Senin, 20 Oktober 2014

Gulingkan Batunya – Petrus Agung – Minggu, 19 Oktober 2014

Minggu, 19 Oktober 2014
Gulingkan Batunya
Petrus Agung


Yoh 11: 38-44 – kisah Lazarus dibangkitkan
Menurut budaya Yahudi selama 2 hari setelah kematian, jasad masih mungkin bangkit karena roh-nya kembali. Tapi lebih dari 3 hari, jasad mulai membusuk sehingga roh tidak mau kembali, maka tidak mungkin orang mati itu hidup lagi. Orang Yahudi percaya bahwa yang bisa bangkit pada hari ke-3 hanya Mesias. Tapi jika ada seseorang yang meninggal lebih dari 3 hari, maka yang bisa membangkitkan hanya Mesias.
Yesus mengikuti alur pikiran orang Yahudi ini, sehingga memberikan bukti bahwa Dia benar-benar Mesias. Saat Yesus Lazarus sakit, Yesus sengaja menunda kedatanganNya ke Betania. Sesampai di sana Lazarus sudah mati selama 4 hari. Sebenarnya berapa tahun pun seorang mati, Tuhan tetap bisa bangkitkan.

Jika kita berjalan bersama Tuhan, ada kuasa kebangkitan yang Tuhan tunjukkan pada manusia. Di satu sisi Tuhan mau berkata bahwa mujizat se-extrem apapun adalah bagian Tuhan.
Tapi di sisi lain, untuk mujizat terjadi manusia harus setuju dengan Tuhan. Dalam konteks kisah di atas persetujuan manusia adalah menggulingkan batunya, tanda setuju dan percaya. Karena jika batu tidak digulingkan,maka Lazarus akan mati kelaparan di dalam makam.

Manusia mengalami banyak pergumulan dan persoalan, Tuhan mau bekerja dalam hidup kita, tapi ada yang mencoba menutup hati dan pikiran kita sehingga kita tidak bisa setuju dengan Tuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari banyak potensi kita tidak keluar karena ada sesuatu yang menutupi pikiran dan hati kita. Ketika semua yang menutupi hati dan pikiran kita disingkirkan, maka potensi kita baru akan keluar. Para ahli berkata: selama manusia hidup hanya 10% otak yang digunakan, 90% tak digunakan hingga kita mati. Ini menyedihkan karena potensi di dalam manusia luar biasa.

Ilustrasi 1
Sebuah keluarga kulit hitam sederhana di Amerika punya seorang anak laki-laki. Suatu hari ayahnya membeli T-shirt seharga $1, dan minta anaknya untuk menjual seharga $2. Setelah berusaha, T-shirt terjual seharga $2. Hari berikutnya sang ayah membeli T-shirt seharga $5, dan anak ini diharuskan menjualnya seharga $10. Usahanya lebih sulit, tapi karena belas kasihan, akhirnya seseorang membelinya. Hari berikutnya si ayah membeli T-shirt seharga $10, harus dijual semahal-mahalnya. Di satu hotel ada suatu acara, dan dari situ keluar Farrah Fawcett, salah seorang bintang film seri TV “Charlie's Angels”. Anak ini lari menghampiri, dan berhasil meminta ms. Fawcett menanda-tangani T-shirt itu. Penggemar heboh, lalu anak ini melelang T-shirt itu, dan akhirnya terjual seharga $1500.
Sang ayah bukan mengajarkan supaya anak jadi pedagang. Orang hitam adalah bangsa kelas no 2 di Amerika. Jika anak itu tidak menambah sesuatu pada dirinya, selamanya dia tetap bangsa no 2. Kesadaran ini seperti batu kubur yang disingkirkan dari hati dan pikiran si anak. Anak ini adalah Michael Jordan. Sampai hari ini Jordan adalah legenda, tidak lagi mencari tanda tangan orang lain, tapi orang lainlah yang mencari tanda tangan Jordan.

Ilustrasi 2
Tahun 1954, di area kumuh di Hongkong ada keluarga miskin. Si istri hamil, dan saat kandungan membesar, ternyata anak itu harus lahir cesar. Sampai usia kehamilan 1 tahun tidak ada perubahan posisi, sehingga tetap harus di cesar. Keluarga ini lalu pinjam uang kepada rentenir. Setelah di operasi, lahir bayi dengan nama Chan Kong San dengan bobot 6 kg. Si rentenir meminta keluarga itu membayar hutangnya, bahkan diminta menjual anaknya. Beberapa orang tergerak, mengumpulkan uang, dan membayar hutang keluarga ini. Anak ini tumbuh dalam kemiskinan, tapi dia tidak pahit dan marah, menganggap itu batu yang harus disingkirkan. Dia percaya bahwa hidupnya bisa diubah. Saat ini dia bernama Jackie Chan, aktor dan pemilik jaringan filmnya terbesar di Hongkong.

Dalam kehidupan kita ada potensi-potensi yang ajaib, tapi ada ke-tidak-percayaan. Seperti apapun keadaan kita, Yesus berkata “AKU-lah jalan!”, artinya selalu ada jalan keluar bagi kita.

Ada anugerah Tuhan yang besar bagi hidup setiap kita, yang penting kita percaya

Bagian Tuhan adalah membuat suatu mujizat. Bagian kita setuju adalah bahwa Tuhan bisa melakukannya, dan membiarkan Tuhan melakukan mujizatNya.

