Saturday, December 5, 2015

Titik Penentuan – Petrus Agung – Minggu, 29 November 2015

Minggu, 29 November 2015
Titik Penentuan
Petrus Agung

P Agung ke israel. Suatu pagi saat bangun, p Agung melihat tembok Yerusalem, dan tiba-tiba ada perasaan yang menyayat. Saat ditanyakan pada Roh Kudus, p Agung menjawab: Kesedihan dan tangisan Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu untuk Yerusalem masih ada hingga hari ini. Setelah itu p Agung seperti melihat apa yang dialami Yerusalem selama 2000 tahun: tidak ada damai sejahtera.

Sebagian besar orang Kristen melihat hidup hanya kebutuhan hidup sehari-hari, kebutuhan pengakuan, mengejar reputasi, dll. Ini membuat kita tidak bisa melihat dengan prespektif yang luas. Jarak pandang kita terhadap sesuatu yang diamati menentukan seberapa kita akan memahami yang dilihat.

Kadang kita perlu berjarak dengan kehidupan, sehingga cara pandang kita bisa lebih luas dan bisa melihat gambaran keseluruhannya.

Ilustrasi: P Agung mendekat ke LCD, yang terlihat hanya titik-titik putih dan warna-warna yang lain, tapi tidak jelas gambar apa yang ada.

Ada kalanya kita harus melihat kehidupan dengan detil sebagai pribadi. Ada kalanya kita sesekali harus mundur menjauh, sehingga bisa melihat keseluruhannya.

Nasib suatu kota/ bangsa akan diselamatkan atau dihancurkan, ditentukan oleh seberapa banyak (kuantitas dan kualitas) orang benar yang ada di kota itu.

Contoh dari perjanjian lama
Katanya: " Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana? " Firman- Nya: " Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu. " (Kej 18: 32)

Dihancurkan-terselamatkannya satu kota tergantung dari 10 orang benar di kota itu. P Agung coba pelajari populasi Sodom di masa itu, ternyata sekitar 600-1200 orang saja. Pembulatannya sekitar 1000 orang. Maka doa yang dinaikkan Abraham: 10 orang benar, itu adalah 1% dari populasi kota.

Contoh dari perjanjian baru
Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: " Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat- Ku di kota ini. " (Kis 18: 9-10)

Tuhan perintahkan Paulus terus memberitakan Injil, dan Paulus akan terlindungi karena 2 alasan: penyertaan Tuhan, dan banyak umat Tuhan di kota ini.

Di Yerusalem Roh Kudus menunjukkan pada p Agung 2 pengelihatan. Jika di sebuah kota atau bangsa, gereja menunjukkan 2 indikasi tersebut, maka harus diwaspadai, karena secara kualitas sudah berbahaya.

Luk 19: 41-48
karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau. (Luk 19: 44b)

Ada kairos lawatan Tuhan, jangan sampai itu terlewat.

Jika suatu bangsa sedang dalam sebuah persimpangan dan titik penentuan bagi mereka, ada 2 tanda yang tidak boleh ada dalam hidup kita

1.
Scaffolding
Scaffolding adalah bagian yang membantu pembangunan sebuah gedung. Setelah bangunan selesai, bagian ini dibongkar dan tidak jadi bagian dari gedung. Orang Kristen scaffolding adalah orang yang selama hidupnya ikut membantu membangun, tapi bukan bagian dari bangunan itu.

Saat seseorang tidak mau ikut dibangun Tuhan, hanya fokus bekerja untuk diri sendiri, maka orang itu hanya seperti
scaffolding. Paulus melatih dirinya supaya tidak jadi scaffolding.

Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (1Kor 9: 27)

Yesus menangisi kota Yerusalem, tapi kota Yerusalem tidak pernah tahu hal itu. Yang pertama dilakukan Yesus saat masuk Yerusalem: membersihkan bait Allah. Persembahan di bait Allah harus tahir dan kosher. Banyak rakyat membawa hewan korban yang ternyata tidak memenuhi syarat, karena yang tahu standart tahir-nya adalah para imam. Selain itu disediakan penukaran uang karena persembahan yang diijinkan hanya mata uang Yahudi (shekel).
Akhirnya muncul devisi bisnis: pedagang penyedia hewan kurban yang tahir, dan penukar uang. Ini sangat membantu, tapi bukan bagian dari korban kepada Tuhan yang penuh iman.

