Selasa, 30 September 2014

Buka Pintu Penjaramu – Petrus Agung – Minggu, 07 September 2014

Minggu, 07 September 2014
Buka Pintu Penjaramu
Petrus Agung


Ayub pasal 1 dan 2. Kitab Ayub diyakini sebagai kitab tertua di dalam seluruh Alkitab.

1. Kutuk
Dalam 2 pasal pertama kitab Ayub ada 1 kata yang diulang 4 kali. Sesuatu yang diulang artinya Tuhan meminta kita memperhatikannya. Jika Tuhan sebutkan 1 kali, maka itu penting dan harus kita perhatikan. Jika disebutkan 2 kali, maka Firman itu adalah sebuah peringatan. Jika lebih dari 2 kali, maka Tuhan sangat serius dengan hal itu dan kita harus berhati-hati.

Kata yang diulang 4 kali adalah kutuk

Ketika anak-anak Ayub berpesta, mereka minum anggur. Maka kemungkinan besar mereka berpesta hingga mabuk.

"Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." (Ayb 1: 5c)

Kata “kutuk” pertama muncul dari kekhawatiran Ayub jika anak-anaknya mengutuk Tuhan tanpa sadar.
Kata “kutuk” kedua dan ketiga diucapkan oleh iblis.

Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." (Ayb 1:11)
Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." (Ayb 2: 5)

Kata "kutuk" ke-4 diucapkan oleh istri Ayub.

"Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" (Ayb 2: 9b)

Level kutuk terendah adalah mengomel/ menggerutu.
Banyak orang mengeluh tentang berbagai hal, padahal sudah mengerti bahwa Tuhan tahu segalanya tentang kita. Keluhan adalah awal dari kutuk. Karena setelah mengomel, akan memulai menyalahkan orang lain dan diri sendiri, kemudian mulai mengumpat. Ujung-ujungnya akan menyalahkan Tuhan. Tidak ada orang yang langsung mengutuk Tuhan. Tapi itu dimulai dengan bersungut-sungut, lalu menggerutu.

Hidup dalam gerutuan, tidak puas, tidak bisa bersyukur, ragu, bimbang, takut, ini adalah awal kutuk, dan salah satu sebab seseorang tidak bisa diberkati

Semua orang pasti pernah mengalami kecewa dan tidak puas. Tapi kita harus bisa melihat bahwa berkat Tuhan jauh lebih banyak daripada hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Yang membuat Israel tidak bisa masuk Kanaan adalah menggerutu.

Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena (Ams 26: 2)

Kutuk tanpa alasan tidak akan kena. Tapi jika keluar dari mulut kita sendiri, artinya kita mempertanyakan Tuhan.

P Agung sedang mempelajari sebuah film animasi Amerika "Family Guys". Film ini bercerita tentang keluarga yang kacau-balau. Setiap kali sebelum ada peristiwa mengerikan, beberapa minggu sebelumnya di film ini ditayangkan kisah yang menyerupai, antara lain:
  • Runtuhnya menara kembar WTC.
  • Bom di marathon Boston.
  • Paul Walker (aktor film “Fast n Furious”) mati kecelakaan.
  • Robin Williams mati gantung diri.
Kemungkinan ini adalah tindakan profetis dari iblis.
Saat di wawancara, penulis skenario berkata bahwa dia sekedar mendapat inspirasi. Ini artinya ada spirit yang terlibat, seperti mengutuk, lalu jadi kenyataan.

Jika ingin lepas dari semua kutuk, kita harus belajar mengendalikan ucapan kita, belajar mengucap syukur lebih dari semua keluhan. Kita harus bersyukur karena hidup kita lebih baik dari jutaan orang di dunia. Saat kita bersungut-sungut, tidak ada ucapan syukur, dan malah menggerutu, ujungnya tidak membawa kehidupan.

2. Kuasa darah Tuhan
Ayub bisa kaya karena dijagai dan diberkati Tuhan. Untuk bisa menyentuh Ayub, iblis harus minta ijin pada Tuhan. Tidak ada apapun dalam hidup kita yang tidak seijin Tuhan. Maka jika sesuatu terjadi, artinya Tuhan tahu bahwa kita pasti menang.

Tes tidak pernah enak, tapi itu syarat supaya kita bisa naik tingkat.

Setelah Tuhan ijinkan iblis menjamah Ayub, iblis bergerak dengan suatu pola: yang diambil setan pertama kali adalah lembu dan domba. Setan tidak bisa sentuh anak-anak Ayub karena Ayub selalu mempersembahkan korban kepada Tuhan setelah anak-anaknya berpesta. Maka ada perjanjian darah antara Ayub dengan Tuhan, dan Tuhan memproteksi Ayub.

Hari ini kita tidak perlu darah lembu dan domba, karena ada darah Yesus atas hidup kita.
Setiap kali hendak melakukan apapun, perkatakan: ada darah Yesus berlaku dalam hidupku

Iblis di awal mengambil lembu dan domba Ayub supaya Ayub tidak bisa mempersembahkan korban bagi anak-anaknya. Di bagian akhir kitab Ayub, Tuhan memerintahkan 3 teman Ayub untuk memberikan hewan korban kepada Ayub.

Pola ini terjadi juga dalam kisah Musa. Saat Musa menghadap Firaun, setelah terkena berbagai tulah, yang tetap disandera Firaun adalah hewan ternak.

Lalu Firaun memanggil Musa serta berkata: " Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, hanya kambing dombamu dan lembu sapimu harus ditinggalkan, juga anak- anakmu boleh turut beserta kamu. " (Kel 10: 24)

Normalnya untuk menahan orang Israel pergi dari Mesir, yang disandera adalah anak-anak mereka. Tapi Firaun menahan lembu dan kambing domba, karena tanpa hewan korban: tidak ada penumpahan darah, maka tidak ada perjanjian darah, tidak bisa menghadap Tuhan, artinya tidak ada proteksi Tuhan.

