Wednesday, August 12, 2015

Who We Are 2 – Petrus Agung – Minggu, 09 Agustus 2015

Minggu, 09 Agustus 2015
Who We Are 2 (Reputasi yang Tuhan mau dalam hidup kita)
Petrus Agung

Review minggu lalu
Perjanjian dengan Tuhan sangat kuat, karena Tuhan selalu pegang janjiNya. Orang Yahudi punya perjanjian dengan Tuhan. Karena Mordekhai orang Yahudi, maka istri Haman berkata bahwa Haman pasti jatuh. Kabar gembira bagi kita: Tuhan punya perjanjian baru dengan anak-anakNya. Setiap kali kita terima tubuh dan darah Tuhan, kita berkata bahwa ada perjanjian antara kita dengan Tuhan, maka kita akan hidup dalam kemenangan.

Predikat orang percaya
Nama dan predikat dari tokoh Alkitab menentukan destiny-nya. Kita bisa memilih predikat mana yang akan ditaruh dalam kita oleh Tuhan.

1. Mordekhai (Est 7: 9)

Sembah Harbona, salah seorang sida-sida yang di hadapan raja: "Lagipula tiang yang dibuat Haman untuk Mordekhai, orang yang menyelamatkan raja dengan pemberitahuannya itu, telah berdiri di dekat rumah Haman, 50 hasta tingginya." Lalu titah raja: " Sulakan dia pada tiang itu." (Est 7: 9)

Predikat Mordekhai adalah orang yang
menyelamatkan raja dengan pemberitahuaan-nya. Kita tidak perlu menyelamatkan atau membela Tuhan, karena sang Raja-lah yang menyelamatkan kita. Jika kita ingin menyukakan hati Raja, kita harus dikenal sebagai orang yang menyelamatkan anak-anak/ ciptaan-ciptaan Raja dengan pemberitaan kita. Gereja yang tidak menyampaikan kebar baik kepada mereka yang terhilang, tidak pernah akan memiliki predikat seperti Mordekhai.

Mordekhai dikatakan sebagai orang yang memperhatikan kepentingan raja lebih dari segala-galanya. Mordekhai bisa diam saja dan tidak perduli, karena dia bukan orang Persia. Tapi hari itu memutuskan untuk hidup bagi kerajaan di mana dia tinggal.

Tuhan mau gereja memiliki cara berfikir kerajaan surga (kingdom minded): menyelamatkan banyak orang dengan pemberitaan kita, dan memperhatikan kepentingan Raja lebih dari segala-galanya.

Hidup kita singkat, jika kita hanya memikirkan diri kita sendiri, tidak akan terlalu berguna banyak. Hidup setiap hari hanya 24 jam, ada yang menggunakannya untuk hal yang tidak berguna, tapi ada yang menggunakan waktu dengan bijaksana, efisien dan efektif.

Tidak semua orang ingin "menyelamatkan Raja dengan pemberitahuannya"

Contoh tidak memperhatikan kepentingan kerajaan Tuhan
Ada rekan yang dengan antusias menceritakan teman lain yang sedang bermasalah keuangan, dan dikatakan bisa bangkrut. Padahal orang yang diceritakan itu menurut p Agung cinta Tuhan, dan melayani dengan hartanya. Seandainya rekan itu benar-benar bangkrut, apakah kerajaan Tuhan diuntungkan? Di pihak manakah sebenarnya teman yang bercerita ini?
Ternyata masalahnya karena diantara mereka pernah ada gesekan.

Banyak orang percaya tidak ikut kepentingan kerajaan Tuhan, tapi hanya kepentingan dirinya sendiri.

Saat ada gesekan dengan anak Tuhan yang lain, jangan harapkan kejatuhannya, tapi pertimbangkan kepentingan kerajaan Surga. Jika kita dikenal Tuhan sebagai orang yang karena pemberitaannya, maka kepentingan kerajaan Tuhan ditegakkan, akan ada pembelaan Tuhan di hidup kita.

Contoh tidak memperhatikan kepentingan kerajaan Tuhan
Di sebuah pulau penghuninya mayoritas Kristen. Di kota itu ada 5-6 gereja. Suatu kali ada pengusaha tambang dari Jakarta berbisnis di daerah itu. Suatu minggu dia ikut kebaktian di salah satu gereja yang se-denominasi dengan gerejanya di Jakarta. Karena kondisi panas, pengusaha ini tidak tahan, lalu menemui gembalanya. Pengusaha ini menyumbang AC, genset, dan juga men-suply BBM-nya.
Saat AC dan perangkatnya datang dan dipasang, berita ini menyebar dengan cepat ke seluruh kota. Saat dicoba, perbandingan antara suhu di kuar dan dalam gereja seperti antara "surga dan neraka".
Hari minggu tiba-tiba jumlah jemaat gereja itu meledak, sementara gereja-gereja yang lain jadi sepi. Pendeta-pendeta yang lain marah, lalu gereja ber-AC dibakar.
Apakah Tuhan bahagia dengan hal ini? Kepentingan siapa yang mereka bela?

