Wednesday, July 18, 2012

6 Kekuatan untuk Menari di Atas Gelombang - Petrus Agung - Jumat 13 Juli 2012 - DM - JKI IK Permata


Jumat, 13 Juli 2012
Petrus Agung
6 Kekuatan untuk Menari di Atas Gelombang
Dewasa Muda Juli 2012 – JKI Permata


Membaca Gelombang
Bagi p Agung dalam acara KKR bahtera kemarin ada tema besar/blue print: “menari di atas gelombang”. Kita bisa lihat gelombang dalam kehidupan sehari-hari, yang jika kita masuki akan membuat kita sungguh-sungguh ”menari di atas gelombang”.

Contoh gelombang saat ini:
  • Pemilihan gubernur DKI, yang menang justru pasangan yang merakyat, bahkan yang masih berkuasa kalah cukup telak. Pemilih yang membuat menang adalah orang-orang di bawah. Artinya ini gelombang kegerakan massa di bawah.
  • Indonesia tidak terlalu kena dampak goncangan ekonomi dunia, karena tertolong konsumsi dalam negeri, walaupun bukan pemain utama ekonomi dunia. Ini adalah gelombang massa di bawah yang tidak diperhitungkan sebelumnya.
  • Acara Magelang.
  • Salah satu wanita terkaya di China bisnisnya sampah, dan di awal dia kerja keras karena dipaksa memenuhi target oleh mafia.

Kemampuan kita membaca gelombang harus mempengaruhi semua perilaku-visi bisnis dan usaha kita: kelas bawah jangan diabaikan karena merupakan kekuatan yang luar biasa!

Amati sekitar kita, analisa gelombang apa yang sedang naik, lalu menarilah di atas gelombang itu!

Saat ini sedang terjadi perubahan! Setiap perubahan selalu menghasilkan kesempatan baru, peluang-peluang baru. Bisakah kita menangkap peluang itu? Ditambah janji Tuhan bahwa kita disuruh minta oleh Tuhan dan akan Tuhan berikan dalam 6 bulan ini !

Di Alkitab ada peristiwa di mana sebuah guncangan besar terjadi dan menciptakan sebuah peluang. Masalahnya apakah ketika peluang itu terbuka, kita bisa menangkap dan mengambil kesempatan itu?

2 Sam 6: 1-7 – Pertama kalinya Daud berusaha memindahkan Tabut ke Yerusalem.
Goncangannya: Di Perjanjian Lama pusat Israel adalah Tabut, setahun sekali semua orang Israel datang ke Tabut untuk beribadat. Daud marah karena Uza disambar, Daud takut dan tidak mau Tabut masuk ke kotanya. Sesuatu yang membawa akibat hebat dalam kehidupan mereka ditolak oleh Daud! Maka sesuatu itu terlempar dari Daud dan didapat Obed-Edom.

Tabut adalah tempat Tuhan bertahta. Konsekuensinya jika kita di dekat Tabut berlaku benar, maka berkatnya luar biasa, tapi jika salah, maka akan disambar dan mati seperti Uza. Artinya dekat Tabut seperti kondisi hidup-mati !
Obed-Edom dipaksa keadaan dan rajanya untuk HARUS menerima Tabut yang baru saja membuat Uza disambar mati. Tetapi Obed-Edom tahu bagaimana meng-handle kesempatan dalam situasi yang tidak enak itu dengan baik !

Tabut ini tidak bisa didekati hanya oleh 1 sisi dari hidup kita, tetapi harus minimal dari 6 sisi, barulah kita bisa mencapai apa yang Tuhan mau berikan. Jika kita bisa memilki 6 kekuatan Obed-Edom ini, maka kita akan bisa pegang/ handle Tabut dan melejit dengan cepat di tengah perubahan yang terjadi.
Obed (עבד = ‛ôbêd H5654): seorang pelayan yang memuliakan Tuhan dengan cara yang tepat !
Kekuatan ke-1: Obed-Edom mampu MENGATASI TEKANAN/ PRESURE.

Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu,
dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya (2 Sam 6:11)

Seseorang yang ingin jadi besar dan luar biasa tidak boleh rapuh!

Di tengah tekanan dari peristiwa matinya Uza, Obed-Edom mampu menangani masalah dengan baik. Daud sebenarnya mampu mengatasi tekanan saat di Ziklag. Dia menguatkan dirinya sendiri.

Kita harus belajar menghadapi tekanan! Kenali kekuatan kita: kapan harus ditahan, kapan harus dipukulkan, handle/ manage segala hal sehingga bisa sampai pada tujuan! Karena kitalah yang paling mengerti seberapa besar tekanan yang bisa handle !

Semua orang punya batas kekuatan/ limit untuk menerima tekanan! Kelola tekanan dalam hidup kita dengan bijak ! Contoh sarana yang Tuhan berikan untuk keluar dari tekanan: tidur, pingsan, koma.

Obed-Edom bisa handle tekanan, dan dia tidak kapok. Di masa-masa selanjutnya Obed-Edom tetap mengikuti kemanapun Tabut pergi. Obed-Edom sanggup mengendalikan tekanan dalam hidupnya !