Setiap orang punya kelemahan dalam hidupnya, itu seperti batu kubur yang bisa menghancurkan hidup kita. Jika kita setuju dengan Tuhan, Tuhan akan mengubah banyak hal dalam hidup kita.

> Klip kesembuhan seorang wanita dari kanker pelvic di paha (emmanuel.tv)
> Klip turun berat badan secara instan (prophet Emmanuel Makandiwa - www.ufiminstry.org)

Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya (Yud 1: 24)

Kita di hadapkan ke Tuhan dengan kekudusan dan kegembiraan. Tuhan ingin umatNya gembira dan bahagia dalam menikmati hidupnya.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Rabu, 08 Oktober 2014

Pohon Ara di Tengah Kebun Anggur – Petrus Agung – Minggu, 05 Oktober 2014

Minggu, 05 Oktober 2014
Pohon Ara di Tengah Kebun Anggur
Petrus Agung

Pendahuluan
Yom Kipur dimulai saat matahari terbenam, dan berakhir saat matahari terbenam di hari berikutnya. Hari minggu ini masih Yom Kipur, umat muslim merayakan Idul Adha, dan umat Kristen menerima perjamuan kudus. Bagi umat Yahudi yang dikorbankan Ishak, bagi umat Muslim yang dikorbankan Ismael, bagi umat Kristen yang dikorbankan adalah Yesus Kristus. Tiga agama besar sedang merayakan pengorbanan di hari yang sama dalam versi masing-masing. Ismael adalah sulung anak Abraham secara daging, Ishak adalah anak perjanjian Abraham, di dalam Kristus kita termasuk keturunan Abraham. Minta lawatan dan keselamatan bagi semua anak Abraham.

Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. (Gal 3: 29)

Pesan Tuhan saat p Agung KKR di sorong
Ada beberapa model/ bentuk Firman Tuhan yang Tuhan beri pada anak-anakNya:
  1. Firman yang menguatkan, menghibur, atau menegur.
  2. Tuhan mengajar, membuat kita mengenal pribadi dan cara kerja Tuhan lebih dalam.
  3. Pesan yang berisi perintah yang harus segera dikerjakan. Ini artinya Tuhan memberikan mandat yang harus kita lakukan.

Beberapa hari yang lalu p Yusak di bekasi. Subuh ada suara memanggil p Yusak supaya menghadap. Tuhan berkata bahwa waktu tidak lama lagi, kita hanya bisa menyelesaikan tugas jika cara pelayanan kita berubah, harus seperti cara Tuhan melayani di muka bumi 2000 tahun yang lalu.
Dalam pelayanan di dunia Yesus tidak pernah mengeluh tentang uang, dan tidak pernah hidup pas-pasan. Contoh: Begitu lahir disumbang emas, kemenyan, mur. Bukan bedak atau popok bayi.
Tapi hari ini terjadi sebaliknya: yang dikejar adalah materi, dan yang paling kekuarangan juga materi.

Cara hidup dan pelayanan gereja harus diubah: harus mengikuti cara Tuhan, maka ayat ini berlaku

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Mat 6: 33)


Dasar Firman
Luk 13: 6-9
1. Tuhan mau beri kita anugerah yang besar

Secara manusia, menanam pohon ara ditegah kebun anggur adalah sebuah kebodohan. Pohon ara adalah jenis pohon pinggiran jalan: tidak perlu dirawat, bisa tumbuh dimana-mana. Sementara anggur adalah tanaman perkebunan, tidak bisa ditanam di sembarang tempat, perlu tanah yang subur, perlu sinar matahari yang cukup, perlu perawatan. Pohon Ara juga menyerap unsur hara di tanah.

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa (Yoh 15: 5)

Akan tiba saatnya anak-anak Tuhan seperti pohon ara yang ditanam di tengah kebun anggur.

Semua yang terbaik bagi anggur, akan Tuhan berikan pada pohon ara, supaya bisa menghisap, makan, dan menikmati yang terbaik. Tuhan berikan semua yang terbaik itu dengan sukacita, tapi Tuhan menuntut adanya buah.

Kesaksian.
P Agung dan p Yusak pergi pelayanan ke Sorong, lalu ke Raja Ampat. P Yusak bertanya apakah wisata itu adalah kehendak Tuhan yang sempurna atau tidak. P Agung menjawab ini bukan kehendak Tuhan yang sempurna, tapi seijin Tuhan. P Agung tidak biasa snorkling, tapi tetap mencebur ke air untuk melegakan hati anak-anaknya. Jika p Agung tidak masuk ke laut, anak-anaknya akan kecewa.

Hati Bapa juga seperti itu: suka menyenangkan hati anak-anakNya

Karena itulah Tuhan berkali-kali ber-Firman: mintalah, maka akan Tuhan berikan, karena Tuhan adalah Bapa yang baik. Dan Tuhan ingin anak-anakNya mencapai destiny mereka.

Tuhan tanam kita di tempat yang terbaik, menikmati semua fasilitas yang harusnya untuk anggur, walau sebenarnya kita tidak layak. Tanaman jalanan dipindah, masuk ke kebun yang elit.

2. Jangan jadi batu sandungan bagi orang lain
Kebun anggur butuh sinar matahari yang cukup. Pohon ara daunnya rimbun, sehingga bisa menghalangi sinar matahari mengenai tanaman anggur.

