Saturday, December 20, 2014

Musuh Terbesar – Petrus Agung – Minggu, 14 Desember 2014

Minggu, 14 Desember 2014
Musuh Terbesar
Petrus Agung

Mat 16: 13-20 – Mengenal Tuhan secara pribadi akan membuat kita mengenal diri sendiri.

Jesus came back, "God bless you, Simon, son of Jonah! You didn't get that answer out of books or from teachers. My Father in heaven, God himself, let you in on this secret of who I really am. (Mat 16: 17,MSG)

Saat Petrus berkata bahwa Yesus Mesias, itu bukan dari buku atau pengajaran tertentu, tapi karena Bapa sendiri yang singkapkan. Karena Petrus tahu siapa Yesus yang sebenarnya, maka Yesus tunjukkan siapa Petrus yang sebenarnya, destiny Petrus adalah batu karang, dan bukan buluh.

Mat 16: 21-23 – Selain menunjukkan destiny Petrus, Yesus juga menunjukkan kelemahan Petrus.

Kita harus tahu siapa kita dan destiny kita dalam anugerah Tuhan. Tapi juga perlu mengenali siapa diri kita sebagai manusia, karena itulah musuh terbesar kita.

Sebagian besar nama-nama di Alkitab yang mengandung kata El, artinya mengandung “Elohim”
  • Betel : rumah Elohim
  • Elia : Elohim adalah Yahwe
  • Elisa : Elohim adalah juru selamat
  • ElYasib, Yehezkiel, dst.

Ada beberapa pengecualian, di antaranya nama RAHEL. Nama “Rahel” tidak mengandung unsur Elohim. Rahel artinya domba betina. Rahel adalah ibu dari Israel, tapi banyak kelemahan karena tidak adanya Elohim.

Banyak orang berfikir ada Tuhan dalam hidupnya, padahal tidak ada. Ini karena di luar tampilannya mirip dengan yang dari Tuhan.

Kej 29: 31 – kemandulan Rahel tidak wajar. Tuhan melihat bahwa perlakuan Yakub timpang: Lea tidak dicintai, Rahel sangat dicintai. Sebenarnya ada hal-hal buruk yang ingin Tuhan cabut dari diri Rahel.

Watak negatif yang ingin Tuhan cabut dari Rahel

1. Iri, berkompetisi, cemburu, tidak mau kalah
Kej 30: 1-2 – Rahel tidak bisa hamil, tapi kemarahannya diarahkan kepada Yakub.

Kej 30: 3-8 – Rahel memberikan budaknya kepada Yakub supaya mendapat anak melalui Bilha. Anak pertamanya adalah Dan. Dan adalah suku pertama yang menyembah berhala. Di kitab Wahyu suku Dan tidak lagi disebutkan. Sepanjang hidup Rahel hanya diisi dengan iri, marah, cemburu, berkompetisi, dan tidak mau kalah dari kakaknya.

Tidak banyak orang yang mengerti dan menyadari keburukan di dalam dirinya. Oleh sebab itu kelemahan yang paling fatal adalah self rightousnous (kebenaran diri sendiri). Tuhan seringkali ijinkan hal-hal yang tidak diinginkan untuk membentur kita, sehingga kita sadar keburukan di dalam diri kita.

Contoh:
  • Orang latah, yang diucapkan adalah apa yang ada di dalam pikirannya.
  • Orang yang hampir meninggal dunia mengeluarkan sumpah-serapah.

Saat hati kita diisi semua yang jahat dan kotor: kecemburuan, kemarahan, tidak mau mengampuni, persaingan, dll, maka kita harus waspada jangan-jangan Tuhan Yesus sudah tidak ada di hati kita.

Karena tidak ada Elohim di dalam Rahel, maka dia isi hatinya dengan yang bukan dari Tuhan, dan habiskan hidupnya bertahun-tahun untuk bergulat dengan Lea.

Jika hidup kita penuh dengan semua yang bukan dari Tuhan, jangan paksa Tuhan tetap tinggal dalam hati kita. Jangan hidup karena asumsi bahwa Tuhan ada di hidup kita, tapi ternyata tidak ada.

Ada yang mengajarkan bahwa “sekali selamat maka tetap selamat”. Mereka lupa bahwa Yudas Iskariot tidak selamat. Sekian banyak orang Kristen yang membantai manusia lain atas nama agama juga tidak mungkin selamat. Alkitab berkata:

tetap kerjakan keselamatanmu

Apapun yang mulai mencondongkan hati kita dari Tuhan Yesus, jika kita biarkan maka hanya menunggu waktu sebelum kita jatuh.

Film Musa versi Holywood: banyak tidak sesuai Alkitab. Bisa ditonton hanya untuk hiburan. Firaun bisa tahan dan mengeraskan hati saat negerinya terkena tulah. Ini karena yang menderita rakyatnya, dan dia tidak perduli. Tapi begitu anaknya mati, semua kesombongannya habis.

Kesaksian tentang kerapuhan manusia.
  • Seorang anak muda, usia di bawah 40 tahun, kaya. Saat satu syaraf di otak error, jadi lumpuh.
  • Seorang olahragawan, jatuh dan kepala terantuk, jadi lumpuh dan hilang harapan.
  • Seorang calon raja Belanda yang cerdas dan hebat, jatuh saat bermain ski, kepalanya terantuk. Dia koma bertahun-tahun, dan tak pernah lagi sadar hingga hari matinya.

Jika hidup kita tidak dipegang oleh Tuhan, maka semua akan habis

Rahel mengisi hidupnya dengan perjuangan yang sia-sia dan konyol. Rahel tidak pernah mendapat imbalan yang hebat. Tuhan Yesus akhirnya lahir dari suku Yehuda yang merupakan keturunan Lea, bukan keturunan Rahel.

Jangan isi hidup dengan ego, kesombongan, kompetisi, cemburu, iri dan marah, karena itu membuat tidak ada lagi ruang bagi Yesus di hati kita.

