Saturday, March 28, 2015

Generasi dan Perjanjian Yosua – Petrus Agung – Minggu, 15 Maret 2015

Minggu, 15 Maret 2015
Generasi dan Perjanjian Yosua
Petrus Agung

Yos 10: 7-14. Dalam perjanjian Yosua terdapat janji Tuhan:

1. Tuhan mendengarkan semua yang kita minta

There's never been a day like that before or since--GOD took orders from a human voice! Truly, GOD fought for Israel. (Yos 10: 14, MSG)

Pada hari itu Tuhan terima perintah dari manusia. Baru setelah kematian dan kebangkitan Yesus, manusia punya akses langsung ke Tuhan, dan doa kita didengar Tuhan.

Jika secara manusia sesuatu tak mungkin terjadi, maka hanya Tuhan yang memungkinkan semua itu.

Kita bukan memerintah Tuhan, tapi Tuhan memberikan otoritas dan kuasa perkataan kepada kita.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan (Rm 10:10)

Saat ada pengakuan dari mulut kita, maka sesuatu akan terjadi.

2. Tuhan mendengar suara kita yang bertujuan menuntaskan semua tugas kita dan menahan antikris
Yosua menghentikan matahari dan bulan karena dia ingin menyelesaikan perangnya hingga tuntas. Di jaman itu peperangan hanya berlangsung siang hari, saat matahari terbenam mereka berhenti berperang.

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut- Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali (2 Tes 2: 7-8)

Banyak orang tidak tahu cara menghitung, tapi setan tahu menghitung banyak hal. Contoh:
  • Saat Yesus ke Gadara, ada orang dirasuk legion dan tinggal di pekuburan. Saat bertemu Yesus, legion berteriak pada Yesus "apakah akan dihukum sebelum waktunya ?".
  • Perkataan Tuhan tentang anak cucu Abraham: Ada 4 turunan tinggal di Mesir, barulah mereka kembali ke Kanaan, yaitu saat kedurjanaan orang Amori sudah genap.

Setan selalu menuntut Tuhan supaya adil/ fair, tapi setan tidak pernah bertindak fair. Akhir jaman belum terjadi karena ada yang menahan: Roh Kudus. Saat Yesus datang di awan-awan, maka Roh Kudus akan naik dan tidak ada lagi yang menahan. Tapi Roh Kudus juga menggunakan umat Tuhan untuk menahan.

Antikris sudah sejak ratusan tahun ingin merusak dunia, tapi selalu ada anak-anak Tuhan yang menahannya. Dan ini juga merupakan tugas kita. Iblis selalu mencoba mencuri start.

Cara menahan antikris adalah dengan hukum Tuhan: mendeklarasikan Firman Tuhan bahwa antikris baru bisa ambil alih setelah bangsa-bangsa di luar Israel genap jumlahnya.

Sebelum jaman Nuh ada seseorang bernama Metusalah. Arti nama Metusalah : "when he died the delude shall come" (saat dia mati air bah akan datang). Dan jika dihitung, memang Metusalah mati di tahun datangnya air bah. Perjanjian Nuh (perjanjian pengangkatan): taat melakukan hal-hal yang belum kelihatan, artinya melakukan hal profetik.

Kita bisa menahan antikris hingga waktu yang ditetapkan Tuhan, karena antikris selalu berusaha mencuri start: memulai lebih awal.

3. Kita mampu mengalahkan "yang tak terkalahkan"
Dalam kisah Yosua mengalahkan 5 raja, nama salah satu raja adalah Lakhis. Kata "Lakhis" artinya tak terkalahkan.

Perjanjian Yosua membuat kita mampu mengalahkan apa yang menurut kita tak terkalahkan.

Setiap perjanjian melibatkan lebih dari 1 pihak. Kita bayar harga, Tuhan berikan yang Dia janjikan.
Syarat perjanjian Yosua:
1. Pengabdian
Yosua adalah hamba Musa, pengabdiannya tidak pasif. Predikat Yosua: hamba Musa. Baru di akhir hidupnya dia disebut hamba Allah.