Apakah mulut kita untuk membangun kerajaan Tuhan? Atau justru menghancurkan pekerjaan Tuhan, karena tidak ada sangkut-pautnya dengan kita, atau karena kita tersinggung dan marah?
Saat seseorang menginginkan kehancuran orang lain, maka doa dan kerinduannya tidak akan pernah digenapi, karena hal ini jahat di mata Tuhan.

Jangan pernah menghancurkan dan menjelekkan orang lain dengan perkataan dan pemberitaan kita!

Mari membangun kerajaan Tuhan dengan perkataan kita, karena dengan itulah dunia tahu bahwa kita adalah anak-anak Tuhan.

Racun yang pernah kita perkatakan, suatu hari akan kita telan sendiri, dan ujungnya akan merusak diri sendiri. Mari ucapkan yang membangun, yang memuliakan Tuhan, yang membuat hati Tuhan disukakan. Jangan pernah ingin melihat kehancuran atau kerusakan terjadi pada tubuh Tuhan yang lain, sebab itu juga akan merusak kehidupan kita.

Untuk orang punya kingdom mindded salah satu dasarnya: menghargai orang lain. Orang yang menjelekkan dan bicara jahat tentang orang lain karena tidak menghargai dan memandang rendah. Orang yang memandang rendah orang lain akan punya banyak pembenaran diri.

Contoh:
Saat ditanya, seorang pembuat jam palsu tidak merasa merugikan siapapun. Dia punya 3 alasan untuk membuat dan menjual jam palsu: harga jual barang asli terlalu mahal, tidak mengurangi pasaran jam asli, dan menolong mengangkat harga diri orang miskin.
Masalah pemalsu ini: tidak menghargai orang-orang yang merancang barang yang asli, hanya melihat kepentingannya sendiri.

Jika seseorang tidak bisa menghormati/ menghargai gereja-hamba Tuhan-anak Tuhan lain, dan mengingini kejatuhan mereka, sebenarnya dia sedang membela kepentingan setan.

2. Elia dan Elisa (2Raj 3: 10-12)

Di sini ada Elisa bin Safat, yang dahulu melayani Elia (2Raj 3: 11b)

Elisa dikenal sebagai "yang dahulu melayani Elia". Reputasi Elisa ada pada pelayanannya.

Kita seharusnya punya reputasi melayani orang lain dan Raja.

Kesaksian
Mempersiapkan konferensi di Eropa sebenarnya berat, karena beda lokasi yang sangat jauh. Panitia Eropa hanya sedikit orang, tapi bekerja rapi, tertib, efektif dan efisien.
Mereka yang hadir awalnya tidak tahu dan kenal kegerakan Bahtera. Di akhir acara, tetua kelompok gereja Arabic memberi sambutan. Mereka melihat semua pelayanan yang dilakukan panitia, dan berterima-kasih dan memberi apresiasi yang tinggi.

Pelayanan kita adalah bukti yang tak terbantah. Siapapun yang ingin menjadi yang tertinggi/ terutama, harus jadi yang melayani semuanya. Hati yang mau melayani harus jadi bagian dari reputasi kita.

Tanggung-jawab JKI berikutnya adalah KKR Bahtera bulan Desember 2015. Tuhan minta 100 ribu orang hadir di KKR hari ke-3 dan ke-4. Suzzete Hattingh juga akan hadir. Ini bukan beban, tapi tanggung-jawab yang Tuhan berikan bagi kita.

Mari dikenal sebagai orang yang punya hati melayani bagi masyarakat.

3. Rut (Rut 2: 5-12)

Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. (Rut 2: 11)

Rut dikenal dengan pengabdian, kesetiaan, kerja keras yang melewati yang manusia biasa lakukan. Karena itulah Tuhan membalasnya dengan menjadikannya salah satu leluhur Tuhan Yesus.

Kesaksian
Sepulang dari Eropa, saat
check in ter-delay 20-30 menit. Pesawat dari Jerman ke Istambul-Turki delay hingga 4 jam. Saat berpindah pesawat di Istambul, rombongan Bahtera terpisah. Beberapa orang yang semula sudah naik pesawat akhirnya turun dan menginap di Istambul.
Saat akan berangkat keesokan harinya masih bermasalah, tapi karena seluruh tim saling mendukung, maka pihak maskapai tidak bisa bertindak semaunya.
Kejadian-kejadian yang dialami tim Bahtera dilaporkan ke kantor perusahaan maskapai tersebut di Jakarta, dan tim Bahtera mendapat kompensasi yang cukup besar.
Masalah maskapai ini tetap diurus karena pada acara September ada rombongan Bahtera yang menggunakan jasanya. Jika tidak diberi peringatan, pengaturan yang kacau dari maskapai itu bisa merugikan kepentingan kerajaan Surga.