Kematian Yesus menentukan hidup-mati kita, maka kita harus mensyukuri karya penebusan Tuhan.
Dalam menghadapi apapun, katakan bahwa kita hidup di bawah kuasa darah Yesus

Ayb 42: 7-10 – Sebelum Ayub dipulihkan Tuhan, harus ada korban yang dinaikkan dan darah yang dicurahkan.

Yesus sudah lakukan pencurahan darahNya bagi kita, maka seharusnya hari ini kita hidup sebagai orang yang merdeka.

3. Membuka pintu penjara
Penjara yang sering tidak tersentuh ada di otak dan hati kita. Contoh: Apakah orang yang pernah menyakiti hati kita masih di ingatan/ hati kita? Apakah saat nama orang itu disebut: hati kita masih sakit? Jika ya, maka kita masih terpenjara di hati kita.

Kesalahan 3 sahabat Ayub adalah menyalahkan dan menghakimi Ayub tanpa tahu seluruh kisahnya. Akhirnya Tuhan bicara, di antaranya tentang Lewiatan, menunjukkan bahwa semua yang terjadi adalah perbuatan iblis. Tuhan marah pada 3 sahabat Ayub, memerintahkan mereka memberi hewan untuk dikorbankan oleh Ayub, dan mereka harus meminta pada Ayub untuk mendoakan mereka supaya tidak terkena murka Tuhan.
Alkitab berkata bahwa Ayub bukan berdoa untuk “tiga orang itu”, tapi berdoa untuk “sahabat-sahabatnya”. Ini berarti penjara Ayub sudah dibuka, dan Tuhan segera memulihkan Ayub.

Sebelum Tuhan memberkati Ayub 2 kali lipat, Ayub harus berdoa untuk sahabat-sahabatnya
Keberanian kita untuk membuka penjara di otak dan hati kita, menentukan percepatan berkat Tuhan dalam hidup kita.

Tokoh Alkitab lain yang keluar dari “penjara”nya adalah Abraham. Bertahun-tahun Abraham menunggu anak perjanjian. Tapi begitu Abraham membuka pintu “penjara”nya, maka Ishak segera lahir.
Suatu hari Abraham tinggal di antara orang-orang Abimelekh. Karena tidak tahu bahwa Sara istri Abraham, Abimeleh mengambil Sara sebagai istrinya. Tuhan marah, kemudian membuat semua istri Abimeleh jadi mandul. Setelah semua terungkap, Abraham diperintahkan mendoakan Abimelekh.

Kej 20: 17-18, Kej 21: 1-2
Orang yang sedang merindukan anak perjanjian, tiba-tiba harus mendoakan orang-orang yang hampir mencelakainya. Setelah Abraham mendoakan mereka, di fasal berikutnya Tuhan menggenapi janjiNya pada Abraham, dan Sara melahirkan anak perjanjian.

Buka penjara kita, berikan pengampunan, doakan musuh kita, maka Tuhan akan membuat percepatan bagi kita.

Segala ketidak-mampuan kita untuk mengampuni akan menjadi penjara di hati dan pikiran kita. Penjara itu menghambat Tuhan untuk membalikkan keadaan kita.

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (Mat 5: 23-24)

Jika setiap anak Tuhan merdeka, dan tidak ada penjara di hidup kita, maka hidup kita akan luar biasa

Kesaksian:
Sopir yang dibabtis oleh tim Shasha saat red carpet ke Iran, menjadi seorang penginjil yang luar biasa dan memenangkan banyak jiwa. Satu kali dia ditangkap, dipenjara dan disiksa. Setelah dibebaskan dia bersaksi kepada pdt Avsin bahwa saat disiksa, dia menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan karena merasa terhormat: mendapat kepercayaan mengambil bagian dalam penderitaan karena nama Tuhan. Setelah selesai didera, mereka memeluk algojonya dan mengucapkan terima kasih. Ujungnya si algojo juga mengikut Yesus.
Tidak ada “penjara” dalam hati Mustafa dan rekannya.

Saat kita mengharap kehancuran orang yang melukai kita : itu seperti memanjarakan diri kita sendiri. Kita dipanggil bukan untuk mengutuk, tapi untuk memberkati. Bukan sekedar memberkati hidup kita sendiri, tapi juga bagi musuh kita. Pembalasan adalah hak Tuhan, jangan ambil hak Tuhan itu.

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan (Rm 12: 19)


Setiap orang dikenali dengan apa yang ada pada dirinya. Setiap roh mengenali apa yang di dalam roh kita. Manusia mengenali kita dari apa yang ada pada kita, dan mereka berasumsi tentang kita.

Program TV Lisa bevere
Pembawa acara bertanya: bolehkah memakai pakaian mini?
Jawaban Lisa: tergantung siapa yang anda. Jika anda seorang putri, anda berpakaian seperti seorang putri. Jika anda pelacur, maka berpakaian seperti pelacur, untuk menarik mata lawan jenis.

Kesaksian
Saat di Singapura, sambil menunggu rombongan, p Agung melihat-lihat kios yang berjualan cincin berlian. Penjualnya memaksa menawarkan cincin-cincin yang lebih mahal karena melihat jam tangan yang digunakan p Agung.

Setan melihat ada darah Tuhan atas hidup kita. Kita dikenal karena darah Yesus di hidup kita

Anak-anak Skewa mencoba mengusir setan dengan nama Yesus, tapi justru dicabik-cabik setan, karena setan tidak melihat perlindungan darah Yesus pada mereka.