Mari belajar mengampuni, belajar berdamai dengan semua orang, terutama dengan Tuhan. Pengampunan tidak akan mengubah masa lalu kita, tapi memperbesar masa depan kita.

2. Tidak bersandar sepenuhnya pada Tuhan, tapi pada harta benda
Kej 31: 19, 34-35 – Rahel mencuri terafim Laban.

Motif Rahel mencuri terafim ayahnya:
  1. Kemungkinan Rahel adalah penyembah berhala, baru kenal Tuhan setelah jadi istri Yakub.
  2. Motif ekonomi, untuk menjamin hidupnya kelak jika ada sesuatu terjadi pada Yakub.

Di jaman itu ada hukum tak-tertulis bahwa siapa yang mewarisi berhala keluarga, maka akan terima warisan sebagian besar harta keluarga.

Jika tidak ada Elohim dalam hidup seseorang, maka yang paling ditakutkan adalah kehilangan harta. Itu artinya menyembah mamon dan bukan Tuhan.

Tuhan mengerti bahwa kita membutuhkan uang. Buktinya Tuhan sediakan berbagai batu berharga untuk manusia di taman Eden. Tapi Tuhan tidak mau kita berharap pada uang/ materi.

Kesaksian:
P Yusak pelayanan di Surabaya, tinggal di rumah hamba Tuhan yang pelayanan di desa-desa. Hamba Tuhan ini mengeluh: p Yusak tinggal di kota, khotbah di kota, berkatnya berkat kota. Sementara dia tinggal di kota, tapi khotbah di desa, hidup dari kolekte gereja desa, sehingga hidupnya pas-pasan.
Menurut p Yusak : harusnya hamba Tuhan itu hidup bergantung pada Tuhan, bukan pada pekerjaan atau kolekte. Jika hidup bergantung pada Tuhan, maka berkatnya dari Tuhan, dan berkat itu tidak terbatas. Hamba Tuhan ini tersadar, sikap hatinya berubah, lalu hidupnya berubah dan diberkati.

Contoh:
Asuransi tidak dilarang, tapi jika hati kita condong dan mengandalkan asuransi, maka Tuhan tidak suka. Asuransi mungkin mengurangi banyak beban, tapi ada batasnya.

Terkutuklah orang yang menagandalkan manusia.

3. Rahel adalah tipe orang yang tidak berfikir panjang.
Kej 35: 16-19 – kematian Rahel.
Rahel adalah tipe orang yang tidak berfikir panjang. Anak pertama Rahel adalah Yusuf yang artinya “may HE add”. Keinginannya terkabul, maka lahirlah Benyamin. Saat menderita kesakitan, sebelum meninggal yang keluar dari mulutnya adalah ungkapan hati: anak kesengsaraanku (ben-oni). Untungnya Yakub mengubah namanya menjadi Benyamin (son of my right hand).

Walau sudah diganti, nama
ben-oni tetap ada dampaknya:
  • Suku Benyamin pernah hampir punah, karena melakukan hal yang mengerikan.
  • Raja pertama Israel: Saul, adalah raja yang jahat.
  • Di Perjanjian Baru ada orang Farisi jahat bernama Saulus yang menganiaya jemaat. Tuhan yang ubah jadi Paulus

Apa yang di hati kita, jika meluap dengan marah dan kutukan, akan berdampak buruk pada anak-cucu kita. Semua didikan kita yang salah pada anak-anak kita, tidak ditempelkan pada Tuhan, akibatnya akan menyengsarakan kita di masa tua.

Orang murtad karena dibina oleh setan, bukan langsung berubah drastis dalam sehari. Langkah pertama iblis: hati kita digeser dari Tuhan sedikit dari sedikit.

Contoh kesaksian bagaimana iblis menggeser hati dari Tuhan:
Saat kecil p Agung tidak suka sekolah minggu. Alasan banyak, tapi sebenarnya hati p Agung tidak ke Tuhan. Orang yang seperti ini tinggal perlu 1 alasan untuk memicu-nya tinggalkan Tuhan. Di sebuah bulan desember, saat kelas 5 SD, p Agung dapat hadiah sekolah minggu: pistol air. Ternyata pistolnya bocor, rusak dari pabrik. Saat komplain, ternyata tidak ada gantinya. Satu alasan itu menyebabkan p Agung berhenti ke gereja selama bertahun-tahun.

Jika ada sesuatu selain Tuhan menumpuk di hati kita, maka hati kita tidak lagi terarah pada Tuhan, walau masih ber-agama. Tinggal tunggu satu alasan kecil, maka bisa menyebabkan seseorang tidak ke gereja atau meninggalkan Tuhan.

Seseorang berhenti ikut Tuhan karena hatinya sudah tidak terarah ke Tuhan. Saat Elohim sudah tidak ada di dalam hati kita, maka ego kita akan berkuasa dan jadi musuh terbesar kita. Itu sebabnya kelak saat menghadap Tuhan, kita juga tidak bisa salahkan setan. Karena selalu ada pilihan yang merupakan tanggung-jawab kita pribadi.

Pengumuman
  • Pada ibadah natal, jemaat JKI masuk gerbang “pengenalan akan Roh Kudus”
  • KKR bahtera Desember 2014. Souvenir: Kotak “Harta terpendam” dari keramik, di dalamnya ada 365 ayat Alkitab. Diperlukan tenaga untuk memasukkan ayat ke kotak, dari jam 12 siang.
  • Acara youth saat tutup tahun: 31 des 2014, 22:00. Brosur ada di pintu keluar.
  • 25 Desember 2014, 10:00 - babtisan di kapel baptis
  • 18 Desember - natal anak-anak.
  • 20 Desember 09:00 - natal "generasi kaleb" (manula) di lobby HS
  • 24 Desember natal gabungan 18:00

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, LINE, WeChat 085 727 868 064

Thursday, December 11, 2014

The Gate – Petrus Agung – Minggu, 07 Desember 2014

Minggu, 07 Desember 2014
The Gate
Petrus Agung

Pengantar
Pada KKR Bahtera bulan Desember akan ada 6 gerbang. Mulai minggu ini p Agung akan berikan pengantar dan pengenalan atas gerbang-gerbang tersebut. Pada 24 Desember malam (ibadah natal) JKI Injl Kerajaan akan mendahului dengan masuk 1 gerbang lebih dulu: gerbang pengenalan terhadap Roh Kudus secara pribadi. Karena tanpa pengenalan akan Roh Kudus akan sulit untuk memasuki gerbang-gerbang yang lain. Saat KKR jemaat bisa memasuki gerbang yang lain.
Untuk memasuki kerajaan surga yang mempengaruhi adalah apakah kita kenal pada Tuhan Yesus atau tidak, bukan seberapa kita tahu tentang Alkitab.