Apapun yang sekedar dikerjakan karena praktis, dan bukan keluar dari hati, itu seperti scaffolding

Iman dalam berkorban
Korban Habel lebih baik dari Kain. Kain bercocok-tanam. Tapi sebagus apapun, tidak akan ada hubungan batin apapun antara petani dengan tanamannya. Di sisi lain domba adalah binatang yang agak pintar, dan seringkali ada hubungan batin dengan gembalanya.

Ilustrasi
Ada pelayan HS yang beli 3 domba kecil. Salah satu domba mengikuti kemanapun si petugas taman sedang memotong rumput. Maka domba itu jadi domba kesayangan. Saat akan disembelih, 2 domba yang lain boleh disembelih, tapi petugas taman ini minta supaya domba ke-3 jangan disembelih, karena ada hubungan batin antara petugas taman dengan domba.
Jika tetap dipaksa dipotong, maka akan menyedihkan bagi penjaga taman.

Sejak anak domba yang memenuhi syarat untuk korban lahir, Habel menjagainya secara khusus. Maka akan ada hubungan batin yang khusus. Untuk mempersembahkan dan menyembelihnya, itu memutus sebuah hubungan batin.

Persembahan Habel menyukakan hati Tuhan karena Habel mempersembahkan hatinya.

Jangan lakukan segala sesuatu hanya sebagai kebiasaan dan kewajiban, walaupun itu baik. Segala sesuatu yang tidak ada efek di batin, tidak akan membangun hidup kita di hadapan Tuhan.

Kesaksian
P Agung merasakan hadirat Tuhan untuk kedua kalinya saat perjalanan ke Israel: saat bicara bersama hamba-hamba Tuhan di sekolah Alkitab Betlehem. Salah seorang hamba Tuhan membahas masalah timur tengah. Pendeta ini bertanya pada Tuhan : "mengapa Tuhan biarkan hal-hal yang buruk terjadi? Apakah Tuhan tidak bisa menolong?". Saat bertemu dengan pendeta lain yang pernah dan sedang mengungsi, mereka menjawab: "Sebetulnya Tuhan sudah peringatkan mereka melalui hamba-hamba Tuhan lain, karena kehidupan rohani menurun dan rutinitas." Di Alkitab, Tuhan berkali-kali menggunakan bangsa asing untuk menyerakkan umatNya karena hati mereka sudah tidak pada Tuhan lagi.

Banyak orang Kristen yang hanya melakukan kegiatan di luar, tidak ber-efek di dalam dirinya. Dan itu sering menipu orang lain karena kelihatannya rohani.

Banyak orang memberi seperti Kain, tapi tidak banyak yang seperti Habel: membantu kelahiran domba, membesarkan, menjagai supaya tidak cacat, dan akhirnya harus menyembelihnya. Hal ini merupakan ujian yang sama bagi Abraham, dan juga dialami Bapa saat mengorbankan Yesus.

Apapun yang dikerjakan, jika berakibat di dalam kita, akan mencegah kita menjadi scaffolding

Saat Yesus menyingkirkan
scaffolding, para ahli Kitab marah dan berusaha menyingkirkan Yesus.
Sistem keimaman perjanjian lama adalah bayang-bayang dari perjanjian baru. Dalam perjanjian lama imam besar adalah Harun, di perjanjian baru imam besarnya adalah Yesus. Seharusnya para imam, ahli Taurat dan para imam adalah bayang-bayang dari Yesus, tapi mereka justru berusaha membinasakan Yesus.

Salah seorang hamba Tuhan di Betlehem menyampaikan kesimpulannya: di banyak negara KeKristenan menghilang sebelum keruwetan besar terjadi. Palestina keKristenan dulunya hampir 50%, sekarang tinggal 3%. Semua tercerai berai ke mana-mana. Sementara itu banyak orang-orang yang belum kenal Tuhan merasa kekosongan di hati, shock karena semua yang terjasi, lalu mencari kebenaran. Tuhan jumpai mereka dalam mimpi, lalu mereka bertobat dan terima Tuhan Yesus.

2. Kulkas berisi banyak barang
Selama belum expired, atau masih segar dan tak berulat, barang-barang itu tetap ada di kulkas. Jika expired maka akan dikeluarkan, sehingga tidak meracuni yang lain, dan diganti dengan yang baru.