Contoh:
  • Saat 70 tua-tua dipenuhi roh Tuhan, ada 2 yang tertinggal tapi juga dipenuhi. Dalam anggapan Yosua 2 orang ini diluar ketetapan Musa, maka mereka bisa mengancam posisi Musa. Tapi Musa dengan rendah hati membiarkan 2 orang itu.
  • Saat dikirim sebagai pengintai masuk tanah perjanjian, hanya Yosua dan Kaleb yang berdiri membela Musa, walau nyaris dirajam batu oleh umat.

Pengabdian Yosua bukan hanya pada manusia, tapi juga ingin dekat kepada Tuhan.
  • Saat kemuliaan Tuhan turun, Yosua tetap tinggal dan menunggu Musa.

Yosua melakukan apa yang tidak bisa dilakukan tuannya, menyelesaikan yang dikerjakan tuannya.

Generasi Yosua akan menyelesaikan tugas yang tercecer dan belum selesai dari generasi sebelumnya, menuntaskan apa yang sebelumnya tidak terselesaikan.

Tidak semua hamba Tuhan di Alkitab mempunyai orang-orang yang memiliki pengabdian seperti Yosua.
  • Perwira-perwira Daud melindungi Daud di masa tuanya, saat stamina Daud sudah menurun, dan hampir terbunuh.

Pemimpin akan berbahagia jika memiliki dan dikelilingi orang-orang yang penuh pengabdian, karena orang dengan tipe seperti ini makin langka. Sebagian orang hanya mendekat pada orang yang berhasil. Tapi saat orang itu mulai goyah, mereka mundur.

Saat pemimpin dalam kondisi lemah, sikap kita menentukan posisi kita: naik atau turun

Saat Alkitab menyebutkan urutan anak-anak Nuh, Ham selalu disebutkan di urutan kedua, tapi saat melakukan kesalahan dan menceritakan aib ayahnya, posisi Ham turun jadi bungsu.
Tindakan Yosua sama dengan Sam dan Yafet: saat musa tak berdaya, Yosua tidak berontak dan tetap disebut hamba Musa.

Kita punya kuasa lebih dari pemenang. Di generasi Yosua tengkuk Lakhis ditekan dan dikalahkan.


2. Konsekuen
Awal kisah peperangan Yosua diawali oleh kesalahan Yosua: berdamai dan membuat perjanjian dengan orang Gibea, tanpa bertanya lebih dulu kepada Tuhan. Tapi Yosua konsekuen, dan kesalahannya tidak berbuah kesalahan berikutnya. Suatu hari 5 raja menyerang Gibea, lalu Gibea minta tolong pada Yosua. Kali ini Yosua bertanya pada Tuhan, dan Tuhan menyertai Yosua.

Seringkali kita terjebak dengan penampilan orang lain, lalu lupa bertanya pada Tuhan.

Yosua melakukan bagiannya: berperang. Saat belum tuntas, musuh masih banyak, sementara waktu terbatas, Yosua sadar tidak cukup waktu. Saat itulah Yosua meminta pada Tuhan, dan Tuhan terima perintah dari Yosua.

Kita mungkin pernah buat kesalahan besar. Tapi jika selanjutnya kita selesaikan dengan bertanya pada Tuhan, maka pembalikan keadaan akan terjadi.

Mungkin kita pernah berhutang, jadi penjamin bagi orang lain, dll. Kita harus bertanya pada Tuhan, lalu menyelesaikannya, karena ini adalah tahun pembalikan keadaan. Tuhan akan berperang bersama kita, dan menuntaskan tahun ini.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Friday, March 20, 2015

Perjanjian Nuh – Petrus Agung – Minggu, 15 Maret 2015

Minggu, 15 Maret 2015
Perjanjian Nuh
Petrus Agung

Perjanjian Nuh berkata bahwa kita luput dari bencana, dan juga masuk dalam pengangkatan.

Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati- Nya: " Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti- henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam. " (Kej 8: 21-22)

Perjanjian harus dilakukan antara lebih dari 1 pihak, dan masing-masing harus melakukan bagiannya. Dalam perjanjian Nuh, semua yang Tuhan minta sebagai persyaratan, ternyata sudah dipenuhi tanpa disadari.
Bagian kita dalam perjanjian Nuh:
1. Hidup bergaul dengan Tuhan

Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang- orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. (Kej 6: 9)

Kesaksian
P Agung melayani full time sejak 1980-an, lahir baru karena sebuah pergerakan. Dari awal hanya 1 orang yang selalu berkhotbah "Tuhan berkata... ", Yaitu p Yusak. Sejak itu banyak anak-anak Tuhan belajar dan mulai bergaul karib dengan Tuhan, dan mendengar suara Tuhan. Hal ini membuka pintu keajaiban bagi banyak orang.

Seseorang akan terima pengangkatan jika bergaul karib dengan Tuhan

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. (Yohanes 15:15 )

2. Ketaatan, terutama untuk hal yang belum terlihat

Karena iman, maka Nuh-- dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan-- dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. (Ibr 11: 7)

Sesuatu yang belum kelihatan bahasa lainnya adalah profetik. Nuh melakukan sesuatu untuk hal yang belum kelihatan. Bahtera selama ini belajar melakukan hal-hal yang profetik. Seluruh perjanjian lama adalah profetis, karena perjanjian lama adalah bayang-bayang (
shadow), sementara perjanjian baru adalah riil/ nyata (substance). Gereja tidak pernah membuang perjanjian lama.

Ilustrasi tentang perjanjian:
Kita menginap di hotel selama 5 hari. Lalu kita membayar untuk 5 hari dan membubuhkan tanda tangan. Pembayaran dan tanda tangan adalah bagian kita. Bagian hotel adalah menyediakan kunci kamar. Maka di hari yang kita pesan, selama 5 hari kamar dan semua fasilitasnya di bawah otoritas dan kekuasaan kita.

Karena bagian kita sudah kita lakukan, maka kita punya hak yang sah atas perjanjian Nuh, sehingga bisa mendeklarasikan: tidak ada bencana atas bangsa-hidup-keluarga-pribadi kita; dan ada jaminan pengangkatan.

3. Pemberita Kebenaran

dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang- orang yang fasik; (2Ptr 2 : 5)

Nuh dijuluki sebagai pemberita kebenaran. Pemberita kebenaran tidak sekedar menginjil. Pemberita kebenaran seperti seseorang yang membawa mandat khusus dari raja, dan punya otoritas untuk memaksa pendengar melakukannya.

Contoh:
Di akhir jaman saat semua yang diundang tidak mau hadir, Tuhan perintahkan hamba-hambanya
memaksa orang-orang miskin, sakit dan lumpuh untuk masuk, karena rumah Tuhan harus penuh.

Yang dilakukan bahtera:
  • Di JaTim bu Aning melayani ±1400 dan sebagian orang gila. Dimandikan, dan dibimbing untuk mengucapkan percaya kepada Tuhan.
  • Pelayanan di Papua
  • Pelayanan dalam keraton Solo

Kita harus menjadi proklamator kebenaran. Kita hanya ingin melihat kerajaan Tuhan ditegakkan, kebenaran dinyatakan, dan jiwa-jiwa diselamatkan.

4. Ada persembahan yang harum

Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, ... (Kej 8: 21a)

Istilah "harum" bukan berarti sesuatu yang membangkitkan selera makan. Tetapi artinya menenangkan, membuat nyaman.

Kegelisahan terbesar Tuhan adalah jika umatNya binasa karena dosa. Yang membuat Tuhan tenang dan nyaman adalah saat anak-anakNya hidup berdamai dengan Dia, yaitu pertobatan di hidup kita.

Contoh
Kisah anak yang hilang. Selama si bungsu pergi, si ayah gelisah dan menunggu anaknya pulang. Bapak ini yakin anaknya pulang karena kemiskinan sering membuat seseorang bertobat.

Seringkali saat Roh Kudus mengingatkan dosa kita, dan kita berbantah, itu membuat Tuhan tidak tenang. Karena setiap dosa dan pemberontakan ujungnya maut.

Saat hadapi apapun, apa reaksi dan sikap hati kita: berdalih atau berbalik ?

Hati Tuhan akan tenang jika hidup kita selalu mau berbalik pada Tuhan, bertanya pada Tuhan apa yang tidak tepat dalam hidup kita, tidak mencari alasan dan pembenaran diri.