Gerbang
Kej 28: 10-22
Gerbang di Alkitab adalah tempat yang sangat penting. Keputusan-keputusan yang penting diputuskan penatua-penatua kota di gerbang kota. Kesepakatan bisnis juga dilakukan di gerbang kota, karena transaksi bisnis memerlukan saksi, dan saksi duduk di gerbang kota.

Contoh hal-hal yang dilakukan di gerbang kota:
  • Boas menebus Rut
  • Lot adalah salah seorang pemimpin kota sodom

Dalam kehidupan, seringkali Tuhan membawa gerbangNya menghampiri seseorang.

Yakub tidak sedang mencari gerbang, melainkan gerbang itu yang mendatangi Yakub. Saat gerbang menghampiri seseorang, artinya:
  • Akan ada keputusan-keputusan penting akan diambil atas hidupnya
  • Akan ada “transaksi-transaksi” penting berlaku dalam hidupnya
  • Ada kairos Tuhan yang datang dalam hidup kita.

Kairos adalah waktu Tuhan membuka kesempatan yang luar biasa. Jika kita bisa ambil kairos itu, akan ada perubahan hidup yang luar biasa. Kairos adalah gerbang Tuhan yang mendatangi kita. Jika kesempatan yang datang itu kita biarkan, maka akan lewat.

1. Tuhan yang lulus ujian

Hari itu Yakub belum menyebut Allah sebagai Tuhan-nya. Tuhan dipanggil sebagai “Allah Abraham” sejak saat Tuhan memanggil Abraham untuk keluar dari Ur-Kasdim, dan Abraham menyetujuinya. Tuhan dipanggil sebagai “yang disegani oleh Ishak” atau “Allah Ishak” setelah Abraham rela mengorbankan Ishak.

Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku. (Kej 28: 20-21)

Sebelum Yakub memanggil Tuhan sebagai “Allah Yakub”, Yakub meminta bukti pada Tuhan: memberi makanan, pakaian, keselamatan untuk kembali ke rumah ayahnya. Perlu kekurang-ajaran yang luar biasa bagi seorang mahluk ciptaan menguji penciptanya.

Sebutan “Allah Yakub” artinya “Tuhan yang lulus ujian”

Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu. (Kej 28: 20-21)

Bagian dari nasar Yakub adalah mendirikan tugu dan rumah Allah dari batu alas tidurnya, dan menyerahkan sepersepuluh hasil kerjanya kepada Tuhan.

Perpuluhan bukan pajak. Perpuluhan pertama muncul kira-kira 400 tahun sebelum taurat muncul, saat Abraham mengembalikan 1/10 jarahan pada Melkisedek.

Yakub bernazar akan membangun rumah Tuhan dan mengembalikan perpuluhan. Ini bagian dari pengikatan perjanjian antara Yakub dan Tuhan, dan juga pengakuan Yakub atas Tuhan.

Kita tidak perlu menunggu Tuhan melakukan sesuatu bagi kita (memberi makan, pakaian, dll). Akan lebih luar biasa jika seseorang yang tidak mempunyai apapun mau memberikan perpuluhan. Ini artinya orang itu percaya bahwa Tuhan bisa membirakan segala sesuatu kepadanya: makanan, pakaian, keselamatan, dan shalom.

Kesaksian pembicaraan beberapa hamba Tuhan.
Salah seorang berkata bahwa dia tidak punya pemasukan, makanannya dari pemberian orang lain, maka tidak bisa memberi perpuluhan. P Samuel Elkana memberikan solusi: orang ini bisa ambil 1 sendok nasi setiap kali makan, tambahkan lauk, dibungkus, lalu berikan itu kepada orang yang tidak mampu dan kesulitan mencari makan.

Orang yang mengembalikan apa yang menjadi hak Tuhan adalah orang yang percaya pada Tuhan, percaya bahwa hidupnya karena berkat dan penyertaan Tuhan.

Bring your full tithe to the Temple treasury so there will be ample provisions in my Temple. Test me in this and see if I don't open up heaven itself to you and pour out blessings beyond your wildest dreams. For my part, I will defend you against marauders, protect your wheat fields and vegetable gardens against plunderers. " The Message of GOD-of-the-Angel-Armies. "You'll be voted 'Happiest Nation. ' You'll experience what it's like to be a country of grace. " GOD-of-the-Angel-Armies says so (Mal 3: 10-12, MSG)

Janji Tuhan bagi umatNya yang mengembalikan perpuluhan:
  • Membuka pintu Surga
  • Melimpahkan berkat yang melampaui semua mimpi kita yang paling liar
  • Menjaga dan mempertahankan kita terhadap perampok
  • Melindungi “kebun gandum” dan “taman sayuran” kita terhadap semua perompak
  • Orang lain akan menyebut kita sebagai bangsa yang berbahagia
  • Kita akan mengalami bagaimana rasanya menjadi negara yang penuh dengan anugerah

Masa ketika gerbang Tuhan mendekati kita adalah masa penentuan!

Momen saat gerbang Tuhan mendekati kita adalah waktu bagi kita untuk menghadapkan kerinduan hati, kebutuhan dan keinginan kita kepada Tuhan.

I am the gate; whoever enters through me will be saved. He will come in and go out, and find pasture (Yoh 10: 9, NIV)

Gerbang yang mendekati kita adalah Yesus sendiri!