Saat ada pengabdian, unity, saling-topang, ujungnya akan kuat luar biasa.

Kita harus membina ikatan persahabatan dalam tubuh Tuhan. Jika tidak ada ikatan persahabatan, maka yang diuntungkan adalah iblis.

Pengumuman
  • Jumat (14/8 - 18:30) – Sabtu (15/8 - 17:00) - Minggu (16/8) kebaktian di HS dilayani oleh ps Charles Nieman.
  • Jumat setelah kebaktian ada briefing acara akhir tahun
  • 20 Agustus – makan siang p Agung dengan hamba Tuhan sekitar Semarang.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Saturday, August 8, 2015

Obed Edom - the Presence of God – Mathew Barnett – Minggu, 05 Juli 2015

Minggu, 05 Juli 2015
Obed Edom - the Presence of God
Mathew Barnett

1 Taw 13: 12-14
Kuasa Tuhan dalam Alkitab digambarkan dalam bentuk Tabut Perjanjian. Tabut Tuhan dimaksudkan untuk memimpin umat Tuhan. Tabut diletakkan di depan saat peperangan, sebagai wakil hadirat Tuhan (presence of God).

Hadirat Tuhan harus mengawali setiap kegiatan kita, kuasa Tuhan seharusnya selalu memimpin umat Tuhan.

Sebelum pindah ke kota lain, hal terpenting yang harus diketahui: adakah hadirat Tuhan di kota itu.

Saat orang Filistin mencuri Tabut Tuhan, banyak peristiwa buruk menimpa orang Filistin. Selama 20 tahun Tabut tidak bersama umat Tuhan. Tiba-tiba Tabut itu kembali ke Yerusalem, dan Daud sangat gembira dan merayakannya.

Kita sangat bersemangat karena berada di rumah Tuhan. Dan saat hadirat Tuhan datang di hidup kita, kita tidak akan bisa menanggungNya.

Sebelum Tabut kembali ke kota Daud, Tabut tinggal selama 3 bulan di rumah Obed-Edom. Seorang pria biasa terpilih untuk menyimpan Tabut Tuhan selama 3 bulan. Bayangkan berkat Tuhan yang diterima Obed-Edom. Hadirat Tuhan mencengkeramnya, Obed-Edom berubah dan tidak pernah sama lagi. Saat Tabut Tuhan dipindahkan dari rumah Obed-Edom ke kota Daud, Obed-Edom tidak depresi, tapi membawa seluruh keluarganya untuk pindah dan tinggal di kota Daud. Di setiap peluang untuk melayani apapun di dekat Tabut Tuhan, Obed-Edom selalu menyediakan dirinya, sehingga selalu berada dekat dengan hadirat Tuhan.

1. Obed-Edom termasuk salah satu dari petugas kebersihan (cleaning-service- janitor) di bait Allah – (1Taw 16: 38). Kata "porters" (H7778) salah satu artinya adalah janitor atau cleaning-service.

And Obed-edom with their brethren, threescore and eight; Obed-edom also the son of Jeduthun and Hosah to be porters (1Taw 16: 38, KJV)

2. Obed-Edom termasuk salah satu dari pemain harpa (1Taw 15: 21). Tugasnya memainkan harpa di sekitar Tabut Tuhan.

And Mattithiah, and Elipheleh, and Mikneiah, and Obed-edom, and Jeiel, and Azaziah, with harps on the Sheminith to excel. (1Taw 15: 21, KJV)

3. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga pintu (door keeper) (1Taw 15: 24) bait Allah.

And Shebaniah, and Jehoshaphat, and Nethaneel, and Amasai, and Zechariah, and Benaiah, and Eliezer, the priests, did blow with the trumpets before the ark of God: and Obed-edom and Jehiah were doorkeepers for the ark (1Taw 15: 24, KJV)

4. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga gerbang (gate keeper) (1Taw 26: 13, 15) bait Allah.

Untuk setiap pintu gerbang mereka membuang undi, menurut puak-puak mereka, baik puak yang kecil maupun puak yang besar (1Taw 26: 13)
Bagi Obed-Edom ialah pintu selatan dan bagi anak-anaknya gudang perlengkapan (1Taw 26: 15)

Obed-Edom kecanduan hadirat Tuhan. Ps Mathew tahu bagaimana kondisi orang-orang kecanduan di Dream Center. Mereka bahkan berani mencuri dari keluarga sendiri.

Orang-orang yang kecanduan hadirat Tuhan hanya ingin selalu berada dekat Tuhan, tidak akan mau terpisah lagi dari hadirat Tuhan seumur hidupnya

Jemaat yang lapar dan rindu akan hadirat Tuhan, selalu membutuhkan Tuhan sejak mengenal Yesus. Kita harus hati-hati supaya tidak menjadi "Kristen profesional" yang bergaya seperti orang Kristen, tapi sudah tersingkir dari hadirat Tuhan.

