Tuesday, August 16, 2016

Perjumpaan Pribadi dengan Tuhan – Troy Marshall – Minggu pagi, 14 Juli 2016

Minggu, 14 Agustus 2016
Perjumpaan Pribadi dengan Tuhan
Troy Marshall

Kesaksian
Dua bulan lalu pr Troy mendapat telpon dari seorang gadis yang adalah salah satu jemaat. Ayahnya adalah majelis gereja. Ps Troy sendiri yang membabtis gadis ini. Gadis ini menelpon karena merasa kehilangan jalannya kepada Tuhan. Roh Kudus berbicara dengan jelas: anak gadis ini tidak pernah berjumpa Yesus sebelumnya.

Berapa banyak orang yang ke gereja, tapi tidak berjumpa dengan Tuhan sendiri?

Kita bekerja keras supaya gereja terbuka, mengundang jiwa-jiwa, mengasihi mereka, membuat mereka merasa diterima. Tapi itu tidak berarti kita sudah bertemu Yesus.

Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah (1Kor 2: 4)

Tidak ada orang yang biasa meyakinkan kita untuk beriman dengan khotbahnya. Tapi saat kuasa Tuhan datang, itulah saat kita berjumpa Tuhan di dalam kuasaNya.

Samuel mengurapi Saul sebagai raja. Saat turun gunung Saul bertemu para nabi (1 Sam 10:10). Saul kemudian kepenuhan dan bernubuat seperti nabi, karena berada di tengah-tengah para nabi. Saul dikelilingi nabi, tapi Saul sendiri tidak pernah jadi nabi. Saul saat itu adalah produk lingkungannya. Saat lingkungan berubah, Saul berubah.

Yes 6: 1-6 – Bagaimana kita tahu bahwa kita telah sungguh-sungguh berjumpa dengan Tuhan.

Maka bergoyanglah alas ambang pintu (Yes 6: 4a)

California adalah negara gempa, di sana sering terjadi. Maka setiap minggu ada pelatihan bagi para siswa, lalu berlindung di bawah meja atau ambang pintu. Ambang pintu adalah struktur ter-aman dan terkuat dalam sebuah bangunan.
Saat Yesaya berjumpa dengan Tuhan, bagian yang paling aman-pun goncang. Apa yang jadi keamanan kita? Kebaikan kita? Sedekah kita?

Kesaksian
Jika di pesawat dan ada yang mengajak ngobrol, ps Troy tidak berkata bahwa dia seorang pendeta atau penginjil, tapi direktur dari sebuah yayasan sosial. Tujuannya supaya tidak ada dinding. Lalu orang itu akan berkata bahwa dia melakukan hal-hal baik juga. Itulah titik dimana ps Troy masuk dan mengguncang ambang pintu orang itu: menginjilinya.

Kita percaya Tuhan, karena tidak lagi percaya dengan pekerjaan daging kita, perbuatan baik, uang, dll

dan rumah itupun penuhlah dengan asap (Yes 6: 4c)

Kesaksian
Saat kanak-kanak ps Troy pernah meninggalkan lilin menyala di kamar mandi, yang akhirnya membakar handuk. Akhirnya asap memenuhi ruangan. Saat ada banyak asap ps Troy panik, dan merasa dalam bahaya.

Saat kita berjumpa Tuhan, akan muncul keterdesakan di dalam diri kita untuk mentaati dan melaksanakan kehendak Tuhan

Dalam penginjilan ps Troy selalu memberitahukan bahwa mereka tidak akan selamat tanpa Tuhan. Hari esok hanya dijanjikan bagi mereka yang di dalam Kristus. Dan hari inilah hari keselamatan. Maka tidak ada waktu untuk berpikir dan menimbang, orang itu harus memutuskan.