Ilustrasi:
Anak raja yang tinggal di Afrika. Suatu hari tanpa sengaja sahabat si pangeran membuat jari pangeran tertembak dan harus diamputasi. Si sahabat dipenjarakan. Si sahabat ini punya kebiasaan mengatakan bahwa semua baik. Suatu kali saat berburu si pangeran tertangkap oleh suku kanibal. Saat akan dikorbankan, dukun suku membatalkan upacara, lalu membebaskan si pangeran karena cacat: jarinya terpotong. Sekembalinya ke istana si pangeran membebaskan sahabatnya dan berterima kasih, karena gara-gara sahabatnya, dia tidak jadi mati. Si sahabat juga berterima-kasih dan bersyukur, karena jika dia tidak dipenjarakan, maka dialah yang akan dimakan suku kanibal itu.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Rm 8: 28)

Pengumuman:
JKI akan mengirim tim ke Turki untuk memberi bantuan kepada pengungsi korban ISIS.
Sehabis kebaktian: pelepasan dari semua kutuk karena penjara di pikiran dan hati kita.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Minggu, 28 September 2014

Tuhan Merespon Iman – Hengky Kusworo – Minggu, 21 September 2014

Minggu, 21 September 2014
Tuhan Merespon Iman
Hengky Kusworo


Sering kita bertanya kepada Tuhan: mengapa doa kita tidak segera dijawab, padahal kita dalam kebutuhan yang sangat besar: masalah keluarga, hutang, jodoh, dll. Kita merasa sudah berdoa, puasa, beribadah, mengembalikan perpuluhan, dll.

Tuhan tidak tergerak karena kebutuhan, tapi Tuhan merespon iman
Kesaksian:
Seorang ibu mendoakan suaminya yang bertahun-tahun tidak bertobat. Suatu kali ia mendapat rhema bahwa jika ia dibabtis, suaminya akan bertobat. Maka ibu ini melangkah dengan iman dan minta dibabtis. Keesokan harinya setelah ibu ini dibabtis, suaminya bertobat.
Sepertinya dua hal ini tidak berhubungan, tapi Tuhan merespon iman ibu itu.

The just shall live by faith (Hab 2: 4b; Rm 1: 17b; Gal 3: 11b; Ibr 10: 38a; KJV)
Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa (Rm 14: 23b)
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. (Ibr 11: 6a)

“I am not moved by what I see. I am not moved by what I feel. I am only moved by what I believe.” @Smith Wigglesworth.

Mrk 9: 17-22
Ay 19 – Tuhan menghardik ketidak-percayaan.
Ay 22 – Ada ketidak-percayaan dalam hati si ayah. Tapi Yesus tidak merespon keluh kesah si ayah.

Jesus said, "If? There are no 'ifs' among believers. Anything can happen. " (Mrk 9: 23, MSG)
Tidak ada kata “jika” bagi orang yang percaya!

Kisah ps Wigglesworth
Dalam sebuah kebaktian, ada wanita lumpuh yang dipapah kedua anaknya. Ps Wigglesworth memerintahkan supaya ibu ini diangkat berdiri, lalu dilepaskan. Ibu ini terjatuh 2 kali. Saat diangkat dan dilepaskan untuk ke-3 kalinya, ibu ini sembuh dan berjalan.

Kita dibenarkan karena iman kita. Iman kita yang menyelamatkan dan menyembuhkan kita. Tapi setan berusaha mencuri iman kita.

Mat 15: 22-28
Walau Yesus menggambarkan wanita ini sebagai anjing, wanita ini tidak terhentikan. Iman-nya menjawab: Walau tidak dapat roti, remahnya saja sudah cukup. Begitu Yesus lihat iman yang besar dari ibu ini, maka Tuhan tergerak dan anaknya disembuhkan.

Kesaksian.
Suatu kali p Hengky dan p Victor melayani pelepasan seseorang yang kerasukan di tengah jalan. P Victor menengking, p Hengky main gitar dan menyembah, maka orang itu pulih. Padahal sebelumnya orang itu sudah kerasukan berjam-jam.

Contoh “kepercayaan” di dunia sekuler
Christiani Ronaldo, di usia 18 bermain di Benfica dengan nomor punggung 28. Deskripsi Ronaldo tentang pelatih (coach): orang yang punya iman/ percaya pada kita, baik di dalam maupun di luar pertandingan. Alex Ferguson memberi Ronaldo no 7, padahal itu adalah nomor legenda yang hanya dikenakan pemain terkenal sepert Eric Cantona atau David Beckham. Walau ditentang para pemimpin klub, tapi sir Alex berkeras, karena percaya pada kemampuan Ronaldo. Saat ini gaji Ronaldo $73 juta. Padahal masa kecil Ronaldo sangat miskin, dikeluarkan dari SD saat kelas 5 karena nakal.

Tuhan punya panggilan besar dalam hidup setiap orang, maka jangan batasi anak-anak kita.

Mat 8: 5-13 – Perwira dan pembantunya yang sakit keras.

katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. (Mat 8: 8b)

Satu kata dari Tuhan mengubah hidup kita selama-lamanya. @Kenneth Copeland

Saat Tuhan melihat respon berupa roh iman dalam hidup kita, maka Tuhan ucapkan satu kata, dan semua situasi akan berubah.

Mrk 2: 1-5 – Orang lumpuh sembuh karena iman 4 orang temannya.

Iman membuat kita tidak terbendung atau terhambat

Jangan ijinkan setan mencuri iman kita. Orang Israel tidak bisa masuk Kanaan karena tidak percaya. Di akhir jaman Yesus berkata bahwa akan banyak orang kehilangan imannya.

Kisah Fanny Crosby, penulis lagu 5000 lagu hymne.
Fanny lahir normal. Saat usia 2 bulan, ada gangguan di mata. Karena mal-praktek, Fanny jadi buta total. Saat ditanya wartawan tentang peristiwa itu, Fanny menjawab bahwa dia akan berterima kasih kepada dokter yang mal-praktek, karena sudah membuatnya buta. Seandainya tidak buta, Fanny tidak bisa mendengar lagu-lagu dan puisi-puisi yang indah dari Surga.
Seorang pendeta bertanya mengapa Tuhan yang sudah memberi Fanny talenta begitu banyak, tapi tidak memberi pengelihatan. Jawab Fanny: jika boleh mengulang kehidupan, dia ingin buta sejak lahir. Karena ia ingin bahwa kelak saat di Surga, yang ingin dilihatnya untuk pertama kali adalah Yesus.
Iman Fanny mengatasi masalahnya. Cacat di matanya tidak bisa menghentikannya.