Saat kita biarkan talenta memimpin kita, dan bukan hadirat Tuhan, maka akan timbul masalah

Kesaksian
Ps Mathew bermain di turnamen baseball sepanjang hari, tapi hampir pingsan karena kesulitan bernafas. Ternyata ada gumpalan darah di paru-paru ps Mathew. Dokter yang memeriksanya berkata bahwa dia harus berbaring selama 3 bulan untuk pulih. Ps Mathew bedoa kepada Tuhan bahwa gereja membutuhkannya. Tapi Tuhan perintahkan supaya ps Mathew beristirahat dan tinggal di dalam hadirat Tuhan selama 3 bulan.
Dalam 3 bulan tinggal di hadirat, Dream Center mengalami terobosan terbesar dalam sejarahnya: membeli Rumah Sakit, dan Angelus building (gedung yang dulunya pusat kegerakan Asuza street). Tuhan mengingatkan bahwa semua bukan karena kekuatan manusia, tapi oleh kuasa Tuhan.
Ada masa ps Mathew bekerja keras, tapi tak terjadi apapun. Tapi ada masa dalam hidup ps Mathew dimana tidak mampu lakukan apapun, tapi Tuhan buat hal-hal besar terjadi.

Seperti sepasang sayap pesawat terbang, gereja harus memiliki 2 hal berikut untuk bisa sukses: balas-kasihan (compasion) dalam pelayanan sosial, dan kelaparan akan hadirat Tuhan.

Kesaksian
Pelayanan pertama yang dimiliki ps Mathew di usia 20 tahun adalah pendoa: mendoakan orang-orang yang lewat di jalan-jalan lingkungan itu. Ps Mathew ketakutan di sana karena liingkungan yang buruk. Dia diutus karena ps Tommy tidak berhasil temukan pendeta lain yang mau melakukannya.
Di hari pertama melayani, ada seorang mati tertembak di tangga gereja, karena dia terlibat perang gang. Ps Mathew kemudian membatalkan kebaktian, lalu melayani keluarga dari si korban.
Saat itu anggota gang sedang berkumpul di rumah anak yang tertembak. Mereka sedang merencanakan pembalasan pada gang lawan. Ps Mathew memberikan persembahan gereja kepada keluarga itu, dan mendoakan anggota keluarga itu. Awalnya ps. Mathew mendoakan doa yang sudah dihapal. Tapi Tuhan menegur dan memerintahkan ps Mathew untuk meminta hadirat Tuhan di tempat itu, karena itulah kesempatan satu-satunya untuk memberitakan Injil kepada para anggota gang.
Ps Mathew menantang mereka untuk terima Tuhan Yesus. Dan Tuhan buat semua anggota gang menerima Tuhan Yesus, bahkan kemudian menjadi jemaat dan staf Dream Center. Maka revival mulai terjadi di daerah itu, semua karena hadirat Tuhan.

Satu doa dan satu orang yang percaya bahwa Tuhan masih memegang kontrol, akan mengubah lingkungan sekitarnya.

Orang-orang yang punya semangat Obed-Edom: "di manapun hadirat Tuhan berbicara, di situlah tempatku berada", merekalah yang akan merubah kota-bangsa-dunia.
Banyak orang melayani Tuhan sebagai keharusan dan ketaatan, dan motivasi ini baik. Tapi yang membuat kita melangkah lebih jauh: melayani Tuhan karena "mereka boleh melayani Tuhan".

Altar call bagi yang mau membawa roh Obed-Edom, yang membuat kita selalu ingin dekat dengan hadirat Tuhan.

Penutup – Petrus Agung
Di masa raja Ahasyweros ada masalah besar bagi orang Israel: pemusnahan oleh Haman. Respon orang Yahudi bisa bermacam-macam. Alkitab mengajarkan kita cara menyelesaikan persoalan: ada di hadapan raja. Orang Yahudi bisa kabur, tapi akar masalahnya tidak akan pernah selesai.

Kita adalah anak-anak dari raja di atas segala raja. Setiap kali hadapi apapun, jangan hadapi dengan kekuatan sendiri, tapi bawa ke hadirat Tuhan. Dalam hadirat Tuhan keputusan-keputusan besar sedang dibuat Raja untuk kebaikan kita.

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain (Mzm 84: 10a)

Kedekatan kita dengan Tuhan akan mendatangkan sesuatu yang ajaib.

Dalam hadirat Tuhan: utarakan masalah kita, maka akan ada penyelesaian yang ajaib dari Tuhan.