Tuhan meletakkan banyak anak Tuhan seperti pohon ara ditanam di kebun anggur. Tapi mereka malah menghalangi Tuhan menyentuh dunia: menghalangi sinar kebenaran Tuhan dengan melarang pengajaran-pengajaran tertentu karena dianggap sesat, menghalangi berkat bagi orang lain, dan jadi batu sandungan. Akibatya banyak tanaman anggur yang membusuk.
Daun berbicara tentang kesombongan, sebenarnya yang dikhawatirkan adalah kepentingan sendiri.

Jika kita diberkati: jangan menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Kerugian menanam pohon ara di tengah kebun anggur:
  • Unsur hara yang seharusnya adalah jatah tanaman anggur disedot oleh pohon ara.
  • Sinar matahari tidak bisa mengenai kebun anggur secara langsung.
  • Ada luasan tertentu dikorbankan, yang seharusnya jatah bagi beberapa tanaman anggur.

Semua berkat dan kehormatan yang Tuhan berikan kepada kita, jangan sampai merugikan kerajaanNya. Apapun yang Tuhan beri adalah anugerah.

Kesaksian
P Agung selalu ingatkan dirinya bahwa di dunia ada banyak yang lebih baik dan berkualitas dibanding p Agung. Bahkan di awal pelayanan, p Agung disarankan teman-temannya untuk belajar dari hamba Tuhan lain yang lebih hebat: pintar khotbah, pintar memimpin pujian, pintar teologi, dll.

Jika hari ini posisi kita ajaib: sebenarnya kita menggusur 1 orang yang lebih berkualitas dari kita, tapi Tuhan tetap berikan posisi itu bagi kita. Kita semua tidak layak, tapi dilayakkan.

Hanya orang sakit membutuhkan tabib. Orang ke gereja artinya menyatakan diri sebagai orang yang berobat dan bertobat, membutuhkan Yesus sebagai tabib segala tabib. Kita tidak bisa datang ke Yesus dan merasa sebagai golongan paling benar.

Ilustrasi:
Di satu bangsal ada penderita: belek (mata keluar kotorannya), AIDS, TBC, flu burung, ebola. Penderita penyakit yang lebih parah menghina dan takut ketularan penyakit yang lebih ringan.
Yang hebat hanya dokternya, yaitu Yesus, Dia tidak ketularan.

Kita sering menghakimi dan merasa lebih baik dari orang lain. Seharusnya kita sadar dan rendah hati, Jika sadar diri, kita tak akan saling menghakimi, apalagi hanya karena iri, dengki, ambisi.

Tuhan beri kita status sebagai orang kudus. Tuhan berikan semua yang terbaik bagi kita. Yang Tuhan harapkan dari kita adalah berbuah, dan jangan menghalangi kebenaran Tuhan sampai kepada anak-anakNya yang lain.

Dalam perumpamaan dikatakan pohon ara tidak berbuah selama 3 tahun, dan kemudian ditambah 1 tahun lagi. Ini artinya waktu Tuhan maksimal 4 tahun.

Yesus melayani hanya 3 1/2 tahun, dan buahNya kekal.

Hal yang harus kita dikerjakan

Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kis 10: 37-38)

Mandat yang harus kita kerjakan, sehingga kita bisa hidup dan melayani seperti Yesus:

1. Melakukan kebaikan
Hal yang bisa menghasilkan efek bola salju: berbuat kebaikan.

Kesaksian:
Saat ke Inggris, di Glasgow sore hari, tim makan di sebuah restoran
steik. Di depan restoran ada pengemis duduk menghadap ke restoran. Saat hidangan awal keluar (roti + butter), Yoshua Cipto menemui manajer restoran sambil membawa rotinya. Kemudian roti itu diserahkan pada si pengemis, sambil memberitakan Injil pada pengemis itu. Ada orang yang menyaksikan pemandangan ini, lalu ikut memberikan sedekah. Sesaat kemudian si manajer memerintahkan anak buahnya memberi butter kepada si pengemis. Beberapa saat kemudian pelayan yang lain keluar memberi minum.
Dalam beberapa menit, satu kebaikan dibuat, akhirnya menjadi seperti efek bola salju.

Satu orang menolong orang lain dengan tulus, itu ternyata menggerakkan orang-orang yang lain juga untuk ikut menolong.

Jika kita ingin melihat bangsa ini berubah: taburi dengan yang baik, terutama hari-hari ini. Gereja harus tetap doakan bangsa, tapi juga harus taburi kebaikan.

Setiap minggu sepulang gereja: cari peluang untuk melakukan kebaikan di jalan-jalan, di sekitar tempat tinggal, dll. Mari berdoa minta Tuhan memberikan satu kesempatan untuk berbuat baik, maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan.

Kesaksian
Sehabis melayani di makasar, sambil menunggu mobil jemputan, p Agung memberikan sedekah kepada si pengemis. Roh Kudus berkata: kurang, pengemis ini butuh sesuatu yang lebih dari sekedar uang. Lalu p Agung tuntun si pengemis terima Tuhan Yesus. Setelah melihat peristiwa ini, pengurus gereja yang dilayani p Agung ikut minta didoakan.

Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan(Rm12:21)

2. Menjadi saluran kuasa Tuhan
MK diharap masuk ke RS sebulan sekali. Kunjungi, minta ijin mendoakan, hibur. Jika terus dikerjakan, tiba-tiba kuasa kesembuhan Tuhan akan mengalir.