Kesaksian
Ps Troy lahir baru di usia 19 tahun. Dia ditipu rekannya yang lahir baru seminggu sebelumnya. Temannya berkata bahwa di gereja banyak gadis cantik. Rekan itu ajak ps Troy duduk di deretan paling depan. Pengkhotbah mengatakan bahwa dulunya dia sukses di bisnis, tapi semua itu sekarang tidak berarti, karena perjumpaan dengan Yesus mengubah hidupnya. Khotbah itu mengguncang ambang pintu kehidupan ps Troy, dan asap memasuki hidupnya. Ps Troy panik.
Pengkhotbah itu berkata bahwa khotbahnya bersambung hingga minggu depan. Ini membuat ps Troy semakin panik. Dia ingin diselamatkan saat itu juga, bukan menunggu minggu depan. Saat itu tidak ada yang beritahukan bahwa manusia bisa diselamatkan setiap saat. Minggu itu jadi minggu yang terburuk. Ps Troy takut tiba-tiba orang membunuhnya, mengemudi dengan pelan, supaya bisa diselamatkan di minggu berikutnya.
Minggu berikutnya ps Troy datang paling awal, menunggu altar call untuk diselamatkan. Pada tanggal 8 Juli 1990 ps Troy mengalami lahir baru.

Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam." (Yes 6: 5)

Saat bertemu Tuhan, ada ke-insyafan dalam diri ps Troy, untuk memperbaiki hidupnya. Ps Troy tiba-tiba bisa melihat area-area dosa di dalam dirinya, tanpa ada yang memberi tahu. Timbul kesadaran akan dosa, dan dengan sendirinya semua terhenti. Lalu ps Troy menjauhkan diri dari semua yang salah.

Tidak semua yang datang pada Tuhan sikapnya manis, atau kondisi bersih.

Ada seseorang wanita dengan masa lalu yang buruk mengalami pertobatan. Dia akhirnya ikut melayani sebagai penerima tamu, tetapi baju yang dikenakan tidak pantas. Wanita-wanita di gereja menggunjingkannya, dan meminta ps Troy menegur wanita itu. Ps Troy menanyakan masalah ini pada wanita itu, ternyata hanya itulah baju bagus yang dimilikinya. Ps Troy kemudian meminta para penggosip untuk membelikan baju yang pantas bagi wanita ini.

Tanda bahwa kita telah berjumpa Tuhan: jika bergerak menjauh dari dosa menuju kekudusan Tuhan.

Tuhan tidak memandang penampilan luar, tapi melihat ke dalam hati. Saat masih ada kebohongan, menipu, bergosip, berkata buruk tentang orang lain, maka artinya hati dan bibir kita belum bersih.
Setelah berjumpa Tuhan, kita selalu ingin membersihkan diri setiap kali ada dosa.

Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin. (Yes 64: 6)

Kita memandang diri sendiri dan menyadari tidak ada yang baik di dalam diri kita.

Semua pelayanan ps Troy karena kasih karunia Tuhan. Ps Troy tidak merasa cukup suci dan layak untuk melayani. Hanya di dalam Kristus, ps Troy sanggup melakukan yang dilakukannya.

Kebenaran diri sendiri, merasa diri sendiri benar, semua itu adalah seperti kain kotor.

Ilustrasi
Di jaman dulu, saat ada luka orang akan meletakkan ramuan rempah-rempah pada kain, lalu menggunakannya untuk membungkus luka. Maka ramuan dan kain itu menyedot semua kotoran dan infeksi. Lalu kain itu akan diganti. Inilah kain kotor.

Tanda kita sungguh-sungguh berjumpa Tuhan: ada kerendah-hatian muncul dalam hati. Sadar bahwa kita bisa seperti saat ini hanya karena anugerah Tuhan.

Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. (Yes 6: 6)

Ada 3 level penyucian yang Tuhan kerjakan di dalam kita.
1. Tuhan sucikan perilaku kita (what you do)
Berhenti judi, merokok, mabuk, bergabung dengan orang yang salah

2. Tuhan sucikan karakter kita (
how you do it)
Bagaimana kita melakukan sesuatu, memperlakukan orang lain. Jika kita bergosip, memfitnah, membenci orang lain, artinya kita belum bersih.

3. Tuhan sucikan intisari/ jati diri kita, motifasi kita (
why you do it)
Apa motifasi kita? Mengapa kita melayani kita? Mengapa kita memberi persembahan? Apakah ingin dilihat saat melayani?