Orang percaya dan gereja Tuhan yang tidak bisa lagi menangkap kehendak Tuhan pada sebuah jaman, padahal Tuhan sudah ingatkan berkali-kali, maka dia harus keluar (check out)

Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu (Mat 19: 30)

Saul disingkirkan Tuhan, karena yang melakukan kehendak Tuhan pada jamannya adalah Daud. Saul tak pernah melayani kehendak Tuhan pada jamannya, hanya menikmati fasilitas yang Tuhan berikan.

Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya (Kis 13: 36a)

Apakah kita melakukan kehendak Tuhan pada jaman kita? Dan membiarkan Tuhan membangun kita?Banyak orang ingin duduk di posisi kita saat ini di hadapan Tuhan, menikmati berkat, kehormatan dan fasilitas dari Tuhan yang kita nikmati saat ini. Tuhan letakkan kita untuk melayani tujuan Tuhan, melayani Tuhan, menangkap yang Tuhan mau pada jaman kita, maka hidup kita akan diberkati Tuhan.

Yes 66:8
Bangsa Israel diperbudak di Mesir selama 400 tahun. Selama 9 tulah tidak ada perintah apapun dari Tuhan. Menjelang tulah ke-10 tiba-tiba Tuhan perintahkan kepada semua orang Israel untuk berkemas dan berangkat.

Beberapa negara diselamatkan atau dihancurkan. Semua adalah pilihan, dan Indonesia ada di titik penentuan, tergantung respon orang-orang percaya

* Uganda pernah dipimpin diktator Idi Amin yang kejam. Saat itu orang-orang berdoa di hutan-hutan dan sungai-sungai, karena tidak bisa doa di tempat umum/ gereja. Jemaat bertambah, lalu mereka bisa membangun gereja. Tanggal 31 Desember 1999 presiden yang baru menyerahkan Uganda ke tangan Tuhan Yesus.

* Fiji. Tahun 2000 ada kerusuhan rasial antara pribumi dan keturunan india, lalu ada kudeta. Gereja bersatu dan berdoa di lapangan-lapangan, minta Tuhan intervensi bangsanya. Perdana menteri-nya serahkan negara kepada Tuhan Yesus. Selanjutnya ada kehausan akan Tuhan, belajar Alkitab hingga malam hari. Mereka minta ampun pada keturunan misionaris yang dibunuh.
Akibatnya: ekonomi, pertanian, perikanan semua pulih. Dari negara yang hancur, dipulihkan.

* Columbia. Di tahun 1991, ladang kokain adalah hal umum dan dikuasai mafia. Di tahun 1995 orang Kristen mulai berdoa, KKR doa malam dihadiri 60 ribu orang. Selanjutnya terjadi: seorang bandar besar narkoba ditangkap. Kolumbia saat ini salah satu negara yang tidak punya tentara, cukup hanya polisi.

* Korea pada tahun 1950 adalah negara ke-6 termiskin di dunia. Tahun-tahun itu mereka kirim banyak pelajar untuk belajar di Indonesia. Terjadi kebangkitan pendoa, rekonsiliasi antar aliran/ pendeta, kebangkitan generasi muda. Tahun 1973 ada KKR Billy Graham di Seoul, dihadiri 1,1 juta jiwa.

* Wales. Tahun 1905 ada revival besar. Banyak orang diselamatkan
* Afrika Selatan, diadakan retret dihadiri 400 ribu orang.
* Lagos, nigeria : 3,4 juta jiwa menyerahkan diri pada Tuhan Yesus .
* Oral Roberts, pelopor KKR tanda.
* AA Allen - KKR tenda dengan kehadiran 20 ribu jiwa.
* Reinhard Bonke, KKR nya hingga jutaan jiwa hadir.
* KKR Billy graham
* Mexico 2015 – KKR TB Joshua

Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. (Yoel 2: 28)

* Revival Azusa Street. Orang lihat gedung ini seperti terbakar, ternyata itu bukan api alami, tapi api Roh Kudus saat anak-anak Tuhan berdoa.

* Revival Soe 1965. Jawaban Tuhan untuk bangsa yang sedang terpuruk. Tanggal 26 September 1965 terjadi: air berubah jadi anggur. Seorang pemuda bakar jimat dan bertobat, ratusan orang mengikutinya. Penduduk Soe hanya 5 ribu, tapi yang bertobat dalam 1 tahun 80 ribu. Lalu ada pertobatan 200 ribu orang dalam 3 tahun.