Orang yang punya iman tidak pernah menyalahkan Tuhan atau orang lain !

Bartimeus meminta belas kasihan pada Yesus. Saat Yesus memanggil, Bartimeus melakukan tindakan iman: melepas jubah kebutaan. Maka dia disembuhkan.

Tanggalkan jubah ketidak-percayaan, keraguan, dan kecurigaan kepada Tuhan.

Kadang iman seperti batu kecil dalam kantung gembala Daud, tepung segenggam milik janda Sarfat, minyak dalam buli-buli dari istri nabi.

Hal kecil di tangan Tuhan akan membawa perbedaan.
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm 10: 17)

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Sabtu, 20 September 2014

Tanaman Tuhan – Petrus Agung – Minggu, 14 September 2014

Minggu, 14 September 2014
Tanaman Tuhan
Petrus Agung


24 September adalah tahun baru Yahudi 5775, istilahnya ayin hey (year of the window), artinya sesuatu yang kita lihat, dan memberi pewahyuan di hidup kita.
Tuhan akan memberikan banyak pewahyuan bagi kita, dan dampaknya kita akan waspada.

Kata “hey” juga berarti nafas Tuhan, dan hadirat Tuhan yang dinyatakan bagi kita.

Tanda-tanda dunia akan mengerikan. Tapi kita juga harus mencari maknanya secara rohani: apa yang Tuhan mau. Jika kita bisa membandingkannya, maka akan ada keajaiban.

Yes 61: 1-11

untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita (Yes 61: 2a)

Contoh peristiwa yang menjadi tahun rahmat Tuhan sekaligus hari pembalasan:
Tahun rahmat Tuhan adalah tahun Yobel. Tahun Yobel adalah akumulasi dari 7 tahun Sabat. Di Amerika, tahun 2001 adalah tahun ke 7 (shemitah). Di tahun ini terjadi keruntuhan keuangan pertama di Amerika. Dampaknya bagi sebagian orang hutangnya tiba-tiba dihapus. Tahun 2008 (shemitah berikutnya) ekonomi Amerika kembali terpukul telak. Banyak bank mengalami kebangkrutan. Akibatnya banyak orang jadi bebas utang seperti pada tahun Yobel.

Menjadi tanaman Tuhan

supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.(Yes 61: 3b)

Menjadi tanaman Tuhan artinya menjadi keagungan Tuhan. Untuk bisa menjadi keagungan Tuhan, kita harus melakukan 2 hal:

1. Membangun reruntuhan yang berabad-abad.

Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi. (Yes 61: 4)

Dalam kehidupan nyata lebih mudah bagi seorang tukang untuk membangun di tanah kosong, dibanding membangun di atas reruntuhan. Untuk merenovasi reruntuhan harus dengan cara berbeda, kesabaran, biaya besar, dan waktu yang lama.

Contoh: jalur Gaza di bombardir beberapa minggu, perlu 25 tahun untuk merenovasinya.

Kita tanaman Tuhan untuk keagungannya, maka kita harus punya mental:

Seburuk apa bangunan yang harus dihadapi, akan kita bangun ulang dalam anugerah Tuhan.

Ilustrasi:
Ada orang yang pekerjaannya memperbaiki perusahaan-perusahaan yang sakit dan hampir bangkrut. Lalu bersama tim-nya mereka menganalisa, memperbaiki manajemen, memecat beberapa orang. Setelah dikerjakan 1-2 tahun, perusahaan sehat, maka dijual dan untungnya besar.

Jika kita adalah tanaman keagungan Tuhan, maka kita akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan me-restorasi banyak hal dalam hidup kita.

Kesaksian p Agung.
Dalam kegerakan awal maret 79, ribuan pelajar terima Tuhan Yesus. Beberapa tahun pertama semua bergerak dengan luar biasa: on fire, masuk ke sekolah-sekolah untuk menginjil. Saat doa malam yang hadir sangat banyak, ruang penuh.
Seiring waktu orang-orang kunci pindah ke luar kota atau luar negeri, sebagian besar untuk kuliah. Pusat kegerakan adalah Tuhan dengan manusia, bukan sarana atau uang. Karena manusia-nya berkurang, Roh Tuhan bekerja terbatas. Kondisi semakin menurun secara rohani. Yang hadir di persekutuan doa hanya tinggal 3 orang : p Agung, p Timotius, seorang yang saat ini menjadi profesor di Amerika. Ibadah setiap minggu di gedung Pemuda. Kebaktian 06:30, paling cepat mulai 07:00. Yang menghitung (counter) p Sumarso. Tidak ada hadirat Tuhan, ibadah sangat berat, kolekte sedikit. Di masa itu muncul Semarang praise Centre, gerakan Full Gospel, doa malam di GIA dr. Cipto, dll, dan semua berkembang dengan cepat dan luar biasa.
Ada masa-masa p Agung melihat reruntuhan dan puing-puing.

Dengan kondisi parah, Tuhan perintahkan membuat gereja. Di tahun awal isinya ribut, tidak ada unity, padahal p Agung tidak hoby ribut. Bahkan meminta jadi cabang saja, tapi tidak diijinkan oleh majelis. Di satu titik p Agung merasa tidak kuat, dan akan menginjil. Sebelum mengatakan pada siapapun, p Agung pelayanan ke Cirebon. Saat ngobrol dengan papa dari p Yusak, rencana hati p Agung dibongkar Tuhan kepada papa dari p Yusak. Pesan Tuhan: itu tanggung-jawab dan jatah p Agung, jadi tidak boleh ditinggalkan.
Esoknya papa dari p Yusak bernubuat bahwa kelak Tuhan akan berikan kepada p Agung gedung gereja besar dengan jemaat banyak. Selain itu p Agung akan mendapat sedan merah bekas.
Tiga bulan kemudian nubuatan tentang mobil merah digenapi Tuhan. Nubuatan tentang gedung gereja dan jemaat sudah Tuhan genapi saat ini.
P Agung hanya belajar taat mengikuti perkataan Tuhan: baik untuk tinggal atau untuk pergi.