Banyak orang bermimpi dipakai Tuhan, tapi minta diurapi Tuhan lebih dulu, baru mendoakan orang sakit. Urapan sudah Tuhan berikan dalam hidup kita, bagian kita melakukan yang Tuhan mau: secara masal atau pribadi, maka akan terjadi.

Kesaksian
Beberapa tahun yang lalu, ada KKR di semarang. Bu Elis berkata tidak boleh dicantumkan nama hamba Tuhan-nya. Semua panitia berharap bukan mereka yang harus berkhotbah dan mendoakan kesembuhan. Saat akan berangkat ke KKR, Roh Kudus mengingatkan p Agung untuk membawa Alkitab. Lalu Roh Kudus tunjukkan beberapa bagian Alkitab kepada p Agung. Kemudian Roh Kudus menjelaskannya, seolah-olah p Agung yang akan berkhotbah.
Di lokasi KKR, banyak orang sakit, kondisinya mengintimidasi semua hamba Tuhan yang ada. Saat bu Elis datang, dia berkata kepada p Agung bahwa mereka sama-sama tahu: bu Elis bagian bersaksi, p Agung yang mendoakan kesembuhan.
Setelah doa kesembuhan dan meminta yang sembuh maju, sekian detik itu sangat menegangkan bagi p Agung. Yang pertama sembuh adalah bapak yang diangkut menggunakan ambulans. Lalu disambung dengan kesaksian-kesaksian yang lain. P Agung lega, dan sadar bahwa itu bukan karunia p Agung, tapi Tuhan yang bertindak meresponi iman p Agung.

Fungsikan diri kita bagi saluran Tuhan, bagian Tuhan adalah mengisi saluran itu.

Resiko mendoakan orang sakit: kita malu jika si sakit tidak sembuh. Tapi jika kita sudah tidak malu terhadap manusia, maka setan yang akan malu karena Tuhan akan bekerja.
Jangan menunggu didoakan pengemis, tapi doakan mereka, beri pengertian. Perhatian dan pertolongan kita sangat berarti bagi mereka, seperti setetes air di padang gurun.

Yesus keluar dari rumahNya, sehingga ada kesempatan bagi wanita yang pendarahan untuk merangkak dan mendekatiNya, menyentuh jubah Yesus, lalu disembuhkan.

Saat Uzia mati, Yesaya mendapat pengelihatan: ujung jubah Tuhan memenuhi bait Tuhan.
Di Perjanjian Baru Paulus mengungkapkan rahasia: kita adalah bait Roh Kudus.

Ujung jubah Tuhan ada pada hidup kita, maka biarkan orang yang membutuhkan menjamahnya.

Menjelang Tuhan datang kedua kali, 10 orang akan memegang jubah orang Yahudi. Ini bukan orang Yahudi fisik saja, tapi juga Yahudi rohani, yaitu murid-murid Yesus.

Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!" (Za 8: 23)

Tapi ini tidak akan terjadi jika kita tidak pernah membawa jubah Tuhan itu keluar ke orang-orang sekitar kita, membiarkan kuasa Tuhan tersalur kepada mereka.

Obat bangsa ini bukan di politik, atau apapun yang dunia tawarkan. Obatnya hanya ada pada Yesus Kristus Tuhan. Tapi jika kita tidak pernah keluar dengan membawa jubah Tuhan, maka tidak ada yang bisa disembuhkan.

Kesaksian
Gereja Ukraina mengungsi dan tidak punya uang. Persembahan yang dikirim dari HS sangat memberkati mereka.

Pengumuman
Minggu depan: doa kesembuhan bagi orang sakit.
Senin-rabu SHRK Jakarta

Lagu lama
Kalau ku menjamah jubahNya (3x)
Patilah, pastilah, ku jadi sembuh


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Rabu, 01 Oktober 2014

Kuatkan Hati dan Ubah Cara Berpikirmu – Petrus Agung – Minggu, 28 September 2014

Minggu, 28 September 2014
Kuatkan Hati dan Ubah Cara Berpikirmu
Petrus Agung


Ul 1: 20-33
Tuhan seperti seorang ayah mendampingi hingga si anak mencapai destiny-nya. Tugas utama seorang ayah adalah mendampingi. Memberi uang dan gelar termasuk proses pendampingan. Apapun kondisi anak, tetap doakan, karena suatu saat Tuhan pasti bertindak.

Sebelum masuk tanah Kanaan, orang Israel meminta Musa mengirim pengintai untuk memeriksa kondisi negeri Kanaan, dan Musa setuju. Yang dikirim adalah 12 pemimpin. Ternyata hal ini menjadi masalah, karena laporan dari 10 pengintai yang membuat banyak orang kecewa.

Manusia sering memandang sesuatu sebagai hal yang baik, karena tidak tahu resiko yang dihadapi.

1. Percaya yang tulus kepada Tuhan
Untuk percaya dibutuhkan ketulusan, polosan seperti anak-anak: percaya saja. Begitu ada campuran pengetahuan manusia, maka akan jadi masalah. Karena manusia ingin melihat terlebih dulu, baru mencicipi. Tapi Alkitab berkata: kecap/ rasakan dulu, baru lihat.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya (Mzm 34: 8)

Ketidak-percayaan anak kepada BAPA yang sedang mendampingi anakNya akan menyakiti hatiNya. Manusia selalu ingin melihat apa yang akan terjadi di depan. Tapi Alkitab berkata:

We walk by faith and not by sight. Kita berjalan dengan iman, bukan dengan pengelihatan (2Kor 5:7)

Give your entire attention to what God is doing right now, and don't get worked up about what may or may not happen tomorrow. God will help you deal with whatever hard things come up when the time comes. (Mat 6: 34, MSG)

Hidup dengan Tuhan harus dengan sikap hati yang simple: percaya. Fokus pada apa yang Tuhan kerjakan saat ini. Tuhan akan menolong kita pada waktunya. Mari percaya: hari ini Tuhan beri satu langkah pada kita, besok akan ada langkah baru.