Pengantar – Petrus Agung
Pengaturan Tuhan itu sempurna. Alam semesta menampilkan ciptaan Tuhan yang mengagumkan.
Yang salah seringkali adalah persepsi kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.
Penguin berkelompok. Saat pulang dari laut, mereka tidak langsung ke rumahnya sendiri-sendiri, tapi menunggu seluruh anggota kelompoknya berkumpul, baru jalan pulang ke rumah.

Di antara semua ciptaan Tuhan, manusia adalah yang paling sempurna
Di antara semua manusia, yang istimewa adalah yang diberi kuasa menjadi anak-anak Allah

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Wednesday, August 5, 2015

Who We Are – Petrus Agung – Minggu, 02 Agustus 2015

Minggu, 02 Agustus 2015
Who We Are (Siapa kita di hadapan Tuhan)
Petrus Agung

Seringkali sebuah nama disebut dalam Alkitab, lalu diikuti sebutan atau predikat yang mengikuti. Ternyata sebutan itu mempengaruhi destiny dan hal-hal yang akan kita alami dengan Tuhan.

Orang percaya yang kenal siapa dirinya di hadapan Tuhan, maka cara pandangnya akan berbeda.

1. Percaya walau belum melihat
Hak 6: 11-12
Ay 11 – Gideon bukan pemberani, karena dia bersembunyi
Ay 12 – nama Gideon diberi atribut oleh Tuhan, dan isinya berlawanan dengan kenyataannya

TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani (Hak 6: 12b)

Manakah yang mau kita percayai: janji Tuhan atau kenyataan dalam hidup kita?
Pada kenyataannya tidak mudah untuk memegang janji Tuhan. Saat mendengar kata malaikat, Gideon bisa berfikir bahwa hal itu ejekan atau sindiran.

Ketidaksabaran kita sering mematikan janji Tuhan.
Kita harus sabar dan memberi waktu dan kesempatan kepada Tuhan menggenapi janjiNya.

Kesaksian
Ayah P Agung memberi buku tentang kisah dari Tan Hok Tjuan, pendiri sinode gereja Isa Almasih. Di bagian akhir ada kesaksian dari beberapa orang yang pernah mengalami hidup bersama beliau.

Kesaksian ayah p Agung di buku tersebut:
Saat p Agung masih bayi, dalam penyerahan anak, pendeta Tjuan dan ps Charles Doss (Amerika) bernubuat. Nubuat pdt Tjuan untuk p Agung: suatu hari akan disebut Petra, melalui hidupnya akan membangun gereja, bangsa-bangsa akan datang kepadanya, dan dia diberkati luar biasa.
Ps Doss juga bernubuat: di abad-mu gerbang akan terbuka sangat lebar, sahat itu harus cepat lari dan masuk sambil membawa pasukan masuk, tabur benih yang kudus sampai tuaian terjadi, menuai luar biasa, mengalami lawatan Tuhan, sampai sungai Efrat dikeringkan malaikat.

Kenyataannya:
Di TK kelas 0 besar, papi-mami p Agung harus me-loby ke guru, karena nilainya pas, bahkan harus les. Di masa sekolah P Agung sebal karena tidak bisa bermain, harus les, tapi nilai tetap 6. Lulus SD nilainya pas-pasan. P Agung daftar hanya di satu SMP terbaik, dan ternyata diterima.
Di SMP p Agung hampir tidak naik kelas, karena nilai merahnya 7.
Latar belakang ini membuat P Agung tidak suka bersaing, karena itu artinya akan kalah lagi. Orang yang sering menang akan suka bersaing, karena suka merasakan kemenangan.
Selesai SMP daftar hanya di 1 SMA terbaik, dan diterima. Tes hasil masuk p Agung rata-rata 8,9.
Selesai SMA hanya daftar 1 universitas: UNDIP, dan diterima.
Nubuatan tentang p Agung luar biasa bagus, tapi kenyataannya di awal sangat tidak qualified.

P Agung besar sebagai anak yang minder, dari dasarnya tidak mungkin jadi hamba Tuhan. Hari ini nubuatan tentang p Agung itu sudah digenapi Tuhan. Tuhan tidak pernah lupa dengan apa yang Dia janjikan dan rencanakan, tidak ada yang tidak mungkin bagi orang yang percaya kepadaNya.

Pegang saja firman Tuhan! Tuhan sanggup menggenapi apa yang Dia janjikan dalam hidup kita!


2. Reputasi Tuhan adalah menggenapi janjiNya
Est 6: 13
Istri Haman berkata bahwa suaminya akan kalah, jika Mordekhai adalah Yahudi. Nama Yahudi diambil dari nama Yehuda. Ada perjanjian antara Tuhan dengan suku Yehuda: tongkat kerajaan (artinya otoritas dan kekuasaan) tidak akan beranjak dari suku Yehuda.