Kita tidak boleh hidup berdasar apa yang kita suka atau tidak, tapi harus berdasar pada apa yang Tuhan suka dan Tuhan kehendaki. Jika kita pegang itu, dalam kesabaran dan ketekunan, tidak ada reruntuhan yang tidak bisa dibangun kembali dengan anugerah Tuhan.

Kesaksian p Agung.
P Agung mendapat undangan dari ps Cerullo, untuk bicara di world conference ps Morris, 9 Januari 2015. P Agung menolak karena sudah ada jadwal. Tuhan ingatkan masa lalu p Agung saat jadi penginjil: tidak dikenal dan ditawar-tawarkan ke berbagai persekutuan. Tuhan mampu mengubah nasib p Agung.

Tuhan yang mampu mengubah nasib kita, dan Tuhan mampu membangun reruntuhan.

2. Menjadi imam bagi Tuhan

Tetapi kamu akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita (Yes 61: 6a)

Imam adalah orang yang mempunyai kekuatan berdiri di hadapan Tuhan, dan juga berdiri atas nama Tuhan.
Tuhan mau kita memiliki 2 hal:
  1. Mempunyai mental untuk membangun reruntuhan
  2. Mampu berdiri sebagai imam Tuhan

Jika 2 hal ini ada di hidup kita, akan ada hubungan hati yang istimewa antara kita dengan Tuhan.

Saat hidup kita tidak semata-mata mencari uang, tetapi mencari Tuhan, dan Tuhanlah yang memberkati kita. Maka kita akan mengerti arti dari perkataan Tuhan:

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6: 33)

Yesus adalah pokok anggur, kita carang-carangnya. Di luar Yesus kita tidak bisa berbuat apa-apa. Bagian kita hanya menempel dan menjadi tanaman Tuhan. Maka kita akan mampu “berbicara” dengan Tuhan melalui hal-hal yang sederhana.

Yesus mengambil kita dari tempat hina: from nobody jadi somebody.

Dalam Yes 61, Yesus dandani kita seperti pengantin pria/ wanita, dengan segala keagungan Tuhan. Sementara hari-hari ini banyak yang hanya mencari hal duniawi, dan sumbernya dilupakan.

Kesaksian
Di Singapore, sambil menunggu rombongan yang belum turun ke loby, p Agung mengunjungi sebuah toko perhiasan. P Agung mau lihat cincin yang sederhana. Tapi pramuniaganya memaksa p Agung untuk menawarkan melihat yang terbaik yang tidak di
displaykan. Ternyata pramuniaga itu mengenali arloji p Agung yang harganya mahal. Padahal semua yang dikenakan p Agung tidak beli sendiri, tapi diberikan Tuhan melalui tangan orang-orang lain.

Kesaksian:
Di London, di sebuah toko berkelas, P Agung 3 kali mencoba sepatu, semua pas, padahal ukuran kaki p Agung tidak biasa. Ternyata 3 pasang sepatu itu dibelikan oleh rekan p Agung.

Jangan pernah tinggalkan Tuhan dan ikut yang lain. Tuhan merubah sesuatu yang tanpa harapan dan tidak ada apa-apanya, menjadi sesuatu yang ajaib.

Pengumuman
  • Setelah kebaktian akan ada pelajaran dan di doakan bagi mereka yang ingin bisa mendengar suara Tuhan.
  • Rekening JKI untuk persembahan (beri keterangan: persepuluhan/ ucapan syukur/ nazar, dll) BCA 009 414 05 83
  • Rekening JKI untuk pengungsi di Turki (beri info) BCA 870 010 3855
  • Seminar “Wadah yang Besar: 24 dan 25 September 2014, 18:30, bertepatan dengan ayin-hey

Pengantar Seminar
Ada sesuatu yang signifikan di tahun depan.
P Agung baru saja selesai membaca buku lama karangan seorang rabbi mesianic (rabbi Yahudi yang sudah percaya Yesus). Buku ini mengungkapkan banyak hal yang terjadi di Amerika, berkaitan dengan apa yang pernah terjadi pada kerajaan Yehuda 3000 tahun yang lalu.
Diawali dengan peristiwa 911 di 2001, lalu peristiwa-peristiwa yang terjadi di Amerika setelahnya.
Apapun yang akan menimpa Amerika akan mempengaruhi seluruh dunia, karena Tuhan singkapkan pada p Yusak bahwa Amerika adalah “babel besar” yang akan segera runtuh dalam kitab Wahyu. Dikatakan bahwa babel besar akan hancur. Negara paling konsumtif sedunia adalah USA. Jika konsumen terbesar bangkrut, maka akan ada kegoncangan besar di bidang ekonomi, walau tetap ada kelompok yang akan mengambil keuntungan dari kegoncangan itu.
Di buku itu dikatakan bahwa peristiwa 911 adalah awal penghakiman untuk Amerika. Setelah itu ada time-table nya, dan penentuannya di September 2015.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Sabtu, 06 September 2014

The Power of GOD Presence – Harold Gingerich – Minggu, 20 Juli 2014

Minggu, 20 Juli 2014
The Power of GOD Presence
Harold Gingerich



Hadirat Tuhan lebih dari sekedar emosi. Sungguh menggairahkan saat kita berkumpul bersama sebagai tubuh Kristus, menyembah Tuhan dan merasakan hadirat Tuhan dalam kebaktian. Tapi Tuhan berjanji tidak akan pernah membiarkan dan meninggalkan kita. Merasakan hadirat Tuhan adalah baik, tapi walau kita tidak bisa merasakannya, Tuhan tetap beserta kita. Hadirat Tuhan adalah Kuasa Tuhan, dan kuasa inilah yang membuat perbedaan nyata dalam hidup kita.

Bagi yang sudah kenal Yesus dan memiliki Roh Kudus: apapun situasinya, kemanapun kita pergi, kita merasa atau tidak, Tuhan menyertai kita. Masalahnya: kita tidak menyadari kehadiranNya.