Tanda-tanda yang menyertai orang percaya adalah janji Tuhan bagi kita
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh. (Mrk 16: 17-18)

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14: 12)

Kita melakukan pekerjaan besar

* Kathreen Kuhlman – 3 juta keajaiban
* Aime McPherson – theater, musik, radio, dll.
* Billy Graham bertemu 11 presiden Amerika

Sebuah bangsa terpuruk bisa Tuhan pulihkan jadi dahsyat

Hal yang berlawanan: dari hebat jadi puing-puing
  • Foto Libia tahun 2000 vs 2008
  • Foto Palestina
  • Foto Iraq yang hancur dalam 10 tahun
  • Lebanon
  • Siria – hancur dalam 3 tahun (2011-2014)

Jika umat Tuhan tidak berdoa dan berdiri bagi bangsa, hal sama bisa terjadi di Indonesia

Tuhan rindu di Great Awekening terjadi kebangkitan yang besar: Seberapa kita sepakat, menjerit, berani bayar harga, siap untuk diutus. Kita butuh Great Awekening untuk bangsa kita.

Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.(Yes 32: 17)

Tuhan ingin cukup banyak orang menyuarakan kebenaran, bukan jadi
scaffolding atau makanan yang sudah expired. Minta pada Tuhan: kebangkitan yang besar dan keselamatan bagi bangsa. Jambore akhir tahun bukan kegiatan spektakuler, tapi teriakan minta lawatan Tuhan bagi bangsa!

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Wednesday, December 2, 2015

Favor of God and Man (bagian 2) – Petrus Agung – Kamis, 19 November 2015

Kamis, 19 November 2015
Favor of God and Man (bagian 2)
Petrus Agung

3. Covenental favorFavor karena adanya covenant antara kita dengan Tuhan

Istilah testament berbeda dengan covenant. Jika ada covenant ke-1, ke-2, ke-3, dst, covenant yang terbaru tidak menggugurkan covenant-covenant yang sebelumnya, kecuali jika covenant sebelumnya memang digugurkan/ dibatalkan. Testament adalah pemikiran Yunani. Saat ada testamen yang baru maka otomatis menggantikan testament yang lama.

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5: 18)

Yesus berkata bahwa tidak satu iota-pun dari Taurat yang Yesus batalkan. Artinya semua covenant yang Tuhan pernah berikan kepada kita di perjanjian lama tetap berlaku, dan kita tetap bisa nikmati berkatnya, walau Tuhan Yesus memberikan new covenant melalui tubuh dan darahNya.

Secara umum kita punya perjanjian dengan Tuhan. Tapi masing-masing pribadi juga bisa punya
covenant dengan Tuhan.

Dalam covenant Tuhan ada favor, berkat, dan kemudahan Tuhan, yang membuat kita jadi favoritNya

The king loved Esther more than all the other women, and she obtained grace and favor in his sight more than all the virgins; so he set the royal crown upon her head and made her queen instead of Vashti (Est 2: 17, NKJV)

Kata "
favor" dari kata Ibrani chêsêd (H2617), artinya "covenental favor", yaitu favor karena adanya covenant.

Kesaksian
Saat akan menikah, p Agung baru mulai pelayanan, belum ada gereja, yayasan tidak memberi gaji. P Agung membuat undangan dengan sangat sederhana dari kertas manila. Rumah p Agung kecil, dan masih mengangsur di bank. P Agung berseru pada Tuhan: pemasukan setiap bulan tidak jelas, tapi p Agung harus bertanggung-jawab untuk urusan perkawinan. Saat menghadap Tuhan, Roh Kudus beri ayat: janji Tuhan bagi Daud dan keturunannya untuk hidup di hadapan Tuhan selama-lamanya. Hingga masa kini, janji Tuhan kepada Daud tetap digenapi: keluarga ratu Inggris saat ini masih keturunan raja Daud. Ayat itu ditulis di undangan pernikahan p Agung, dan itu merupakan
covenant pribadi antara p Agung dan keluarganya dengan Tuhan. Maka hingga saat ini ada favor Tuhan bagi keluarga p Agung. Di tiap-tiap tertentu saat butuh intervensi Tuhan, p Agung hadapkan dan naikkan ayat ini ke hadapan Tuhan, maka favor Tuhan turun dengan luar biasa.