2. Pengurapan

Alas kepala saat Yakub bermimpi berubah jadi monumen/ tugu, bahkan kelak menjadi rumah Tuhan.

Saat gerbang mendekati kita, itu saat impian kita jadi kenyataan.

Banyak orang tidak mengalami apapun karena tidak punya impian, atau tidak berani bermimpi, atau sudah bermimpi tapi tidak menanggapi mimpi itu dengan serius.

Saat terbangun, Yakub mengurapi batu alas tidurnya. Arti tindakan ini:
1. Yakub men-sakral-kan / mengkuduskan mimpinya, dan percaya semuanya akan jadi nyata.
Wujud fisik yang masih bisa dipegang Yakub dari mimpinya adalah batu alas tidur.

Jika kita punya impian: jangan pernah dilepaskan, dipadamkan atau dimatikan.

2. Urapan menjaga ke”waras”an rohani kita
Di dalam ikut dengan Tuhan kita perlu keseimbangan. Karena jika setan tidak bisa hentikan kita, dia akan dorong kita. Akibatnya kewarasan secara rohani hilang.

Urapan adalah tradisi yang dilakukan para gembala. Di timur tengah, saat musim panas, lalat mengganggu dengan luar biasa. Bahkan salah satu sebutan iblis adalah Beelzebub (raja lalat).
Lalat suka mengganggu domba dengan masuk ke lubang hidung dan lubang telinga. Lalat masuk, lalu bertelur. Saat telur menetas menjadi larva, larva akan memakan bagian dalam telinga. Bahkan masuk hingga ke otak. Jika sudah masuk otak, akan jadi domba gila yang membenturkan kepalanya ke mana saja: batu, pohon, dll, untuk mengeluarkan apa yang mengganggu di kepalanya.
Untuk mengatasi hal ini, para gembala selalu mengurapi kepala dan telinga domba dengan minyak. Minyak itu akan membuat lalat terperangkap dan mati, tidak bisa mengganggu lagi.

Anak Tuhan yang terlalu banyak dengar berita negatif seperti domba yang membiarkan lalat masuk dan bersarang di telinga. Ujungnya akan menjadi seperti domba gila, emosional dan menabrak kesana-kemari.

Saat gerbang mendekati kita, hidup kita harus di dalam pengurapan Tuhan, sehingga suara setan tidak membuat kita jadi gila.

Jiwa manusia seringkali rapuh. Ketika sesuatu yang ekstrim mengenai jiwa kita, itu akan berdampak sangat banyak. Orang yang tidak biasa minta diurapi Tuhan, akan rentan dengan kata/ pendapat orang lain tentang dirinya. Ini menciptakan kegilaan-kegilaan yang tidak perlu.

Ilustrasi
Sebuah perusahaan ingin mendapatkan manajer-manajer hebat. Syaratnya: waras dan tidak edan. Ujiannya : Ada kamar mandi, bak besar penuh air, gayung dan sendok. Tugas: menguras bak hingga kering. Orang pertama menggunakan gayung, orang kedua menggunakan sendok, orang ketiga menggunakan gayung dan sendok. Maka semua pelamar tidak lulus, karena untuk menguras bak cukup dengan membuka sumbat bak mandi.

Seringkali kita menganggap apa yang kita lihat sebagai caranya. Padahal ada banyak faktor yang datang dari Tuhan, yang seringkali tidak kita perhatikan. Salah satu faktor terpenting adalah saat gerbang Tuhan mendekati kita. Saat gerbang Tuhan datang dalam hidup kita, kita harus minta pengurapan Tuhan, tinggal dalam covenant/ perjanjian dengan Tuhan. Tujuannya agar dikuduskan dan terhindar dari beelzebub. Karena selama masa menanti janji Tuhan, iblis akan meniupkan: "mana janji Tuhan ?". Jika kita tidak di bawah pengurapan, maka kita jadi tidak beriman, dan tak ada apapun yang terjadi.

3. Membangun tangga

Saat mimpi, Yakub melihat tangga dibangun dari bumi sampai ke Surga, lalu ada malaikat TURUN dan naik (bukan naik dan turun)

Dibutuhkan orang yang punya kerinduan untuk membangun sesuatu, sehingga dia bisa menyentuh Surga. Jika itu jadi, akan berdampak pada Surga, dan dampaknya Surga akan turun kepada kita.

Segala hal harus selalu dimulai dengan kerinduan, doa, iman, dan penyembahan kita.

Semua kerinduan, doa, iman dan penyembahan yang kita lakukan seperti membangun tangga, menaikkan dupa ke tahta Tuhan. Semua itu bukan sekedar ritual. Saat “tangga” itu mencapai titik tertentu, maka malaikat akan turun mendatangi kita, lalu naik dan menarik kita ke atas.

Dengarkan pujian di manapun, karena itu membangun tangga untuk naik ke atas.

Kata shalom muncul pertama saat Abraham diminta Tuhan pergi ke tanah perjanjian. Menurut seorang rabbi Yahudi, kata shalom gambarannya seperti tangga yang membuat seseorang naik ke atas hingga mencapai kesempurnaan.

Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. (Mat 10: 12-13)

Shalom juga berarti damai, prosper, kebahagiaan, tangga naik hingga kita menyentuh surga.

Saat gerbang mendekati kita, tangga kita harus sudah siap. Maka tangan Tuhan terulur dan mengangkat kita naik sehingga mencapai kesempurnaan.

Ada orang bertanya: mengapa banyak hal tertutup bagi hidup nya?
Surga itu seperti ruang besar, di depannya ada banyak pintu, semua menuju destiny yang Tuhan tetapkan bagi masing-masing kita. Banyak orang masuk ke pintu yang salah, sehingga tidak bisa membukanya. Jika kita bisa masuk ke pintu yang tepat, itu seperti membuka semua pintu yang lain.

Ilustrasi
Seseorang menggemari menikmati lukisan. Tapi tidak berbakat melukis. Dia kaya dengan berdagang. Setelah kaya, dia mampu membeli dan menikmati lukisan-lukisan yang mahal.