Cara mengetahui kemurnian motivasi pelayanan kita: dari cara kita ber-reaksi saat diperlakukan seperti pembantu/ pelayan.

Tuhan mau membersihkan motifasi kita. Malaikat datang dengan membawa batubara dari mezbah, untuk menyucikan Yesaya.

Bukti adanya penyucian Tuhan:

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: " Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku? " Maka sahutku: " Ini aku, utuslah aku! " (Yes 6: 8)

Yesaya rela dijamah Tuhan, supaya hidupnya bisa menjamah hidup orang lain.
Survey berkata bahwa di Amerika 80% orang Kristus tidak pernah tuntun seorangpun pada Tuhan. Mereka semua belum bertemu Tuhan. Ps Troy sudah menginjil ke seluruh dunia, termasuk daerah-daerah terpencil di Indonesia. Ini semua karena ps Troy sudah berjumpa dengan Tuhan.

Jika kita benar-benar berjumpa Tuhan, maka kita akan pergi kemanapun Tuhan utus, melakukan apapun yang Tuhan suruh lakukan, apapun kondisinya.

Tidak semua orang dipanggil untuk misi ke luar negri. Tapi kita bisa menjangkau keluarga kita, orang-orang di kantor kita, orang-orang di lingkungan kita. Goncangkan ambang pintu mereka, bawa batubara dari mezbah Tuhan, kenalkan mereka pada Tuhan.

Korespondensi:
@Antonius_FW (tweeter); pin BB 5CE70545
WhatsApp, Line, 085 727 868 064

Saturday, August 6, 2016

Kuasa Warga Kerajaan – Gilbert Lumoindong – Minggu, 31 Juli 2016

Minggu, 31 Juli 2016
Kuasa Warga Kerajaan
Gilbert Lumoindong

2Tes 1: 3-5
Seringkali orang Kristen datang ke geraja, tapi banyak masalah, banyak kalah, dll. Menjadi Kristen artinya menjadi warga kerajaan Allah dan punya kuasa, karena Roh yang ada dalam kita lebih besar dari Roh yang ada di dalam dunia.

Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara (2Tes 1: 3a)

Hidup Kristen bukan mudah-mudahan atau kalau bisa, tapi wajib selalu mengucap syukur. Karena saat mengucap syukur kita akan kuat, menang, melihat kuasa Allah, melihat berkat-berkat surgawi dicurahkan.

Kita mengucap syukur bukan karena masalah, tapi karena Tuhan pasti beri kekuatan untuk melewati semua masalah.

Di mana Yesus diberitakan, kuasa Allah bekerja, dan iman akan bertumbuh. Yang membuat iman tidak bertumbuh adalah mulut yang suka bergosip dan membicarakan orang lain. Mulut anak Tuhan seharusnya memberkati dengan Firman Tuhan. Orang yang imannya bertumbuh tidak suka dengar gosip, tapi kesukaannya menggali Firman Tuhan, hidup dalam kuasa Allah, melihat kegerakan Roh Kudus, dan mengerjakan hal-hal dahsyat untuk kemuliaan Tuhan.

Perkataan profetik: Karena imanku makin bertambah, dan kasihku seorang akan yang lain makin kuat, di antara kita di gereja ini.

Ada 3 jenis orang di sekitar kita:
  • Orang di atas: Jangan jatuhkan orang di atas kita. Dia pasti punya kekurangan, tapi pasti juga ada kelebihan. Maka kita harus belajar dari orang itu.
  • Orang yang bersama kita: Jangan sikut orang di sisi kita, tapi berjalan bersama dan saling mendukung.
  • Orang di bawah: Jangan injak orang di bawah kita, tapi tolong dan angkat dia, supaya hidup kita jadi berkat.

Saat iman kita bertumbuh, kasih kita akan luar biasa.
Yang membuat iman tumbuh adalah pemberitaan Firman Tuhan

Gereja kuat adalah: jika di tengah tantangan tetap bersatu, karena kekuatan mereka dari Yesus.