Kesaksian
Saat makan di Ungaran, p Agung makan siang bersama p Samuel Elkana dan brother Andrew, dari yayasan Open Doors. Penginjil ini sedang membantu pembangunan sekolah Alkitab di Betlehem, Palestina, dan dia akan mengajar di sana. Tiba-tiba ada keinginan di hati p Agung untuk mengajar di sekolah Alkitab itu kelak. Bulan lalu saat ke sekolah Alkitab di Palestina, p Agung melihat batu bertulis nama-nama orang yang berjasa dalam berdirinya sekolah Alkitab itu. Salah satunya brother Andrew dari yayasan Open Doors. Dan sekolah Alkitab itu satu-satunya yang dibantu brother Andrew. Tahun ini harapan p Agung itu Tuhan wujudkan: mengajar di sekolah Alkitab itu.

Tuhan bisa genapi keinginan yang kita hadapkan, apalagi jika kita punya covenant dengan Tuhan

Kesaksian
Hidup p Agung di masa muda tergantung dari persembahan yang diterima, dan ini dihadapkan pada Tuhan. Kemudian p Agung mendapat 2 rhema dari Tuhan: "akan melayani Tuhan dengan hartanya", dan "ada wanita-wanita yang melayani Yesus dengan kekayaannya". Maka sejak awal p Agung yakin bahwa dia akan diberkati secara materi.

Rhema lain: "kepadamu diberikan kunci-kunci kerajaan surga" . Sejak menerima rhema ini, setiap kali membaca Alkitab, Roh Kudus menjelaskan sehingga p Agung bisa melihat sudut-sudut yang tak terlihat orang lain. Hal ini tidak bisa dipelajari, karena muncul dari chesev (
covenental favor)

Tingkatkan kualitas hubungan kita dengan Tuhan. Jika kita berhubungan dengan Tuhan sekedar untuk dapat sesuatu, itu terlalu rendah. Dalam keadaan apapun datang ke Tuhan, minta Tuhan bicara, maka tiba-tiba Tuhan akan datang menawarkan
covenant yang luar biasa. Saat kita terima covenant, maka kita mendapatkan favor.

Ester dapat favor dari Ahasyweros, karena ada perjanjian turun-temurun antara orang Yahudi dengan Allah Jehova untuk melindungi, menyelamatkan, dan memberkati umatNya.

Jika kita punya covenant pribadi dengan Tuhan, angkat itu di setiap deal bisnis, persaingan tender, dll. Karena Tuhan berpegang pada janjiNya, dan tidak pernah mengingkari janjiNya.

2 Taw 20: 21-26
Kata "kasih setiaNya" dari kata chesed, artinya covenantal favor.
Yosafat dikepung musuh, dan Yosafat ketakutan. Saat mencari Tuhan, ada rhema:

"Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!" (2Taw 20:20b)

Yosafat kemudian memerintahkan pemuji di bagian depan, menyanyikan "bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setiaNya". Tindakan ini berkata bahwa mereka terima
favor Tuhan karena janji Tuhan: "percaya pada Tuhan sehingga selamat, dan percaya pada nabi-nabi Tuhan sehingga berkelimpahan".
Ada 2 jenis hasil peperangan: kita menang dan lawan lari, yang kedua kita menang tanpa banyak berperang, lalu menjarah dengan luar biasa.

Karena nyanyian mereka yang menyatakan covenant Tuhan, maka orang Israel mendapat favor: menang atas lawan (diselamatkan) dan mendapat jarahan besar (diberkati).

Setiap kali mendengar Firman Tuhan, lalu tiba-tiba jadi rhema, pegang Firman itu, karena itu covenant antara kita dengan Tuhan. Maka favor Tuhan turun dalam hidup kita.

Orang yang tidak suka baca Alkitab menyulitkan diri sendiri, karena perjanjian terhebat adalah yang tertulis di Alkitab.
2Taw 13: 5
Yerobeam akan berperang terhadap Abia, tapi sebuah covenant mengubah segala-galanya.

Tidakkah kamu tahu, bahwa TUHAN Allah Israel telah memberikan kuasa kerajaan atas Israel kepada Daud dan anak- anaknya untuk selama- lamanya dengan suatu perjanjian garam? (2Taw 13: 5)

2Taw 13: 14-18
Saat perjanjian garam (salt covenant) antara Tuhan dan Daud diucapkan, dan Abia adalah keturunan Daud, maka lawan ditundukkan karena Tuhan tidak pernah bergeser dari perjanjianNya.

Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup. (1Sam 17: 36)

Motif Daud menghadapi Goliat tidak terlalu rohani: mendapat uang, menjadi menantu raja, dan bebas dari pajak. Hadiah-hadiah ini menstimulasi Daud. Tapi jika Daud tidak yakin akan menang, maka dia tidak mungkin bisa menang. Daud yakin bisa menang karena ada perjanjian sunat antara bangsa Israel dengan Tuhan. Daud menghitung dan percaya bahwa Tuhan bisa diandalkan.

Covenant artinya to cut, istilah ini berawal dari tanda sunat: sunat fisik di PL dan sunat hati di PB

Saat menghadapi tantangan, anak Tuhan sering tidak berani karena hanya menghitung kekuatannya sendiri, ini bertindak secara natural. Tapi orang supranatural menghitung kesanggupan Tuhan.

Berkat karena sebuah
covenant
Sebelum seminar Tuhan bicara pada p Agung tentang acara The Great Awakening. Menurut Tuhan: p Agung dan anak-anak Tuhan memiliki tingkat pengharapan (level of expectation) yang terlalu rendah. Kebanyakan menganggap The Great Awakening hanya sebagai KKR besar atau retret besar. Tapi maksud Tuhan: Tuhan Indonesia mengalami gabungan dari berbagai revival yang pernah terjadi di seluruh dunia. P Agung minta dasar pernyataan ini pada Tuhan, Tuhan menjawab: covenant beroperasi karena iman.

Kel 4: 24-26
Tuhan utus musa ke Mesir, tapi tiba-tiba ditulis Tuhan berikhtiar membunuh Musa. 40 tahun pertama kehidupan Musa di tengah orang Mesir, maka tidak terlalu mengerti hukum Tuhan, tidak mengenal sunat. 40 tahun berikutnya Musa tinggal di rumah Yitro dan menikah dengan Zipora, dan punya anak Gerson. Musa lupa tidak menyunat anaknya karena ia tinggal di lingkungan non-Yahudi.
Walau tidak tertulis di Alkitab, p Agung yakin bahwa setan menuntut kematian Musa karena lupa menyunat anaknya. Sebenarnya Tuhan tidak perlu berikhtiar membunuh Musa, karena itu hal mudah bagi Tuhan. P Agung yakin bahwa Roh Kudus berkata pada Zipora untuk menyunat anaknya, lalu menempelkan kulit khatan-nya pada Musa sambil berkata bahwa Musa adalah pengantin darah baginya. Maka Musa dianggap sudah menyunat anaknya.

Covenant juga bisa terjadi dengan cara sederhana seperti kisah Muda dan Zipora

Dalam hidup p Agung Tuhan beri anugerah untuk bersentuhan dengan revival-revival besar di dunia. Setiap apapun yang mewakili revival itu, yang bersentuhan dengan p Agung,

* Di awal 90-an dalam setahun p Agung bisa hadir 3x di KKR ps Benny Hinn. Dari situ p Agung mendapat pengenalan akan Tuhan, dan membawa hadirat Tuhan. Saat ps Benny melayani di HS, setiap hari ps Benny ngobrol dengan p Agung hingga jam 1 pagi. Pertemuan-pertemuan itu mengalirkan banyak hal ke dalam pelayanan p Agung.

* P Agung pernah menterjemahkan ps Peter Yongren. KKR kesembuhannya sederhana dan simple. Hari ini p Agung, p Victor, dan p Hengky bisa melakukan KKR kesembuhan yang sama dengan ps Yongren.

* Kedekatan dengan ps Morris Cerullo membuat p Agung mendapat karunia untuk "mengaum".
* Kedekatan dengan ps John Avanzini membuat p Agung mendapat karunia di bidang keuangan.

Dengan hamba Tuhan manapun p Agung bersentuhan, karunia yang dimiliki oleh hamba Tuhan itu mengalir juga pada p Agung.

Pilih pergaulan kita dengan orang yang sudah jadi, yang roh-iman-positif nya kuat !

Dalam hidup p Agung Tuhan ijinkan bersentuhan dengan perkara-perkara besar, dan itu harus terjadi.