Kesaksian KKR Linz, Austria
P Agung mendapat visi dari Tuhan untuk Eropa, tapi p Agung tidak punya kontak. Tuhan kirimkan pendeta asal Iran. Tiga minggu sebelum acara, hanya 40 orang bersedia hadir dari 120 tempat yang tersedia. Dengan bantuan kepala sekolah Alkitab Betlehem, maka pada hari H ada 100-an peserta KKR di Linz Austria. Ada 2 kelompok hadir: hamba-hamba Tuhan berbahasa Persia dan berbahasa Arab. Kedua kelompok ini semula tidak bisa makan bersama, tidak bisa tidur di lokasi yang sama, tidak bisa duduk di tempat yang sama. Di acara malam, pendeta dari Iran mengakui bahwa sakit hati terhadap orang Arab, padahal konflik-nya beberapa abad yang lalu. Hari itu terjadi rekonsiliasi.

Kesaksian KKR Cologne, Jerman
ada 2 kelompok juga, jumlah masing-masing kelompok sama besar. Kelompok Arab adalah dari Kristen tradisional keturunan, jadi merasa tidak ada kaitan dengan perseteruan dengan orang-orang Kristen Persia. Tempat dengan kapasitas 180 orang dihadiri 200 jiwa lebih. Di acara terakhir, perlu pemulihan terlebih dulu bagi hamba-hamba Tuhan Persia, barulah mereka bisa mengikuti ibadah penutupan bersama-sama, dan terjadi rekonsiliasi.

Beri waktu kepada Tuhan untuk menggenapi janjiNya, jangan kecewa, walau kadang di awal segalanya terlihat kacau. Orang yang mau berpegang pada yang Tuhan katakan, akan mengalami hal-hal yang luar biasa.

Eropa sedang kebanjiran pengungsi dari Afrika dan Timur Tengah. Beberapa gereja lokal Eropa bergerak menjangkau dan mem-
follow up para pengungsi itu.

Reputasi Tuhan menggenapi janjiNya dikenal bahkan oleh orang-orang yang di luar umat Tuhan.
Bahkan Tuhan rela mati bagi kita karena reputasiNya menepati janji-janjiNya

> Klip pelayanan di Eropa

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064


Pembukaan – Kesaksian Mesir
Presiden Mursi pernah ingin merubah Mesir jadi negara agama, dan bersumpah bahwa partainya akan berkuasa selama 400 tahun. Suatu kali ada demo besar-besaran. Gereja dari Philip (asal Mesir, worship leader untuk KKR Eropa) dibuka sebagai rumah sakit darurat. Mendengar sumpah Mursi, sejumlah 78 ribu orang-orang Kristen berdoa bersama dan meneriakkan nama Yeshua. Di puncaknya ada seseorang berdiri dan bernubuat bahwa Mursi harus jatuh. Besoknya ada kudeta, dan Mursi jatuh.

Jangan pernah sepelekan nama Yesus. Setiap kali menghadapi masalah yang di luar kemampuan manusia, sebut nama Yesus, Nama di atas segala nama! Maka sesuatu yang Ilahi akan terjadi.

Thursday, July 30, 2015

Doing Good – Mathew Barnett – Minggu, 05 Juli 2015

Minggu, 05 Juli 2015
Doing Good
Mathew Barnett

yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kis 10: 38)

Gereja
Dream Center buka 24 jam sehari. Siapapun yang lari dari rumah, tuna wisma, dll, bisa datang dan tinggal setiap waktu. Dampaknya: kejahatan di lingkungan sekitar Dream Center turun 73%.

Agama tidak bisa memberi label dan mendefinisikan Yesus. Karena Yesus menjalani hidup di luar kebiasaan umumnya. Orang-orang yang dijangkau Yesus me-labeli Yesus secara sederhana:

"Yesus dari Nazaret yang berkeliling dan berbuat baik"

Di akhir hidupNya, Yesus datang ke Yerusalem dan orang-orang mengelu-elukannya. Tapi Yesus melihat ke atas pohon dan menemukan Zakeus. Kemanapun pergi, Yesus mengubah atmosfir di tempat itu jadi baik. Tuhan ingin kita seperti Yesus: menjalani kehidupan yang penuh kebaikan, dan berbuat baik, sehingga orang-orang mengenal kita sebagai orang-orang yang berbuat baik.

Ada orang-orang yang merasa tidak bisa melayani Tuhan dan berbuat baik, karena sudah berbuat buruk di masa lalu. Iblis menipu mereka : kamu buruk, tidak ada gunanya lagi berbuat baik.
Cara iblis bekerja: membuat kita jatuh, lalu menjaga supaya kita tetap jatuh di bawah, bahkan terkubur dalam dan tak pernah lagi berbuat baik.
Saat orang-orang berada di situasi terendah di hidupnya, gereja Dream Center memberi perhatian dan kasih yang tidak mereka dapatkan sebelumnya.