Saat kita menyadari hadirat Tuhan, maka hidup kita akan berubah

Selain menyertai, Tuhan juga tinggal dalam hati kita.

Kitalah yang membawa hadirat Tuhan ke berbagai situasi.

Saat kita tidak menyadari hadirat Tuhan yang menyertai kita, kita bisa stress seperti orang-orang lain. Saat kita tahu bahwa hadirat Tuhan menyertai kita, kita bisa memasuki berbagai situasi dengan tenang, karena kita membawa Raja Damai ke dalam situasi tersebut. Kemudian damai sejahtera Tuhan di dalam kita akan mulai membawa kedamaian pada situasi tersebut.

Kesaksian
Di tahun 2005 Ps Harold sering membantu polisi dan pemadam kebakaran. Ps Harold sering berada dalam situasi sulit, terutama untuk menyampaikan berita kepada keluarga korban.
Salah seorang petugas berkata: saat petugas ini melihat ps Harold di lokasi kecelakaan, dia bisa rileks dan mengerjakan apa yang harus dia kerjakan. Yang dikenali oleh petugas itu adalah hadirat Tuhan yang ada dalam diri ps Harold.

Kita membawa hadirat Tuhan kemanapun kita pergi. Bukan kita yang menyentuh hati orang-orang, tapi hadirat Tuhan di dalam kita.

Kel 33: 12-17 – Musa mendapat perkenan (favor) Tuhan.

Mendapatkan kasih karunia Tuhan adalah satu hal. Tapi jika kita tidak tahu bagaimana cara berjalan dalam kasih karunia itu, maka tidak akan berguna.

Ilustrasi:
Seseorang mempunyai kartu debit, punya uang di bank, tapi lupa nomor pin ATM. Maka kartu itu tidak berguna.

Tuhan berkata bahwa Musa memperoleh kasih karuniaNya (favor). Musa tahu bahwa untuk bisa berjalan dalam kasih-karunia Tuhan, "pin number" nya adalah tahu jalan-jalan Tuhan.

Semakin kita mengenal jalan-jalan Tuhan, semakin kita mengenal pribadi Tuhan. Semakin kita mengenal Tuhan, maka semakin banyak kasih karunia Tuhan yang bisa kita alami.

Kata “mengenal” yang digunakan Musa artinya mengenal secara intim seperti suami-istri mengenal satu sama lain, melalui suatu relasi dan kontak. Bukan pengenalan intelektual atau karena membaca buku.

Semakin intim kita mengenal jalan-jalan Tuhan, maka semakin kita intim dengan pribadiNya, maka semakin banyak kasih-karunia Tuhan yang bisa kita alami dalam hidup kita.

Ia telah memperkenalkan jalan- jalan- Nya kepada Musa, perbuatan- perbuatan- kepada orang Israel. (Mzm 103: 7)

Musa setia pada Tuhan, tapi bangsa Israel selalu saja jatuh dalam dosa. Semua orang Israel tahu berkat dan mujizat Tuhan, tapi tidak tahu jalan-jalan Tuhan. Maka orang Israel tidak bisa hidup dalam kasih karunia Tuhan (favor of God) seperti Musa.

Ketika Musa turun dari gunung Sinai-- kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu-- tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN. (Kel 34: 29)

Kuasa Tuhan terjadi pada Musa: wajahnya bersinar karena berada dalam hadirat Tuhan selama 40 hari. Orang-orang Israel melihatnya, tapi Musa tidak mengetahuinya.

Saat kita ambil waktu dalam hadirat Tuhan, maka kuasa hadirat Tuhan melingkupi kita. Kuasa Tuhan itu membuat orang-orang agamawi di sekitar kita merasa tidak nyaman karena mereka tidak mengenal hadirat Tuhan, dan mereka tidak memiliki hadirat Tuhan

Saat kuasa kehadiranNya ada di atas kita, akan ada perbedaan jelas dalam hidup kita.

Roh Tuhan ada di dalam diri kita oleh iman. Saat kita masuk dalam kuasa hadiratNya, orang-orang akan melihat sesuatu yang berbeda di dalam kita, yang mungkin tidak kita sadari. Tidak ada yang spesial pada kita, tapi ada Tuhan di dalam kita. Kemanapun kita pergi, Tuhan ada bersama kita.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku (Mzm 23: 4a)

Kuasa kehadiran Tuhan dalam hidup kita juga berarti kita tidak perlu ketakutan!
Amanat agung di Mat 28 adalah satu-satunya alasan eksistensi gereja: untuk memuliakan dan menyembah Tuhan, menjadilan bangsa-bangsa sebagai murid Tuhan. Kita tidak dipanggil untuk menambah jumlah jemaat, tapi dipanggil untuk pemuridan. Amanat ini diakhiri dengan:

Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman (Mat 28: 20b)

Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya (Yoh 14: 15-16)

Artinya Tuhan menyertai kita selama-lamanya. Yesus adalah Roh Kebenaran. Dunia tidak kenal dan melihat Dia. Tapi kita tahu dan mengenal Dia, karena Dia tinggal di dalam kita. Bagi para murid-murid Tuhan saat itu, pengajaran ini adalah hal yang baru. Karena di dalam Perjanjian Lama Roh Kudus turun atas orang-orang tertentu, untuk waktu terbatas, dan tujuan yang spesifik.

Doa
Bapa, buat saya menyadari hadiratMu hari ini, tunjukkan hal-hal kecil yang Kau buat di hidupku, jadikan saya peka terhadap kebutuhan orang-orang yang saya jumpai, dan berikan saya “satu kata” untuk menyemangati mereka, dan membawa mereka kepada Kristus

Setiap hari ps Harold mendoakan doa ini, dan hidup menjadi sebuah petualangan. Ps Harold menjadi begitu sadar akan hadirat Tuhan yang menyertainya, dan mulai bercakap-cakap dengan Tuhan di situasi apapun. Berikutnya ps Harold bisa melihat pekerjaan-pekerjaan dan berkat Tuhan dimana-mana, dalam hal-hal kecil, contohnya: tempat parkir yang tepat di hari hujan.