Kita harus belajar mengikuti Roh Kudus langkah demi langkah, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan

Trust GOD from the bottom of your heart; don't try to figure out everything on your own. Listen for GOD's voice in everything you do, everywhere you go; He's the one who will keep you on track. (Ams 3:5-6, MSG)

Buang semua suara yang mengganggu dan membuat kita jadi ragu-ragu.

Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya (Yak 1: 6-8)

Pertobatan Smith W karena istrinya. Malam natal istri Smith ke gereja, saat pulang si istri dikunci di luar rumah. Setelah beberapa jam, akhirnya Smith membuka pintu bagi istrinya. Istri Smith lalu melayani suaminya makan tanpa mengeluh. Melihat ketulusan istrinya, Smith mau mengikuti Yesus yang diikuti istrinya.

Ilustrasi: suami-istri tua dengan keledainya.
  • Saat suami-istri ini menaiki keledainya berdua, orang berkata mereka kejam pada binatang.
  • Saat si istri yang berjalan dan suaminya naik keledai, orang berkata si suami egois.
  • Saat si suami yang berjalan dan istrinya naik keledai, orang berkata si suami bodoh karena mau dijadikan pelayan.
  • Saat suami-istri ini berjalan berdua sambil menuntun keledainya, orang berkata mereka tolol, tidak tahu cara memanfaatkan keledai.

Di dunia ada banyak suara yang melemahkan kita. Apapun yang kita lakukan, selalu ada orang yang mencerca, dan ujungnya kita hanya bimbang.

Hidup harus menurut apa katanya Tuhan, jangan menurut kata orang lain.

Ada orang yang hoby mendengar gosip. Gosip itu seperti kentut: terasa tapi tak ada, tak jelas asalnya.
Mendengar nasehat orang lain itu baik, tapi semua harus dihadapkan ke Tuhan lebih dulu. Jangan langsung anggap semua itu suara Tuhan.

2. Perhatikan cara berfikir (persepsi) kita.
Manusia seringkali hanya mendengar apa yang ingin didengar, hanya melihat apa yang ingin dilihat. Ini karena sudah ada bingkai di pikiran kita, dan setiap orang bingkai pemikirannya beda.

Saat menjanjikan tanah Kanaan, Tuhan tidak bilang bahwa itu tanah kosong, tapi sudah ada penghuninya: orang Kanaan, Hewi, Feris, dll. Di bagian lain Tuhan juga menjanjikan tanah yang limpah susu dan madu. Tapi masalahnya orang Israel hanya fokus pada bagian limpahnya.

Ke mana kita geser bingkai pemikiran kita, akan menentukan persepsi kita. Jika persepsi itu jadi keyakinan, kita harus hati-hati.

Kita harus mengerti yang Tuhan katakan, kemudian cara berfikir kita harus diselaraskan dengan cara berfikir Tuhan.

Ilustrasi bingkai cara berpikir
Ayah punya 2 anak laki-laki, sebelum meninggal keduanya diwarisi toko, modal, dan motor. Sebelum meninggal si ayah berpesan pada anak-anaknya supaya tokonya sukses:
  1. Jangan pernah menagih hutang pada orang yang dihutangi
  2. Saat naik motor, jangan kena sinar matahari secara langsung
Setahun kemudian si ibu mengunjungi anak-anaknya.
Anak pertama kondisinya parah, barang dan uang habis. Si anak berkata kegagalan karena nasehat ayahnya. Banyak orang berhutang, tapi tidak pernah ditagih. Kemana-mana naik taxi supaya tidak terkena sinar matahari, maka pengeluarannya boros.
Anak kedua bisnisnya sukses dan berkembang. Si anak berkata semua karena nasehat ayahnya. Si bungsu tidak pernah memberi hutangan, maka tidak perlu menagih, semua harus kontan. Si bungsu buka toko paling pagi, tutup paling malam, sehingga tidak terkena matahari. Karena hal ini si bungsu mendapat banyak pelanggan yang membutuhkan barang di pagi atau malam hari.
Satu nasehat diberikan, tapi hasilnya tergantung bingkai berfikir masing-masing.

Kita semua membaca Alkitab yang sama. Tapi ada yang makmur, ada yang miskin, ada yang hidupnya diubahkan, ada yang kepahitan.

3. Segala sesuatu ada resikonya
Orang Israel membayangkan tanah Kanaan kosong, karena bingkai berpikirnya.


They were confounded because they had hoped [ to find water ]; they came there and were bitterly disappointed (Ayb 6: 20, AMP)

Confounded = kacau, malu, bingung karena sudah memiliki pengharapan sebelumnya.

Jika kita memulai sebuah pekerjaan dengan dasar ingin membuktikan diri, maka di satu saat selalu akan ada yang mengecewakan.

Teknik marketing adalah menceritakan sampah sebagai emas. Jika ada yang menawari bisnis yang pasti untung dan tanpa resiko, hampir pasti itu tipuan, karena tidak ada pekerjaan tanpa resiko!