Saat Tuhan menjamah hati kita, itu adalah awal yang baru. Kita akan berubah dan bertumbuh, kemudian melayani seperti Yesus.

Kemanapun Yesus pergi selalu akan ada seseorang yang diberi makan, seseorang yang disembuhkan, seseorang yang dikuatkan. Karena Yesus pergi berkeliling dan berbuat baik.

Kesaksian dampak perbuatan baik
Ada seorang tunawisma yang sudah 20 tahun tinggal di bawah jembatan. Ps Mathew bertahun-tahun mengajak dia ke Dream Center, tapi selalu ditolak. Suatu hari seorang gadis aktifis berusia 17 tahun bilang akan ajak pria itu ke Dream Center. Dalam hati ps Mathew meragukan, tapi ternyata gadis ini berhasil memaksa pria tuna wisma itu datang ke Dream Center. Awalnya ps Mathew merasa bahwa orang ini hanya memanfaatkan pelayanan Dream Center karena hanya ambil makan gratis, tapi tidak mengikuti program. Tuhan berkata pada ps Mathew:

Jika kamu ingin jadi jembatan pengharapan bagi dunia, kamu harus biarkan orang-orang memanfaatkanmu, seperti sebuah jembatan yang dilalui banyak orang untuk mencapai suatu tempat.

Akhirnya di usia 60 tahun dia mengikuti program rehabilitasi, terima Tuhan Yesus, masuk sekolah Alkitab dan lulus. Saat ini dia (Barry) jadi salah seorang pendeta dan staf di Dream Center, dan berkhotbah 18x seminggu. Ini karena seorang gadis berusia 17 tahun yang berbuat baik.

Kesaksian
Di usia 22 tahun Mathew merasa gagal karena jemaat menurun, hingga akhirnya habis. Saat hampir menyerah, Tuhan minta jangan berhenti. Khotbah yang direncanakan sebagai yang terakhir dilakukan kepada mahasiswa di Oral Robert university.
Seorang kulit hitam yang sangat ceria jadi pemandu ps Mathew. Ternyata pemandu ini mengenali ps Mathew. Di dalam lift, pemandu ini menekan tombol emergency, lalu bersaksi tentang hidupnya. Semula dia tuna wisma dan pecandu narkoba. Kemudian ada pengerja-pengerja dari Dream Center Oklahoma yang menjangkaunya. Dia sekarang percaya Yesus dan diselamatkan. Kemudian pemandu ini meminta ijin untuk mendoakan ps Mathew dan berkata berkali-kali sambil mengelilinginya: "kamu adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus". Kemudian menuang sebuah botol besar berisi minyak urapan ke kepala ps Mathew. Sejak itu ps Mathew tidak pernah melihat orang ini.

Saat kita letih, lelah, merasa dilupakan, ingatlah bahwa kita adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, dan diurapi dengan kuasa untuk berbuat baik.

Tidak masalah apa yang terjadi di masa lalu. Setiap pagi Tuhan memberi kemurahan yang baru dalam hidup kita. Jangan menjalani hidup dengan ikatan dari masa lalu, tapi menjalaninya dengan anugerah Tuhan yang segar dan baru setiap hari.

Di Dream Center banyak orang terpenjara masa lalu, percaya bahwa mereka tidak punya masa depan. Tapi Dream Center tidak melihat ke belakang, tapi menyongsong masa depan yang baru.
Ps Mathew pernah 3 kali keluar dari pelayanan di tahun pertama pelayanannya. Tapi Tuhan minta supaya ps Mathew melayani 1 hari lagi. Dan Tuhan terus-menerus melakukan hal ini.

Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa membangun masa depan yang indah

Kesaksian pelayanan 24 jam
Setiap orang menyediakan waktu selama 24 jam, pergi keluar melayani orang-orang di kota.
Ada seseorang yang membagikan kaos kaki kepada orang-orang tuna wisma pada jam 3 pagi. Ada seorang tuna wisma ber-julukan Frisbee-Ray. Dia heran karena ada orang yang menyapanya, karena selama ini dia merasa tidak terlihat. Ps Mathew bermain fresbee bersama Ray, sambil bercerita tentang Yesus. Ps Mathew berkata kepada Ray: "kamu bukan tak terlihat, tapi Tuhan melihatmu". Ray akhirnya terima Yesus sebagai juru selamat dan Tuhannya.

Yesus berkeliling, berbuat baik, memberkati orang-orang, menyorotkan lampu sorot pada orang-orang yang merasa seolah-olah dia tak terlihat oleh dunia.