Saat kita bisa melihat berkat-berkat kecil Tuhan, kita akan melihat sebuah berkat yang besar.

Cara pandang ps Harold terhadap orang lain jadi berubah. Setiap kali berjumpa dengan seseorang, ps Harold bertanya pada Tuhan: ada apa dengan hidup mereka, apa yang mereka alami, bagaimana cara menyemangati mereka dan membawa mereka pada Tuhan.

Kemanapun kita pergi, kuasa hadirat Tuhan menyertai kita, baik kita bisa merasakan atau tidak. Kita hanya perlu menyadari kehadiranNya.


Petrus Agung

Jika sejak dini anak-anak kita bersentuhan dengan hadirat Tuhan, dan punya passion dengan Tuhan dan pelayanan, maka mereka tumbuh jadi anak-anak yang berbeda. Jika tidak, maka saat dewasa akan banyak hal yang menarik mereka: pacar, pekerjaan, study, dll, dan Tuhan tidak lagi jadi nomor 1.

Contoh:
Samuel sejak kecil hidup dan melayani di dekat tabut Tuhan. Setelah dewasa, dia jadi hakim yang mengurapi 2 raja.

Setiap tubuh Tuhan punya panggilan dan destiny yang berbeda-beda. Bukan hanya hal-hal rohani, tapi juga menyentuh kebutuhan-kebutuhan fisik: pendidikan, olah raga, kesehatan, pertanian, dll.
Maka anak-anak kita juga bisa terima semua hal yang luar biasa dari Tuhan



Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Selasa, 02 September 2014

Back to Eden – Petrus Agung – Minggu, 31 Agustus 2014

Minggu, 31 Agustus 2014
Back to Eden
Petrus Agung


Jika diamati, di sekitar kita kadang ada sebuah keluarga yang memiliki suatu pola turun-temurun:
  • Mencoba mengerjakan segala sesuatu, tapi selalu gagal.
  • Usaha yang semula lancar, jatuh di usia tua.
  • Jatuh dalam perzinahan.
  • Terkena penyakit tertentu.
  • Mati muda karena berbagai hal.
  • Terbelit hutang.
  • Usahanya hampir berhasil, tapi lalu gagal.
  • Terikat masturbasi
  • Pola-pola tertentu yang tidak bisa lepas.
Di akhir kebaktian, semua yang merasa terikat dengan salah satu pola di atas diharap berkumpul untuk bersama-sama dipatahkan, dilepaskan, dan dituntaskan.

Tuhan ingin melepaskan anak-anak-Nya dari berbagai kuk dan kutuk. Tanggal 24-25 September adalah tahun baru Yahudi 5775, dan dipercaya berbagai ahli sebagai tahun Yobel. Tahun 5775 adalah tahun ayin-hei. Kata hey artinya nafas Tuhan, hadirat Tuhan dalam hidup kita.
Tuhan merubah nama Abram menjadi Abraham, dan Sarai jadi Sarah, dengan menambahkan hey, seperti Tuhan menghembuskan nafasNya ke hidup Abraham dan Sarai.

Tuhan ingin membersihkan semua umatNya, sebelum Tuhan tahun ayin-hey

Kita harus mengetahui kebenaran Tuhan, karena kebenaran itu yang akan memerdekakan kita.

dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu (Yoh 8: 32)

Dalam hal-hal rohani juga ada "de jure" dan "de facto". Langkah pertama adalah memiliki pengertian, karena jika pengertian kita salah, maka kita tidak berani bertindak. Jika pengertian kita benar, kita bisa bertindak dengan tepat. Walau secara de jure benar, belum tentu kita mendapatkan yang seharusnya jadi hak kita. Kita harus bertindak untuk mengambil apa yang seharusnya secara de jure jadi milik kita.

Contoh
Secara legalitas (de jure), Yesus sudah menyelesaikan semuanya dengan mati dan bangkit bagi manusia. Tapi secara fakta (de facto) kita baru terima keselamatan saat dengan iman menerima Yesus sebagai Tuhan dan raja. Agar yang de jure jadi de facto, kita harus mengerti hukumnya terlebih dulu, lalu bertindak di alam nyata.

Kesaksian tentang de facto dan de jure:
Beberapa tahun yang lalu, ada seorang yg punya tanah 1 hektar di Semarang, ditawarkan ke p Agung untuk pelayanan. Waktu dicari lokasinya, ternyata tanah itu sudah menjadi perkampungan hampir 200 KK berupa rumah-rumah petak kecil. Pak RT-nya membenarkan bahwa itu tanah orang lain. Jika maju sengketa di pengadilan, pemiliknya akan menang secara yuridis. Tapi untuk menempati tempat itu, maka pemukimnya harus digusur lebih dulu. Ini perlu perjuangan, dan perlu dana ganti rugi.

Kesaksian p Yosea
P Yosea menemani seorang hamba Tuhan luar negeri untuk mendoakan tanah yang sekarang adalah Holy Stadium. Hamba Tuhan itu jongkok, mengambil dan memegang tanah di HS, lalu didoakan: "Mulai hari ini tanah ini sudah ditebus oleh Tuhan, tidak ada lagi kutuk atas tanah ini, dan tanah ini kembali menjadi taman Eden"

Pengertiannya: Sejak manusia jatuh dalam dosa, tanah dikutuk oleh Tuhan (Kej 3 : 17-19), dan kutuk itu belum dicabut (Kej 5 : 29). Bagian dari kutukan adalah: tanah menjadi semak belukar dan semak duri, dan untuk mendapatkan rejeki manusia harus berpeluh, bersusah payah, dan bekerja keras.
Manusia berasal dari debu tanah. Kutuk ini mengakibatkan adanya pola-pola kegagalan dalam hidup banyak manusia. Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus untuk menebus manusia.
Untuk mendoakan suatu tanah, ayat yang biasa digunakan adalah:

Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu. (Kej 13: 17)

Secara de jure memang tanah yang sudah kita injak dan doakan adalah milik kita, tetapi kutuk-nya belum dicabut. Inilah yang mendasari hamba Tuhan tersebut berdoa mematahkan kutuk atas tanah.