Orang yang paling mudah menipu kita adalah orang terdekat, karena sudah percaya.

Oleh karena itu banyak marketing yang menggunakan nama presiden, jendral, pendeta, untuk menarik kepercayaan pelanggan.

Kesaksian
Anak muda datang ke p Agung, bercerita bahwa akan membuka suatu usaha. Dia menampilkan prospek usahanya yang akan berhasil dalam 3 bulan. Tapi hari ini bangkrut. Karena keyakinannya di dalam bingkai, dan data yang didapat adalah tipuan.

Pesan bagi yang bergerak di marketing:
  • Jangan punya keinginan menipu orang lain.
  • Sebelum mengolah data hingga yakin resikonya aman: jangan bercerita pada orang lain.
  • Saat rugi kita harus siap bertanggung jawab, supaya kepercayaan orang pada kita tidak rusak.
Satu bentuk ketidak-setiaan dan ketidak-benaran akan merusak hidup kita.

Yang menjatuhkan kita adalah cara berfikir kita sendiri.

Jika ada orang mengingatkan sesuatu dan kita marah, itu tanda nasehat itu mengena pada kelemahan kita
  • Jika ada yang mengingatkan agar jangan mengejar uang, lalu kita marah, sebenarnya ada cinta uang dalam hati kita.
  • Jika ada yang mengingatkan tentang kekudusan, lalu kita marah, sebenarnya ada kenajisan dalam hidup kita.
  • Jika ada yang mengingatkan tentang kejujuran, lalu kita marah, sebenarnya ada penipuan dalam hidup kita.

Minta Tuhan atur hidup kita langkah demi langkah, jangan ingin cepat kaya

4. Jangan memberontak
Saat ada ketidak-percayaan dalam hati 10 pengintai, Tuhan tidak marah. Tapi saat ketidak-percayaan itu ditularkan ke keluarga dan sukunya, akhirnya timbul pemberontakan kepada Tuhan. Hal ini membuat Tuhan marah.

Selama kita bimbang, tapi kita diam, maka Tuhan akan tolong hingga kita mengerti. Tapi jika kita berbicara kepada orang lain, dan mempengaruhi mereka sehingga timbul pemberontakan di hati, ini membuat Tuhan marah dan membuat keputusan keras.

Pemberontakan membuat murka Tuhan turun. Segala sesuatu yang dimulai dengan hati yang memberontak: tidak akan berhasil, karena hal itu tidak ada dalam hati Tuhan.


Peristiwa 12 pengintai terjadi pada tanggal 9 bulan Av (sekitar Juli-Agustus)
Sepanjang sejarah, orang Israel mengalami hal-hal yang mengerikan pada tanggal 9 bulan Av:
  • 587 SM – Tentara Babylon menghancurkan Bait Allah Salomo.
  • 70 M – Romawi menghancurkan Bait Allah kedua.
  • 135M – Orang Yahudi kalah total dari Romawi.
  • 1095M – Perang salib pertama dimulai. Ribuan orang Yahudi dibantai oleh kedua belah pihak.
  • 1290M – Orang Yahudi diusir dari Inggris.
  • 1492M – Orang Yahudi diusir dari Spanyol.
  • 1942M – Orang Yahudi dipindah dari Warsawa ke camp pembantaian
  • 2005M – Orang Yahudi diusir dari Gaza
Seharusnya hal ini menjadi peringatan bagi orang Yahudi

Jalani hidup selangkah demi selangkah. Besok Dia sudah ada bagi kita. Tuhan punya rancangan yang sempurna, tapi kita tidak akan faham jika semua diceritakan kepada kita.

Lagu lama: One Day at The Time

One day at the time, sweet Jesus
Thats all I'm asking from You
Just give me the strength to do everyday
What I have todo

Yesterday gone, oh sweet Jesus
And tomorrow will surely be mine
Lord help me today, show me the way
One day at the time



Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064


Selasa, 30 September 2014

Buka Pintu Penjaramu – Petrus Agung – Minggu, 07 September 2014

Minggu, 07 September 2014
Buka Pintu Penjaramu
Petrus Agung


Ayub pasal 1 dan 2. Kitab Ayub diyakini sebagai kitab tertua di dalam seluruh Alkitab.

1. Kutuk
Dalam 2 pasal pertama kitab Ayub ada 1 kata yang diulang 4 kali. Sesuatu yang diulang artinya Tuhan meminta kita memperhatikannya. Jika Tuhan sebutkan 1 kali, maka itu penting dan harus kita perhatikan. Jika disebutkan 2 kali, maka Firman itu adalah sebuah peringatan. Jika lebih dari 2 kali, maka Tuhan sangat serius dengan hal itu dan kita harus berhati-hati.

Kata yang diulang 4 kali adalah kutuk

Ketika anak-anak Ayub berpesta, mereka minum anggur. Maka kemungkinan besar mereka berpesta hingga mabuk.

"Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." (Ayb 1: 5c)

Kata “kutuk” pertama muncul dari kekhawatiran Ayub jika anak-anaknya mengutuk Tuhan tanpa sadar.
Kata “kutuk” kedua dan ketiga diucapkan oleh iblis.

Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." (Ayb 1:11)
Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." (Ayb 2: 5)

Kata "kutuk" ke-4 diucapkan oleh istri Ayub.

"Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" (Ayb 2: 9b)

Level kutuk terendah adalah mengomel/ menggerutu.
Banyak orang mengeluh tentang berbagai hal, padahal sudah mengerti bahwa Tuhan tahu segalanya tentang kita. Keluhan adalah awal dari kutuk. Karena setelah mengomel, akan memulai menyalahkan orang lain dan diri sendiri, kemudian mulai mengumpat. Ujung-ujungnya akan menyalahkan Tuhan. Tidak ada orang yang langsung mengutuk Tuhan. Tapi itu dimulai dengan bersungut-sungut, lalu menggerutu.

Hidup dalam gerutuan, tidak puas, tidak bisa bersyukur, ragu, bimbang, takut, ini adalah awal kutuk, dan salah satu sebab seseorang tidak bisa diberkati

Semua orang pasti pernah mengalami kecewa dan tidak puas. Tapi kita harus bisa melihat bahwa berkat Tuhan jauh lebih banyak daripada hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Yang membuat Israel tidak bisa masuk Kanaan adalah menggerutu.

Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena (Ams 26: 2)

Kutuk tanpa alasan tidak akan kena. Tapi jika keluar dari mulut kita sendiri, artinya kita mempertanyakan Tuhan.

P Agung sedang mempelajari sebuah film animasi Amerika "Family Guys". Film ini bercerita tentang keluarga yang kacau-balau. Setiap kali sebelum ada peristiwa mengerikan, beberapa minggu sebelumnya di film ini ditayangkan kisah yang menyerupai, antara lain:
  • Runtuhnya menara kembar WTC.
  • Bom di marathon Boston.
  • Paul Walker (aktor film “Fast n Furious”) mati kecelakaan.
  • Robin Williams mati gantung diri.
Kemungkinan ini adalah tindakan profetis dari iblis.
Saat di wawancara, penulis skenario berkata bahwa dia sekedar mendapat inspirasi. Ini artinya ada spirit yang terlibat, seperti mengutuk, lalu jadi kenyataan.

Jika ingin lepas dari semua kutuk, kita harus belajar mengendalikan ucapan kita, belajar mengucap syukur lebih dari semua keluhan. Kita harus bersyukur karena hidup kita lebih baik dari jutaan orang di dunia. Saat kita bersungut-sungut, tidak ada ucapan syukur, dan malah menggerutu, ujungnya tidak membawa kehidupan.

2. Kuasa darah Tuhan
Ayub bisa kaya karena dijagai dan diberkati Tuhan. Untuk bisa menyentuh Ayub, iblis harus minta ijin pada Tuhan. Tidak ada apapun dalam hidup kita yang tidak seijin Tuhan. Maka jika sesuatu terjadi, artinya Tuhan tahu bahwa kita pasti menang.

Tes tidak pernah enak, tapi itu syarat supaya kita bisa naik tingkat.

Setelah Tuhan ijinkan iblis menjamah Ayub, iblis bergerak dengan suatu pola: yang diambil setan pertama kali adalah lembu dan domba. Setan tidak bisa sentuh anak-anak Ayub karena Ayub selalu mempersembahkan korban kepada Tuhan setelah anak-anaknya berpesta. Maka ada perjanjian darah antara Ayub dengan Tuhan, dan Tuhan memproteksi Ayub.

Hari ini kita tidak perlu darah lembu dan domba, karena ada darah Yesus atas hidup kita.
Setiap kali hendak melakukan apapun, perkatakan: ada darah Yesus berlaku dalam hidupku

Iblis di awal mengambil lembu dan domba Ayub supaya Ayub tidak bisa mempersembahkan korban bagi anak-anaknya. Di bagian akhir kitab Ayub, Tuhan memerintahkan 3 teman Ayub untuk memberikan hewan korban kepada Ayub.

Pola ini terjadi juga dalam kisah Musa. Saat Musa menghadap Firaun, setelah terkena berbagai tulah, yang tetap disandera Firaun adalah hewan ternak.

Lalu Firaun memanggil Musa serta berkata: " Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, hanya kambing dombamu dan lembu sapimu harus ditinggalkan, juga anak- anakmu boleh turut beserta kamu. " (Kel 10: 24)

Normalnya untuk menahan orang Israel pergi dari Mesir, yang disandera adalah anak-anak mereka. Tapi Firaun menahan lembu dan kambing domba, karena tanpa hewan korban: tidak ada penumpahan darah, maka tidak ada perjanjian darah, tidak bisa menghadap Tuhan, artinya tidak ada proteksi Tuhan.

Kematian Yesus menentukan hidup-mati kita, maka kita harus mensyukuri karya penebusan Tuhan.
Dalam menghadapi apapun, katakan bahwa kita hidup di bawah kuasa darah Yesus

Ayb 42: 7-10 – Sebelum Ayub dipulihkan Tuhan, harus ada korban yang dinaikkan dan darah yang dicurahkan.

Yesus sudah lakukan pencurahan darahNya bagi kita, maka seharusnya hari ini kita hidup sebagai orang yang merdeka.

3. Membuka pintu penjara
Penjara yang sering tidak tersentuh ada di otak dan hati kita. Contoh: Apakah orang yang pernah menyakiti hati kita masih di ingatan/ hati kita? Apakah saat nama orang itu disebut: hati kita masih sakit? Jika ya, maka kita masih terpenjara di hati kita.