Sikap yang memberontak, mencari pembenaran diri, tidak bisa ditegur : membuat Tuhan sedih.

Persembahan terbaik adalah pertobatan kita: minta ampun untuk semua kesalahan dan kebodohan di hidup kita.

Dalam roti yang dimakan saat hari raya Purim ada bagian yang namanya "telinga Haman". Ini karena Haman keras kepala dan tidak bisa menerima nasehat dan didikan.

Yang didapat dari perjanjian Nuh:
  1. Nuh diluputkan dari bencana
  2. Nuh menerima pengangkatan.

Mat 24: 37-42

Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, (Mat 24: 38)

Makan dalam ayat di atas adalah gelojoh, makan berlebihan.
Minum dalam ayat di atas adalah minum-minuman keras.
Kawin-mengawinkan dalam ayat di atas adalah mengumbar hawa nafsu, free-sex.

Jangan sampai terjadi saat Tuhan datang kita tidak tahu apa-apa, kemudian tertinggal.

Peringatan dari hidup Nuh
1. Jangan mabuk dengan berkat Tuhan
Begitu Nuh selesai dengan kisah air bah, dia jadi petani kebun anggur, lalu mabuk hingga telanjang.

Jika Tuhan memberkati kita, jangan mabuk dengan hal-hal duniawi. Berkat Tuhan yang diberikan kepada kita bukan untuk berfoya-foya semau kita, atau untuk memuaskan kedagingan kita.

2. Posisi kita bisa digeser jika respon hati kita salah
Kej 9: 20-29

Alkitab menyebut urutan anak-anak Nuh: Sem-Ham-Yafet. Artinya Ham adalah anak ke-2. Tapi di ayat 24 disebutkan Ham anak bungsu. Karena peristiwa di perikop di atas, Ham digeser jadi bungsu. Para ahli Alkitab memperkirakan bahwa Ham memanggil anak bungsunya: Kanaan, melihat kelemahan Nuh. Sem dan Yafet tidak mau melihat kelemahan ayahnya, memutuskan menutupi kelemahannya. Setelah Nuh sadar, dan tahu yang terjadi: Ham dan keturunannya dikutuk, Sem dan Yafet diberkati.

Naik dan turunnya hidup kita ditentukan oleh respon hati kita, terutama saat muncul kelemahan dan ke-tidak-berdaya-an dari pemimpin kita.

Saat Elia akan diangkat ke Surga, banyak nabi di berbagai kota mengucapkan perpisahan, tapi tidak ada yang ikut kecuali Elisa. Nabi-nabi itu tidak ikut Elia, karena sudah pernah melihat Elia ketakutan saat diancam Izebel. Mereka tidak tahu bahwa Elia masih memiliki jubahnya.

Jangan biasakan mentertawakan dan menghina pemimpin kita : baik rohani maupun jasmani.
Dunia sering merusak hati kita, dan kita jangan ikut-ikutan.

Kesaksian.
Suatu kali di dalam yayasan Sangkakala ada perbedaan pendapat antara beberapa orang dengan p Adi. Walau perbedaan ini tidak mendasar, tapi kondisi semakin memanas. Beberapa orang berencana keluar dan membuat "New Sangkakala".
Saat p Agung diberi kesempatan bicara, p Agung berkata bahwa apapun masalahnya, dia tidak mau menjamah orang yang diurapi. Malam sebelumnya Tuhan berkata supaya p Agung tidak jadi Absalom.
Akhirnya tidak ada "new sangkakala". P Agung dikata-katai sebagai pengkhianat.
Hari ini semua yang ikut pertemuan hari itu, tidak ada satupun yang bisa menanjak/ mengorbit.