Sepulang dari kebaktian jemaat diharapkan mendoakan tanah, rumah, toko masing-masing, perkatakan: “tidak ada kutuk lagi” atas tanah/ rumah/ toko ini, berubah jadi taman Eden.

Di beberapa tempat ada tanah-tanah yang betul-betul terkutuk.
Contohnya kota Damaskus. Dulunya bernama Damsyik, dinamai berdasar nama seorang raja Aram yang di-dewakan. Damsyik artinya cawan darah / tanah darah. Jerome, seorang sejarahwan Yahudi berkata bahwa di kota inilah Kain membunuh Habel. Sekian ribu tahun kemudian Saulus yang Yahudi berusaha membunuh umat Tuhan. Orang Yahudi posisinya seperti Kain yang merupakan kakak, sementara orang Kristen berada pada posisi sebagai adik seperti habel.
Hari-hari ini kota Damaskus porak-poranda karena perang dan kekejaman kelompok ISIS.

Kristus datang untuk membawa kita pada pemulihan

Kej 2:5-7 – Kondisi sebelum ada dosa.

belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh- tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu- ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kej 2:5-7)

Air digambarkan sebagai berkat Tuhan. Air bisa didapat dari luar dalam bentuk hujan. Di Eden belum ada hujan, tapi tidak ada tanah kering, karena ada kabut/ embun keluar dari tanah dan membasahi tanah.
Sumber berkat bisa dari luar atau dari dalam kita, tapi desain awal Tuhan: berkat muncul dari dalam.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; (Mzm 23: 6a)

Kalau tidak ada kutuk dalam hidup kita, kemanapun kita pergi berkat akan mengikuti kita, apapun yang kita kerjakan akan berhasil. kebajikan dan kemurahan akan mengikuti kita, sebab sumbernya ada di dalam diri kita. Jika berkat dari luar, maka tergantung kondisi sekitarnya: ekonomi, bencana, dll. Tapi jika sumbernya dari dalam, kita tetap memiliki penyediaan yang cukup dari Tuhan.

Contoh:
Jika P Agung memasukkan Blackberry ke kantong, maka BB akan mengikuti kemanapun ia pergi.
Tuhan adalah sumber air di dalam kita.

Sebab dua kali umatKu berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri,yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air (Yer 2:13)

Sumber berkat di dalam kita mengikuti, kemanapun kita pergi, dan sampai kapanpun. Tetapi kolam yang kita sediakan untuk menampung berkat tidak bisa dibawa-bawa kemana-mana.

Kesaksian.
Ada suami istri yang bertemu p Agung. Mereka meminta maaf untuk sebuah peristiwa yang terjadi 35 tahun yang lalu, saat itu p Agung masih SMA. Suatu hari ada KKR dengan pembicara Jeremiah Rim, di Semarang. Di acara itu bapak ini berkenalan dengan seorang anak dari SMA Loyola yang bernama Petrus. Sebelum pulang, Tuhan perintahkan untuk memberi anak muda dari Loyola itu uang. Bapak ini membantah karena SMA Loyola terkenal sebagai sekolah dari orang kaya.
Beberapa minggu lalu bapak ini mendengar khotbah p Agung, dan bersaksi bahwa dulu sekolah di SMA Loyola. Dalam kegerakan tahun 70-an hanya sedikit anak SMA Loyola yang ikut, dan yang bernama Petrus hanya p Agung. Kemudian Tuhan berkata bahwa perintah yang tertunda 35 tahun itu belum dicabut. Maka bapak ini mengerjakan perintah Tuhan itu minggu lalu.

Semua kutuk sudah dipatahkan Tuhan Yesus secara de jure. Secara de facto kita harus perkatakan dengan otoritas Tuhan bahwa tanah dan diri kita tidak lagi dikutuk, dan jadi taman Eden lagi.

Sumbernya ada di dalam kita, bukan di luar kita.

tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama- lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus- menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal. " (Yoh 4:14)

Kita harus banyak berlatih menggunakan otoritas yang Tuhan berikan dalam hidup kita, karena itulah yang membuat semua pekerjaan Yesus jadi kenyataan dalam hidup kita.

Kesaksian
Saat di London, sambil menunggu penerbangan pulang, tim Bahtera menikmati waktu bebas. Saat keluar dari sebuah toko, ada seorang keturunan India berkata pada p Agung: "wajahmu adalah wajah keberuntungan, dan bulan depan adalah bulan keberuntunganmu". P Agung tolak dan patahkan itu, dan berkata bahwa wajahku bukan wajah beruntung, tapi wajah diberkati. Berkatku datang hari ini, tidak perlu menunggu bulan depan. Jika kita punya “wajah beruntung”, maka berkat kita hanya datang sekali-kali. Tapi jika “wajah diberkati”, maka berkat datang setiap saat.
Saat ke toko tas, ada teman p Agung meminta pendapat tentang tas yang paling bagus. P Agung sarankan sebuah tas, harganya sangat mahal. Ternyata rekan itu membelikan tas itu untuk p Agung.
Jika perkataan tentang "wajah beruntung" di-aminkan p Agung, maka berkat itu mungkin baru datang bulan depan.

Tuhan sudah bayar semua bagi kita. Bagian kita bertindak: patahkan dan selesaikan dengan iman.

Pengumuman:
  • 22-23 Januari 2015 – rencananya ps. Benny Hinn akan kembali melayani di HS.
  • Rekening resmi JKI Injil Kerajaan: BCA 009.414.0583 a/n Petrus Agung Purnomo. Mohon sertakan berita, contoh: rumah sakit, rumah shallom, rumah singgah, dapur umum, dll.
  • Jika ada yang punya baju, mainan, sepatu pantas pakai untuk menolong anak-anak di papua pada perayaan Natal.
  • Sehabis ibadah akan didoakan khusus: kutuk/kuk yang harus dilepaskan,


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064