Wednesday, July 25, 2012

Open the Gate and set on Fire - Petrus Agung - Minggu 22 Juli 2012


Minggu, 22 Juli 2012
Petrus Agung
Open the Gate and set on Fire
(Buka pintu dan nyalakan api)

A. Open the Gate – Membuka Gerbang
Mat 9: 18-22
Ay 18 – Yesus sedang berbicara ketika Yairus datang.

Ay 16-17 – Hal yang Tuhan sedang bicarakan saat Yairus datang: kita perlu punya kantong yang baru untuk mendapatkan anggur yang baru. Dalam nubuatan di KKR Juni Tuhan berjanji akan memberkati kita dalam 6 bulan ke depan: ada anggur baru – blessing baru – anugrah baru. Apapun yang Ilahi yang Tuhan mau berikan membutuhkan kantung yang baru.

Tuhan kemudian ikut ke rumah Yairus, di tengah jalan ada wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun. Peristiwa ini mengandung 2 pelajaran besar, dan itu akan mengubah kita dari dalam dengan radikal !

For she kept saying to herself, If I only touch His garment, I shall be restored to health.
(Mat 9: 21 - amplified bible)

Perempuan ini mengatakan itu dalam hatinya kepada dirinya sendiri: “Kalau aku jamah jubahNya, aku sembuh !” Dia sudah dengar berita Yesus sembuhkan banyak orang, dan yakin seluruh tubuh Yesus penuh kuasa, sehingga tidak usah berbicara – cukup jamah ujung jubahNya – dia akan sembuh.

She was thinking to herself (Mat 9: 21a – the message)

Perempuan ini terus berfikir dan bicara ke dirinya, seperti merenung.
Penghalang terbesar iman kita: pikiran kita! Jika kita ingin percaya apapun, tapi jika otak kita menentang dengan keras, seringkali ujungnya iman kita mati. Apapun yang kita ijinkan merusak dan membuat pikiran makin apatis dan tidak percaya, itu akan merugikan hidup iman kita. Yang kita percayai di pikiran ternyata adalah yang kenyataannya paling banyak kita kerjakan.

For as he thinks in his heart, so is he (Pro 23:7a – new king james version)

Berfikir = שׁער shâ‛ar (H8176) = to split or open, that is, (literally, but only as denominative from H8179) to act as gate keeper (see H7778); (figuratively) to estimate: - think. (e-sword, KJV + strong)

Berfikir secara harafiah artinya seperti seorang penjaga gerbang membuka gerbang! Yang tertutup adalah pikiran. Penelitian mengatakan bahwa sampai mati: manusia hanya gunakan 10% otaknya. 90% masih terkunci di dalam kepala – seperti gerbang yang tertutup. Ketika kita berfikir dengan tepat, memasukkan sesuatu yang pas, bombardir dengan Firman, maka gerbang pikiran akan terbuka.

Yang terbuka paling awal dari perempuan ini adalah pikirannya. Wanita ini sudah dengar berita tentang Tuhan, dan itu menimbulkan 2 efek:
  1. Iman timbul, karena iman timbul dari pendengaran akan Firman
  2. Masuk ke otak, dan dia bombardir otaknya dengan berkata “jika aku jamah ujung jubahNya, aku sembuh”. Sebelumnya selama 12 tahun yang dia percaya adalah untuk kesembuhannya harus ke tabib, harus ke doker, diberi obat dan ramuan baru sembuh. Keyakinan itu dia bayar dengan semua hartanya untuk berobat dan tetap tidak sembuh.
Walau iman sudah muncul, tapi otaknya tetap menggunakan cara berfikir lama, maka tidak akan terjadi.
Contoh: KKR kesembuhan paling susah di antara dokter. Di desa yang penduduknya berfikir secara lebih sederhana – lebih gampang disembuhkan dari penduduk kota.

Wanita ini dengar tentang Yesus, menimbulkan iman, lalu memborbardir pintu pikirannya yang semula tertutup, dengan kata-kata: "asal aku jamah pasti sembuh!"
Sering kita dengar janji Tuhan – iman timbul, lalu pikiran berkata kebalikan – atau step-stepnya, lihat kenyataan, karena pikiran yang tertutup itu maka imannya mati lagi.

Selama gerbang pikiran tidak dibuka maka iman tidak bisa menerobos keluar,
dan akibatnya janji Tuhan gugur, kemudian jadi kecewa.

Bombardir fikiran kita dengan kunci kebenaran:

dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu (Yoh 8: 32)

Menurut para ahli otak manusia punya 2 bagian: concious dan sub-concious. Saat suatu hal dimasukkan berulang-ulang ke pikiran, jika tidak masuk ke otak sadar justru malah bisa masuk ke otak bawah sadar. Yang di bawah sadar kita bisa mempengaruhi kita tanpa kita mengerti. Makanya harus dibombardir dengan Firman, sehingga menghancurkan semua yang keliru dan diganti kebenaran.

Cara membuka pikiran kita:
1. Tuhan yang membuka fikiran kita sehingga mengerti Kitab Suci(pewahyuan / revelation)

Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24: 45)

Ada saatnya Tuhan membuka fikiran kita, sehingga bisa mengerti kitab suci. Mengerti artinya bisa merangkai, merangkum kepingan-kepingan kebenaran Firman Tuhan, kemudian menarik kesimpulan.

Setiap hari tumpangkan tangan di kepala kita sendiri, katakan: "buka pikiranku terhadap kebenaran, terhadap kehendakMu, terhadap apa yang Engkau mau! "
Seberapa kita buka gerbang pikiran kita, maka akan jadi seperti itu.