Kesaksian
Akhir 1980 an ada banyak persekutuan doa menjadi gereja. P Adi punya impian membuat Christian Center (Maranatha Indonesia Christian Center), dana yang dibutuhkan saat itu sekitar 1,3M. P Adi mencoba menggalang dana, tapi hanya terkumpul sekitar 25 juta. (Bendaharanya mami mertua p Agung). Kemudian orang-orang Indonesia di Amerika meminta p Adi menggembalakan mereka, perpuluhannya bisa sebagai sumber dana MICC. Saat p Adi pindah ke Amerika, ada suara yang berkata bahwa p Adi membawa lari uang MICC ke Amerika.
Ada orang lain menawari p Agung uang 2M untuk membangun gereja. Saat disampaikan ke p Adi, p Adi tidak mengatakan untuk menerima atau menolak. Tapi p Agung tahu nada bicara p Adi. Akhirnya p Agung menolak.
Suatu kali ada kelompok yang menceritakan konsep gereja ideal, lalu ajak masuk ke sinode mereka. Tapi p Agung tidak ikut. Hamba Tuhan ini marah, tapi dalam hatinya berkata bahwa sikap p Agung benar. Bertahun-tahun kemudian ternyata hamba Tuhan itu berkata kepada anak-anak buahnya untuk memperhatikan sikap p Agung, karena hanya sikap seperti itu yang membuat jadi besar.

Perjanjian Nuh harus diikuti sikap hati yang benar. Pilihan terbaik adalah cara Ham dan Yafet: tidak melihat dan mengumbar kelemahan dari pemimpin.

Pengumuman
  • Dalam kebaktian malam jemaat diminta menuliskan semua keinginan kita. Karena Tuhan mendengarkan doa manusia di masa Yosua.
  • Gerhana tgl 20 Maret: 17:18 WiB – Kebaktian istimewa perjanjian garam tgl 20 Maret 17:00
  • Doa pembalikan keadaan setiap hari jam 18:30 di HS

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Thursday, March 19, 2015

Perjanjian Yoel – Petrus Agung – Sabtu, 14 Maret 2015

Sabtu, 14 Maret 2015
Perjanjian Yoel
Petrus Agung

Perjanjian tidak bisa dilakukan 1 pihak, tapi minimal 2 pihak atau lebih. Demikian juga dengan perjanjian dengan Tuhan, masing-masing harus ada sesuatu yang dilakukan.

Aku akan mengadakan mujizat- mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan- gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. (Yoel 2: 30-31)

Kita hidup di masa generasi Yoel, karena dalam masa ini apa yang digambarkan itu terjadi.
Yoel artinya Yehova adalah Elohim, Yehova adalah Tuhan. Yoel adalah anak dari Petuel. Petuel artinya visi dari Tuhan. Tugas generasi Yoel: membalikkan keadaan secara ekonomi.

Yoel 1: 4-12, 15-20 – kondisi ini sudah terjadi, dan harus dibalikkan, baik secara bangsa maupun pribadi demi pribadi.
Bagian yang harus kita lakukan untuk menggenapi perjanjian dan membalikkan keadaan, ternyata sudah dilakukan tanpa kita sadari. Saat men-deklarasikan pembalikan keadaan, maka akan terjadi.

Bagian kita:
1. Puasa
Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN. (Yl 1: 14)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

Tanpa direncanakan sudah dilakukan bahtera dari tanggal 1-12 Maret.

2. Meniup sangkakala
Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. (Yl 2: 1-2)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

JKI adalah gereja yang melakukan pelayanan shofar (meniup sangkakala).
Gereja JKI cikal bakalnya adalah yayasan/ persekutuan doa “Sangkakala” yang dibentuk oleh pdt Adi Susanto. Anggotanya kebanyakan anak-anak muda yang dilahirkan kegerakan pelajar di akhir tahun 70-an. Kelompok ini selalu menghebohkan dengan terobosan-terobosan yang Tuhan berikan: babtisan Roh Kudus, membangkitkan orang mati, peperangan rohani, dll.
Salah satu gereja awal sinode JKI ada di desa Sampetan, Boyolali. Awalnya kurang berhasil. Sejak pendetanya menghancurkan santet, gereja itu bertumbuh. Beberapa tahun kemudian pendeta yang lain lagi (penggantinya) membangkitkan orang yang sudah mati 15 jam.

3. Percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan
Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. (Yl 2:3)

Pasukan generasi Yoel menatap ke depan dan melihat Eden. Eden artinya kesenangan (delight), kenikmatan (enjoy), kemewahan (luxury).
Pembalikan keadaan ekonomi tidak akan terjadi jika seseorang tidak percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan, karena yang terjadi hanyalah yang kita percayai.