Orang yang ingin melihat kejatuhan orang lain, ingin melihat perpecahan, ingin melihat kehancuran, adalah orang yang bermasalah dengan imannya.

Nubuat: Gereja JKI Injil Kerajaan akan menjadi jemaat yang dahsyat, fenomenal, dan penuh berkat, jika setiap jemaat imannya semakin bertumbuh, dan kasihnya semakin kuat.

Kita layak menjadi warga kerajaan Allah, karena Yesus sudah menebus kita.

Untuk menjadi warga kerajaan surga kita harus melepaskan segala kesenangan dunia, harus sabar, harus mengampuni, harus hidup kudus. Saat kita berada di jalan Tuhan maka kita akan terus naik dan tidak turun, jadi kepala dan bukan ekor. Menjadi warga kerajaan adalah hidup dalam kuasa.

Tidak semua pengikut Yesus adalah warga kerajaan. Tapi setiap murid Yesus pasti warga kerajaan

Tuhan kita adalah Tuhan yang penuh kepastian. Setelah menjadi pengikut Yesus, kita harus terus naik dan jadi murid Yesus.

Beda pengikut dan murid
1. Pengikut hanya mencari yang enak. Murid dilatih untuk sebuah target

Saat Yesus menggandakan roti banyak orang yang mengikuti. Tapi saat Yesus mulai memberi pengajaran yang berat, maka banyak murid yang meninggalkan diriNya.

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia (Yoh 6: 66)

Hidup Kristen bukan hanya cari yang enak dan menyenangkan, tapi kita diproses. Banyak rintangan dan hambatan, tapi Firman Tuhan berjanji bahwa itu tidak akan menjatuhkan kita, dan Tuhan beri kita kekuatan melaluinya.

Orang yang siap menjadi murid: siap untuk dilatih, karena ada target di setiap hidup kita

2. Pengikut lari dalam tekanan dan kemudian trauma serta kecewa; murid dibentuk semakin dahsyat di tengah tantangan.

Setiap murid Yesus yang mengalami kecewa dan trauma harus bangkit, karena dia akan melihat Tuhan bekerja dengan dahsyat melalui tantangan dan masalah

Petrus dididik Yesus dengan keras. Pernah dibentak: enyahlah engkau iblis. Padahal maksud Petrus sebenarnya baik.

Orang Kristen seharusnya tidak mudah tersinggung, kecewa, trauma, cengeng; karena Roh Allah di dalam kita, dan memegang tangan kita. Walau kita dilatih keras dan jalannya sukar, tapi Tuhan berjanji menyertai kita, dan tidak satu rambutpun gugur tanpa sepengetahuan Tuhan.

3. Pengikut tidak akan mengalami banyak kemajuan; murid akan selalu mengalami kemajuan yang signifikan.

Pengikut diserang virus GGD: gitu-gitu doang, tidak ada perubahan. Pengikut adalah mereka yang tidak berubah: tetap dalam dosa, kebiasaan yang sama, tidak ada kemajuan. Murid harus lebih maju: membawa jiwa baru pada Tuhan, karakter berubah, hidup jadi berkat, dst.

KeKristenan tanpa kemajuan adalah kemunafikan.

4. Target utama pengikut adalah menyenangkan diri sendiri, target seorang murid menjadi serupa dengan Kristus

Profetis: minta Tuhan cabut apapun di dalam kita yang tidak Tuhan sukai.

Kita ke gereja supaya menjadi serupa dengan Kristus. Kita tidak datang ke gereja untuk mencari berkat, tapi untuk menjadi berkat. Murid harus siap menghadapi tantangan, siap dilatih.

Di dalam diri kita ada kuasa. Karena saat Roh Kudus turun atas kita, maka kita menerima kuasa

Seorang warga kerajaan diberi kuasa:
1. Kuasa untuk menaklukkan kuasa setan dan kuasa kejahatan

Saat kita menjadi murid Tuhan, kita otomatis menjadi warga kerajaan. Sebagai warga kerajaan kita diberi kuasa untuk menaklukkan kuasa setan dan kejahatan.