Kesaksian
Ps Mathew lahir baru di usia 16 tahun, dalam sebuah
youth-camp. Ps Mathew berkata dia ingin jadi pengkhotbah, tapi ditertawakan teman-temannya karena dia sebenarnya gagap. Dalam pengalaman pertama berkhotbah, apa yang akan dikhotbahkan selama 45 menit, disampaikan dalam 5 menit karena begitu gugup. Ps Mathew merasa gagal. Banyak pendeta lain juga menganggap ps Mathew bukan pengkhotbah yang baik. Oma dari ps Mathew terus menguatkannya.
Kemudian ps Mathew mulai berlatih berkhotbah kepada pohon-pohon di hutan. Seorang cleaning service gereja sering melihat ps Mathew berlatih saat dia membuang sampah, dan dia selalu mengacungkan jempol. Suatu hari ps Mathew mengadakan altar call bagi pohon-pohon. Tiba-tiba petugas cleaning service itu meletakkan keranjang sampahnya, datang ke depan ps Mathew, lalu mengucapkan doa pertobatan dan menerima Yesus.

Kehidupan adalah tentang melayani Yesus, dengan cara mendedikasikan hidup kita untuk melayani dan berbuat baik bagi orang lain.

Kesaksian
Di peringatan pelayanan yang ke-15 tahun, staf ingin merayakannya bagi ps Mathew. Tuhan tidak mengijinkan pesta, tapi ingin ps Mathew pergi ke lokasi awal pelayanannya, yaitu di Skid Row, dan tinggal di sana selama 3 hari seperti tuna wisma, dengan ditemani seorang staf yang pernah tinggal di daerah itu. Ps Mathew melihat bahwa narkoba ada di mana-mana, tuna wisma ada di mana-mana, sebagian wanita pernah diperkosa.
Tuhan perintahkan ps Mathew untuk berjalan berkeliling sambil mengangkat Alkitab. Orang-orang mulai berteriak dan bertanya dari tenda-tenda mereka: "hai pria dengan Alkitab, apakah Tuhan masih selamatkan saya?", "Apakah saya telah pergi terlalu jauh?", "Apakah Tuhan masih mengampuni saya?". Lalu ps Mathew memberitakan pembebasan dalam nama Yesus, melayani mereka, berkata bahwa Yesus tetap selamatkan mereka, dan ini awal yang baru. Malam itu ratusan orang diangkut dengan bis ke Dream Center, diselamatkan dan mengikuti program rehabilitasi.
Saat kisah ini disaksikan di gereja, 2 pengusaha kaya tergerak untuk membiayai penjangkauan di daerah itu lebih lagi. Dalam KKR kali ini lebih banyak lagi orang yang diselamatkan.

Tuhan secara mutlak sanggup melakukan segala sesuatu !

Kelompok agama akan mengijinkan seseorang bergabung setelah orang itu percaya apa yang kelompok agama itu percayai. Tapi Yesus mengajak manusia mengikutiNya dan menjadi bagian dari kelompoknya, walau belum tahu apapun tentang Yesus, supaya mereka menemukan jalan keselamatan. Yesus meletakkan dirinya di dalam hidup orang lain.

Altar call:
1. Bagi orang yang melakukan kesalahan dan dosa dalam hidup, musuh sudah mendesak lama, dan merasa tidak bisa bangkit lagi. Ambil masa lalu kita, bangkit, serahkan pada Yesus, lalu melayani dan berbuat baik. Mari memulai kembali hidup kita, terima semua anugerah keselamatan Tuhan. Kita melayani Tuhan yang memberi kesempatan kedua, ketiga, atau berapa kalipun yang dibutuhkan.

2. Bagi mereka yang memerlukan pengurapan untuk melayani.
Mungkin lelah atau takut. Diurapi untuk kesadaran dan kemampuan bisa berbuat baik

Penutup – Petrus Agung
Sesuatu dari masa lalu bisa sangat menghancurkan. Tuhan selamatkan keluarga Lot, tapi berpesan supaya jangan menoleh ke belakang. Istri Lot menoleh dan jadi tiang garam. Tinggalkan masa lalu, menatap apa yang Tuhan sediakan bagi kita. Tuhan berikan fresh start bagi kita.

Pengantar – Petrus Agung
Akar kata dari "dosa" artinya meleset dari target (miss the target). Jika seseorang menembak sebuah target dan meleset adalah dosa, bagaimana mungkin kita hidup tanpa target dan visi?
Banyak orang hidup tanpa target dan visi, maka semua arah hidup kita akan miss the target. Banyak orang hidup seperti tanah di pinggir jalan, ditaburi benih apapun tak berguna karena dimakan burung.

Tanpa visi, banyak waktu-anugrah-kesempatan yang Tuhan beri: hilang sia-sia
Kita harus hidup dengan sebuah visi dan target yang jelas.

Banyak orang bingung saat liburan, karena tidak ada target. Buang cara hidup seperti ini, karena kita tidak mungkin mencapai sasaran yang Tuhan tetapkan dalam hidup kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.

Jika fokus dengan apapun yang Tuhan letakkan dalam hidup kita, kita tidak akan miss the target


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064