4. Menjadi pasukan Tuhan
Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. (Yl 2: 11b)

JKI dan bahtera sudah membangun pasukan, bahkan dalam red-carpet mengirim utusan hampir ke seluruh dunia.

5. Ada 3 generasi yang melayani Tuhan
Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. (Yl 2: 28-29)

Di bahtera ada 3 generasi melayani Tuhan: Pak Yusak, anak dan cucunya melayani Tuhan; Ayah p Agung, p Agung, dan anak-anaknya juga melayani Tuhan.

Semua persyaratan yang jadi bagian kita sudah dipenuhi, maka pemulihan akan terjadi.

Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Wednesday, March 18, 2015

Tidak ada yang Kebetulan – Petrus Agung – Sabtu-Minggu, 14-15 Maret 2015

Tidak Ada yang Kebetulan
Petrus Agung

Tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan kita. Peristiwa yang terjadi pada 1 Nissan:
1. Tuhan minta bahtera melakukan puasa Daniel selama 1-12 Maret.

2. Peperangan dan deklarasi : mulai dari tgl 12-20, setiap hari.
Tanggal 20 Maret ada gerhana matahari total. Jika peperangan dimulai tanggal 12, maka tanggal 20 adalah hari ke-9. Di jaman Musa ada 10 tulah yang Tuhan lepaskan terhadap Mesir. Tulah ke-9 adalah kegelapan, dan ini adalah gerhana matahari total.

3. Tanggal 20 Maret menurut penanggalan Yahudi adalah 1 Nissan.
Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap- tiap tahun. (Kel 12: 2)
  • Bulan pertama dalam kalender Yahudi adalah bulan Nissan. Di bulan ini orang-orang Israel keluar dari Mesir, dan disebut juga sebagai bulan lahirnya bangsa Israel (bulan penebusan).
  • Nissan adalah bulan pertama tahun raja-raja Israel. Jumlah pemerintahan raja-raja Israel dihitung dari bulan Nissan.
  • Menurut Talmud Yahudi, Abraham, Ishak, Yakub, ketiganya lahir dan mati di bulan Nissan.

4. Di jaman Musa, setelah tulah kegelapan, disusul terjadinya
exodus.
5. Di jaman Yesus: gerhana matahari terjadi saat Yesus disalib, lalu terjadi penebusan/ redemption.
Di masa kini, tanggal 20 Maret 2015, kita berperang, menang, dan masuk tahun Yobel besar: semua hutang, kelemahan, hal yang tidak benar, dihapus Tuhan dan diberikan kehidupan yang baru.

6. Kemah Musa didirikan pertama kali pada 1 Nissan. Saat itulah kemuliaan Tuhan turun memenuhi kemah suci. Artinya ada kemuliaan Tuhan (
kabod) yang akan turun kepada gerejaNya.

Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Kel 40: 17)
Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. (Kel 40: 34-35)

7. Raja Hizkia mendedikasikan kembali bait Allah.
8. Koresy/ Cyrus dinobatkan jadi raja.
Yesaya menubuatkan Koresi beberapa abad sebelumnya, bahkan dengan tepat menyebut namanya. Raja inilah yang mengijinkan orang Yahudi kembali dari tanah pembuangan ke tanah perjanjian, dan membangun ulang tembok Yerusalem.

9. Ezra memimpin umat Tuhan kembali dari pembuangan ke Yerusalem.

10. Tahun 2015 dilihat dari angka Ibrani, artinya
hapakh : turn around, berbalik, transform.
Tahun 2015 akan terjadi pembalikan keadaan.

Semua ini tidak kebetulan, karena di tahun yang berbeda akan ada pergeseran antara tahun Yahudi dan tahun Masehi. Pada 12 Maret p Yusak berulang-tahun ke 80. Ternyata menurut sejarah Yahudi, itulah peringatan lahir dan matinya Musa. Nama Yusak/ Yosua didapat p Yusak dari Tuhan sendiri. Perkataan pertama Tuhan kepada Yosua: "Musa sudah mati". Dengan perkataan ini Yosua mengambil alih pimpinan atas umat Israel masuk tanah perjanjian.


Korespondensi:
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064