Kita diberi Tuhan kuasa untuk hidup berkemenangan, mengalami rumah tangga yang bahagia, usaha diberkati, dan menjadi pemenang

Setan terus mengganggu hidup kita karena memang itu pekerjaannya. Pekerjaan setan: mengacaukan rumah tangga, mengacaukan pelayanan, membuat suka bergosip, dll. Tapi Tuhan beri kuasa kepada warga kerajaan untuk menginjak setan.

2. Kuasa untuk berjalan dalam kesucian

Kesucian bukan pilihan, tapi keharusan. Kekudusan bukan permohonan Tuhan, tapi perintah Tuhan.

Berkat-mujizat-kemenangan, semua akan Tuhan berikan pada orang yang hidup dalam kekudusan. Orang yang berhati busuk: ngomongin orang di belakang, memfitnah, dll.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Ams 4: 23)

Dosa membuat orang stress, tertekan, emosional, Kesucian mendatangkan sukacita. Yusuf tidak emosi atau stress saat difitnah oleh istri Potifar, karena dia percaya bahwa ada pembelaan Tuhan pada orang yang hidup dalam kekudusan.

Orang yang hidup dalam kesucian bisa difitnah-dijahati-dicurangi, tapi tidak bisa dikalahkan karena pembelaan Tuhan sempurna

3. Kuasa untuk meraih mujizat

Mujizat tersedia bagi kita jika kita jadi murid. Perjumpaan Yesus dengan murid-muridNya selalu menghasilkan mujizat dan kuasa Allah.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yoh 15: 7)

Yang termasuk dalam "apa saja" : rumah tangga bahagia, hidup diberkati, anak-anak luar biasa, bebas dari hutang, sembuh dari sakit, dll.

Profetis: saya terima dengan iman kuasa untuk hidup dalam mujizat.
Mujizat adalah hak kita, karena Yesus sudah tebus semua di kayu salib, dan berkata "sudah selesai".

4. Kuasa untuk hidup dalam kemajuan-kemajuan yang tak terduga-duga

Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1Kor 2: 9)

Di akhir jaman Tuhan akan buat banyak percepatan. apa yang orang lain kerjakan selama 10-15 tahun, bisa diperoleh warga kerajaan Tuhan selama 6-7 bulan saja.

Jika kita tetap setia menjadi murid Yesus dan mau dilatih di masa-masa yang sukar, maka apapun yang di hidup kita harus lebih maju: keluarga, pelayanan, pekerjaan, iman, kekudusan, dll.


Korespondensi:
@Antonius_FW (tweeter); pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, 085 727 868 064

Monday, August 1, 2016

The New Beginning – Timotius Arifin – Minggu, 24 Juli 2016

Minggu, 24 Juli 2016
The New Beginning
Timotius Arifin

Pesan terakhir p Agung: gereja akan memasuki chapter yang baru (new chapter). Kata "new" bukan dari "neos", tapi dari kata "kainos", artinya sesuatu yang belum pernah ada. JKI IK pernah punya superstar, tapi ke depan akan ada super-team yang dibangkitkan. Kegerakan terakhir adalah kegerakan semua orang kudus (all saints movement), bukan beberapa orang pemimpin atau beberapa kelompok.

1Sam 25: 2-44
Ay 6 – Kata "selamat" dalam bahasa aslinya "shalom". Daud mengucapkan berkat kepada Nabal.

Dari mulut hamba Tuhan hanya boleh keluar berkat, tidak boleh keluar kutuk.

Untuk mencapai sesuatu dalam kehidupan, dulunya manusia mengandalkan IQ (
intelegency quotion), yaitu nilai-nilai akademis. Dalam 30 tahun belakangan ada hal lain yang lebih tinggi dari IQ, yaitu EQ (emotional quotion). Dalam Alkitab EQ disebut panjang sabar (makrotimia) atau tahan menghadapi tantangan dan penderitaan (hipomone). Selain EQ dikenal juga SQ (spiritual intelegent), salah satunya adalah hikmat (sophia). Samuel adalah bapa dari Israel, seperti Elia dan Musa. Dalam kisah di atas ditunjukkan bahwa IQ saja tidak cukup.