Kesalahan 3 sahabat Ayub adalah menyalahkan dan menghakimi Ayub tanpa tahu seluruh kisahnya. Akhirnya Tuhan bicara, di antaranya tentang Lewiatan, menunjukkan bahwa semua yang terjadi adalah perbuatan iblis. Tuhan marah pada 3 sahabat Ayub, memerintahkan mereka memberi hewan untuk dikorbankan oleh Ayub, dan mereka harus meminta pada Ayub untuk mendoakan mereka supaya tidak terkena murka Tuhan.
Alkitab berkata bahwa Ayub bukan berdoa untuk “tiga orang itu”, tapi berdoa untuk “sahabat-sahabatnya”. Ini berarti penjara Ayub sudah dibuka, dan Tuhan segera memulihkan Ayub.

Sebelum Tuhan memberkati Ayub 2 kali lipat, Ayub harus berdoa untuk sahabat-sahabatnya
Keberanian kita untuk membuka penjara di otak dan hati kita, menentukan percepatan berkat Tuhan dalam hidup kita.

Tokoh Alkitab lain yang keluar dari “penjara”nya adalah Abraham. Bertahun-tahun Abraham menunggu anak perjanjian. Tapi begitu Abraham membuka pintu “penjara”nya, maka Ishak segera lahir.
Suatu hari Abraham tinggal di antara orang-orang Abimelekh. Karena tidak tahu bahwa Sara istri Abraham, Abimeleh mengambil Sara sebagai istrinya. Tuhan marah, kemudian membuat semua istri Abimeleh jadi mandul. Setelah semua terungkap, Abraham diperintahkan mendoakan Abimelekh.

Kej 20: 17-18, Kej 21: 1-2
Orang yang sedang merindukan anak perjanjian, tiba-tiba harus mendoakan orang-orang yang hampir mencelakainya. Setelah Abraham mendoakan mereka, di fasal berikutnya Tuhan menggenapi janjiNya pada Abraham, dan Sara melahirkan anak perjanjian.

Buka penjara kita, berikan pengampunan, doakan musuh kita, maka Tuhan akan membuat percepatan bagi kita.

Segala ketidak-mampuan kita untuk mengampuni akan menjadi penjara di hati dan pikiran kita. Penjara itu menghambat Tuhan untuk membalikkan keadaan kita.

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (Mat 5: 23-24)

Jika setiap anak Tuhan merdeka, dan tidak ada penjara di hidup kita, maka hidup kita akan luar biasa

Kesaksian:
Sopir yang dibabtis oleh tim Shasha saat red carpet ke Iran, menjadi seorang penginjil yang luar biasa dan memenangkan banyak jiwa. Satu kali dia ditangkap, dipenjara dan disiksa. Setelah dibebaskan dia bersaksi kepada pdt Avsin bahwa saat disiksa, dia menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan karena merasa terhormat: mendapat kepercayaan mengambil bagian dalam penderitaan karena nama Tuhan. Setelah selesai didera, mereka memeluk algojonya dan mengucapkan terima kasih. Ujungnya si algojo juga mengikut Yesus.
Tidak ada “penjara” dalam hati Mustafa dan rekannya.

Saat kita mengharap kehancuran orang yang melukai kita : itu seperti memanjarakan diri kita sendiri. Kita dipanggil bukan untuk mengutuk, tapi untuk memberkati. Bukan sekedar memberkati hidup kita sendiri, tapi juga bagi musuh kita. Pembalasan adalah hak Tuhan, jangan ambil hak Tuhan itu.

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan (Rm 12: 19)


Setiap orang dikenali dengan apa yang ada pada dirinya. Setiap roh mengenali apa yang di dalam roh kita. Manusia mengenali kita dari apa yang ada pada kita, dan mereka berasumsi tentang kita.

Program TV Lisa bevere
Pembawa acara bertanya: bolehkah memakai pakaian mini?
Jawaban Lisa: tergantung siapa yang anda. Jika anda seorang putri, anda berpakaian seperti seorang putri. Jika anda pelacur, maka berpakaian seperti pelacur, untuk menarik mata lawan jenis.

Kesaksian
Saat di Singapura, sambil menunggu rombongan, p Agung melihat-lihat kios yang berjualan cincin berlian. Penjualnya memaksa menawarkan cincin-cincin yang lebih mahal karena melihat jam tangan yang digunakan p Agung.

Setan melihat ada darah Tuhan atas hidup kita. Kita dikenal karena darah Yesus di hidup kita

Anak-anak Skewa mencoba mengusir setan dengan nama Yesus, tapi justru dicabik-cabik setan, karena setan tidak melihat perlindungan darah Yesus pada mereka.

Ilustrasi:
Anak raja yang tinggal di Afrika. Suatu hari tanpa sengaja sahabat si pangeran membuat jari pangeran tertembak dan harus diamputasi. Si sahabat dipenjarakan. Si sahabat ini punya kebiasaan mengatakan bahwa semua baik. Suatu kali saat berburu si pangeran tertangkap oleh suku kanibal. Saat akan dikorbankan, dukun suku membatalkan upacara, lalu membebaskan si pangeran karena cacat: jarinya terpotong. Sekembalinya ke istana si pangeran membebaskan sahabatnya dan berterima kasih, karena gara-gara sahabatnya, dia tidak jadi mati. Si sahabat juga berterima-kasih dan bersyukur, karena jika dia tidak dipenjarakan, maka dialah yang akan dimakan suku kanibal itu.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Rm 8: 28)

Pengumuman:
JKI akan mengirim tim ke Turki untuk memberi bantuan kepada pengungsi korban ISIS.
Sehabis kebaktian: pelepasan dari semua kutuk karena penjara di pikiran dan hati kita.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064