Kekuatan ke-2: Obed-Edom Mengerti PERKENAN TUHAN.
Perkenan Tuhan adalah segala-galanya! Kalau Tuhan sudah berkenan dan berkata “ya”, maka semuanya beres. Perkenan Tuhan berbicara tentang sikap hati kita.

Dalam acara Magelang, Tuhan hanya berkata “its never been easy (tidak pernah mudah), tapi apakah Aku pernah mengecewakan?”. Dengan perkenan inilah acara sukses!

Cari perkenan Tuhan! Apapun kondisinya: cerita kepada Tuhan.
Apapun yang selanjutnya Tuhan katakan: lakukan selangkah demi selangkah.

Kekuatan ke-3: Obed-Edom tahu tentang DUPA.
Di depan Tabut harus ada dupa, dan Obed-Edom tahu bagaimana berhubungan dengan Tuhan secara intim dan dekat. Dupa berbicara tentang friendship dan relationship dengan Tuhan.

1 Taw 15: 15-17, 24
Kekuatan ke-4 dan ke-5: Obed-Edom bisa main KECAPI dan SENJATA.
Kecapi membawa hadirat Tuhan, menyukakan hatiNya, memberikan penyembahan kita ke Tuhan. Senjata untuk berperang! Artinya kita harus punya cara halus, cara kasar, cara rohani, dan juga cara jasmani.

Kecapi bicara tentang peperangan rohani – saat Daud memainkan kecapinya, roh jahat undur dari Saul. Senjata berbicara tentang kekuatan fisik secara jasmani: materi dan kekayaan – kekuatan keluarga Obed-Edom mencakup tentara dan kekayaan. Obed-Edom berjaga di depan pintu kemah tempat Tabut ada, maka pasti membawa senjata. Gabungan 2 hal ini membuat ketika kesempatan datang, maka bisa menyambar dengan cepat.

Miliki semua aspek:
  1. Perkenan Tuhan – sikap hati, apapun bicara ke Tuhan.
  2. Handle, manage dan kendalikan tekanan dalam hidup kita, sehingga semakin kuat.
  3. Dupa membuat kita tahu menyembah Tuhan, menyukakan hatiNya, mengerti bagaimana mendekati Tuhan, punya friendship dengan Tuhan.
  4. Kecapi untuk alat peperangan rohani.
  5. Senjata adalah kekuatan fisik secara materi dan jasmani.

1 Taw 25: 1
Ibadah, tapi yang menunjuk adalah Daud dan para panglimanya.
Daud dan para panglima bicara soal senjata, tapi ibadah bicara soal kecapi dan dupa !
Artinya hal yang jasmani dan rohani harus di gabung, dimainkan keduanya, sehingga kita bisa sambar kesempatan sebesar apapun yang Tuhan berikan pada kita.
Contoh: Daud bisa main kecapi, bunuh Goliat, berdagang, tahu cara menghindar dari tombak.

1 Taw 26: 4-14
Kekuatan ke-6: 5 Kekuatan Obed-Edom menarik/ attrack generasi berikutnya.
Dengan gabungan 5 unsur sebelumnya, kita harus memiliki: pasukan/ murid/ anak-anak/ generasi yang lebih muda, dan 5 unsur tersebut semuanya bisa diturunkan ke next generation.
Jika kita memiliki 5 unsur pertama, maka kita tidak akan pernah kekurangan next-generation, karena semua yang Ilahi menarik manusia (attrack people)

Dengan memiliki 6 kekuatan itu, ujungnya kita akan punya otoritas!

Kekuatan yang dimiliki anak-anak (the next generation) Obed-Edom
Ayat 5: gagah perkasa = kekuatan secara tentara (army) dan kekayaan (wealth).
Ayat 7: gagah perkasa = kapasitas dan produktifitas.
Ayat 8: punya kecakapan
Ayat 14: penasehat yang ber-akal budi – punya brain !

Bagi Obed- Edom ialah pintu selatan dan bagi anak- anaknya gudang perlengkapan. (1 Taw 26:15)

Gudang perlengkapan = the house of asubim = tempat mengumpulkan persembahan.

Semua di atas adalah kesempurnaan Tuhan yang diberikan kepada kita !

Persembahan:
P Agung sepakat dengan apa yang akan Tuhan beri kepada kita 6 bulan ke depan: NO LIMITS !!!
Rekening BCA 009 414 0583 a/n Petrus Agung Purnomo, BCA pemuda Semarang

"BAGI YANG MERASA DIBERKATI DENGAN PELAYANAN KAMI DI MINYAKCADANGAN DAN MEMILIKI CUKUP DANA, HARAP BELI DVD/ VCD/ CD/ MP3 ASLINYA DI: RHEMA BOOKSTORE, MEDIA INJIL KERAJAAN, ATAU EL-BLOSSOM CAFE & RESTO !"

MARI BERGERAK DARI KONSUMEN - MENJADI PRODUSEN, DARI DIBERKATI - MENJADI SALURAN BERKAT !!!

korespondensi di antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB)

2 comments:

  1. link mp3nya ditunggu ya... Jbu

    ReplyDelete
  2. mulai juli ini, yg benar2 membutuhkan link mp3 harap hubungi saya di kontak yg disebutkan. Jbu

    ReplyDelete