Nabal artinya bodoh (fail), Abigail artinya "ayahku adalah kegirangan" (
my father is joyfull), David artinya "yang dikasihi" (beloved), Chileab artinya "seperti ayahnya" (like his father).

EQ Nabal sangat rendah, mudah marah. Daud hidup di padang-belantara, secara emosional sedang kelelahan. Urapan Daud adalah sebagai raja, tugasnya: melindungi rakyatnya dan mengalahkan musuh-musuh Israel. Tapi Daud hampir-hampir membunuh rakyatnya sendiri, yaitu Nabal dan seisi rumahnya. Jika ini terjadi, maka pengurapan Tuhan akan dicabut dari Daud.

Hungry man is an angry man
Contoh
Suporter Persebaya (bonek) merusak berbagai kota yang dilewatinya, karena tim-nya kalah. Sementara orang-orang kota melempari bonek dengan batu. Saat lewat di Solo, walikota Solo menyediakan nasi bungkus bagi bonek. Maka Solo selamat dari pengrusakan.

Seorang pemimpin jangan sampai emosi dan lepas kendali.
Seorang bapak harus melindungi istri dan anak-anaknya.

Samuel adalah bapa bagi orang Israel. Tugasnya menyiapkan seorang raja (
king maker), sebagai nabi yang mengurapi raja (king annointer), dan mengkoreksi jika raja salah (king confronter).
Saat itu Samuel sudah tiada, dan ternyata yang mendapat pujian adalah seorang wanita.

Salah satu tanda seseorang ada di dalam Tuhan: selalu bersukacita. Dihinapun tetap tersenyum.
Orang besar mengabaikan cemooh, penghinaan dan fitnah

Daud menjaga dan memelihara gembala-gembala Nabal dari serangan suku-suku lain dan binatang buas. Saat pengguntingan bulu seharusnya ada sukacita (
rejoice), dan biasanya orang kaya membagikan berkat pada banyak orang.

David diangkat dan diurapi Tuhan, maka dia raja yang sejati. Saul mantan diurapi. Nabal menghina kepemimpinan yang ditunjuk oleh Tuhan. Karena Daud kekurangan kasih karunia, maka akibatnya Daud marah. Kedua orang ini kesabarannya rendah. Sebaliknya Abigail bijak dan cantik.

Seorang pemimpin tidak boleh lepas kendali. Dalam pemilihan diaken disebutkan syaratnya: seorang peramah dan bukan pemarah

6 langkah Abigail sehingga mendapat permulaan yang baru : HIKMAT
  • Hormat diterima (Ams 22:4)
  • Iman yang bertindak (Yak 2: 22, 26)
  • Kerendahan hati (Ams 18: 12)
  • Menghindari konflik (Ams 17: 14)
  • Amarah dipadamkan (Ams 29: 9, Pkh 10:4)
  • Takut akan Tuhan (Ams 9: 10)

1. Takut akan Tuhan

Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian (Ams 9: 10)

Mengenal yang Maha Kudus dan menjauhi kejahatan adalah SQ. Dasar segala sesuatu adalah takut akan Tuhan.

Ps Arifin dulunya seperti Nabal, mudah marah. Maka saat bertobat ps Arifin memilih nama babtis Timotius. Karena Timotius menghormati Tuhan dan sesama.

Aplikasi takut akan Tuhan: tidak melanggar hal-hal kecil. Contohnya: melanggar lalu-lintas, berbohong, memainkan pajak, dll.

Orang yang takut akan Tuhan tidak takut apapun, baik manusia atau setan.

2. Amarah dipadamkan
Orang yang bijak bisa memadamkan amarah. Tuhan benci pada provokator, yaitu orang yang mengobarkan perbantahan antar saudara.