Saat kita masuk gerbang yang benar, maka kita akan memiliki semuanya

Saat di Surabaya p Agung bertemu ps Kong Hee. Ps Kong Hee berkata kepada teman-temannya bahwa p Agung “gila” karena mengijinkan anak-anaknya pergi ke negara-negara ekstrim saat
red carpet. P Agung berkata bahwa yang lebih “gila” adalah Bapa di Surga yang memberikan anakNya: Yesus, untuk menebus orang-orang seperti kita.

Belajar bersyukur bukan hanya berkat yang kita terima, tapi juga berkat yang diterima orang lain.

Kata “waktu” dalam bahasa Ibrani adalah kesempatan (
oprtunity). Bahkan waktu 2 detik bisa mengubah semua keadaan, contohnya dalam pertandingan basket.

Jangan buang setiap kesempatan dan waktu sekecil apapun yang tersisa bagi kita, karena itu bisa mengubah segalanya

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Saturday, December 6, 2014

Bukalah Pintumu – Petrus Agung – Minggu, 16 November 2014

Minggu, 16 November 2014
Bukalah Pintumu
Petrus Agung

Kid 5: 1-8 – Percakapan antara mempelai pria dan mempelai wanita. Mempelai pria melambangkan Tuhan. Mempelai wanita melambangkan gereja.

1. Berbuat ekstra bagi Tuhan
Seringkali saat kita merasa cukup melakukan buat Tuhan, kita banyak alasan untuk menolak pekerjaan ekstra (extra miles) yang Tuhan tawarkan buat kita. Mempelai wanita merasa cukup melakukan berbagai hal sepanjang hari, sudah mencuci kaki dan siap tidur.

Seringkali Tuhan tidak memberi kebahagian yang sekedar cukup, tapi lebih dari cukup. Itu saat ujian hati, karena kita merasa sudah cukup melakukan bagi Tuhan.

Saat Yesus dan para murid melayani jemaat seharian. Di sore hari para murid merasa cukup melayani orang banyak, dan itu waktunya mereka beristirahat dan mengurus diri sendiri. Tapi Yesus memerintahkan para murid untuk memberi semua orang itu makan. Para murid saat itu tidak mengerti bahwa pelayanan seharian mereka hendak Tuhan tutup dengan sebuah mujizat yang luar biasa. Peristiwa 5 roti - 2 ikan tidak akan terjadi jika Yesus mengikuti saran para murid.

Dalam hidup kita jangan pernah merasa cukup berbuat, lalu kita urus diri sendiri. Saat Tuhan beri tugas extra, lebih baik kita kerjakan.

Kesaksian
Di acara GBK banyak yang terhalang hujan badai. Tapi Tuhan bekerja dahsyat, banyak orang disembuhkan. Setelah acara selesai dan rombongan p Agung keluar dari GBK, ada 1 minibus yang berisi semua anak cacat, mereka baru datang karena terhalang cuaca dan faktor lain. P Agung mengalami pergumulan hati, karena merasa sudah melakukan banyak hal seharian, sudah lelah dan belum makan. Lalu teringat perikop dari kitab Kidung Agung ini.
P Agung kemudian balik ke GBK, saat itu jam 9 malam. P Agung panggil semua penari yang masih ada di stadion, lalu bersama-sama mendoakan anak-anak itu. Banyak yang sembuh, salah satunya bola matanya putih, putihnya tergulung dan bisa melihat. Semua itu tidak akan terjadi jika p Agung memilih untuk makan dan tidur karena sudah selesai

Yusuf bin Yakub punya tanggung-jawab ekstra. Saat mesir limpah gandum, seluruh dunia datang dan minta diijinkan membeli gandum. Jika Yusuf menutup pintu dan tidak mengijinkan, dia bisa saja tolak saudara-saudaranya, dan ini artinya membunuh keluarganya sendiri.

Di balik semua pemberian Tuhan, ada tanggung-jawab yang harus kita lakukan.

Kesaksian
Saat p Agung berkendara bersama teman yang berprofesi dokter, ada kecelakaan dan korbannya tergeletak di jalan. Rekan ini berhenti dan menolong, menelepon dan menunggu hingga ambulan datang. Alasan tindakan karena dia anggota IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Maka setiap kali ada masalah, dia harus turun tangan. Karena predikat dokter itu juga menuntut tanggung-jawab.

Kesaksian
Seorang misionaris Inggris yang melakukan misi di Afrika sedang pulang untuk berlibur. Sebuah gereja kecil mengundangnya berkhotbah. Tuhan minta dia menyampaikan tentang panggilan Afrika. Jemaat yang hadir hanya 15 orang dan semua sudah tua. Misionaris ini berfikir bahwa tidak mungkin oma-opa itu menginjil ke Afrika. Ternyata ada seorang anak muda yang bertugas memompa orgel, ikut mendengarkan khotbah tersebut. Kepada anak muda inilah Tuhan mau sampaikan pesannya. Beberapa tahun kemudian anak muda ini menjadi penginjil Afrika terkenal, dia adalah David Livingstone.

Yang memutuskan tepat-tidaknya sesuatu hal adalah Tuhan. Bagian kita menurut dan merespon yang Tuhan sampaikan.

2. Lamban dan menunda-nunda sama buruknya
Raja sudah menunggu dan berusaha masuk, tapi wanita ini menunda-nunda membuka pintu, dan lambat, hatinya seperti beku.

Seringkali saat seseorang mulai diberkati, hatinya mulai beku dan tidak ada passion lagi.

Sulamit digambarkan berasal dari wanita kalangan bawah, lalu ada raja yang jatuh cinta, dan dia diangkat menjadi isteri raja. Maka hubungan raja-wanita kebanyakan sepihak/ satu arah: dari Raja kepada si wanita. Begitu diangkat jadi istri, si wanita dilimpahi banyak fasilitas.

