Monday, March 26, 2012

2 Panggung yang Berbeda - Petrus Agung - Minggu 25 Maret 2012

Minggu 25 Maret 2012
2 Panggung yang Berbeda
Petrus Agung

Mat 6 : 16-18
Ada yg terlihat nyata oleh bnyk org, tapi bnyk yg tersembunyi.
Contoh diperistiwa Jogya
Ada 2 panggung dlm hidup ini: ada panggung yg terlihat & dinilai org bnyk, ada panggung juga yg tdk terlihat
Contoh di pertandingan sepakbola seperti dlm hidup ini. Dilapangan mrk boleh saja dpt bnyk tepuk tangan oleh penonton, tetapi di ruang ganti pelatih bisa saja marah2 & menyatakan kesalahan2 mrk
Ini adalah 2 panggung yg berbeda. Ada panggung lapangan dimana org berkata luar biasa, tapi ada panggung ruang ganti yg ada hanya pembelajaran yg pahit tetapi ini yg paling penting, semua kesuksesan diluar hanya anugrah sebenarnya.
Pd awalnya panitia berkata kupon sudah sampai ke rakyat, tetapi di roh ada radar yg berkata itu belom. Budget total juga diatas 2M & defisitnya sekitar 1,7M, Tuhan berkata minimal 50rb org yg hadir. Lalu Tuhan suruh buat undangan lagi & sebar lagi, krn kalo pasar rakyat namun undangan tdk sampai ke rakyat maka percuma semuanya
Kalau org berkata saya sudah biasa kerja, perkataan itu menakutkan, krn itu seperti sudah tdk mengandalkan Tuhan lagi
Waktu pasang panggung saja sudah nantang keraton krn panggungnya membelakangi keraton, padahal tradisi kalau menghadap raja kalau mau pamit hrs mundur dulu tdk boleh membelakangi raja. Org yg lihat semua berkata wah ini bisa kualat. Krn penjaga kraton tdk berkata tdk boleh, tapi berkata boleh mbelakangi kraton, tetapi akibat tanggung sendiri.
Dgn ini saja kita harusnya tau diri bhw tanpa Tuhan, habislah kita. Pd malam harinya saja hujan angin keras sekali, sebuah tenda diangkat & dibanting2x, padahal besoknya banyak istri mentri & menko kesranya datang. Pastilah mrk akan dikecewakan krn semua berantakan
Tapi bagaimanapun Tuhan tolong, ini semua hanya dibuat didikan, bhw hanya Tuhan yg bisa tolong. Kita bukan cari tepuk tangan & acungan jempol diluar, buat apa kalau ujungnya Tuhan tdk suka.
Di yogya dukunnya bnyk yg datang, dibelakang panggung saja ada org yg bakar dupa & komat kamit, ada yg pura2 jualan & komat-kamit, di tepuk pundaknya dia lari & jualannya ditinggal, ada yg menuding panitia & berkata “aku benci kamu” lalu panitia itu berbahas roh & org tsb jatuh tergeletak
————-
Tapi dr sisi panggung lain, luar biasa, bahkan para istri mentri & menko yg datang kasi 2 jempol naik. Abdi dalem karaton berkata baru 2 x acara di kraton diberkahi spt ini, kalau tdk ada berkahnya adalah panas terik atau hujan badai, nah itu tdk ada berkahnya,
Nah kalo dibuat di kraton sepanjang hari gerimis terus sampai sore itu artinya acara diberkahi luar biasa (banyu mili) hujan sepanjang hari = berkah. Makanya makin sore makin rame, krn org yogya tau ini acara yg diberkahi
Biasanya kalo di kraton, buat hari selasa legi tdk boleh tetapi mengapa acara ini malah diberkahi.
Yg menyewakan kursi juga berkata, biasanya acara spt ini puluhan sampai ratusan kursi bisa hilang, acara ini hanya 3 kursi yg tdk ketemu. Ini acara yg luar biasa.
Acara kesembuhan ilahi juga sangat real, hanya percaya saja bnyk yg disembuhkan
Juga tentang defisit anggaran, saat panitia mengakui semua kesalahan, Tuhan berkata “Yo wis” (ya sudahlah) artinya Tuhan menilai hanya mepet nilainya.
Sebelumnya ada pengusaha yg nanya acara ini kurang berapa? Dijawab panitia, kurang 1,5M. Org tsb hanya tertawa
Lalu pemimpin berkata jgn dikontak lagi, jgn berharap pd manusia.
Ternyata hari itu bnyk stand yg surplus & mengembalikan persembahan sampai 1,2 M & kemudian si pengusaha mimpi bhw ada pasar rakyat, & dia ketuanya, lalu ternyata duitnya kurang, maka dia bangun lalu mengontak panitianya, & menutup semua defisit.
Mari kita cintai didikan & perkenan Tuhan lbh dr tepuk tangan & perkenan manusia
Amin
Jurnalis: Ezra Joza
Sumber ringkasan:

link rekaman MP3 kebaktian pagi (pilih salah satu):

link rekaman MP3 kebaktian sore (pilih salah satu):

No comments:

Post a Comment