1. Kegerakan pemuda dan pelajar
Reuni kegerakan pelajar di tahun 1979, temanya "30 tahun berjalan dengan Tuhan" (di 2009). Salah seorang teman pendeta di jakarta mendapat pesan dari seorang nabi dari Singapura: mereka harus kembali ke rumah awal kegerakan, ambil air dari sumur, gali kembali, karena itu suatu hari akan membangkitkan lagi gelombang kegerakan baru di antara anak-anak muda dan pelajar.
Sesampai di rumah itu, kelompok ini hanya ngobrol dan doa singkat. Menurut Tuhan mereka belum mengerjakan apa yang Tuhan pesankan melalui nabi dari Singapura itu. P Agung minta ijin ke Tuhan untuk lakukan, lalu ajak p Hengky dan rekan-rekan youth untuk ambil dari sumur kegerakan di rumah itu. Anak youth dibagi beberapa kelompok, masing-masing kelompok menyembah, doa, bahasa Roh dan mengambil dengan kuat.

Lawatan Tuhan di Indonesia akan jauh lebih besar melalui acara Great Awekening.

Great Awekening pasti terjadi, karena sudah mengambil dari sumur awal kegerakan

2. Ada bagian-bagian di Indonesia yang akan dilawat Tuhan dalam dimensi seperti Soe
Di tahun 60an di Soe ada kegerakan dan mujizat yang luar biasa.

3. Fenomena-fenomena Toronto blessing akan terjadi di Indonesia
Ada lawatan Tuhan di gereja Vineyard, dikenal sebagai Toronto Blessing. Salah satu fenomenanya adalah "holy laughter". P Agung beberapa kali hadir di Toronto. P Agung tidak mengalami sendiri, tapi saat disaksikan ke rekan-rekannya, banyak yang mendapat fenomena yang sama.
Tuhan berkata bahwa fenomena ini akan terjadi juga di Indonesia, dan ini terjadi di salah satu gereja di Jepara.

4. Kegerakan Wales akan terjadi di Indonesia
Bahtera datang ke Wales, tempat Robert Evans mulai kegerakan pertama kali. Kegerakan wales menyentuh seluruh kota. Kebaktian berjam-jam, orang-orang bertobat, penjara kosong, kejahatan mencapai titik nol selama beberapa tahun.
Hal ini juga akan terjadi di Indonesia.

KKR Great Awekening hanya pemicu, karena yang lebih besar akan terjadi di seluruh Indonesia.

5. Kebangkitan revivalis-revivalis unik di Indonesia
Beberapa tahun lalu P Agung berkhotbah di Angelus Tample, gereja dari ps Mathew Barnett. Dulunya itu adalah gereja dari revivalis Aimee. Suatu hari akan ada orang dengan gaya yang unik, menarik banyak jiwa pada Kristus

6. Kegerakan Azuza street akan terjadi di Indonesia
Kegerakan Azuza street. Saat Roh Kudus melanda, orang yang lewat di depan rumah dijamah Tuhan dan bertobat. 2 tahun lalu p Agung datang ke rumah itu, dan ditunjukkan mimbar Kathreen Kuhlman.
Di masanya, saat menyapa jemaat, kesembuhan sudah terjadi. Jika tidak bisa masuk ke ruang KKR lewat pintu depan, dia terpaksa lewat dapur. Koki-koki yang tak tahu-menahu tiba-tiba dilawat Tuhan.

7. Tuhan akan bangkitkan hamba-hamba Tuhan yang membangkitkan orang mati
Robert Liardon beri p Agung hadiah: patung dari ps Smith Wiglesworth. Ini juga tidak kebetulan.
Tuhan akan bangkitkan Smith-Smith baru di akhir jaman, yang melayani dengan unik, kasar, dan membangkitkan banyak orang mati.

8. Munculnya Billy Graham baru di Indonesia
Tahun 1983 p Agung ikut acara Ansterdam 1983. Penginjil seluruh dunia dikumpulkan di Belanda oleh ps Billy Graham (saat itu p Agung usia 21). P Agung dan p Adi mendaftar, dan dua-duanya diterima, mendapat tiket dan akomodasi Indonesia-Belanda.

9. Karunia Iman seperti Kenneth Hagin
Ps Agung belajar iman dari Keneth Hagin. Beberapa tahun sebelum Keneth meninggal, p Agung sempat bertemu pribadi dan didoakan berkali-kali.

10. Akan ada gereja-gereja besar seperti Yoido Korea
Saat ke Korea, p Agung bertemu dengan ps Yonggi Cho. Saat Bahtera ke Korea, mereka dibawa ke tenda tempat awal kegerakan.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064