2. Memelihara pikiran dengan memikirkan semua hal yang positif
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal,
akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. (Fil 4: 7)
Apapun yg kita fikir: ada yg melampaui. Pikiran kita harus dipelihara dengan damai sejahtera. Jangan biarkan panas karena persoalan.

Cara memelihara hati dan pikiran kita:
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil,
semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar,
semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu (Fil 4: 8)

and be renewed in the spirit of your mind (Ef 4: 23 – new king james version)

Spirit of your mind – ruh/ semangat yang melingkupi pikiran kita, atau esensi yang melingkupi di balik pemikiran kita.
Contoh: Walau makanan yang paling enak dihidangkan, tapi jika ada bau bangkai – tidak akan nikmat. Bau bangkai itu ruh/ spiritnya.

Jenis ruh/ spirit: judi, kritik, nipu, iri.
Semua ruh/ spirit yang buruk itu harus dibaharui karena itu seperti gembok-gembok yang membuat otak seseorang memberontak dan tidak mau menurut dengan yang Tuhan mau.

Membaharuinya dengan Firman:
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya (Ams 18: 21)

Baca FT! Walau tidak mengerti, tetap baca! Yang membuat kita mengerti adalah Roh Kudus! Jika kita bisa mengerti Firman dengan otak kita sendiri, maka tidak akan ada begitu banyak teologi. Tuhan kita sangat kreatif: kasih setiaNya baru setiap pagi. Jika kita bombardir fikiran kita dengan Firman, maka kita juga akan kreatif dan semua potensi Ilahi kita keluar !

Jangan biarkan the spirit of ur mind (ruh/ semangat dari fikiran kita) keruh dan beda dengan yang Tuhan inginkan. Caranya: baca Firman, perkatakan, kumpul dengan orang-orang yang bicara kebenaran! Jika pikiran kita kotor dan banyak hal negatif, maka sulit membuka gerbang pikiran.

Miliki cara pikir yang beda, buka gerbang pikiran kita! Musuh kita yang HARUS kita hadapi adalah diri kita sendiri, yaitu: cara kita berfikir, melihat, memandang, semua itu menghalangi potensi kita keluar.

KKR Magelang sukses karena Tuhan beri mandat:
  1. Menumpangi tangan kepada orang sakit dan orang itu akan sembuh, mengusir setan, dst.
  2. Janji penyertaan Tuhan sampai akhir jaman.
Dua hal ini juga hak bagi setiap kita !

B. Set on Fire – Nyalakan Api !

for she was saying to herself , "If I only touch His garment , I will get well
(Mat 9: 21 – new american standart)

Jamah = touch = ἅπτω haptō (G681) A primary verb; properly to fasten to, that is, (specifically) to set on fire: - kindle, light. = menyalakan api !

Setelah gerbang terbuka, maka wanita ini menjamah Yesus dan sembuh!

Pesan Tuhan: Buka gerbangmu dan nyalakan apinya !

Cara menyalakan api: Semua yang di pikiran dibuka ke arah Tuhan dan kuasaNya, keajaibanNya, kasihNya, kepribadianNya, dan Dia sendiri sebagai pribadi! Setelah gerbang pikiran terbuka dan iman kita keluar, sentuh Tuhan !

Tuhan dalam kisah seperti steker listrik. Wanita yang sakit itu membawa kabel dan colokin – nyala! Dan Yesus selalu ada dan available buat kita 24 jam! Pikiran yang terbuka akan membuat kita keluar membawa “kabel” dan mencari Tuhan kemudian terhubung/ plug in. Tuhan bahkan tidak tahu wanita itu merangkak mendekat dan menjamah.

Informasi yang berkata bahwa sesuatu itu tidak mungkin adalah "spirit of your mind". Jika kita terlalu mendengar yang dunia katakan lebih dari yang Roh Tuhan dan Firman katakan, maka itu membuat kita tidak bisa menerobos.

Contoh:
Daud vs Goliat. Saat mengantar makanan, Daud melihat kondisi peperangan. Suatu ketika Daud mendengar hal lain: jadi mantu raja, bebas pajak, ada harta. Daud melihat peluang,

Kita tidak boleh terikat harta, tapi juga tidak boleh diam karena Tuhan ingin memberkati anak-anakNya.

Bombardir pikiran dengan perkataan Firman hingga pikiran terbuka, selanjutnya timbul iman, kemudian akan mengerti tindakan konkrit yang akan dibuat, lakukan – jadi!

Contoh:
Hamba yang hanya dipercayai 1 talenta – otak/ ruh nya menganggap tuannya kejam, sehingga tidak menghasilkan apapun!

Penutup
Manusia semula hidup di taman Eden. Ada banyak hal yang luar biasa. Tidak ada apapun yang jahat. Semua boleh kita nikmati kecuali buah pohon pengetahuan. Jika kita tahu yang baik dan jahat, belum tentu kita lakukan yang baik. Yang dimakan adalah buah pohon pengetahuan, bukan membedakan yang baik dan jahat. Sekedar tahu tidak bisa membedakan. Manusia makin dilarang, malah makin dilanggar.

Buah pengetahuan membuat manusia kelihatan pintar, tapi justru menutup 90% dari potensi pengetahuan yang harusnya kita terima. Yang muncul adalah orang keminter (seperti orang pintar, padahal tidak).

Firman adalah pohon kehidupan, maka harus dimakan! Setelah lahir baru kita harus makan dari pohon kehidupan: Firman Tuhan. Itu akan memulihkan hidup kita!

Mulai bulan ini, link MP3 rekaman hanya akan diberikan di grup mailing-list pada link di atas. Mohon maaf untuk ketidak-nyamanannya.

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
antoniusfw1@gmail.com (Google +, Google Talk);
antonius_fw@hotmail.com (MSN Massenger)

No comments:

Post a Comment