Berkat yang melimpah dari Tuhan belum tentu membuat hati kita terarah pada Tuhan, bahkan hubungan yang dibangun cenderung hanya karena membutuhkan berkat Tuhan. Seharusnya jika orang yang diangkat tinggi akan bertindak cepat ketka tuannya datang: segera membuka pintunya.

Seorang rabbi Yahudi membuat pernyataan: “Kita lebih ber-empaty pada orang yang kita tolong dari awal, dibanding terhadap orang yang tidak kita tolong dari awal”. Illustrasinya:
Di USA ada hakim sederhana, menunggu bus pulang. Saat hujan, hakim ini membuka payung, lalu mengajak orang lain yang kehujanan untuk berpayung bersama. Esoknya hakim mengadili 2 orang yang berseteru, salah satunya ternyata orang yang dia tebengi payung. Hakim ini men-skors sidang, lalu menyerahkan sidang ke hakim lain, karena dia pernah ber-empathy menolong orang itu.

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. (Mat 6: 21)

Segala yang pernah bagikan ke orang lain, hati kita akan ada di orang-orang itu.

Saat kita hanya menerima dari Tuhan, tanpa berusaha memberi balik, maka hati kita akan jadi dingin

3. Jangan kehilangan kairos Tuhan
Semua keraguan dan ketidak-jelasan tidak akan pernah membawa kita ke tempat yang jelas. Banyak anak Tuhan kehilangan kairos.

Seringkali di depan kita tidak jelas yang akan terjadi. Tapi jika kita dengar ketukan dari Tuhan atas pintu hidup kita, kita harus segera melompat dan menyambar.

Kisah tentang Peng Sui Lin
Mengalami kecelakaan dilindas truk di tahun 1995, di usia 37 tahun. sehingga yang tinggal hanya pinggang ke atas. Disebut half-man. Semua sistem tubuh di re-road. 10 tahun setelah peristiwa kecelakaan, dia belajar berjalan dengan kaki bionik/ besi. Tuhan tidak menumbuhkan kaki Peng Sui lin, tapi memberi kekuatan. Saat ini dia jadi pedagang, pengajar dan motivator.

Pernyataan Peng Sui Lin:
Dalam kehidupan, kita sering mengeluh tentang hal-hal yang tidak kita miliki. Setengah dari waktu itu kita merasa tidak puas walau memiliki tubuh lengkap dan kebebasan memilih. Orang kurus ingin gemuk, yang gemuk ingin kurus, orang miskin ingin kaya, orang kaya tidak pernah puas dengan yang dimilikinya.

Kita harus bersyukur pada Tuhan atas semua yang kita punya, atas berkat-berkat kecil yang tersembunyi dan kadang tidak kita sadari, atas orang-orang dalam kehidupan kita.
Kita punya potensi hebat, jika diserahkan pada Tuhan, akan jadi luar biasa. Jangan mudah menyerah!

Nick Vujicic - tidak punya tangan dan kaki, tapi hidupnya luar biasa: menikah, istri cantik, punya anak.

Kesaksian adalah deklarasi kesembuhan kita di depan Tuhan dan manusia, dan tanda terima kasih kita pada Tuhan.
Tuhan berikan kesehatan pada kita, tanggung-jawab kita mendoakan yang sakit
Tuhan berikan berkat materi pada kita, tanggung jawab kita membantu yang kekurangan.

> Klip kesembuhan dari kanker bibir
> Kesembuhan dan kesaksian

Pengumuman
Seminar 2 bulanan hari kamis-jumat, 20-21 nov 2014, 18:30
Yang akan dibahas: arti kata dalam bahasa Ibrani
Contoh kata "toko" : tempat terjadinya transaksi. Bahasa Ibraninya Chanut, akar katanya chaen, artinya anugerah Tuhan.
Hari ke-2 ditutup pengurapan.

kisah peng shulin http://worldweirdwritings.blogspot.com/2013/09/peng-shulin-man-decapitated-in.html

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

The Beauty of Change – Petrus Agung – Minggu, 30 November 2014

Minggu, 30 November 2014
The Beauty of Change
Petrus Agung

Kesaksian
Kezia berbakat dan berkarir di bidang rias wajah. Ia memberikan foto-foto hasil make up kepada p Agung untuk dimintai pendapat. Saat melihat foto yang terakhir, Tuhan berkata kepada p Agung: Ada keindahan di dalam perubahan (the beauty of change).

Kecenderungan manusia tidak mau berubah. Contohnya orang datang di gereja duduk di tempat yang selalu sama. Kita semua harus berubah, karena ada keindahan dalam perubahan.

If a man dies, shall he live again? All the days of my hard service I will wait, Till my change comes. (Ayb 14: 14, NKJV)

Hidup seringkali berat, tapi itu tidak selama-lamanya. Ayub menanti hingga perubahan dalam hidupnya terjadi. Perubahan digambarkan sebagai tunas yang menembus tanah dan memunculkan kehidupan yang baru.

Kej 1: 1-5
1. Tuhan menciptakan yang terlihat dan yang tidak terlihat

First this: God created the Heavens and Earth--all you see, all you don't see. (Kej 1: 1, MSG)

Tuhan menciptakan segala hal, ada yang bisa dilihat, ada juga yang tidak bisa dilihat. Yang tidak kelihatan sama riil-nya dengan yang kelihatan.

For by Him all things were created that are in heaven and that are on earth, visible and invisible, whether thrones or dominions or principalities or powers. All things were created through Him and for Him. (Kol 1: 16, NKJV)

Kebanyakan orang berkata bahwa baru bisa percaya setelah melihat. Jika kita hanya mengacu pada yang terlihat, maka akan ada kerugian besar.

Artikel
Gelombang radio tak terlihat, tapi riil. Ada negara maju yang membuat riset tentang gelombang radio dengan daya jutaan watt. Jika ditembakkan ke ionosfer, lalu bisa diarahkan ke berbagai titik di dunia, dan menghasilkan gempa, bahkan tsunami. Jika gelombang ini diarahkan ke suatu kota, ini bisa menyebabkan perubahan perilaku dan kejiwaan penduduk kota, jadi pemarah, beringas, dll.

