta p Agung untuk memulainya lagi dengan dasar perjanjian garam. Perjanjian garam berkata bahwa kita makan bersama Tuhan. Orang Yahudi tidak akan mau makan selain dengan sahabat mereka. Maka artinya Tuhan menawarkan persahabatan dengan kita.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Deklarasi 6 panggilan
Pilar – bu Ribka
Imam – p Hasto
Tentara – p Hengky
Pekerja – Dewi Irna
Mempelai – Kezia
Raja – Hadasha

Persembahan hari ini: di Amplop ditulis nama, sebagai perjanjian dengan Tuhan.
27-28-29 Maret - ps John Avanzini

Red heifer (lembu merah)


Mazmur 121
121:1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
121:2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
121:3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
121:4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
121:5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
121:6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
121:7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
121:8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.