Mulut yang sama bisa membesarkan api atau memadamkannya (Kebijaksanaan Salomo - Apokripa)

Jika orang bijak beperkara dengan orang bodoh, orang bodoh ini mengamuk dan tertawa, sehingga tak ada ketenangan (Ams 29: 9)

Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh (Pkh 7: 9)

Hampir-hampir Daud tidak bisa jadi raja dan menurunkan Mesias karena ingin membunuh Nabal dalam kemarahannya. Tapi Abigail meredakan kemarahan Daud.

Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar (Pkh 10:4)

Abigail tidak lari saat Daud marah, tapi menghadapinya. Abigail menyebut dirinya "ama" (hamba) kepada Daud. Ini meredakan amarah Daud, dan Daud tidak jadi menghukum Nabal.

Pembalasan adalah hak Tuhan (Ul 32: 35, 41; Mzm 18: 47; Rm 12: 19; Ibr 10: 30), maka jangan balas dendam, biarkan Tuhan yang melakukannya.

Kesaksian
Seseorang memfitnah p Arifin. Saat terbukti tidak bersalah, ps Arifin tidak mau menuntut balik, karena menganggap bahwa yang memfitnah itu saudara dalam Tuhan.

3. Menghindari konflik
Kita harus menghindari konflik bukan karena takut. Perang itu mahal. Seorang yang punya EQ dan SQ akan menghindari konflik.

Perlu 2 orang gila untuk berperang.

Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar. (Ams 29: 8)

Kata "amarah" bukan dari kata "
anger", tapi mengamuk (wrath).

Kesaksian
Suatu hari ps Ariifin pulang dengan sangat marah karena dikhianati temannya. Saat pulang, bu Arifin bisa menenangkannya dan meredakan amarahnya.

Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.(Ams 17: 14)

Anak kecil jika bertengkar lebih profesional: hanya pada masalah yang dipertengkarkan. Tapi pertengkaran orang tua kadang-kadang merembet ke berbagai hal: keluarga, masalah lain, dll.

Orang bijak tidak mau bertengkar. Dia undur sebelum perbantahan dimurahi

4. Kerendahan hati
Kerendahan hati menyebabkan harmoni dalam keluarga.

Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. (Ams 18: 12)

Dalam beberapa budaya Indonesia, kedekatan menghilangkan rasa hormat. Seharusnya walau semakin dekat, kita tetap harus menjaga rasa hormat satu-sama lain. Orang yang rendah hati akan mendapat kehormatan.

Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.(Hab 2:4)

5. Iman yang bertindak

Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna (Yak 2: 22)
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. (Yak 2: 26)

Iman tanpa perbuatan adalah mati. Rahab dan Abigail dihargai karena tindakannya.

6. Hormat diterima

Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.(Ams 22:4)

Tuhan suka pada orang yang suka berbagi, dan akan memberikan kehormatan dan kehidupan kepadanya.

Di ujung cerita Nabal mati karena sakit jantung. Akhir dari Nabal adalah permulaan yang baru bagi Abigail: menjadi istri Daud. Anak Abigail dari Daud diberi nama Chileab (
like his father). Ini kerinduan Abigail seperti anaknya seperti Daud.

Tuhan beri kita Roh Kristus supaya kita seperti Bapa kita: kudus (holy), megah (glorious) dan berkuasa (merciful).

Ilustrasi
Seorang wanita menikah dengan pria kaya yang rumahnya besar. Setiap hari dia harus membersihkan rumah. Ini jadi beban karena suaminya setiap kali menilai seberapa bersih rumah itu.
Suatu hari si suami meninggal, dan wanita ini menikah lagi. Tugasnya sehari-hari tetap sama, tapi kini bukan jadi beban karena dilakukan dengan rasa cinta.

Mari melayani Tuhan bukan karena kewajiban, tapi karena kita mengasihi Tuhan

Abigail adalah gambaran jemaat Tuhan, Daud adalah gambaran Tuhan Yesus. Jika ada seseorang yang melakukan hal yang tidak berkenan kepada kita: mintakan ampun, dan doakan supaya murka Tuhan tidak turun atas mereka.

Yang membedakan kita dengan agama lain: kita mendoakan mereka yang menyakiti kita.

Korespondensi:
@Antonius_FW (tweeter); pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, 085 727 868 064