Contoh lain: mic wireless, secara kasat mata tanpa kabel, tapi suara bisa terdengar di seluruh ruangan dengan baik.

Dalam diri kita juga ada yang terlihat dan tak terlihat. Fisik kita terlihat. Potensi, bakat, talenta, karunia, semua di awal tidak terlihat, tapi bukan berarti tidak ada. Kita harus kenal diri kita secara fisik, tapi juga hal-hal yang tak terlihat. Jangan puas dengan keberadaan kita hari ini, karena ada banyak hal yang di dalam kita yang masih belum terlihat/ tergali.

Kesaksian
P Agung bercakap-cakap dengan p Adi (ketua sinode JKI). P Adi bercerita bahwa di awal persekutuan beliau tidak melihat bahwa p Agung akan mampu jadi pemimpin ataupun hamba Tuhan. Istilahnya hidup p Agung
under the radar. Oleh karena itu sebelumnya saat p Adi berhalangan, p Agung tidak pernah minta menggantikannya.

Beberapa orang bisa terlihat kemampuan, talenta, bakat, leadership yang mereka miliki. Tapi banyak orang lain yang semua kelebihan mereka tidak/ belum terlihat oleh orang lain, bahkan oleh diri kita sendiri. Maka saat kita merasa tidak memiliki ini dan itu, kadang-kadang itu sudah Tuhan siapkan di dalam kita.

Banyak sumur sudah Tuhan sediakan dalam hidup kita, masalahnya kadang kita belum melihatnya.

Contoh kisah Alkitab :
  • Hagar juga tidak bisa melihat sumur di depannya sebelum Tuhan membuka matanya.
  • Seseorang menyewa sebidang tanah, ternyata di dalamnya ada harta yang terpendam. Maka dia membeli tanah itu, sehingga berhak mendapatkan tanah beserta harta karunnya. Orang ini menjual semua miliknya, demi mendapatkan harta karun yang tak terlihat oleh orang lain.

Kenali semua yang kita punya, mungkin diantaranya adalah harta karun yang berharga

God delights in concealing things; scientists delight in discovering things (Ams 25: 2)

Discover artinya membuka apapun yang selama ini tertutup. Jika kita bisa melihat hal-hal yang tidak terlihat, maka kita aka menjadi raja.

Ilustrasi
Di jaman dulu pembuatan burger lama, antrian panjang. Jam istirahat habis hanya untuk antri burger. Seseorang berfikir bagaimana membuat burger dengan cepat. Setelah berhasil, usahanya sukses.

Tuhan sudah beri banyak hal di hidup kita, kita harus menemukan hal itu, maka kita akan mengalami terobosan yang luar biasa.

Jangan tunggu bantuan orang lain, minta ke Tuhan, buka mata lebar-lebar. Karena Tuhan sudah sediakan yang jauh lebih hebat dibanding apa yang kita pikirkan.

2. Memisahkan
lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. (Kej 1: 4b)

Salah satu arti "memisahkan" : merubah yang umum dan samar-samar, menjadi sesuatu yang kongkrit, riil dan spesifik. Perubahan akan terlihat saat terjadi sesuatu yang spesifik.

Teori make-up:
Sebelum mengerjakan wajah seseorang, harus tahu dasar karakter orang tersebut. Watak dan karakter seseorang itu diketahui dari percakapan saat memasang foundation (alas riasan). Tujuannya supaya penekanan-penekanan yang dilakukan tidak salah. Misalnya jika orangnya agresif, rias mata dibuat lembut, dan sebaliknya.

Banyak orang minta diberkati Tuhan, masalahnya apakah berkat yang kita minta itu bisa nampak secara spesifik di pikiran kita. Visualisasikan perubahan dalam hidup kita. Apapun yang bisa kita lihat secara konkrit dan spesifik di mata kita, itu yang akan terjadi.
Contoh: ingin mobil, maka memasang gambar mobil itu di dinding yang bisa terlihat setiap hari.

1Raj 19: 1-3
Then Jezebel sent a messenger to Elijah, SAYING, "So let the gods do to me, and more also, if I do not make your life as the life of one of them by tomorrow about this time. " And when he SAW that, he arose and ran for his life, and went to Beersheba, which belongs to Judah, and left his servant there. (1Raj 19: 2-3, NKJV)

Utusan Isebel mengatakan ancamannya pada Elia. Harusnya Elia “mendengar” pesan itu. Tapi dikatakan bahwa Elia “melihatnya". Ini berarti ancaman itu ter-visualisasi dan muncul di depan mata Elia, dan membuatnya takut.

Kuasa untuk bisa “melihat” sesuatu di dalam hidup kita berdampak besar. Segala sesuatu yang pernah kita dengar, saat ter-visualisasi di mata jiwa dan iman kita, maka akan jadi kenyataan, baik itu positif atau negatif.

Contoh di Alkitab: Saat Elia akan terangkat, Elisa meminta hak kesulungan, dan itu sukar. Tapi hak kesulungan itu akan jatuh ke tangan Elisa jika dia bisa melihat Elia terangkat.

Contoh:
Ada rekan sakit di rumah sakit. Dia terkena kanker payudara stadium 3b. Gejala awalnya “cekot-cekot”. Kata-kata “cekot-cekot” terngiang-ngiang karena ibu-ibu yang membesuk membicarakannya. Maka “cekot-cekot” mulai terbayang di mata. Jika bayangan itu tidak dipatahkan dan usir dalam nama Yesus, maka keesokan harinya tiba-tiba akan mengalami “cekot-cekot”.

Kesaksian
Seseorang di diagnosa dokter kena kanker pankreas stadium akut. Dia datang ke p Agung minta didoakan, kondisinya lemas dan lumpuh. Setelah berbicara 1 jam, dan p Agung berusaha bangkitkan semangatnya, tiba-tiba semangat orang itu timbul, bangkit berdiri, dan pulang dengan gagah.

Apapun yang sukar menurut manusia, akan bisa terjadi jika kita bisa melihatnya dengan mata iman.

Kesaksian
Di masa sekitar 1993-1994 jemaat JKI IK hanya sekitar 200, 1/2 dari jemaat kemudian memisahkan diri. Setiap kali berdoa, Roh Kudus mengingatkan supaya p Agung melihat sesuatu yang besar. Di masa itu dalam setahun beberapa kali p Agung menghadiri KKR ps Benny Hinn yang dibuat di gedung ber-kapasitas puluhan ribu orang. Mata p Agung jadi terbiasa melihat bagaimana gedung mengalami perubahan dari kosong hingga jadi penuh.
P Agung bisa melihat dengan mata fisik dan mata rohani bahwa akan ada gedung gereja besar yang terisi penuh, mengingininya, maka itulah yang terjadi.

Saat iblis tembakkan sesuatu ke telinga kita, harus diusir sebelum visualisasinya muncul.

Melihat berkat atau mujizat yang kita inginkan secara rinci adalah yang disebut dimensi ke-4 oleh ps Cho Yonggi (KorSel). Ps Cho mengawali karirnya dengan berkhotbah di ladang jagung. Dari awal dia melihat bahwa dirinya menjadi pengkhotbah yang luar biasa kepada banyak orang.

Masuklah ke dimensi ke-4, munculkan semua visi kita, dari yang umum menjadi konkrit dan detil

Contoh negatif
Kelompok ISIS merekam dan menyiarkan kekejaman mereka di youtube supaya rasa takut akan mereka menyebar ke seluruh dunia.

3. Terang
Sebab Allah yang telah berfirman: " Dari dalam gelap akan terbit terang! ", Ia juga yang membuat terang- Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. (2Kor 4: 6)

Terang bukan datang dari luar menuju kegelapan, tapi dari dalam gelap terbitlah terang. Jika kita mengerti ini, saat kegelapan mendatangi kita, kita tidak panik. Karena kegelapan membuat stress.

Bagi orang Yahudi, pergantian hari bukan tengah malam, tapi saat matahari terbenam. Artinya saat kegelapan mulai datang, mereka menganggapnya sebagai hari yang baru.

Umumnya saat mengalami kegelapan, kita mengeluh dan mengharapkan pertolongan dari luar. Seharusnya setiap kali menghadapi persoalan yang tidak kita inginkan, maka orang yang beriman akan berkata bahwa ini adalah hari yang baru, dan terang segera datang.

Mordekhai dan Ester diasingkan ke Babel. Haman akan memusnahkan mereka. Mordekhai berkata bahwa pertolongan bagi orang Yahudi bisa datang dari mana saja. Tapi ternyata pertolongan Tuhan muncul dari Ester dan Mordekhai saat mereka bertindak.

Sebuah ungkapan di Indonesia yang banyak terjadi: "Barangsiapa yang
dizolimi, akan jadi hebat dan dibela banyak orang."

Jika kita punya mental seperti ini: dari gelap terbitlah terang, masalah yang timbul adalah awal yang baru, maka iblis akan menyerah karena kita tak terkalahkan.

4. Masa gelap digunakan Tuhan untuk menjadikan kita kuat.
Kata "gelap" berkaitan dengan kata baju zirah (breast-plate), a forge within (tempaan yang di dalam), dan hardening process (proses pengerasan).

Saat masa kegelapan dan yang tidak enak muncul dalam hidup kita, orang percaya harus bersikap berbeda: berterima kasih pada Tuhan karena ada tempaan di dalam yang akan menjadi proteksi yang kuat dalam hidup kita.

Segala kesengsaraan dan kesusahan adalah bagian dari proses pendewasaan kita.

Baik mengalami masa gelap atau terang, semua dalam kontrol Tuhan. Orang yang tidak mau dididik dan melewati masa berat dalam hidupnya, dia tidak mengalami proses penempaan.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Rm 8: 28)

Bentuk proses Tuhan:
Then Jesus said, "God's kingdom is like seed thrown on a field by a man who then goes to bed and forgets about it. The seed sprouts and grows--he has no idea how it happens. The earth does it all without his help: first a green stem of grass, then a bud, then the ripened grain. When the grain is fully formed, he reaps--harvest time! (Mrk 4: 26-29, MSG)

Kehidupan kita digambarkan seperti benih. Supaya bisa menghasilkan tanaman yang hebat harus ada proses perubahan. Proses perubahan dimulai saat benih dimasukkan ke tanah dan ditimbun. Benih memasuki masa kegelapan. Dalam masa ini benih pecah kulit luarnya, bertunas, berakar ke bawah. Setelah akarnya kuat, tunas naik ke atas, menembus tanah dan jadi tanaman yang baru.

Seorang mumi wanita di mesir berusia 3000 tahun, ditemukan menggenggam sebuah bunga. Saat terkena udara, bunga hancur. Benih-benih dari sisa bunga kemudian dibawa para ahli ke Inggris, lalu ditanam dengan baik. Ternyata benih ini jadi tanaman dan berbunga, diberi nama Dahlia. Dahlia yang kita kenal sekarang pernah mati selam 3000 tahun.
Benih bunga Dahlia itu pernah hidup ribuan tahun yang lalu. Tapi kemudian diletakkan di mumi dan disakralkan, maka tidak menghasilkan apapun. Saat ditanam, dia berbunga kembali.

Saat kita tidak mau ditegur, tidak mau susah, emosi meledak-ledak. Ini membuat orang lain takut, dan membuat kita “disakralkan” dan seperti diletakkan pada mumi. Maka semua potensi kehidupan di dalam kita tidak akan pernah muncul.

Dan orang- orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang- orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas. (Yes 37: 31)

Benih yang masuk tanah, akarnya akan turun ke bawah, sehingga bisa mencengkeram kuat dan tidak mudah dirusak angin, air, badai, maupun banjir. Setelah kuat barulah ia tumbuh ke atas dan menghasilkan buah. Inilah keindahan dari perubahan.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064